1 Oktober 2019

Menggugah Pemko Padangsidimpuan tentang Visi Meningkatkan Kesejahteraan Guru di HUT ke 17 Tahun 2019

Feature Human interest by: Nasruddin Nasution (Anas)


STT________ (1 Oktober 2019)
Pertemuan dengan Muhammad Najib Rangkuti usai menyaksikan unjuk rasa mahasiswa dan OKP di halaman DPRD Kota Padangsidimpuan pada hari Jumat (27/9/2019) yang lalu membuka kembali rencana yang tertunda. Obrolan tentang nasib guru honorer SD dan SMP di Kota Padangsidimpuan yang makin tidak jelas nasibnya di mulai sambil mengaduk kopi panas di kedai dekat tugu Siborang. Najib Rangkuti adalah seorang guru honorer di SD Negeri 200222 Kecamatan Padangsidimpuan Selatan pada tahun lalu di Percayakan sebagai Ketua Asosiasi Guru Honor Kota Padangsidimpuan.  Asosiasi ini sebagai wadah silaturahmi dan wadah penyaluran aspirasi anggota. Saya (penulis) salah satu inisiator berdirinya lembaga ini, meski saya bukan guru honorer.

Pertanyaan pertama dari Najib kepada saya " bagai langkah kita kedepan, sementara anggota sudah banyak yang bertanya" ucapnya. Usai menyeruput ( istilah sidimpuan, manyesep) kopi, saya menjawab pertanyaannya. Rancana saya kita Harus Rapat Dengar Pendapat dengan anggota DPRD kota Padangsidimpuan, kalau menunggu kebijakan Dinas Pendidikan, tak tau kita kapan. Saya sudah menghubungi beberapa fraksi, mereka siap untuk menerima kita ber audiensi. Tapi umumnya mengatakan "nanti setelah terbentuk alat kelengkapan dewan" ucap ku. Sementara Najib Rangkuti hanya mengangguk saja.

Kalau di review ke belakang, landasan pembicaraan ini tak lepas dari 10 program pokok Pemerintah Kota Padangsidimpuan pasca Pilkada. Salah satu dari 10 program tersebut tepatnya nomor 3 mengatakan "Menjadikan kota Padangsidimpuan sebagai kota pelajar dan meningkatkan kesejahteraan guru". Dua tahun lalu, sebanyak 68 orang perwakilan guru honorer SD dan SMP ini sudah berdialog dengan anggota DPRD kota Padangsidimpuan dari komisi III, yakni Irsan Efendi Nasution,SH di dampingi Ketua Dewan Pendidikan, M.Yusar Nasution dan salah seorang staf dari Dinas Pendidikan kota Padangsidimpuan. Di saat itu Irsan Efendi Nasution berjanji menindak lanjuti keluhan guru honorer ke Dinas Pendidikan kota Padangsidimpuan.

Persoalannya cukup sederhana, di mana para guru honorer ini minta agar Pemko Padangsidimpuan menindak lanjuti Permendikbud tentang juknis BOS, yang berisikan antara lain "guru honor yang bertugas harus mendapatkan surat penugasan dari kepala daerah". Permendikbud tentang guru honorer ini  selalu tertuang di juknis BOS setiap tahun hingga saat ini. Sejak Drs. Rosad Lubis.MM Kadis pendidikan Kota Padangsidimpuan, hal ini sudah di perjuangkan namun tak pernah berhasil sampai hari ini.

Esensi Permendikbud ini bagi guru honorer simpel, yakni adanya pengakuan dari negara bahwa mereka ada dan memang mereka bertugas di salah satu sekolah. Begitu juga bagi kepala sekolah hal ini sangat penting, mengingat di dalam juknis BOS di sebut bahwa maksimal 15% dari dana BOS peruntukannya buat honor. Maka jadi dilema bagi Kepala sekolah memberikan honor dari dana BOS kepada guru honorer karena guru guru tersebut tidak memiliki Surat Penugasan yang di keluarkan kepala daerah.


Bila berandai-andai ada Surat Penugasan tersebut, mungkin gaji guru honorer sudah di atas 350 ribu rupiah perbulan. Pada tanggal 6 Desember 2017, Kepala Dinas Pendidikan kota Padangsidimpuan mengeluarkan Nota Tugas kepada guru honorer ini yang jumlahnya 322 orang, begitu juga keluar nota tugas pada bulan April 2018 dengan masa berlaku Januari hingga Desember tahun 2018, sementara di tahun 2019 tidak ada keluar lagi, sementara nota tugas tersebut bukan mengatas namakan kepala daerah maka semakin tidak jelaslah posisi guru guru honorer ini dalam mengabdi.

Sesaat kemudian Najib Rangkuti bertanya " bagai mana kabanya rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK atau P3K) di kota ini". Jawabku, belum ada keterangan resmi yang aku dengar. Tapi rasanya untuk kota Padangsidimpuan dalam waktu dekat tidak ada, alasannya, hingga saat ini KEMENPAN-RB belum mencabut Moratorium penerimaan CPNS dan tenaga honorer di kota ini. Ini dampak dari beban anggaran penyelenggara pemerintahan kota Padangsidimpuan yang melebihi ambang batas, sesuai ekspos KEMENPAN-RB 26 Oktober 2016.
Kembali Najib Rangkuti bertanya, seandainya kita di beri waktu RDP dengan DPRD, apa cocok kalau teman-teman operator di sekolah ikut dengan kita ?. Pertanyaannya aku jawab, "bisa, cocok itu, karena posisi mereka juga tidak nyaman, karena sewaktu waktu operator ini bisa saja di berhentikan kepala sekolah".

Kegalauan Najib Rangkuti selaku ketua Asosiasi Guru Honor Kota Padangsidimpuan bisa saya  rasakan, apalagi  sebagai inisiator lembaga ini, saya sudah memahami betul kondisi Guru Honor di kota Padangsidimpuan. Meski banyak diantara mereka yang telah bertugas di atas 10 tahun, tapi upah yang mereka terima sangat memprihatikan, hanya sekitar 350-450 ribu rupiah perbulan.
Posisi sebagai pengurus Asosiasi ini menjadi sebuah dilema, mesti tidak terlontar tuntutan dari anggota, namun pertanggung jawaban moral menuntut untuk tidak pasrah atau tinggal diam.
Seandainya manajemen Dinas Pendidikan kota Padangsidimpuan mau berbuat, barang kali kesejahteraan guru honorer ini bisa sedikit terbantu. Alasannya sederhana, dari 322 orang guru honorer ini terdapat 143 orang guru yang gajinya dari dinas pendidikan. Mereka menerima honor 850 ribu rupiah perbulan, dengan masa tugas antara 3-5 tahun sementara yang lainnya sudah bertugas antara 5 - 12 tahun dengan honor 350-450 ribu rupiah perbulan.  Hal ini jelas disparitas atau terjadi kepincangan, padahal sejak keluarnya nota tugas itu mereka secara hukum sejajar. Jadi tidak elok kalau kita bahas asal muasal mereka jadi guru honorer, nggak usah lagi di sebut 'mengajar sebagai guru komite atau mengajar dengan SK Kadis', kalau di bahas akan panjang ceritanya. Saya pernah sampaikan kepada anggota DPRD kota Padangsidimpuan konsep "Meningkatkan atau Meratakan upah guru honorer tanpa menambahi beban APBD kota ini.

