30 April 2013

LSM GEMrAK dan Pemkab Tapsel sosialisasi Anti Narkoba



Pemkab Tapsel dan LSM GEMrAK Adakan Penyuluhan Anti Narkoba bagi Pelajar di Tapsel


Tapsel STT Blog
Puluhan pelajar tingkat SMP, SMA, guru dan masyarakat mengikuti sosialisasi anti narkoba yang digelar oleh LSM GEMrAK bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)  di Aula MAN 1 Kota P.Sidimpuan,Selasa (30/4).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Ketua DPRD Tapsel Tongku Makbul, Asisten III Pemkab Tapsel, Pardamean Daulay, Kadisdik Tapsel Drs.Mohd.Ikhsan Lubis,MM Kadis Kesehatan yang di wakili dr,Khairunnisa,Kapolres Tapsel yang di wakili Kanit Binkamsa Sat Bimas, Ipda PBP.Aritonang,SH  dan kemudian pihak Badan Narkotika Nasional serta sejumlah tokoh masyarakat.

Acara yang digelar untuk mengantisipasi terjadinya peredaran dan penyalahgunaan narkoba ini mengambil tema “Selamatkan Generasi Bangsa, Remaja dan Pemuda dari Penyalahgunaan Narkoba.”
Kadisdik Tapsel Drs.Mohd.Ikhsan Lubis,MM dalam kata sambutannya mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada LSM GEMrAK telah membuat acara sepeti ini.
“Dengan ada acara sosialisasia seperti ini, siswa dan masyarakat akan mengatahui bagaimana bahaya narkoba, karena narkoba dapat merusakkan generasi dan masa depan,“ kata Kadisdik Tapsel
“Kita berharap dengan adanya sosialisasi ini, kasus-kasus perdaran narkoba atau para pengguna narkoba bisa berkurang. Khusus kepada pelajar, kita juga minta kepada orang tua untuk mengawal dan menjaga anak-anaknya agar tidak menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” pinta Ikhsan.

Kadis Kesehatan Tapsel yang di wakili dr.Khairunnisa menguraikan betapa besarnya dampak kerugian bagi kesehatan apabila mengkonsumsi narkoba.
"Kami ingin agar para pelajar di Tapanuli Selatan ini bisa terhindar dari narkoba. Karena kalau sudah terjerat narkoba maka masa depan bisa hancur," ucapnya.
Menurut Khairunnisa, yang pertama harus dilakukan adalah, bagaimana menghindari narkoba khususnya para pelajar. Mengenai sosialisasi untuk penyakit HIV/AIDS, juga penting dilaksanakan untuk para pelajar di Tapanuli Selatan, untuk antisipasi menyebarnya penyakit ini
 
Polres Tapanuli Selatan yang di wakili Ipda PBP.Aritonang,SH  meminta para pelajar untuk menjauhi segala bentuk narkoba dan obat-obatan terlarang, tawuran dan juga kenakalan remaja karena dapat merusak masa depan.

Dijelaskan peredaran narkoba tidak mengenal lagi batasan usia karena mulai menyentuh kalangan pelajar. Menurutnya, untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar di Tapsel, pihaknya terus melakukan sosialisasi kesejumlah sekolah terkait bahaya narkoba ini.
“Adik-adik sebagai pelajar yang baik jangan coba-coba mendekati narkoba. Sebab barang haram tersebut sangat berbahaya. Jangan sampai pelajar terjebak dengan hal tersebut, sehingga merusak sendi-sendi kehidupan,” Aritonang.(Anas)

Berita ini dapat di baca pada HARIAN ORBIT dan SKM SUARA MASA






21 April 2013

PDIP Kota P. Sidimpuan Daftarkan 30 Bacaleg Ke KPU


Di perkirakan di Dapil III kota P.Sidimpuan akan terjadi persaingan ketat

P.Sidimpuan STT Blog
Sebanyak 30 bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  Kota P.Sidimpuan, Minggu (21/4) mendaftar ke KPU, partai tersebut merupakan peserta ke 4 yang mendaftarkan bakal calon legislatifnya ke KPU untuk berkompetisi pada pemilu legislatif 2014.

