19 Maret 2020

SMP Nurul Ilmi Juara Turnamen Sepak Bola U-14 Kota Padangsidimpuan


SMP Nurul Ilmi Juara Turnamen Sepak Bola U-14  Kota Padangsidimpuan

P.Sidimpuan STT

Pertandingan puncak turnamen Sepakbola U-14 memperebutkan Piala SMP Negeri 5 Padangsidimpuan berlangsung pada Kamis (19/3) sore. Partai pertama memperebutkan juara 3 bertanding antara Kesebelasan SMPN 1 melawan kesebelasan SMPN 3. Sementara partai puncak antara SMPN 5 melawan kesebelasan SMP Nurul Ilmi.

Jalannya pertandingan memperebutkan posisi ke tiga cukup alot dan ketat. Beberapa kali terjadi benturan diantara pemain kedua kesebelasan. Wasit Jonadi  Tambunan yang memimpin pertandingan berkali kali memberikan peringatan kepada pemain kedua kesebelasan.
Pada menit ke 18 babak pertama, pemain SMP negeri 1 Sandi Irwan nomor punggung 15 berhasil membobol gawang SMP 3 yang di jaga Sapril.  Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan tidak ada lagi gol tercipta. Hasil akhir SMP Negeri 1 unggul 1:0 atas SMP Negeri 3, dengan demikian SMP 1 berhasil menjadi juara ke 3.

Pertandingan memperebutkan juara pertama antara Kesebelasan SMPN 5 melawan kesebelasan SMP Nurul Ilmi. Didukung masing masing suporter, kedua kesebelasan sama sama menampilkan permainan keras dan terlihat ngotot untuk memenangkan pertandingan. Kondisi lapangan yang sebelumnya di guyur hujan membuat pemain sering jatuh akibat benturan. Pada menit ke 5 pemain bertahan Kesebelasan Nurul Ilmi harus di tarik dari lapangan, cedera karena setelah berbenturan dengan pemain lawan.


Disaksikan sekitar 700 an penonton, pada menit ke 9 gawang Nurul Ilmi kebobolan lewat tendangan pemain  nomor punggung 3 dari SMP Negeri 5. Ketertinggalan 0:1 membangkitkan semangat pemain Nurul Ilmi. Pada menit ke 18 Nurul Ilmi berhasil menyamakan kedudukan 1:1 lewat gol Ilham pemain nomor punggung 7. Pemain Nurul Ilmi yang unggul dalam fisik atau body, merobah strategi bermain dengan memanfaatkan lebar lapangan. Strategi anak asuh Aswar Efendi membuahkan hasil, di mana pada menit ke 27 dan menit 31(injuri time) berhasil  menyarangkan dua gol melalui Hasan dan Oxy Alfarizi ke gawang SMP 5 yang di jaga Edi Siregar. Babak pertama final ini di menangkan kesebelasan Nurul Ilmi dengan skor 3:1.

Pada babak kedua, tensi pertandingan makin tinggi sehingga berkali kali wasit yang memimpin pertandingan, Rahmat Ramadhan Nasution memberi peringatan kepada  pemain kedua kesebelasan. Ambisi anak asuh Jamali. S.Pd untuk mengejar ketertinggalan justru menjadi bumerang bagi pertahanan SMP 5 yang sering tidak terjaga. Pada menit ke 40 dan 51 kesebelasan Nurul Ilmi berhasil menambahi 2 gol ke gawang SMP 5. Hingga akhir pertandingan yang berlangsung 2 X 30 menit ini, Nurul ilmi menang dengan skor 5:1 dan berhasil sebagai Juara pertama.