Melihat data di Dinas Pendidikan kota Padangsidimpuan ada 143 orang  guru honorer yang tersebar di beberapa sekolah yang menerima honor 850 ribu rupiah per bulan. Bila berandai-andai istilah sidimpuan mar sugari-sugari ada inisiatif menambah penghasilan guru honorer, maka tidak terlalu rumit. Cara berhitungnya juga sederhana. 143x850.000x12:322, maka akan ada angka 400 ribuan. Coba kita bagi secara merata, kemudian di tambah dengan angka 350 ribuan, maka Visi walikota yakni meningkatkan kesejahteraan guru setidaknya akan terwujud. Ini konsep tanpa menambahi beban APBD kota ini. Orang yang teliti akan mempertanyakan bahwa beban sekolah akan bertambah 143 orang. Jawabnya sederhana, kalau sebaran guru honorer merata atau standar D/A/K/L (Data, Ada, Kurang,Lebih) di terapkan atau penyesuaian jumlah guru dengan Rombel, maka hal ini bisa terwujud. Sekarang masalah sebaran guru PNS dan Honorer di kota ini gimana ?, Akurasi D/A/K/L nya bagaimana ?, Wallahu A'lam.

Konsep ini di tawarkan sebagai salah satu langkah atau cara yang bisa dilakukan pemko Padangsidimpuan dalam mengejawantahkan salah satu program pokok yang di usung. Kalau anggaran kota ini mampu, apa salahnya di beri intensif misal 300 ribu rupiah perbulan bagi guru yang gajinya BUKAN dari dinas pendidikan. Bila memang terpenuhi, mesti teliti juga karena sering sering ada penumpang yang naik di tengah jalan bahkan penumpang gelap.
Sisi lain bila guru honorer ini mau MENGGUGAT   pemko Padangsidimpuan, bisa saja dari jalur kepatuhan terhadap Permendikbud tentang juknis BOS. Namun tulisan ini justru MENGGUGAH agar Pemko Padangsidimpuan melihat dan mendengar kondisi riil para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa tersebut. Dalam keseharian di sekolah selama proses mengajar dan belajar, faktanya Guru Honor lebih aktif mengajar daripada guru PNS.
Obrolan dengan Najib Rangkuti di sudahi karena waktu sholat Maghrib sudah dekat. Najib berkata " bagai mana perkembangan rencana kita, jangan lupa saling mengabari ya" ucapnya sembari menyalimi aku.

Saya ceritakan mengapa saya terlibat di organisasi guru honorer ini, padahal saya bukan seorang guru, saya hanya wartawan di kota ini. Dua tahun lalu, saya mendengar langsung seorang suami berkata kepada istrinya yang berprofesi sebagai guru honorer di salah satu Sekolah Dasar di Padangsidimpuan. Kalimat si suami " mattak maho na mangajar i, gaji mu pe soadong, danak tarlantar" artinya kira kira begini " berhentilah kau jadi guru, gajimu pun tak ada, anak terlantar". Jadi saya rasa, siapapun yang punya hati nurani, pasti akan tersentuh. Kemudian kami sering komunikasi dan saya bertindak jadi fasilitator akan keperluan mereka dan pada akhirnya berdirilah Asosiasi Guru Honor Kota Padangsidimpuan.

Sebagai penutup, tulisan ini semoga bisa bahan pertimbangan bagi pengambilan kebijakan terutama bagi mereka yang memiliki kewenangan yang melekat pada dirinya untuk membuat kebijakan yang sejalan dengan salah satu program pokok yang di usung Pemerintah Kota Padangsidimpuan saat ini. Ini bentuk menggugah hati karena sangat tidak baik bagi kita semua bila mereka yang tugasnya mencerdaskan anak bangsa sampai MENGGUGAT, karena selama ini keberadaan mereka seakan akan terabaikan.
Tulisan ini di buat dalam rangka HUT Pemko Padangsidimpuan ke 17 Tahun 2019. Kiranya semangat menuju  Padangsidimpuan Bersinar dapat muncul dari tiap sudut dan tiap lini...Amin.
Penulis. Nasruddin Nasution (Anas)

29 September 2019

PTA Gudep 02-15 dan 02-16 SMKN 3 Padangsidimpuan di ikuti 400 peserta.

P.Sidimpuan STT______
Gugus Depan (Gudep)  02-15 dan 02-16 Pangkalan SMKN 3 Padangsidimpuan melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan yakni kegiatan PTA (Penerimaan Tamu Ambalan), Pelantikan Pramuka Bantara  sekaligus  Persami (Perkemahan Sabtu Minggu). Kegiatan PTA tersebut diikuiti siswa kelas X sebanyak 400 orang, Pelantikan Pramuka Bantara sebanyak  20 orang.  Kegiatan ini berlangsung pada, Sabtu (28/9/2019) di Lapangan upacara SMKN 3 Jalan BM Muda Kota Padangsidimpuan.
Upacara Pembukaan kegiatan ini, bertindak sebagai Pembina Upacara Kepala TU Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan, Kakak Fahri Siregar.

Dalam amanat pembina upacara, Kak Fahri Siregar antara lain mengatakan, Kegiatan Kepramukaan penerimaan Tamu Ambalan  (PTA)  merupakan kegiatan yang wajib bagi  siswa/I baru untuk melakukan pindah golongan, dari golongan penggalang yaitu  SMP ke golongan penegak yaitu SMA sederajat. Selain itu bahwa kegiatan kepramukaan sudah menjadi ekstra kulikuler wajib di setiap sekolah.

 Pada bahagian lain Kak Fahri Siregar meminta agar seluruh adek adek Pramuka Menanamkan dan melaksanakan nilai-nilai yang terkandung pada Dasa Dharma dan Tri Satya dalam kegiatan sehari-hari. " Jadi adek adek, Tri Satya dan Dasa Dharma itu bukan hanya sekedar di ucapkan, tetapi harus di amalkan atau di laksanakan", tegasnya.

Usai upacara, Kamabigus (Kepsek SMKN 3) Bandahara. S.Pd di dampingi Pembina Gudep, Muhammad Chandra, Basyiral Habibi dan Sari Madonna Lubis mengatakan bahwa rangkaian kegiatan ini berlangsung hingga hari Minggu yang di isi dengan berbagai kegiatan kepramukaan, kegiatan kerohanian dan keterampilan lainnya. Pada acara api unggun akan di isi dengan lomba seni antar kelas atau antar jurusan. Hari Minggu di isi dengan Pelantikan Bantara, kegiatan lomba tata boga, tata rias dan haiking.

"Kegiatan lomba nanti akan di pandu oleh guru guru sesuai jurusannya, kemudian kegiatan haiking hanya untuk Pramuka Bantara kelas XI dan Kelas XII saja, pada sore harinya akan dilaksanakan upacara penutupan" paparnya.


Pantauan di lapangan terlihat aktivitas yang cukup meriah, karena masing masing kelas atau jurusan ingin tampil lebih baik.(Anas)

19 September 2019

SMA Negeri 2 Kota Padangsidimpuan Juara PBB Piala Kodim 0212/TS Tahun 2019

P.Sidimpuan STT___________(19/09/19).
SMA Negeri 2 Kota Padangsidimpuan raih Jura I (pertama) perlombaan Peraturan Baris – Berbaris (PBB) dan  Peraturan Penghormatan Militer (PPM) tingkat SLTA sederajat se Kota padangsidimpuan.Di posisi ke II (kedua) SMA Negeri 1 dan posisi ke III (tiga) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2.  Lomba ini di gelar Kodim 0212/TS Jelang HUT TNI yang ke 74 tahun 2019 yang dilaksanakan di Lapangan Tenis Kodim 0212/TS Kota Padangsidimpuan,Kamis (19/09/19).