Sejumlah Pengurus Partai hadir di kantor KPU P.Sidimpuan saat pendaftaran yang sengaja mereka setting pada pukul 4 sore itu. Diantaranya Ketua PDIP P.Sidimpuan Taty Aryani Tambunan, Lukman Siregar, Rudy H (Apotik Bintang), Akhyar Nasution Wakil Sekretaris DPD PDIP Prov. Sumut yang juga Korwil Tabagsel serta sejumlah Bacaleg lainnya. Rombongan PDIP di terima Ketua KPU P.Sidimpuan, Muzakkir Khotib Siregar,  Efendi Nasution (anggota) dan sejumlah petugas penerima pendaftaran.

Taty Aryani Tambunan,SH dan beberapa orang kader perempuan hadir pada kesempatan tersebut dengan memakai kebaya merah. Dikatakannya bahwa moment Hari Kartini di pakai PDIP Kota P.Sidimpuan untuk mendaftar sekaligus wujud tekad PDIP untuk meperjuangkan hak hak perempuan dan kesetaraan Gender.
 “ PDIP Kota P.Sidimpuan eksis memperjuangkan hak hak perempuan, saat ini kita mendaftarkan sejumlah bacaleg perempuan sesuai peraturan KPU minimal 30% dan itu kita ikuti. Selain itu saya berharap nantinya di DPRD P.Sidimpuan terdapat keterwakilan perempuan yang 30% tersebut”
Taty menambahkan bahwa target PDIP pada pemilu legislative 2014 memperoleh satu fraksi dari 30 kursi di DPRD Kota P.Sidimpuan atau 6 kursi. Sementara hasil pemilu legislative 2009 PDIP P.Sidimpuan hanya memiliki 2 kursi.

Dua orang Bacaleg dari PDIP P.Sidimpuan adalah Incumbent yakni Taty Aryani Tambunan.SH yang saat ini sebagai Wakil Ketua DPRD Kota P.Sidimpuan. Taty maju sebagai bacaleg dari Dapil III yakni P.Sidimpuan Selatan untuk memperebutkan 11 kursi yang tersedia di dapil III ini. Sementara itu Lukman Siregar yang juga Ketua Fraksi Nasional DPRD Kota P.Sidimpuan maju dari Dapil I yaitu Kecamatan Psp Utara dan Psp.Hutaimbaru memperebutkan 10 kursi yang tersedia di Dapil I ini.

Peta politik perkompetisian yang panas dari 3 dapil yang ada di kota P.Sidimpuan, di perkirakan yang paling ketat persaingannya ada di Dapil III yakni Psp Selatan. Dimana pada dapil ini di isi 7 orang  anggota dewan yang masih aktif hingga saat ini. Kemudian dari wajah wajah baru yang santer di bicarakan, terdapat beberapa tokoh dan para pengusaha. Maka tidak salah kalau di Kota P.Sidimpuan pada pemilihan legislatif 2014 nanti, di dapil III akan terjadi pertarungan yg sengit.(Anas)

Berita ini dapat dibaca pada HARIAN ORBIT dan SKM SUARA MASA





17 April 2013

UN SMA / SMK/ MA Thn 2013 di P.Sidimpuan Kacau


236 Peserta UN di P.Sidimpuan jadi Korban Ketidak Profesionalan Pelenggara. 


P.Sidimpuan, STT Blog
Carut marutnya pendistribusian soal Ujian Nasional (UN) membuat pelaksanaan ujian menjadi terkendala, termasuk di Kota P.Sidimpuan. Pada Hari Pertama pelaksanaan UN di Tingkat SMA/SMK/MA di kota P.Sidimpuan, terdapat 7 sekolah yang kekurangan soal mata pelajaran IPS sehingga membuat 236 siswa yang sudah hadir di sekolahnya harus kecewa dan bersiap siap untuk melakukan UN susulan pada Senin 22 April nanti. Begitu juga pada hari ketiga terdapat kekurangan soal di dua kelas, namun segera di antisipasi panitia dengan menggandakan soal tersebut agar tidak menimbulkan masalah. Menurut beberapa kalangan di P.Sidimpuan persoalan ini di sebabkan oleh manajemen yang bodoh dari sekelompok orang orang pintar, baik di pusat maupun provinsi yang tidak mengcroscek isi kiriman soal yang di terima dan di distribusikan panitia.  
Pelaksanaan Un di kota P.Sidimpuan yang di ikuti 5.464 siswa dan 110 orang peserta ujian paket C berlangsung kondusif. Pada Hari pertama terdapat 66 siswa yang terdaftar sebagai peserta namun tidak hadir dengan berbagai alasan, pada hari kedua dan ketiga berkurang menjadi 51 orang.