Turnamen U-14 Piala SMP Negeri 5 Padangsidimpuan ini di tutup oleh Kadis Pendidikan Kota Padangsidimpuan yang di wakili oleh Kabid Dikdas, Erwinsyah Nasution. Dalam pidatonya, Erwin mengatakan bahwa Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan memberi Apresiasi atas penyelenggaraan Turnamen ini yang sekaligus agenda tahunan bagi pelajar setingkat SMP di Kota Padangsidimpuan. Turut hadir menyaksikan pertandingan ini , kepala sekolah peserta, Kasi Program, Pengawas SMP, Lurah Kelurahan Padang Matinggi, Ketua TPAD, Babhinkamtibmas, Babinsa serta sejumlah tokoh masyarakat Kelurahan Padang Matinggi.

Terpilih sebagai Tim fair play SMP Bunayya, Pemain terbaik Edi Siregar penjaga gawang SMP 5 dan Top Score Ilham Yusuf dari Nurul Ilmi dengan 7 gol. Para pemenang mendapat trophy dan uang pembinaan.(Anas)





16 Maret 2020

17 Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Padangsidimpuan Selenggarakan UNBK 2020


P.Sidimpuan STT
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri dan Swasta Kota Padangsidimpuan di ikuti 1921 siswa yang tersebar di 17 sekolah.
Sementara itu Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Sekolah  SMA dan MA  Negeri dan Swasta di ikuti 3.299 siswa dari 27  sekolah Negeri dan Swasta di Padangsidimpuan. Demikian disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan, Pahri Siregar, S.Sos di SMK Negeri 2 Padangsidimpuan, saat melakukan monitoring UNBK, Senin (16/3) bersama rombongan Walikota Padangsidimpuan.


Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional ini Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution yang di dampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan Pahri Siregar, S.Sos, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan M. Luthfi Siregar serta sejumlah pengawas sekolah mengunjungi SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Padangsidimpuan.
Pada Kesempatan tersebut menyampaikan, walaupun SMK sudah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi namun selaku Walikota Padangsidimpuan pihaknya ingin memastikan pelaksanaan UNBK di Kota Padangsidimpuan bisa berjalan dengan baik hingga hari terakhir UNBK.

Walikota menyampaikan dalam pelaksanaan UNBK ini ,Pemko hanya mengurusi hal-hal non teknis terkait Pelaksanaan UNBK di SMA, SMK dan MAN Kota Padangsidimpuan. Ia berharap semua bisa berjalan dengan lancar sampai akhir pelaksanaan, dan jika ada yang bisa dibantu oleh Pemko siap untuk membantu.
Wali Kota mengingatkan kepada seluruh pelajar se Kota Padangsidimpuan, bahwa UNBK ini bukan merupakan sebuah perlombaan untuk meraih peringkat yang tertinggi, tapi merupakan sebuah tes untuk mengukur kemampuan pelajar dalam melangkah ke jenjang pendidikan serta karir yang lebih tinggi.

Walikota beserta rombongan juga mengunjungi SMNAN 1, SMAN 2 dan SMAN 6 yang pada saat bersamaan melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Pada Kesempatan tersebut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan, Pahri Siregar, S.Sos juga menyampaikan rincian peserta Ujian Nasional di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang meliputi Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan. Peserta UNBK SMK di ikuti 51 sekolah Penyelenggara di Negeri dan Swasta. Penyelenggara UNBK di kota Padangsidimpuan 17 sekolah di ikuti 1921siswa, Kabupaten Mandailing Natal 21 sekolah di ikuti 1816 dan kabupaten Tapanuli Selatan 13 sekolah di ikuti 1205 siswa, total 4942. 

Penyelenggara UNBK  SMA dan MA di ikuti 114 sekolah Negeri dan Swasta, di Padangsidimpuan 27 sekolah di ikuti 3.299 siswa, Kabupaten Mandailing Natal 55 sekolah di ikuti 5.732 dan kabupaten Tapanuli Selatan 32 sekolah di ikuti 2704 siswa, total 11.735 siswa. Keseluruhan pelaksanaan UNBK di ikuti 16.769 siswa dari 165 sekolah SMA-SMK- MA Negeri dan swasta.

Penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sesuai jadwal pelaksanaan UN 2020 berdasarkan prosedur operasional standar (POS) tercatat untuk tingkat  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berlangsung 16-19 Maret 2020, Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) pada 30 Maret-2 April 2020. Ujian Paket C pada 4-7 April 2020,  untuk UN susulan SMA/MA/SMK digelar 7-8 April 2020.

SMK Negeri 1 Padangsidimpuan peserta UNBK terdapat di 5 Jurusan yakni Teknik Komputer dan Jaringan 95 orang, Asisten Keperawatan 34 orang, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran 130 orang, Akuntansi dan Keuangan Lembaga 162 orang, Bisnis Daring dan Pemasaran 59 orang, Total 480 oprang. SMK Negeri 2 P.Sidimpuan peserta 297 orang, SMK Negeri 3 Peserta 230 orang, SMK Negeri 1 Batang Angkola 283 orang, SMK Negeri 1 Panyabungan 277 orang dan SMK Negeri 2 Panyabungan 287 orang. (Anas)

SMP 5 bertemu Nurul Ilmi di Final Turnamen Sepakbola U-14 Kota Padangsidimpuan



P. Sidimpuan STT

Semifinal piala SMP Negeri 5 Padangsidimpuan U-14  kembali di putar, Senin ( 16/3)setelah istirahat beberapa waktu akibat lapangan di pergunakan untuk MTQ Nasional Tingkat Kota Padangsidimpuan.

Pada pertandingan pertama babak semifinal ini mempertemuka Kesebelasan SMPN 1 melawan SMP Nurul Ilmi yang berkesudahan 0:1 untuk kemenangan kesebelasan SMP Nurul Ilmi. Gol diciptakan Rio Ananda pemain dengan nomor punggung 9 di menit ke 22. Umpan dari Ilham Yusuf (7).
Pertandingan berlangsung ketat karena kedua kesebelasan sama sama ngotot untuk memenangkan pertandingan. Sementara teriakan
masing-masing kesebelasan dari pinggir lapangan membuat tensi pertandingan makin tinggi. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan tidak ada lagi gol yang tercipta.
Di pertandingan kedua, berhadapan kesebelasan SMP Negeri 5 melawan kesebelasan SMP Negeri 3. Jalannya pertandingan kedua kesebelasan ini tidak kalah serunya dari pertandingan sebelumnya. Apalagi penonton kian ramai, mengingat lapangan SMA 3 tempat berlangsungnya turnamen ini persis di pinggir jalan raya.
Pertandingan yang berlangsung ketat ini akhirnya membuahkan gol pertama.
Rifki Akbar pemain SMP 5 nomor punggung 10 berhasil membobol gawang SMP Negeri 3 di menit 25 babak pertama.
Pada babak kedua pertandingan berlangsung makin keras. Banyak benturan keras yang terjadi di antara pemain. Pada menit ke 40  Rifki Akbar kembali menjebol gawang SMP 3 untuk yang kedua kalinya.
Kesebelasan SMP Negeri 3 berusaha mengejar ketertinggalannya. Namun ketatnya pertahanan SMP Negeri 5, hingga akhir pertandingan SMP Negeri 3 tidak bisa membobol gawang yang di jaga Edi Siregar. Skor akhir 2:0 untuk kemenangan kesebelasan SMP Negeri 5.
Babak final akan dilangsungkan pada hari Kamis, 19 Maret 2018. Pertandingan pertama memperebutkan juara 3 antara SMP Negeri 1  melawan SMP Negeri 3. Sementara di pertandingan kedua berhadapan SMP Negeri 5 melawan SMP Nurul Ilmi untuk memperebutkan juara.(Anas)

PC IKA UNIMED SIDIMPUAN gelar Sarasehan Pendidikan Merdeka Belajar


P.Sidimpuan STT__

Pengurus Cabang Ikatan Alumni Unversitas Negeri Medan (PC IKA UNIMED) Sidimpuan yang meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Mandailing Natal menggelar acara Sarasehan Pendidikan yang mengusung tema “ Sumut Merdeka Belajar” di Aula SMK Negeri 2 Padangsidimpuan, Minggu (15/3). Sarasehan Pendidikan ini di ikuti 300 orang peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru dan Pengawas Pendidikan dari berbagai jenjang pendidikan.