Koordinator pelaksanaan lomba PBB dan Peraturan Penghormatan Militer (PPM) Pasiter Lettu Inf Syaiful Abdi, menyampaikan bahwa Kodim 0212/ TS melaksanakan kegiatan perlombaan PBB setingkat SMA yang berada se Kota Padangsidimpuan di ikuti 20 sekolah.

Syaiful mengatakan selain dalam rangka penyambutan Hut TNI ke- 74, lomba ini sekaligus untuk menambah ilmu pengetahuan anak anak kita khususnya pelajar tentang aturan baris berbaris, menjunjung solidaritas dan sportifitas serta menjalin silaturrahmi antar pelajar dari berbagai sekolah. Selain itu bagi anak anak yang berkeinginan menjadi prajurit TNI, ajang lomba ini sudah bisa menjadi pengetahuan dasar bagi mereka dalam hal aturan baris berbaris. Di ajang ini setiap anak mesti memiliki mental dan disiplin serta mampu bekerja sama, paparnya.

Komandan Kodim 0212/TS Letkol Inf Akbar Nofrizal Yusanto, mengatakan dalam memelihara dan meningkatkan keeratan hubungan TNI – AD dengan lingkungan pendidikan dan sebagai salah satu sarana untuk membentuk karakter genarasi muda yang disiplin, loyal, bertanggung jawab serta cinta tanah air, kegiatan ini sejalan dengan hal dimaksud. Maka dalam rangka menyambut HUT TNI ke 74 tahun 2019, Kodim 0212/TS menggelar perlombaan PBB dan PPM.

“Tujuan ini sangat penting dalam membentuk karekter generasi muda yang disiplin dan berkarakter, PBB itu juga merupakan bagian dalam bentuk cinta tanah air, didalam PBB tersebut mesti terjalin kekompakkan,” katanya.

Sementara itu Nasruddin Nasution andalan bidang Humas Kwarcab Pramuka Kota Padangsidimpuan yang menyaksikan kegiatan ini mengatakan bahwa lomba yang dilaksanakan sangat positif dan ia berharap lomba ini bisa jadi agenda rutin Kodim 0212/TS. "Saya berharap lomba ini bisa di gelar setiap tahun atau semacam agenda yang berkelanjutan. Kegiatan baris berbaris ini mengajarkan, kekompakan, konsentrasi dan disiplin serta tanggung jawab kelompok", ujarnya. 
Kedepan menurut pria yang akrab di sapa Anas ini, perlombaan PBB ini bisa di kreasikan atau dikolaborasi dengan gerakan atau langkah - langkah kreasi, begitu juga  yel yel sehingga lebih menarik dan pariatif dengan tidak meninggalkan standar baku aturan Baris berbaris, paparnya.(Anas)



29 Agustus 2019

Jambore Lingkungan Hidup 2019 Kota P.Sidimpuan di isi Lomba antar Pelajar

P.Sidimpuan STT ______

Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyelenggarakan kegiatan jambore lingkungan hidup tingkat Kota Padangsidimpuan tahun 2019 di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Jl. Sutan Soripada Mulia, Rabu (28/8).

Kadis Lingkungan hidup Syahraini Lubis melaporkan kegiatan jambore lingkungan hidup ini mengangkat tema Biru Langit Hijau Bumiku, yang berlangsung selama dua hari. Tujuan kegiatan tersebut selain memperingati hari lingkungan hidup, juga menanamkan kepada generasi muda kecintaan serta kesadaran terhadap kelestarian lingkungan.
Syahraini Lubis menambahkan, dalam menyemarakkan Jambore ini dilaksanakan beberapa perlombaan untuk pelajar seperti  Lomba pengetahuan lingkungan hidup tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Tingkat SMP, Lomba melukis tingkat SD, Lomba baca cipta puisi tingkat SMP, Lomba Pidato tingkat SMA, Lomba Lagu Lingkungan Hidup Tingkat SMA.
Peserta lomba sebanyak 188 peserta dari seluruh tingkat sekolah, dimana para pemenang nantinya akan ikut berlomba di tingkat Provinsi Sumatera Utara pada Bulan September 2019 di Berastagi Kabupaten Karo, paparnya.

Wakil WaliKota Padangsidmpuan Ir. Arwin Siregar, MM yang membuka acara Jambore Lingkungan Hidup ini dalam sambutannya mengatakan, "Jambore lingkungan hidup itu merupakan komitmen bersama semua pihak, dalam merawat alam lingkungan. Semuanya harus ambil peran untuk senantiasa menjaga dan memelihara lingkungan, ini adalah tugas kita bersama, katanya.

“Biru Langitku, Hijau Bumiku menggambarkan upaya kita untuk mengendalikan polusi udara sangat berkaitan dengan upaya menata bumi untuk menjadi lebih hijau dengan memperbanyak taman ”, sebut Arwin.

 Ia mengimbau para generasi muda untuk lebih mencintai lingkungan, dengan melakukan upaya-upaya konkrit merawat alam sekitar. Perduli dengan lingkungan menjadi salah satu wujud dalam merawat bumi atau menjaga masa depan kita, untuk itu kedepan dalam upaya merawat bumi dan alam ini perlu kerjasama pemerintah, masyarakat serta generasi muda, paparnya. (Anas)

Ket Poto : Wakil WaliKota Padangsidmpuan Ir. Arwin Siregar, MM usai membuka acara Jambore Lingkungan Hidup, meninjau beberapa perlombaan di dampingi Pjs, Sekda. H.Letnan Dalimunte beserta Kadis Lingkungan hidup Syahraini Lubis.



Kwarcab kota Padangsidimpuan menerima 8 penghargaan

Gubsu Ingatkan, Pramuka jangan di obok obok untuk kepentingan sesaat atau kepentingan golongan


P.Sidimpuan STT_________(27 Agst 2019)
Sekitar 5.000 orang warga Pramuka dari berbagai daerah di Sumatera Utara mengikuti Apel besar Pramuka Kwarcab se Kwarda Sumatera Utara sekaligus peringatan HUT Pramuka ke 58 tahun 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan Astaka Komplek Sumut Sport Sentra jalan Willem Iskandar Kota Medan pada Selasa (27/9/2019) sore. Bertindak sebagai Pembina upacara, Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gubernur Sumatera Utara Ery Rahmayadi. Tema yang di usung, Siap sedia membangun keutuhan NKRI. Turut hadir forkopimda dan beberapa kepala daerah, pengurus Kwarda, kwarca,Kepala OPD dan pengurus SAKA. 

Dalam sambutannya, Edy Rahmayadi mengatakan antara lain bahwa Pramuka masih sangat konsisten membina generasi muda. Untuk itu kepengurusan Pramuka harus di perkuat, Pramuka wadah membentuk generasi yang kukuh membela NKRI. " Pramuka adalah milik kita semua, Pramuka di jalankan secara mandiri. Pramuka jangan di obok obok untuk kepentingan sesaat atau kepentingan golongan" tegas Gubsu. 