Walikota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap, S.STP, MSi pada melakukan tinjauan ke sejumlah sekolah diantarnya SMAN 1 dan SMAN 2 di Jalan Sudirman, P.Sidimpuan diampingi sejumlah pejabat diantaranya Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Budi Haryanto, SIk, mewakili Dandim 0212/TS, Kakan Kemenag Kota P.Sidimpuan Drs Efri Hamdan Harahap, Kadisidk Drs H.Abdul Rosad Lubis, MM, Camat Psp Utara Armen Dame Harahap, dan Kabag Humas dan Arsip Saeful Bahri. Di Sekolah yang menjadi favorit di kota salak ini walikota Andar Amin sempat memeriksa sejumlah ruangan termasuk ruang  UN, juga  bertemu dengan para pengawas dari Perguruan Tinggi Unimed, Polmed dan USU, Medan, guru pengawas sistem silang dari kota P.Sidimpuan dan Kepala Sekolah SMAN 1 M Irsyad Hasibuan dan Kepala Sekolah SMAN 2 Drs Zulbakti.

Walikota memberikan semangat kepada siswa supaya tegar dan bersemangat mengikuti UN. “Saya optimis kalian semua lulus, karena sudah mempersiapkan diri dengan matang sejak jauh hari.  Teliti  dan  tetap fokus supaya soal dapat dijawab dengan benar," Ucap Andar. 
Terkait kekurangan naskah soal jurusan IPS di tujuh sekolah yang membuat sebanyak 236 siswa/i sekolah tersebut terpaksa mengikuti UN susulan tanggal 22 April 2013 nanti, walikota mengakui masalah seperti itu sudah menjadi kasus Nasional seperti dialami 11 Provinsi lainnya di Indonesia. "Namun harapan kita pada UN susulan nanti semuanya akan berjalan dengan catatan naskah soal UN tidak sama dengan sekarang ," ucap walikota. 

Kadisdik Kota P.Sidimpuan H. Abdul Rosad Lubis,MM  mengatakan ke-tujuh sekolah yang tidak mendapat kiriman naskah soal jurusan IPS dari provinsi Sumut adalah SMAN 7, SMAN 8, SMA Swasta Harahapan, SMAS Taman Siswa, Madrasyah Aliyah Swasta Al Aansor, MAS Al-Manar dan MAS Darul Istiqomah. "Jumlah peserta UN SMA, SMK dan MA negeri dan Swasta se-Pemko P.Sidimpuan yang tidak mendapat soal IPS sebanyak 236 orang, sementara jumlah keseluruhan peserta tahun ini sebanyak 5.464 siswa," terang Rosad.
Ditambahkannya, sistem pengawasan UN tahun ini sama seperti tahun lalu degan sistem silang murni ditambah pengawas dari PTN Unimed, Polmed dan USU, Medan. "Dengan pengawalan berlapis sepeti ini tingkat kebocoran dan kecurangan UN dapat dihindari," ujarnya.
Kapolres Kota P.Sidimpuan AKBP Budi Haryanto, SIK kepada STT Blog mengatakan pihaknya menerjunkaan sebanyak 90 personilnya guna mengawal pergerakan naskah soal dan jawaban UN dari Rayon, Sub Rayon, Disdik hingga disimpan di Polres kota P.Sidimpuan sebelum dibawa ke Medan supaya tidak bocor. Juga untuk mengawal naskah soal dan lembar jawaban di kantor Disdik, sekolah peserta UN dan kantor polisi.(Anas)