 Ketua Panitia Sarasehan, Dra.Hj. Nursyawiyah M.Pd yang juga Kepala SMA Negeri 1 Padangsidimpuan dalam sambutannya antara lain mengatakan  IKA UNIMED diharapkan membangun semangat para pendidik dalam menerapkan dan merealisasikan konsep serta aspek  Merdeka Belajar yang di gagas Mendikbud.
 “ kami berharap IKA UNIMED dapat berpartisipasi mengembangkan dan mempotensikan seluruh kemampuan profesionalismenya dalam membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Utara” ujarnya.

Narasumber atau pemateri dalam kegiatan Sarasehan Pendidikan ini yakni Drs. Alpian Hutauruk, M.Pd, Ketua DPP IKA UNIMED/ Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumut,
Materi yang disampaikan, "Arah dan Kebijakan Sumut Merdeka Belajar"  dan Imam Kusnodin, M.Pd, Tim Pengembang Kurikulum Disdiksu/Pemateri Nasional Kemdikbud, Materi yang disampaikannya adalah "Penyederhanaan RPP, Merdeka Belajar”.

Narasumber Drs Alpian Hutauruk M Pd menyebutkan, pada intinya Merdeka Belajar niat baik Mendikbud untuk merubah atau pembaharuan pendidikan. Tetapi kita jangan terjebak dalam slogan saja, yang harus dilakukan adalah esensinya bagaimana menghargai hak orang lain.
“Merdeka itu kebebasan untuk mengaktualisasikan diri sesuai kemampuan dan mengikuti peraturan yang ada. Kita mesti berpikir positif terhadap empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar” yang di terapkan Mendikbud” papar Alpian.
Dijelaskannya program tersebut terdiri atas Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.
 “Dengan konsep Merdeka Belajar maka kemerdekaan kelembagaan unit pendidikan, bisa memunculkan kreatifitas dan inovasi guru, dan diharapkan pula pembelajaran di kelas terjadi secara menyeluruh,” katanya.


Sementara itu Imam Kusnodin, M.Pd, (Tim Pengembang Kurikulum Disdik Sumut) lebih membahas pada penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
Beban guru dikurangi agar fokus dalam mengajar dan mengampu siswa di sekolah. Seperti halnya RPP disederhanakan dengan memangkas beberapa komponen. Dalam kebijakan baru tersebut, guru secara bebas dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP. Tiga komponen inti RPP terdiri dari tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan asesmen. Kebijakan "Merdeka Belajar” berorientasi kepada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pendidikan menjadi urat nadi dari upaya peningkatan SDM tersebut.
Imam Kusnodin, M.Pd, menjelaskan bahwa Kemendikbud menekankan arah kebijakan ini juga mengacu pada praktik baik pada level internasional seperti Programme for International Student Assessment (PISA) dan The Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS).
Para peserta sarasehan mendapat kesempatan mengajukan pertanyaan tentang apa yang di uraikan narasumber, yang kemudian mendapat penjelasannya. (Anas)


165 Sekolah SMA,SMK dan MA di Cabdis Pendidikan Sidimpuan Penyelenggara UN 2020


P.Sidimpuan STT
Penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sesuai jadwal pelaksanaan UN 2020 berdasarkan prosedur operasional standar (POS) tercatat untuk tingkat  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berlangsung 16-19 Maret 2020, Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) pada 30 Maret-2 April 2020. Ujian Paket C pada 4-7 April 2020,  untuk UN susulan SMA/MA/SMK digelar 7-8 April 2020.  

Diwilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang meliputi Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan dalam pelaksanaan UNBK di ikuti 16.769 siswa dari 165 sekolah SMA-SMK- MA Negeri dan swasta. Peserta UNBK SMK di ikuti 51 sekolah Penyelenggara di Negeri dan Swasta. Penyelenggara UNBK di kota Padangsidimpuan 17 sekolah di ikuti 1921siswa, Kabupaten Mandailing Natal 21 sekolah di ikuti 1816 dan kabupaten Tapanuli Selatan 13 sekolah di ikuti 1205 siswa, total 4942.  

Penyelenggara UNBK  SMA dan MA di ikuti 114 sekolah Negeri dan Swasta, di Padangsidimpuan 27 sekolah di ikuti 3.299 siswa, Kabupaten Mandailing Natal 55 sekolah di ikuti 5.732 dan kabupaten Tapanuli Selatan 32 sekolah di ikuti 2704 siswa, total 11.735 siswa.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan, Pahri Siregar  kepada awak media Rabu,(11/3) mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada kendala pelaksanaan. “ segala persiapan termasuk simulasi UNBK yang telah kita laksanakan belum ada kendala. Pelaksanaan simulasi untuk mengetahui cara Login UNBK dan hal tehnis lain seperti error koneksi atau bila listrik padam. Harapannya tidak ada kendala sehingga berjalan lancar sampai selesai” ujarnya.
Kalaupun ada kemungkinan terjadi kendala itu pada jaringan internet yang lazim di sebut dengan istilah badai offline. Hal ini disebabkan terjadi masalah pada server pusat sehingga pada server local di masing-masing sekolah berstatus Standby.

Hal ini pernah terjadi di beberapa daerah saat berlangsung simulasi begitu juga pada UNBK tahun 2019, server pusat tiba-tiba saja offline dan standby, selang beberapa menit kemudian server local kembali normal dengan status Online sehingga ujian dapat dilanjutkan kembali. Ia berpesan kepada peserta UNBK , bila terjadi hal seperti ini agar jangan panik.
Mengenai kendala listrik, pihak sekolah telah mengantisipasi dengan menyediakan genset. Selain itu pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan PLN setempat agar pelaksanaan UNBK ini berjalan lancar.

Lebih jauh dikatakan Pahri bahwa pada tahun ini Ujian Nasional dengan format atau bentuk seperti yang berlangsung selama ini, akan menjadi penyelenggaraan UN terakhir pada tahun 2020. Seperti yang kita ketahui bersama, di tahun 2021 nanti UN akan diganti menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter di mana pelaksanaannya tetep berbasis komputer seperti UNBK.
Di bagian akhir Pahri  meminta agar anak anak peserta UNBK  dalam melaksanakan ujian harus teliti, santai dan jujur.
Jumlah Sekolah Bertambah tapi Jumlah Siswa Berkurang. Tahun 2019 Jumlah Sekolah 151, Jumlah Siswa Peserta UN 17.045. Tahun 2020 Jumlah Sekolah 165, Siswa Peserta UN 16.769 orang. Program  276. (Anas)

Aparat Penegak Hukum yang Terlibat Narkoba Mesti Mendapat Hukuman yang Lebih Berat


P.Sidimpuan STT

Komunitas Anti Narkoba (KAN) Tabagsel sangat mengapresiasi Kinerja Jajaran Polres Tapsel dan Polres Kota Padangsidimpuan dalam mengungkapkan beberapa kasus narkoba di wilayah kerjanya, terutama penindakan yang di lakukan di Kota Padangsidimpuan. Namun tidak cukup hanya sebatas di situ, karena belum menyentuh dan memutus mata rantai sumber atau penyuplai barang berbaya tersebut. Di harapkan terjalin kerjasama dengan Polres Mandailing Natal dan Polda Riau. Dari info yang ada, suplai ganja bukan hanya dari Mandailing Natal saja, besar kemungkinan tanaman ganja ada juga di wilayah Padang Lawas dan perbatas Provinsi Riau.