Usai acara pokok Apel besar, dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada beberapa orang yang ikut memajukan Pramuka di Sumatera Utara dengan berbagai tingkatan penghargaan. Diantara yang menerima penghargaan berupa Lencana Melati adalah Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan, Syahrul M Pasaribu, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas, Arpan Nasution, Wakil Ketua/Ketua Harian Kwarcab kota Padangsidimpuan, Drs.Ibnu Hajar,M.Pd. 

Andalan bidang Humas Kwarcab kota Padangsidimpuan, Nasruddin Nasution kepada awak media ini melalui pesan Whatsapp mengatakan bahwa tahun ini Kwarcab kota Padangsidimpuan menerima 8 penghargaan yakni 1 lencana Melati, 1 lencana Dharma Bakti dan 6 Panca Bakti. "penerima penghargaan ini secara jumlah sudah di sampaikan panitia, namun nama nama si penerima tadi tidak semua di bacakan, hanya perwakilan dari kita yang maju tadi adalah kak Ibnu Hajar penerima lencana melati," ujarnya.

Pada bahagian akhirnya acara ini, ratusan anggota Pramuka gelar unjuk terampil tentang ketangkasan dan gelar seni seperti tari massal dari kwarcab Dairi, keterampilan dari saka Bahari, Saka Bhayangkara juga unjuk terampil polisi cilik dari Polresta Medan. (ANAS)

Ket Poto : Gubsu Edy Rahmayadi salam komando dengan Ketua Harian Kwarcab kota Padangsidimpuan, Drs.Ibnu Hajar,M.Pd. usai penyematan penghargaan Lencana Melati.



Semarak HUT RI ke 74 Libatkan PAUD hingga Ormas se Angkola Selatan

Tapsel STT________ (17 Ags 2019)
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun 2019 tingkat Kecamatan Angkola Selatan bertempat di Lapangan kantor Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan. Sabtu, (17/8) berlangsung meriah dan khidmat. Upacara ini dipimpin langsung oleh Camat Angkola Selatan Dodi Kurniawan,S.AP.MM sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara Sertu M.Yusuf  personil Koramil 19 Siais Tapsel.

 Acara pengibaran bendera merah putih dilaksanakan oleh anggota Paskibra dari SMA Negeri 1 Angkola Selatan. Peringatan detik-detik Proklamasi ini di hadiri unsur Muspika Kecamatan Angkola Selatan seperti Danramil Angkola Selatan, Kapolspol Subsektor Angkola Selatan, MUI, juga Kepala Desa se-Kecamatan Angkola Selatan (APDESI), TP PKK Angkola Selatan, pengurus PK KNPI Kecamatan Angkola Selatan, Ormas dan OKP se-Kecamatan Angkola Selatan, Barisan Osis, Pramuka, anak PAUD serta barisan Bidan Desa Kecamatan Angkola Selatan. Terlihat ratusan warga dari berbagai etnis diluar peserta upacara turut hadir di sekitar lapangan yang begitu antusias mengikuti upacara.

Usai upacara dilanjutkan dengan pawai dan karnaval dengan beragam atribut oleh Anak PAUD, pelajar SD,SMP, SMA, barisan Drumband dan peserta lainnya. Panggung Penghormatan pawai dan karnaval ini bertempat di Desa Napa, di mana para peserta langsung di terima oleh Camat dan Muspika setempat. Usai kegiatan pawai, peserta kembali ke lapangan upacara untuk mengikuti berbagai kegiatan hiburan dan live musik.

Pada acara penurunan bendera bertindak sebagai inspektur upacara Danramil 19/Siais Kapten.Inf. Mariyanto. Usai acara pokok dilanjutkan dengan penyerahan hadiah atas beberapa perlombaan yang telah berlangsung. Koordinator Lomba M. Husin, S.Pd Kepala Sekolah SD 100212 Aek Natas mengatakan bahwa rangkaian acara perlombaan dalam memeriahkan peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun 2019 telah di gelar sejak dua minggu sebelum hari H. Selain Lomba yang sifatnya prestasi juga dilaksanakan lomba yang sifatnya hiburan yang melibatkan pelajar dan masyarakat umum. Diantara perlombaan Baca Ayat Pendek, Catur, Bulu Tangkis, Atletik Lari sprint 100 M, Kasti, Lomba Karung, Tarik Tambang dan sejumlah perlombaan lainnya.


“ Perlombaan tahun ini lebih banyak bidangnya dan semuanya kita berikan hadiah meski dalam bentuk hadiah hiburan” ucapHusin. Pada bahagian lain ia juga mengucapkan terima atas peran aktif Kepala Sekolah dan Guru guru serta OKP dalam menyukseskan kegiatan di Kecamatan Angkola Selatan. (ANAS)

15 Agustus 2019

Walikota Kukuhkan 60 orang Paskibra Padangsidimpuan

P.Sidimpuan STT___________
Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) pengukuhan anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kota Padangsidimpuan Tahun 2019 di Aula Kantor Walikota, Kamis sore(15/8/2019).

Dalam sambutannya Walikota Irsan Efendi mengucapkan selamat atas terpilihnya adik-adik untuk menjadi anggota Paskibra kota Padangsidimpuan. "Adik-adik harus bangga karena untuk menjadi anggota Paskibra tidak mudah karena anggota Paskibra adalah putra-putri terbaik yang memiliki keistimewahan karena Paskibra merupakan unsur terpenting dalam suksesnya penyelenggaraan Upacara HUT Kemerdekaan Indonesia", katanya.

Pengukuhan Paskibra yang akan bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2019 tersebut, di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pengucapan ikrar Pemuda Indonesia di hadapan bendera merah putih atau janji Paskibra yang dipandu oleh Irup, penandatanganan naskah janji Paskibra, penandatangan naskah pengukuhan, penyematan tanda Paskibra dan diakhiri dengan penyiuman bendera oleh seluruh 60 anggota Paskibra.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pada hari ini saya mengukuhkan adik-adik sebagai pasukan pengibar bendera pusaka yang akan bertugas di Stadion HM.Nurdin Padangsidimpuan pada 17 Agustus 2019, 

"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas yang mulia ini," ujar Irsan.

Ke 60 anggota Paskibra ini adalah hasil seleksi dari utusan sekolah lanjutan atas negeri, swasta serta sekolah dibawah naungan Kemenag yang ada di Kota Padangsidimpua. Mereka dilatih dan di gembleng 5 orang pelatih selama satu bulan oleh personil Kodim 0212/TS . Anggota Paskibra ini juga akan bertugas pada upacara penurunan Bendera Merah Putih (aubade). (Anas)

Pimpinan Sementara DPRD Kota P.Sidimpuan Siwan Siswanto dari Golkar

P.Sidimpuan STT____________
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan dengan agenda pelatikan 30 orang anggota DPRD Padangsidimpuan Hasil Pemilu tahun 2019,  berlangsung di Gedung DPRD Jalan Sudirman P.Sidimpuan, Rabu (14/8-2019). Ketua Pengadilan Negeri Padangsidimpuan Julius Panjaitan mengambil Sumpah anggota DPRD periode 2019-2024. Dasar pelantikan sesuai Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/467/KPTS/2019 tertanggal 12 Agustus 2019.
Usai melantik dan mengambil sumpah janji ke 30 anggota DPRDtersebut, Ketua PN Padangsidimpuan Julius Panjaitan menyerahkan PIN secara simbolis kepada anggota DPRD yang baru dilantik.

