6 September 2012

P.Sidimpuan :Ir.Chaidir Ritonga MM di SMP 2 Psp

 Temu Kangen atau Marubat lungun di SMP Negeri 2 P.Sidimpuan
 
P.Sidimpuan STT Blog
Acara marubat lungun atau melepas rindu ke sekolah tempat ia menamatkan pendidikan SMP tahun 1977 yang lalu, menjadi judul pertemuan Ir.Chaidir Ritonga MM dengan sejumlah guru yang mengajar di SMP Negeri 2 Padangsidimpuan (Psp) Kamis 6/9. Kunjungan Ir.Chaidir Ritonga MM yang didampingi istri di terima kalangan guru khususnya Dharma Wanita SMP Negeri 2 Psp yang baru usai melaksankan arisan bulanan di sekolah tersebut. Dalam kesempatan tersebut Ir.Chaidir Ritonga MM mengenang dan menceritakan kenangannya selama sekolah serta teman temannya pada masa itu. Selain itu ia juga menyampaikan keinginan dan mohon doa restu dari seluruh jajaran tenaga pengajar dan pegawai di sekolah tempat ia menimba ilmu bahwa dirinya turut serta dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota kota Psp.

Di katakannnya “ pada kesempatan ini saya berkunjung ke tempat yang telah memberikan ilmu pengetahuan bagi saya sekaligus marubat lungun atau melepas rindu ke  tempat yang penuh kenangan ini. Sekolah SMP Negeri 2 Psp ini adalah bahagian dari perjalanan hidup saya” sebutnya.

Menurut Chaidir keinginannya memimpin Kota Psp yakni sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada Kota Psp yang telah membesarkan dan meng antarkan saya menjadi pengusaha dan Wakil Ketua DPRD Sumut, selain itu juga berhasil meraih jenjang pendidikan S3. Kehadiran saya ini bisa jadi motivasi bagi yang lainnya, di mana anak seorang Sopir Bus Sibual Buali mampu menyelesaikan pendidikan pada tingkat yang tinggi juga mampu menjadi bahagian penting dalam proses penyelenggaraan pembangunan di Provinsi Sumatera Utara.

Dengan gaya yang santai Ir.Chaidir Ritonga MM menceritakan perjalanan hidupnya serta upaya upaya yang bisa di lakukan pemerintah untuk mempercepat laju pembangunan di suatu tempat, khususnya di Kota Psp. Dalam konteks pemilukada yang akan di gelar dalam waktu dekat ini ia berharap agar kalangan pendidik mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat agar memilih calon pemimpin dalam bingkai perpekstip pembangunan kota Psp. Biarlah pengalaman yang lalu jadi pelajaran yang sangat berharga bagi kota ini. Ia juga menyatakan bahwa dalam waktu dekat ini SMP Negeri 2 Psp akan menerima alokasi 30 unit computer. Seperti halnya SMA Negeri 3 Psp yang akan menerima bantuan pembangunan aula dengan anggaran sekitar 400 juta rupiah. Dipenghujung acara Ir.Chaidir Ritonga MM memberikan tali asih kepada guru guru yang hadir sebagai wujud cinta kasih dan tanda terima kasih kepada sekolah tempat ia pernah menimba ilmu. Usai acara tersebut ratusan pelajar sekolah mengerubuti untuk menyalami Ir.Chaidir Ritonga MM.

Muallif Nasution salah seorang tenaga pengajar di SMP Negeri 2 Psp ketika di minta tanggapannya mengatakan “ kita bangga terhadap keberhasilan alumni sekolah ini yang berhasil menjadi tokoh di Sumut, kiranya ini menjadi motivasi kepada anak didik kita untuk belajar lebih giat. Begitu juga kita mengucapkan terima kasih atas perhatiannya terhadap kemajuan pendidikan di sekolah ini” ujarnya.(Anas)

4 September 2012

Pilkada P.Sidimpuan :Relawan Chaidir Ritonga-Maragunung Harahap



Relawan Chaidir Ritonga-Maragunung Harahap siap amankan Pilkada P.Sidimpuan dari Tindakan kecurangan.

P.Sidimpuan STT Blog
Sebanyak 3400 orang tim relawan Pasangan Ir.Chaidir Ritonga MM dan Maragunung Harahap,MM siap mengamankan pelaksanan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota P.Sidimpuan. Pengamanan tersebut untuk menghindari terjadinya kecurangan kecurangan atau yang bertentangan dengan peraturan khususnya yang di lakukan penyelenggara Pemilukada dan pasangan calon. Relawan ini ini juga akan membantu masyarakat dalam mendapatkan hak pilihnya pada pemilukada nantinya. Indikasi akan terjadinya kecurangan tersebut sudah mulai terlihat, selain itu intervensi pihak birokrasi untuk memenangkan salah satu kandidat sudah bukan rahasia umum lagi. Melihat indikasi tersebut relawan Ir.Chaidir Ritonga MM dan Maragunung Harahap,MM siap bekerja keras dalam melaksanakan pemilukada kota P.Sidimpuan yang jujur dan adil. Tim relawan ini telah di lantik oleh Ir.Chaidir Ritonga pada tgl 17/8 yang lalu di Auditorium STAIN P.Sidimpuan. Pada kesempatan tersebut ia mensosialisasikan Visi dan Misinya kedepan seperti menciptakan 10.000 lapangan kerja, pengobatan garatis yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan pendidikan gratis yang berkualitas. Dengan metode yang cerdas ia mampu meyakinkan masyarakat kota P.Sidimpuan bahwa hal tersebut akan dapat terlaksana.