Berita ini dapat di baca pada HARIAN ORBIT dan SKM SUARA MASA

Tapsel di PRSU ke 42 tahun 2013 Tampilkan OPERET


Operet “ Andung Ni Boru Marbagas” 


Medan- STT Blog
Malam Pagelaran Kesenian Kabupaten Tapanuli Selatan di Panggung Terbuka (Open Stage) Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Jumat,12 April 2013 mendapat sambutan yang antusias dari para pengunjung khususnya warga Tapsel yang merantau atau bermuki di Kota Medan dan sekitarnya. Pagelaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan ini merupakan agenda event PRSU ke-42 Tahun 2013 yang bergilir secara bergantian setiap malam di isi Kabupaten/ Kota se Sumatera Utara. Pada Pagelaran yang di buka oleh Bupati Tapanuli Selatan H.Syahrul M Pasaribu ini, melibatkan sebanyak 47 orang pemain.
Pada Kesempatan ini Kabupaten Tapanuli Selatan mengusung Kesenian yang di tata secara operet “Andung Ni Boru Marbagas” berupa Prosesi Pernikahan secara Adat , Sendra Tari dan Tor tor Tapanuli Selatan yang di koordinir Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tapsel, Dewan Kesenian Tapanuli Selatan (DKTS) Serta Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (Forkala) Tapsel.

Bupati Tapanuli Selatan H. Syahrul M Pasaribu pada acara tersebut mengatakan bahwa ajang PRSU selain untuk pameran dan sarana promosi potensi daerah secara ekonomi, juga jadi ajang menampilkan dan memperkenalkan seni budaya suatu daerah di Sumut. Menampilkan operet dgn tema prosesi adat seperti ini di nilai sangat baik, karena selain hiburan juga di tonjolkan budaya yang sayarat dengan kearifan local.
“ Sesuai dengan tema yang di usung yakni Back to Culture, operet ini sangat tepat ditampilkan saat ini. Dengan keragaman adat istiadat yang ada di Tapanuli Selatan, saya mengajak seluruh warga Tapsel menumbuh kembangkan adat budaya local. Hal ini terkhusus saya sampaikan kepada insan seni dan mahasiswa atau generasi muda. Karena di dalam adat budaya kita terdapat tatanan kehidupan bermasyarakat yang mengedepankan persatuan dan kesatuan, khususnya sipat gotongroyong” papar Sahrul.
Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sumut Ir.Chaidir Ritonga,MM, Ketua PKK Kab. Tapsel,Anggota DPRD Tapsel, Wakil Ketua Yayasan PRSU , Anggota Wali Amanat USU, H.Panusunan Pasaribu. Rektor UGN dan Guru Besar USU Prof. Erwin, Kepala Satuan Perangkat Daerah dari Tapsel, Mahasiswa dan ratusan masyarakat lainnya.

Ketua Dewan Kesenian Tapsel Drs. Fajaruddin Tanjung yang di damping Ketua Forkala Tapsel Drs, Sori Muda Harahap mengatakan bahwa tema yang di bawakan saat ini adalah hal yang rutin di lakukan setiap ada pesta pernikahan. Namun dari beberapa daerah di Tapsel ada sedikit perbedaan dalam menjalankan proses ini. “ Perbedaan tersebut adalah bukti kekayaan adat budaya yang ada di Tapsel, keragaman tersebut tidak mesti kita persoalkan. Missi yang di emban Dinas Pendidikan Tapse, Dewan Kesenian dan Forkala Tapsel adalah menumbuh kembangkan dan memelihara keragaman adat budaya di Tapsel serta melibatkan kegerasi muda Tapsel mengambil peran meski melalui jalur Kesenian” ucap ketua Komisi 4 DPRD Tapsel ini.(Anas)

Berita ini dapat di baca pada HARIAN ORBIT dan SKM SUARA MASA

Kota Sidimpuan Kirim 6 orang Pelajar Terbaik ke OSN 2013




Tim Olimpiade Sains Nasional (OSN) Kota P.Sidimpuan bersama pendamping dan Kabid  Pendidikan Dasar,H.Ahmad Rivai Tanjung, S.Pd mewakili kepala Dinas Pendidikan Kota P.Sidimpuan saat melepas peserta menuju OSN Tingkat Provinsi di Berastagi, Senin  malam (7/4) di SD Negeri 15 P.Sidimpuan. poto ANAS



P.Sidimpuan STT Blog
Enam siswa sekolah dasar terpilih mewakili Kota P.Sidimpuan pada seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD/MI tingkat provinsi Sumatera Utara yang akan berlangsung tanggal 9-10 April 2013 di Berastagi.