Proses selanjutnya pengumuman Pimpinan Sementara DPRD Padangsidimpuan periode 2019-2024 yakni Siwan Siswanto dari Partai Golkar. Prosesi ini ditandai dengan penyerahan Palu Pimpinan Ketua DPRD dari Hj Taty Ariyani Tambunan (PDIP) kepada Siwan Siswanto selaku Pimpinan Sementara.

Siwan Siswanto dalam sambutannya mengatakan akan mempersiapkan agenda kerja hingga terbentuknya Perangkat atau alat kelengkapan dewan seperti Pimpinan DPRD Defenitif dan Fraksi-fraksi, Komisi-komisi serta Tata Tertib (Tatib) Dewan, ujarnya.
Sementara itu Gubsu Edy Rahmayadi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Walikota Irsan Efendi Nasution SH mengharapkan para wakil rakyat yang baru dilantik agar benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat, menjunjung tinggi supremasi hukum serta punya empati dengan kondisi kehidupan masyarakat yang diwakili.  "Kepala Daerah dan Legislatif juga harus saling bersinergi untuk kepentingan masyarakat dalam memajukan pembangunan, dan tidak membawahi satu dengan lainnya," terang Gubsu.


 Kepada seluruh anggota dewan yang baru dilantik, Gubsu juga berharap untuk terus  membangun silaturrahmi kepada masyarakat dalam menetralisir polarisasi pasca Pilpres dan Pileg yang baru usai. "Berbeda pilihan itu biasa dalam politik, apalagi Pemilihan Presiden juga sudah usai. Mari kita bersatu padu untuk bangsa dan negara agar lebih baik kedepan," ujarnya.
Terakhir, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dedikasi anggota DPRD periode 2014-2019 yang telah bersinergi dalam membangun Kota Padangsidimpuan dan mengucapkan selamat datang kepada anggota DPRD Kota Padangsidimpuan periode 2019-2024, ujarnya mengakhiri.

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota DPRD Padangsidimpuan tersebut turut dihadiri Forkopimda Plus, jajaran eksekutif di Pemko Padangsidimpuan,Ketua MUI, pimpinan Parpol, unsur pimpinan OKP/Ormas, Komisioner KPU,Komisioner Bawaslu Padangsidimpuan dan sejumlah tamu undangan lainnya.

 Adapun nama-nama anggota DPRD Padangsidimpuan terpilih hasil Pileg 2019 yaitu :
Dari Dapil I : 1.Mochamad Halid Rahman (Gerindra), 2.Khoiruddin Siagian (Gerindra), 3.Indra Gunawan Simbolon (PDIP), 4.Abdul Haris Nasution (Golkar) 5.Ahmad Maulana Harahap (Golkar) 6.Arjuna Sari Nasution (Golkar) 7.Muktar Shabri (PKS) 8.Imran Sah Ritonga (PPP)9.Erpi J Samudra Dalimunthe (PAN) 10.Feriansyah Hasibuan (Hanura) 11.Apriyadi Harahap (Demokrat). Dari Dapil II : 1.Noni Paisah (Gerindra)  2.Ali Hotma Tua Hasibuan (PDIP) 3.Madnur Siregar (Golkar) 4.Muhammad Iqbal (PKS) 5.Elliyati (PPP) 6.Adianto (PAN)  7.Iswandy Arisandy (PAN) 8.Sopian Harahap (Hanura) 9.Irpan (Demokrat)  10.Parsaulian Lubis (PBB).  Dari Dapil III :  1.Ahmad Yusuf Nasution (PKB) 2.Rusydi Nasution (Gerindra) 3.Taty Ariyani Tambunan (PDIP) 4.Siti Mariam (Golkar) 5.Siwan Siswanto (Golkar) 6.Erwin Nasution (PAN) 7.Marataman Siregar (Hanura) 8.Abdul Rahman Harahap (Demokrat) 9.Imam Gozali Harahap (PKPI). (Anas)


35 anggota DPRD Tapanuli Selatan dilantik Ketua Pengadilan Negeri Padangsidimpuan

Tapsel STT____________
Sesuai hasil Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tapanuli Selatan Nomor : 101/PL.01.9-BA/1203/KPU-Kab/VII/2019 Tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Pemilu 2019 dan surat keputusan Gubernur Sumatera Utara No. 188.44/466/KPTS/2019 tanggal 12 Agustus 2019.  Sebanyak 35 anggota DPRD Kabupaten Tapsel periode 2019-2024 dilantik Ketua Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan, Julius Panjaitan pada rapat paripurna istimewa DPRD, di Gedung DPRD Tapsel, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Selasa (13/8/2019).

Setelah acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji DPRD Tapsel, Ketua Pengadilan Negeri Padangsidimpuan, Julius Panjaitan menyerahkan Pin secara simbolis kepada anggota DPRD terpilih.
Dalam pelantikan tersebut, juga diumumkan Pimpinan Sementara DPRD Kabupaten Tapsel periode 2019-2024, yakni Husin Sogot Simatupang dari Partai Gerindra. Di rangkaian acara tersebut dilakukan penyerahan palu pimpinan DPRD sementara dari H Rahmat Nasution (Partai Golkar) kepada Husin Sogot Simatupang.
Pimpinan DPRD Tapsel sementara Husin Sogot Simatupang pada sambutannya mengatakan akan segera  mempersiapkan agenda kerja guna terbentuknya alat kelengkapan dewan defenitif seperti fraksi, komisi-komisi dan tata tertib dewan.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Tapsel, H Syahrul M Pasaribu mengharapkan para wakil rakyat yang baru dilantik agar benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta punya empati dengan kondisi kehidupan masyarakat yang diwakili.
"Kepala daerah dan legislatif juga harus saling bersinergi untuk kepentingan masyarakat dalam memajukan pembangunan”kata Gubernur.
Kepada seluruh anggota dewan yang baru dilantik Gubernur juga berharap untuk kiranya dapat membangun silaturrahmi kepada masyarakat untuk menetralisir polarisasi pasca pilpres.
"Berbeda pilihan itu biasa dalam politik. Bahkan pemilihan presiden juga sudah usai. Mari kita bersatu padu untuk bangsa dan negara agar lebih baik kedepan," katanya.

Selanjutnya Bupati Tapsel H Syahrul M. Pasaribu mengucapkan apresiasi dan terimakasih atas dedikasi anggota DPRD periode 2014-2019 yang telah bersinergi dalam membangun Tapanuli Selatan dan saya juga mengucapkan selamat datang kepada anggota DPRD periode 2019-2024. 