Demikian disampaikan Anas, salah seorang pengurus KAN Tabagsel usai menghadiri acara silaturahmi Kapolres Kota Padangsidimpuan dengan warga Wek VI kampung darek Padangsidimpuan Utara Selasa, (11/3/2020).

KAN Tabagsel juga memberi apresiasi kepada BNK Tapsel dan Personil TNI yang turut mengungkap peredaran narkoba di wilayah ini. " Kita berharap sinergi yang sudah terbangun di jajaran penegak hukum dapat terjaga dan di tingkatan" ujarnya.

Kehadiran AKBP. Jianti Prihartini, sebagai Kapolres Kota Padangsidimpuan dan tindakannya yang proaktif, memberi secercah harapan bagi warga kota Padangsidimpuan untuk memberantas peredaran narkoba khusus di kota Padangsidimpuan. Apalagi ada tindakan hukum yang lebih berat kepada aparat penegak hukum yang terlibat kasus narkoba.

Pemberantasan dan metode melibatkan masyarakat dalam pemberantasan narkoba sangat di
sambut warga, khususnya warga kampung darek Wek VI yang sempat mendapat julukan kampung Narkoba. Mereka tidak ingin tempat tinggalnya di beri Lebel Kampung Narkoba. " kami tak ingin di cap sebagai warga kampung Narkoba" sebut Zainul warga kampung darek. 
 Kehadiran Kapolres di acara silaturahmi tersebut di sambut antusias masyarakat. Selain Kapolres dan jajarannya, turut hadir Ketua DPRD kota Padangsidimpuan, Siwan Siswanto,SH, Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir.Arwin Siregar serta sejumlah tokoh lainnya.

Pada bagian lain Anas menekankan agar aparat penegak hukum dapat memutus mata rantai perdagangan narkoba di wilayah ini terutama Kota Padangsidimpuan yang menjadi daerah transit dan pangsa pasar. Begitu juga adanya tindakan yang lebih keras bagi aparat penegak hukum yang terlibat di jaringan peredaran narkoba. " mestinya hukuman bagi aparat penegak hukum yang terlibat kasus narkoba lebih berat dari masyarakat pemakai" tegasnya.( Anas)


Juri Word Story Telling Competition di SMA Negeri 1 Padangsidimpuan dari Amerika Serikat.


P.Sidimpuan STT____
Pertandingan bercerita dalam bahasa Inggris yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Padangsidimpuan pada Sabtu (7/3) di Ikuti oleh 24 orang peserta. Kegiatan dengan tajuk Word Story Telling Competition ini di buka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan Provinsi Sumatera Utara, Pahri Siregar, S.Sos.

Pasca acara Competition di mulai, Mr. JJ. Miller guru yang saat ini mengajar di SMA Negeri 1 Padangsidimpuan melalui program Fulbright English Teaching Assistant (ETA)  memperkenalkan 5 orang Juri (Judge) dimana 4 orang diantaranya warga negara Amerika Serikat (USA) yakni Nicholas Navin,BA. Nathan Danielson,BA.MA.  Jillian Castoru,BA.   Ammarah Rahman,BA dan Liah Rosdiana Nasution dari Indonesia.