Sebelumnya, seleksi tingkat kota sudah dilaksanakan bulan Maret lalu di aula SD Kantor Dinas Pendidikan Kota P.Sidimpuan. Ke enam murid SD yang mewakili Kota P.Sidimpuan pada seleksi OSN tingkat Provinsi telah ditetapkan melalui Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut.

Informasi yang diperoleh dari Tamrin Siregar.A.Ma.Pd Kasi Kurikulum Dikdas Dinas Pendidikan Kota P.Sidimpuan menyebutkan, nama-nama siswa yang mewakili Kota P.Sidimpuan seleksi tingkat Provinsi Sumut tahun 2013 untuk Bidang Matematika, Rey Naldi dari SD S Xaverius, Tri Ayuna Patma Lubis dari SD N 200117 dan Ryian Sujana dari SD N 200110 . Sedangkan untuk Bidang IPA diwakili Nurul Hidayah dari SD N 200110, Felix Bahea dari SD S Xaverius dan Aidil Syaputra Guci dari SD S Muhammadiyah 3 P.Sidimpuan.

“Kita telah melaksanakan OSN tingkat Kota Kota P.Sidimpuan bulan Maret lalu dan siapa yang akan mewakili Kota P.Sidimpuan untuk seleksi OSN tingkat Provinsi Sumut juga telah ditetapkan Kadisdik Sumut,” kata Tamrin , Senin malam (7/4) di Halaman SD Negeri 200110( SD 15) P.Sidimpuan sesat akan memberangkatkan peserta menuju Berastagi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota P.Sidimpuan yang di wakili Kabid  Pendidikan Dasar,H.Ahmad Rivai Tanjung, S.Pd  pada acara pelepasan tersebut mengatakan, peserta OSN yang akan mewakili Kota P.Sidimpuan ini merupakan anak-anak terbaik. Karena, mereka sudah mengungguli peserta lainnya yang turut serta dalam seleksi OSN ditingkat kota. Dan mereka diberikan pembinaan agar siap menjadi wakil Kota P.Sidimpuan dan diharapkan bisa menjadi wakil Sumut dalam menghadapi OSN tingkat Nasional nantinya.

“Dalam OSN tingkat provinsi ini akan  mencari tiga peserta terbaik dari masing-masing bidang OSN yakni Matematika dan IPA. Selanjutnya, enam peserta yang terpilih akan kembali diikutsertakan sebagai wakil Sumut dalam OSN tingkat nasional yang akan berlangsung di Bandung, Jawa Barat,” sebutnya.

Untuk itu, Ahmad Rivai berharap, peserta OSN yang akan mewakili Kota P.Sidimpuan dalam ajang seleksi OSN tingkat Provinsi Sumut pada saat ini, satu diantaranya bisa menjadi wakil Sumut untuk kembali mengikuti OSN di tingkat Nasional. “Tentunya kita sangat berharap dari enam peserta OSN SD  dari bumi dalihan natolu ini, minimal satu diantara mereka bisa melaju ke OSN tingkat Nasional untuk mewakili Sumut,” ujarnya.
Ia juga menitip pesan kepada peserta dan pendamping agar tetap bersemangat untuk  menjadi yang terbaik, serta menjaga kesehatan selama OSN berlangsung demi nama baik Kota P.Sidimpuan. Hadir pada acara tersebut para Kepala Sekolah, Guru dan orang tua yang anaknya menjadi duta Kota P.Sidimpuan di ajang OSN Provinsi Sumatera Utara. (Anas)

Berita ini dapat di Baca pada Harian ORBIT, PORTIBI dan SKM SUARA MASA

8 April 2013

MTQN ke XII P.Sidimpuan di Psp Tenggara



Walikota P.Sidimpuan “ Dewan Hakim harus Profesional, Jujur dan Mandiri”