Adapun nama-nama anggota DPRD Tapsel yang dlantik:
Dapil I : 1. Muhammad Yunus (Gerindra).  2. Armen Sanusi Harahap (Gerindra).  3. Derliana Siregar (Golkar).  4. Mukmin Saleh Siregar (Nasdem).  5. Sylvan Rahmad Amin Siregar (PAN). 6. Muhammad Faisal Siregar (Hanura). 
Dapil II : 1. Ipong Dalimunthe (PKB).  2. Husin Sogot Simatupang (Gerindra).  3. Muhammad Rawi Ritonga (Golkar). 4. Sawal Pane (PAN). Dapil III : 1. Abdul Basith Dalimunthe (Gerindra).  2. Eddy Arryanto Hasibuan (Gerindra).  3. Edison Rambe (Golkar). 4. Ali Adanan Nasution (Golkar).  5. James Watt Siregar (Nasdem).  6. Maysaroh (PPP).  7. Buyung Muhammad Holil (PAN).  8. Bontor Panjaitan (Hanura).  9. M Husin Dalimunthe (Demokrat).   Dapil IV : 1. Doly P Parlindungan Pasaribu (Gerindra). 2. Harmeni Batubara (Gerindra). 3. Andi Jaka Sipahutar (PDI-P). 4. Rahmat Nasution (Golkar). 5. Nurhayati Pane (Golkar). 6. Ledy Namarina (Nasdem). 7. Baginda Pulungan (PPP).8. Borkat Hrp (PAN).  9. Haris Yani Tambunan (Hanura).  Dapil V : 1. Rocki Anugrah P Gultom (Gerindra)  2. Zulkarnaen Dalimunthe (Golkar). 3. Andes Mar Siregar (Golkar). 4. Eddi Sullam Siregar (Nasdem).  5. Ok Hazmi Usman Siregar (PPP). 6. Mahmud Lubis (PAN). 7. Robinton Simanjuntak (Hanura). (Anas)


28 Juni 2019

Sidimpuan Selatan Juara Gala Pelajar Se Kota Padangsidimpuan Tahun 2019

P.Sidimpuan STT_________
Kesebelasan dari Kecamatan Padangsidimpuan Selatan menjuarai pertandingan Sepak Bola antar pelajar tingkat SMP atau Gala Pelajar Tahun 2019  se Kota Padangsidimpuan usai mengalahkan kesebelasan kecamatan Padangsidimpuan Utara di final dengan skor 2:0. Pertandingan final yang berlangsung di lapangan sepakbola Padang Matinggi atau lapangan SMA3 pada Jumat Sore (28/6/2019) berlangsung meriah apa lagi teriakan dukungan dari suporter membuat penampilan pemain makin bersemangat. 
Kesebelasan Sidimpuan Selatan unggul lewat gol yang di ciptakan Arif pemain nomor punggung  17 dan Ganti Muda nomor punggung 11 di babak kedua. Pada pertandingan sebelumnya dalam  mencari posisi ke tiga dan ke empat, kesebelasan Padangsidimpuan Tenggara  berhasil mengalahkan kesebelasan Padangsidimpuan Batu nadua dengan skor 3:1.

Sehari sebelumnya pada babak semifinal Kamis (27/6/2019) kesebelasan Padangsidimpuan Selatan berhasil mengalahkan kesebelasan Padangsidimpuan Batunadua dengan skor 4-0 dan Padangsidimpuan Utara mengalahkan Padangsidimpuan Tenggara  1:0.

Ketua panitia Gala pelajar kota Padangsidimpuan, Jamali, S.Pd yang juga Kepala SMP Negeri 5 Padangsidimpuan kepada awak media mengatakan bahwa kompetisi ini di ikuti 17 kesebelasan atau sekolah. Gala Pelajar ini di awali dengan pertandingan antar sekolah di satu kecamatan, kemudian juara di kecamatan menjadi utusan kecamatan yang bertanding atas nama kecamatan. Sekolah yang juara kecamatan di perbolehkan merekrut pemain dari sekolah lain yang masih dalam satu kecamatan, yang pada akhirnya pertan dingan ini menjadi antar
kecamatan.

Lebih jauh Jamali menjelaskan bahwa selama pertandingan berlangsung, ada tim pemandu bakat yang menyeleksi para pemain untuk membentuk tim yang nantinya mewakili Kota Padangsidimpuan ke Kompetisi Gala Pelajar Tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu kepala SMP Negeri 10 Padangsidimpuan, Ali Hamsah Lubis,S.Pd mengatakan bahwa liga pelajar ini sangat baik dalam mengembangkan olahraga sepak bola karena dari kompetisi ini terlihat anak anak yang memiliki potensi,  yang bila di kelola atau di bina dengan baik akan melahirkan atlet yang handal. Ia berharap bahwa kompetisi ini bisa di gulirkan secara berkesinambungan. Selain itu kepada pemangku kebijakan di bidang olahraga raga khususnya sepakbola agar membuat kompetisi secara reguler terutama bagi anak usia dini.

 Acara ini di tutup oleh Kadis pendidikan kota Padangsidimpuan yang di wakili Kabid Dikdas Erwinsyah Nasution. Turut hadir Kepala Sekolah SMP 7, SMP Labuhan Rasoki, SMP Nurul Ilmi, SMP 10 serta sejumlah guru olahraga dari berbagai sekolah SMP di Kota Padangsidimpuan dan Staf Dinas Pendidikan. Sebagai Top Skorer Arista Anggian Pelajar SMP Nurul Ilmi yang mencetak 6 gol. (Anas)

Ket Poto 1 : Finalis Gala Pelajar SMP Sekota Padangsidimpuan poto bersama dengan perangkat wasit sebelum pertandingan di mulai, Jumat (28/6/2019)

Ket Poto 2 : Tim Sepakbola Padangsidimpuan Selatan Juara I Gala Pelajar SMP Se Kota Padangsidimpuan Poto bersama dengan Ketua Panitia Jamali S.Pd. (berdiri di tengah) pada Jumat (28/6/2019)


21 Juni 2019

Walikota P.Sidimpuan Janjikan Bonus Bagi Atlet Berprestasi di Ajang Porprovsu

P.Sidimpuan STT__________
Kegiatan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) tahun 2019 yang dilaksanakan di kota Medan pada tanggal 22 - 29 Juni 2019 mendatang merupakan suatu momentum untuk menorehkan prestasi dibidang olaharaga, sekaligus menjadi sarana pembinaan dan pencarian bibit - bibit atlet yang potensial dan dapat mengembangkan keahlian dan kemampuannya untuk itu, saya mengucapkan selamat berjuang kepada para peserta agar meraih prestasi terbaik dengan harapan warga kota Padangsidimpuan bisa ikut merasakan kebanggan atas prestasi yang diraih.

Demikian disebutkan walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH disela sela acara pelepasan kontingen Kota Padangsidimpuan ke Porprovsu 2019  kota Medan, Kamis(20/6/2019) di Aula Sekretariat Pemko Padangsidimpuan.

Walikota juga percaya, bahwa atlet yang bertanding di masing masing cabang pertandingan, akan gigih berjuang untuk meraih prestasi terbaik di event tersebut, sehingga nantinya pantas berbangga dan pantas meraih kehormatan karena berhasil membuat prestasi yang hebat.
Di kesempatan tersebut Irsan Efendi Nasution janjikan bonus kepada para atlit Kota Padangsidimpuan yang berprestasi di kejuaraan Porprovsu. "Insya Allah, siapa yang berprestasi dan mengharumkan nama kota ini, akan kita berikan  bonus."ujar Irsan dihadapan atlit, pelatih dan ofisial.


"Saya berharap, seluruh atlet terus semangat, komitmen, tingkatkan prestasi. Bila ada yang kurang mari kita kesampingkan. Mudah-mudahan apa yang ditargetkan pada event ini dapat kita wujudkan, karena itu merupakan harapan kita semua masyarakat Kota Padangsidimpuan."katanya.