Kepala SMA Negeri 1 Padangsidimpuan, Dra. Hj.Nursyawiyah,M.P.d mengatakan Word Competition  Story Telling merupakan kegiatan baru yang diselenggarakan merupakan tindak lanjut dari program wajib AMINEF yang diselenggarakan ETA (English Teacher Assistant) di sekolah. Story Telling  yang diikuti oleh 24 peserta adalah perwakilan dari semua kompetensi keahlian kelas XI. Masing-masing peserta diberikan waktu 5 menit untuk menyampaikan cerita dalam bahasa inggris sesuai dengan tema.
Dijelaskannya bahwa pada tahun 2019, siswi SMA Negeri 1 Padangsidimpuan meraih Juara Pertama Tingkat Nasional pada Lomba Pidato ber bahasa Inggris. Pemenang pertama Word Competition  Story Telling ini akan mengikuti kompetisi tingkat Nasional tahun 2020.           “ pemenang pertama nantinya akan kita latih lagi sekitar satu bulan sebelum di berangkatkan untuk bertanding di tingkat nasional” ujarnya. Ditambahkannya bahwa SMA Negeri 1 Padangsidimpuan untuk tahun kedua menerima guru ETA dari program AMINEF. Dari beberapa puluh sekolah di Indonesia yang menerima program ETA, hanya 6 sekolah yang diberi kesempatan melanjutkan,  salah satunya SMA Negeri 1 Padangsidimpuan.


Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan, Pahri Siregar,S.Sos mengatakan, kompetisi dalam bentuk story telling ini sangat bagus dan sangat bermanfaat bagi siswa karena dapat memotivasi siswa untuk berani berbicara dalam bahasa inggris baik di dalam maupun di luar kelas. Hal ini dapat bermanfaat bagi kehidupan siswa-siswi kelak terutama jika mereka melanjutkan kuliah ataupun bekerja yang membutuhkan kemampuan berbahasa Inggris. Selain itu di katakannya “ mempertahankan Juara lebih berat dari pada meraihnya, untuk itu kami berharap agar anak yang akan kita utus nanti benar benar di persiapkan atau dilatih” ucapnya.  Pahri Siregar juga berharap agar sekolah- sekolah lain di jajaran Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan dapat melakukan hal yang sama, meski di bidang yang lain yaitu menumbuhkan jiwa berkompetisi dalam meraih prestasi akademik.

Hadir di kesempatan tersebut Kasi SMA Cabdis Pendidikan Sidimpuan Al Benni Damanik, Pengawas Sekolah, Drs. Zainal Abidin Lubis, Mewakili Komite SMA Negeri 1, Anas Nasution serta sejumlah guru pembimbing. Adapun urutan pemenangnya adalah 1. Salsabila Ananda Batubara. 2. Alya Nazwa Hapsari Daulay. 3. Agnecia Tiurdo Yemima Sihombing. 4. Gilberd Novaldo Tobing. 5. Kayla Anak Habib. 6. Habibah Ramadhani. Para pemenang menerima Piala dan Piagam. (Anas)

Musrenbang tingkat Kecamatan Tidak di Hadiri Anggota DPRD.


P.Sidimpuan STT

Musrenbang tingkat Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu yang di laksanakan pada Selasa 3 Maret 2020, tidak di hadiri satu orang pun anggota DPRD kota Padangsidimpuan. Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu pada saat Pileg adalah Dapil II dan memiliki 10 anggota DPRD. Sejauh ini belum terkonfirmasi alasan ketidak hadiran anggota DPRD tersebut.


Acara Musrenbang adalah kegiatan dalam upaya menyusun perencanaan di bidang pembangunan melalui penjaringan aspirasi masyarakat dalam menentukan hal yang prioritas. Usulan usulan dari masyarakat saat Musrenbang sebagai dasar penyusunan pembangunan bagi OPD atau SKPD di tahun berikutnya. Dalam konteks ini, semestinya anggota DPRD hadir pada kegiatan ini sehingga mengetahui kondisi riil di tengah masyarakat terlebih daerah pemilihannya.

 Musrenbang ini adalah Musrenbang pertama kali bagi anggota DPRD periode ini, namun tak satupun yang menghadirinya. Hal ini menjadi pergunjingan serta bahan olok-olokan bagi peserta usai Musrenbang. Salah satunya candaan mereka, karena tak satupun anggota DPRD kota Padangsidimpuan berasal dari  kecamatan Angkola Julu maka tak satupun anggota DPRD kota ini yang hadir.