P.Sidimpuan STT Blog
Wali Kota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap secara secara resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke XII Kota P.Sidimpuan, Sabtu malam (6/4) bertempat di Lapangan Griya Jaya Kelurahan Pijor Koling, Kecamatan Psp Tenggara, dengan diikuti kontingen dari seluruh Kecamatan di Kota P.Sidimpuan.  Selain itu pelaksanaan MTQN XII ini juga menjadi ajang persiapan kontingen P.Sidimpuan nantinya menghadapi MTQ Provinsi tahun 2013.
Acara MTQ dibuka dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Qori Ismail, S.Pd. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Kota P.Sidimpuan M.Isnandar Nasution, Ketua  DPRD Kota P.Sidimpuan H.Aswar Syamsi Lubis  dan anggota, , Plt.Sekda kota P.Sidimpuan Drs, Khairul Alamsyah Lubis, segenap jajaran muspida, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota P.Sidimpuan, Tokoh Agama, Pengurus MUI, Pengurus IPHI dan tokoh masyarakat lainnya.
Ketua Panitia Drs,Khairul Alamsyah Lubis dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQN XII berlangsung tgl 6-8 April 2013. Peserta sebanyak 159 orang kafilah dari 6 kecamatan yakni Psp Utara 31 orang, Psp Selatan 22 orang, Psp Tenggara 30 orang, Psp batu Nadua 26 orang, Psp Hutaimbaru 27 orang dan Psp Angkola Julu 23 orang.
 Khairul Alamsyah juga menyampaikan” dengan pelaksanaan MTQN XII ini dapat meningkatkan kemauan dan kemampuan masyarakat dalam mendalami dan menjalankan ajaran atau kandungan Al Quran. Thema yang di usung adalah Dengan MTQN XII kita jadikan setiap gerak kehidupan berwawasan Al Quran dalam rangka menciptakan masyarakat yang berahklakul karimah menuju kota P.Sidimpuan yang Sehat, Maju dan Sejahtera ” ucapnya. Ditambahkannya bahwa sebelumnya telah di lakukan Pawai Ta’aruf  yang di ikuti ribuan pelajar, Santri, mahasiswa, Pramuka dan Pengajian akbar kota P.Sidimpuan.
Walikota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap dalam kata sambutannya mengajak seluruh masyarakat menjadikan MTQ sebagai salah satu media dalam menyebarluaskan ajaran dan kandungan islam di tengah derasnya arus perubahan social dan budaya. Ajaran Islam mampu menciptakan generasi yang bermoral baik untuk kemaslahatan ummat.
 Secara khusus kepada dewan hakim Walikota mengatakan “ saya berharap agar benar benar objektif dalam memberikan penilaian. Keberadaan dewan hakim dalam MTQ sangat urgen, untuk itu hakim harus menilai dan bekerja secara professional, jujur dan mandiri. Dengan ketajaman pikiran, mata hati dan telinga dewan juri akan menghasilkan juara yang berkompeten dan berkualitas” tegas walikota.
Selain itu ia berterima kasih kepada panitia pelaksana MTQ dan peserta pawai ta’aruf  yang di laksanakan sore hari sebelum malam pembukaan tersebut. Dimana meski pawai tersebut di guyur hujan deras dan angin kencang, namun tidak menyurutkan semangat peserta dalam membesarkan hajatan yang bernuansa islami ini.
Pembukaan acara ini di tandai dengan pemukulan bedug sebanyak 12 kali oleh Wali Kota. Acara dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir MTQN XII Kota P.Sidimpuan dari Camat Ppsp Utara selaku Pemenang MTQ tahun sebelumnya kepada Wali Kota dan selanjutnya diserahkan kepada Plt.Sekda kota P.Sidimpuan Drs. Khairul Alamsyah Lubis selaku Ketua Panitia MTQN XII Kota P.Sidimpuan dan Camat Psp Tenggara Ahmad Bestari Lubis  selaku tuan rumah untuk di perebutkan.(Anas)

Berita ini dapat di baca pada Harian ORBIT dan SKM Suara Masa