Sebelumnya Ketua Umum KONI Kota  Sidimpuan, Syaiful Jamil Hasibuan dalam laporannya menyebut, 54 orang atlet Kota Padangsidimpuan ikut pada event olahraga empat tahunan terbesebut. Atlet tersebut mengikuti sembilan cabang olahraga yakni, karate, tinju, bulu tangkis, bilyard, atletik, pencak silat, catur, gulat, angkat besi.

"Dengan kekuatan sebanyak 54 atlit ditambah 14 pelatih serta ofisial yang totalnya 68 orang, kontingen atlet Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) Kota Padangsidimpuan siap untuk ukir prestasi"katanya. Ia juga minta doa dan dukungan warga Kota Padangsidimpuan, agar atlet sebagai duta kota ini dapat berprestasi.(Anas)

Keterangan Gambar : Walikota P.Sidimpuan Irsan Efendi Nasution SH Beserta Kepala OPD dan Ketua Koni Saat Melepas Kontingen Atlet Kota P.Sidimpuan ke Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu), di Halaman Kantor Walikota Padangsidimpuan Kamis (20/6/2019)


Siswa Kota Padangsidimpuan Raih Nilai Tertinggi PPDB SMA Jalur Ujian Tingkat Sumut.

P.Sidimpuan STT___________
Pelajar Kota Padangsidimpuan kembali mengukir prestasi di tingkat Provinsi sumatera Utara. Kali ini Josephine Kristanti siswa tamatan SMP Swasta Sari Putra Kota Padangsidimpuan menjadi  peringkat pertama dari 1.514 siswa peserta ujian online Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019  lulus. Pengumuman kelulusan itu langsung diumumkan Kepala Dinas Pendidikan Provsu Asyad Lubis, Selasa (18/6).

Seperti diketahui bahwa bahwa PPDB tahun ini memakai jalur ujian, selain jalur zonasi. Dalam hal PPDB jalur ujian ini sesuai informasi dari website Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara peserta yang ikut ujian 3.784 orang dari 59 Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Sumut. Dimana peserta uang ikut ujian PPDB ini harus memiliki nilai minimal 70. Josephine Kristanti mengikuti ujian dan sekolah yang di tuju adalah SMA Negeri 1 Padangsidimpuan.

Keterangan yang di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provsu Asyad Lubis, dari 1.514 yang lulus 3 orang siswa memiliki nilai yang tinggi 1. Josephine Kristanti lulus di SMA 1 Padang Sidempuan dengan nilai 78, Geraldo Benedictus Sinulingga di SMA 15 dengan nilai 74 dan Juwita Sharifuddin di SMA 15 nilai 74.
Kadis Pendidikan Provsu menyebutkan bagi siswa dengan nilai tinggi ini akan diberikan perhatian khusus. “Mungkin saja biaya siswa atau diberikan fasilitas yang baik bagi mereka,”kata Arsyad.

Kepala SMP Sari Putra Rosintan, S.Pd menanggapi keberhasilan anak didiknya tersebut mengatakan rasa syukur yang sebesar besarnya. Keberhasilan anak tersebut berkat kebersamaan dan tanggung jawab atas profesi dari semua tenaga pendidik di sekolah SMP Sari Putra terutama pihak orang tua.

 “ini bukti dari tanggung jawab yang kami emban selaku guru di sekolah ini. Selain itu peran orang tua dan pihak yayasan sangat besar dalam menciptakan siswa yang betul betul berprestasi dan berkualitas” ujarnya. Ditambahkannya bahwa setiap kegiatan uji prestasi di tingkat Kota Padangsidimpuan dan Provinsi Sumatera Utara, siswa SMP Sari Putra mampu berkompetisi dengan sekolah lainnya. “tahun yang lalu siswa kita meraih nilai 100 di UNBK pada mata pelajaran Bahasa Inggris, begitu juga siswa kita ada yang berprestasi di tingkat nasional bidang seni” papar Rosintan.

Sementara itu pemerhati Pendidikan Nasruddin Nasution ketika di tanya tanggapannya mengenai prestasi Josephine Kristanti mengatakan bahwa ia tidak heran kalau yang berprestasi itu siswa dari SMP sari Putra atau sekolah swasta lainnya. Karena hal ini bukan untuk yang pertama kali sekolah tersebut menorehkan catatan prestasi bagi sekolah setingkat SMP. Sebaliknya ia bertanya, mengapa hanya sekolah swasta yang mampu berprestasi tinggi di kota ini khususnya di bidang akademik. Bagai mana dengan sekolah Negeri yang fasilitasnya dan kesejahteraan gurunya lebih baik dari guru sekolah swasta, kenapa belum mampu berkompetisi dengan sekolah swasta.

Ia berharap agar tenaga pendidik di sekolah negeri lebih memiliki tanggung jawab moral atas prestasi akademik siswanya. Pada bagian akhir  ia meminta agar pemerintah Kota Padangsidimpuan mengevaluasi manajemen di dinas pendidikan Kota Padangsidimpuan, agar program yang di usung Pemko Padangsidimpuan di bidang pendidikan dapat terwujud. (Anas)


14 Juni 2019

WIMNUS berikan Motivasi kepada 800 Pelajar dan Mahasiswa Kota Padangsidimpuan

P.Sidimpuan STT________
Sekitar 800  Pelajar setingkat SMA dan Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Kota Padangsidimpuan berkumpul di Gedung H.Adam Malik Kota Padangsidimpuan mengikuti seminar Nasional Character Building, Kamis 13/6/2019 sore. Seminar Motivasi yang diselenggarakan WIMNUS (Wira Usaha Muda Nusantara) dan oraganisasi kemahasiswaan IAIN Padangsidimpuan diisi oleh pembicara Motivator muda Syafii Efendi yang berasal dari Perbaungan Kabupaten Serdang Berdagai Sumut.

Ketua Panitia Penyelenggara, Rahmad  Almamater IAIN Padangsidimpuan mengatakan seminar itu bertujuan untuk menjadikan anak muda Padangsidimpuan menjadi pemuda yg mandiri baik secara mental, wawasan dan keuangan.

"kami Ingin anak muda Padangsidimpuan bahkan seluruh Indonesia tidak membuang waktu saat hari libur, atau juga tidak menghabiskan kegiatan nakal serta bertujuan menghindari kegiatan buruk. Pemuda harus mempersiapkan masa depannya sejak dini. ", Katanya.
Rahmad juga mengucapkan terimakasih kepada pihak Sekolah beberapa kampus yang ada di Padangsidimpuan karena telah mengutus peserta di kegiatan ini.

Seminar Nasional Character Building mengambil tema Winning Mentality for Industrial Revolution 4.0. Siap Menuju Indonesia Maju 2034.
Motivator muda Syafii Efendi sebagai pembicara tunggal di acara seminar ini tampil dengan gaya yang mudah mengadaptasi dengan peserta kaum milenial. Beberapa poit yang di sampaikannya pada saat itu  antara lain Pentingnya Pendidikan, Pentingnya Jiwa Kemandirian, Bagaimana mengatur waktu yang baik, Bagaimana menjadi siswa yang mandiri dan penuh prestasi, bagai mana tampil percaya diri dan 10 langkah sukses usia muda.