Sebelumya pada acara pembukaan musrembang ini, Camat Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu Muhammad Ridwan Ritonga,S.Sos dalam laporan mengatakan "sejalan dengan potensi wilayah Angkola Julu, maka prioritas pembangunan kedepankan bidang pertanian dan bidang lainnya yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk menopang hal tersebut tidak lepas dari pembangunan infrastruktur" ucapnya.
M.Ridwan juga memaparkan ada 51 item usulan prioritas yang diharapkan pengganggarannya dari APBD Kota Padangsidimpuan dan Provinsi Sumatera Utara serta dari APBN. Ke 51 usulan tersebut terdiri dari 32 bidang infrastruktur, 12 bidang ekonomi dan 7 bidang sosial budaya.

Acara Musrenbang ini di pimpin Sekda Kota Padangsidimpuan H.Letnan Dalimunthe. Turut hadir Asisten III, Sekretaris Bapeda, sejumlah Kepala OPD dan Perwakilannya, Seluruh Kepala Desa dan perangkatnya serta tokoh masyarakat setempat.(Anas)

Babinsa Koramil 02 dan warga Batang Bahal Perbaiki Saluran Air yang Ambruk disapu Banjir


P.Sidimpuan STT___

Dampak dari banjir bandang yang terjadi pada 31 Januari 2020 yang lalu, membuat warga Desa Batang Bahal dan Dusun Pakkal Dolok Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan kesulitan sumber air. Pasalnya Bendungan yang ada di Desa Batang Batal serta bak penampungan air rusak parah akibat banjir yang terjadi saat itu.  
Kepala Desa Batang Bahal, Syarifuddin Siregar kepada awak media ini mengatakan bahwa bendungan yang rusak tersebut mengakibatkan sawah warga tidak dapat di tanami serta masyarakat yang selama ini memanfaatkan aliran air dari bendungan tersebut untuk berbagai aktifitas mengalami kesulitan.

Kini saluran air tersebut kini telah dapat di fungsikan kembali setelah dilakukan perbaikan secara gotong royong oleh masyarakat sekitar beserta anggota TNI dari Koramil 02 Kota Padangsidimpuan pada Jumat 28/2/2020 yang lalu. Serma Darwanto, Sertu Ridwan Sihombing, Serka Yudadif memandu masyarakat Batang Bahal dan Dusun Pakkal Dolok memperbaiki saluran air serta memasang pipa air ke bak penampungan, setelah hampir satu bulan air tidak dapat di alirkan.


“ selama ini aliran dari bendungan ini untuk keperluan pengairan di sawah dan kolam ikan warga, begitu juga untuk keperluan lain yang menyangkut aktifitas sehari hari warga. Saat bendungan tersebut rusak, warga jadi kesulitan mendapatkan sumber air” ucap Syarifuddin Siregar.

Ia juga menjelaskan bahwa beberapa waktu yang lalu, mereka  telah berupaya secara swakelola untuk memperbaiki bendungan tersebut. Namun karena keterbatasan sarana dan kerusakan bendungan yang cukup parah, mereka tidak berhasil mengalirkan air sesuai kebutuhan warga.

Selaku kepala desa, Syarifuddin Siregar   mewakili masyarakat Batang Bahal   mengucapkan terimakasih kepada anggota TNI atau Babinsa dari Koramil 02 Kota Padangsidimpuan yang telah menggerakkan warga untuk bahu membahu memperbaiki sarana yang sangat penting ini.  

Sementara itu S. Harahap salah seorang petani sawah Dusun Pakkal Dolok mengatakan bahwa ia merasa gembira karena air sudah bisa masuk ke lahannya yang ikut kena dampak banjir. Karena kondisinya belum seperti semula, Ia berharap agar Pemerintah Kota Padangsidimpuan segera memperbaiki bendungan utama dan drainasenya. Mengingat kebutuhan air untuk persawahan dan kolam  ikan warga sangat besar.(Anas)