30 Desember 2011

Dinas Pendidikan P.Sidimpuan pelatihan Bos




 Diknas Kota P.Sidimpuan Gelar Pelatihan BOS dan Sosialisasi Pendidikan Karakter

P.Sidimpuan STT Blog
Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kota Padang Sidimpuan (Psp)  menggelar Pelatihan Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS)  dan Sosialisasi Pendidikan Karakter di Sekolah / Madrasah. Acara latihan ini di ikuti 411 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, Bendahara dan Komite Sekolah. Panitia pelaksana Rasman, S.Pd Kasubbag program pada Kantor Diknas Psp mengatakan ” Kegiatan ini di ikuti 137 Sekolah penerima dana BOS yang ada di Kota Psp, acara akan kita laksanakan dalam dua tahap yakni Tgl 24-25/10-2011 untuk 80 sekolah dengan peserta 240 orang, tahap berikutnya tgl 27 s/d 29-10-2011 untuk 57 sekolah sekaligus penutupan acara. Kegiatan ini adalah program Nasional dari Kemendiknas. Pada intinya peserta diharapkan lebih memahami tata cara penggunaan dan pertanggungjawaban dana BOS serta uraian setiap komponen yang diperbolehkan didanai oleh BOS ” ujarnya.

Sementara itu Manager BOS pada Diknas Psp Drs.Masuddin Lubis mengatakan ”  Pelaksanaan Dana BOS Tahun Anggaran 2011 merupakan pengalihan dari anggaran Kementerian Pendidikan Nasional menjadi dana transfer ke daerah, sehingga memerlukan persiapan yang memadai baik oleh Pemerintah maupun Pemerintah Daerah. Disamping itu agar tepat sasaran penggunaan dana BOS di sekolah harus didasarkan pada kesepakatan dan keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah, Dewan Guru dan Komite Sekolah, yang harus didaftar sebagai salah satu sumber penerimaan dalam RKAS/RAPBS, di samping dana yang diperoleh dari Pemda atau sumber lain yang sah. Hasil kesepakatan penggunaan dana BOS serta dana lainnya tersebut harus dituangkan secara tertulis dalam bentuk berita acara rapat yang dilampirkan tanda tangan seluruh peserta rapat yang hadir. Sehingga penggunaannya transparan ” ucap Sekretaris Diknas Psp ini.

Kadis Diknas Psp Drs. H.Abd Rosyad Lubis MM dihadapan peserta mengatakan bahwa pelatihan ini sangat di perlukan karena dari evaluasi Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendiknas masih banyak yang harus di benahi. Lebih jauh di katakannya ”Dana BOS adalah dana transfer, maka dilaksanakan pengawasan yang ketat secara berjenjang. Hal ini bukan untuk menakut nakuti kita, tetapi bagai mana agar program BOS ini tepat sasaran. Untuk itu dari pelatihan yang di laksanakan saat ini di harapkan kepada peserta dapat mengetahui mekanisme alokasi, penyaluran dan pengambilan dana BOS, penggunaan dan larangan penggunaan dana BOS serta pertanggung jawabannya ”. Ditambahkannya ” Didalam pelaksanaan sistim pembelajaran di sekolah dan pelaksanaan BOS, kita harus mengacu pada standar pelayanan minimal supaya jangan lari dari program kita ” paparnya.
Hadir pada kesempatan tersebut Drs.H.Lontung Ritonga mewakili Kepala Kemenag Psp, M.Yusar Nasution dari Dewan Pendidikan Kota Psp, Tim pembimbing atau narasumber dan panitia lainnya.

1 komentar:

  1. Asal jangan di telap semuanya....inikan banyak jatah otang miskin...nanti BOS (Bikin Orang Susah)

    BalasHapus