Syafii Efendi (27) adalah pengusaha muda yang sukses dibeberapa bidang dan sudah dua kali mendapat penghargaan dari MURI mengatakan, semua yang disampaikannya berdasarkan fakta terhadap apa yang di alami dan apa yang di dapatkannya. Ia berbicara bukan sekedar dari teori semata, namun dari apa yang sudah dia jalankan.
"Pesan saya, kalau mau jadi orang yang sukses itu harus berani tampil beda, harus lain daripada yang lain, selagi itu baik kerjakan lah, jangan kebanyakan Gengsi " ujarnya.

Seminar WIMNUS ingin merubah Mindset para pemuda agar cara berfikirnya dapat berubah menjadi Pemuda yang Mandiri baik secara mental, wawasan dan keuangan serta menjadikan pemuda yang Religius dan taat terhadap ajaran Agama. Tantangan kedepan sangat berat, perkompetisian sangat ketat. Generasi muda jangan hanya terlena dalam hayalan dan tontonan di media sosial dan media ekstrim saja.


Peserta Seminar Nurhayani Nasution kepada awak media mengatakan bahwa apa yang di sampaikan pembicara pada acara ini adalah tantangan bagi generasi muda kedepan. Ia juga menilai bahwa sang motivator Syafii Efendi memiliki karakter yang sangat ngotot dalam mengejar kesuksesan dan patut untuk di contoh serta acara ini sangat bermanfaat bagi dirinya. (Anas)

24 Mei 2019

Mantan Kepling Menuju Kursi Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan

P.Sidimpuan STT___________
Hasil Pemilu Legislatif tahun 2019 di Kota Padangsidimpuan memunculkan 18 orang wajah baru dari 30 orang anggota Dewan Perwakilan rakyat Daerah yang akan menduduki Kursi DPRD periode 2019-2024. Salah satunya adalah Siwan Siswanto,SH dari Partai Golkar yang berhasil meraih kursi di Dapil II Padangsidimpuan Selatan. Siwan Siswanto sebelum maju mencaleg adalah seorang Kepala Lingkungan (RT) di Kelurahan Ujung Padang Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.

Pada Pemilu Legislatif tahun ini Partai Golkar berhasil meraih kursi terbanyak yakni 6 kursi masing masing 3 kursi dari dapil I, 2 kursi dari dapil II dan 1 kursi dari dapil III. Perolehan 6 kursi Partai Golkar ini meningkat 100% jika dibandingkan pada Pemilu 2014 yang meraih 3 kursi. Dengan raihan 6 kursi legislatif ini, nantinya posisi  ketua DPRD Kota Padangsidimpuan akan di pegang Partai Golkar, mengingat perolehan kursi terbanyak sesudah Golkar yakni PAN dan Gerindra masing masing 4 kursi. Diprediksi yang bakal jadi ketua DPRD Kota Padangsidimpuan nantinya adalah Siwan Siswanto.

Perkiraan ini di amini oleh mantan Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Padangsidimpuan, Nasruddin Nasution yang akrab di sapa Anas. Menurutnya Siwan Siswanto yang paling layak untuk menduduki posisi tersebut dari caleg Golkar yang lolos.

 “ kalau menurut saya, saudara Siwan yang paling layak untuk menduduki posisi tersebut dengan tidak mengabaikan kemampuan yang lainnya” ucap Anas.

Mengenai alasan atau pertimbangan kelayakan untuk jabatan tersebut secara ringkas Anas mengatakan bahwa dari caleg Golkar yang duduk, Siwan Siswanto yang paling banyak berkeringat dalam mengelola dan membesarkan DPD Partai Golkar Kota Padangsidimpuan.

“ kita harus realistis melihat kebelakang tentang keberadaan saudara Siwan dalam perjalanan Partai Golkar Sidimpuan pasca polemik di tubuh Partai Golkar Pusat dan dua kali Pilkada Kota Padangsidimpuan serta Pemilu tahun ini” sebutnya.

Anas meyakini bahwa keberadaan Siwan Siswanto nantinya sebagai Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan akan mudah bersinergi dengan Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution,SH yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Padangsidimpuan dalam melaksanakan Visi, Misi dan Program Pembangunan yang di usung Pemko Padangsidimpuan.
Ia berharap kedepan agar Fraksi Golkar di DPRD Kota Padangsidimpuan mampu dan cerdas dalam mengambil langkah dalam  mewujudkan 10 program yang di usung duet Irsan dan Arwin untuk menjadikan Sidimpuan Bersinar.(Anas/Mangarahon)


5 Mei 2019

Kota Padangsidimpuan : Pengelola Pendidikan harus ‘ Bermuhasabah’ dalam Mewujudkan Program Pemerintah

P.Sidimpuan STT_____ 2 Mei 2019

Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional kali ini kita bisa menjadikan momentum untuk melakukan  perenungan sejenak untuk melihat ke belakang terhadap usaha-usaha yang telah kita lakukan dan perjuangkan dalam memajukan dunia pendidikan ini. Bersamaan dengan itu kita juga coba menerawang ke depan melihat langkah dalam mewujudkan bentuk  pendidikan yang kita dambakan bersama.
Demikian di sampaikan pemerhati pendidikan Kota Padangsidimpuan, Nasruddin Nasution atau yang biasa di sapa Anas dalam menanggapi peringatan Hardiknas, Kamis (3/5/2019).

Lebih jauh dikatakannya, tidak bisa kita pungkiri bahwa tata kelola pendidikan di Kota Padangsidimpuan ini masih terdapat kekurangan di sana sini, masih jauh dari apa yang sepatutnya bisa dilaksanakan.
“Program Walikota menjadikan Padangsidimpuan sebagai kota Pelajar harus bisa di wujudkan. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan, penyelenggara pendidikan, tenaga pendidik dan kependidikan harus bekerja keras meningkatkan kualitas pendidikan. Disamping itu juga peran serta orang tua dan Lembaga kemasyarakatan serta Pers atau media sangat dibutuhkan sebagai sumber kekuatan dalam memperbaiki kinerja Dinas Pendidikan” ujar Anas.

Ia juga menyarankan agar pengelola pendidikan serta insan pendidik di kota ini ber Muhasabah dan berkomitmen melaksanakan tanggung jawab moral terhadap kemajuan dunia pendidikan. Setelah kesejahteraan guru terperhatikan lewat sertifikasi, guru sekarang dipacu lebih update dan upgrade sesuai tuntutan zaman. Guru dan Kepala sekolah jangan terlalu di bebani hal hal atau kegiatan yang tidak mengarah pada peningkatan kualitas.

Pada bahagian akhir Anas mengatakan, Intinya adalah, tantangan pendidikan ke depan semakin berat dan kompleks, tidak hanya sekedar pada isu pendidikan gratis, bantuan buku/alat sekolah, pencairan sertifikasi dan pengangkatan guru honor. Tapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana mengelola dan melahirkan dunia pendidikan kota Padangsidimpuan yang berkualitas yang dibarengi dengan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan di semua tingkatan.

“Hari Pendidikan Nasional tidak sekedar mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara tetap jadi momentum bagi pengelola pendidikan dan insan pendidik di Kota Padangsidimpuan untuk melahirkan anak didik yang cerdas, berahlak mulia dan mampu berkompetisi dengan pelajar dari daerah lain serta mewujudkan program pemerintah kota Padangsidimpuan” tegasnya. (Mangarahon/Anas)