Ir.Chaidir Ritonga  yang juga Wakil Ketua DPRDSU pada Senin (3/9) usai menyerahkan bantuan kenderaan roda empat terhadap 6 Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kota P.Sidimpuan mengatakan “ ada 3400 orang relawan yang siap memenangkan pasangan No. 6 serta siap untuk mengamankan pelaksanaan pemilukada P.Sidimpuan  dari tindakan kecurangan dan manipulasi. Mereka telah bersumpah dan berjanji untuk mensukseskan pilkada ini. Kondisi hari ini sudah  indikasi politik uang dan intimidasi begitu juga pada proses penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Informasi ini kita dapatkan dari warga yang menginginkan pemilukada Jujur, adil, bersih.” Ujarnya
Lebih jauh di katakannya bahwa relawan tersebut akan mengawasi politik uang yang sifatnya massif maupun sistimatis. Penyalahgunaan wewenang dari aparatur pemerintah mulai dari Kepala Dinas,Kepala Badan, Kepala Sekolah, Camat, Lurah, Kepala Desa hingga kepala lingkungan atau RT/RW. Pengadaan dan pendistribusian kertas surat suara hingga perhitungan di tiap tingkatan.
 Ditambahkannya “ kita sudah menerima banyak laporan dari berbagai pihak bahwa berbagai intimidasi yang dilakukan sejumlah Lurah kepada kepala lingkungan dan tokoh masyarakat. Lurah meminta kepala lingkungan agar warga  tidak menghadiri kegiatan calon pasangan yang tidak didukung birokrasi. Kejadian tersebut banyak dilakukan para lurah dan camat yang hampir merata di setiap wilayah” ungkapnya

Ir.Chaidir Ritonga juga mengingatkan tindakan para pejabat tersebut melanggar UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda) yang menyebutkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Birokrasi harus bersikap netral. Karena kalau tidak netral, bisa kita persoalkan, karena itu suatu tindak pidana pelanggaran pemilukada.(Anas)

Pilkada P.Sidimpuan :Ir.Chaidir Ritonga MM

Saya ingin berterima kasih dan berbakti kepada P.Sidimpuan dengan ikut Pilkada Kota Padangsidimpuan

P.Sidimpuan STT Blog
Ketua DPRD Sumut Ir H Chaidir Ritonga MM memilih pulang kampung dengan meninggalkan kenikmatan dan kenyamanan kehidupan di Medan. Chaidir bersama Wakil Wali Kota P.Sidimpuan H Mara Gunung Harahap SE MM pun memantapkan diri memenangkan bursa pemilihan kepala daerah di P.Sidimpuan.
Bagi Chaidir Ritonga, keinginan memimpin Kota P.Sidimpuan sebagai wali kota periode 2013-2018 adalah sebagai ungkapan rasa terimakasih kepada daerah dan masyarakat P.Sidimpuan. Sebab ‘Kota Salak’ sangat bersejarah bagi perkembangan kehidupan Chaidir beserta keluarga besarnya.
Menurut Chaidir saat menggelar silaturahmi dengan pengurus Kecamatan Partai Golkar Padangsidimpuan (4/9), keinginannya karena dua alasan. “Ini sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada Kota P.Sidimpuan yang telah membesarkan dan meng antarkan saya menjadi pengusaha dan Wakil Ketua DPRD Sumut, selain itu juga berhasil meraih jenjang pendidikan S1 (IPB), S2 (USU) dan S3 (USU). Satu alasan yang lain yakni ingin berprestasi,” ungkapnya.
Ketua Ikatan Alumni SMA Negeri 3 P.Sidimpuan ini bercerita dari Tapsel saat dirinya berusia dua tahun kemudian hijrah di Padangsidimpuan. “Kota P.Sidimpuan sebagai kota bertuah buat kami sekeluarga. Apalagi buat saya pribadi,” imbuh alumni S1 Institut Pertanian Bogor (IPB) dan S-2 USU yang juga mahasiswa S-3 USU .
 “Kota P.Sidimpuan memberikan kesempatan kepada kami mengenyam kehidupan yang lebih baik, pendidikan yang baik dan berbagai kesempatan yang baik, sebagai warga Sidimpuan maupun sebagai perantau. Saya sangat bersyukur menerima anugerah dan rezeki yang tidak putus-putus, baik sebagai pengusaha kecil maupun sebagai pejabat publik, Wakil Ketua DPRD Sumut,” ucapnya.
Ketua Himpunan Alumni IPB Sumut yang juga Ketua Umum Parsadaan Ritonga Dohot Boruna (PRDB) se Indonesia itu berujar, selain ingin berterimakasih juga ingin berprestasi membangun Kota Padangsidimpuan menjadi lebih baik. ‘’Lebih-lebih P.Sidimpuan dewasa ini tengah menghadapi masalah keuangan dimana belanja tidak langsung (gaji pegawai dan belanja rutin) menelan 70 persen dari APBD Padangsidimpuan. Padahal seharusnya hanya dibolehkan 40 persen. Jadi saat ini hanya 30 persen APBD bisa dipakai untuk Belanja Langsung atau untuk pembangunan yang langsung bisa dinikmati masyarakat,’’ katanya.
Chaidir sangat meyakini, Sidimpuan tidak hanya akan bisa dibuat menjadi kota jasa yang baik, melainkan juga akan memenuhi persyaratan menjadi Ibukota Provinsi Sumatera Tenggara yang telah disetujui oleh DPRD Sumut. Melalui semangat ingin berterimakasih dan berprestasi, Chaidir bertekad bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja tuntas mewujudkan cita-cita itu. “Saya bertekad mewakafkan usia saya 5 tahun ke depan bagi membuat Sidimpuan yang lebih baik melalui kerja keras, kerja cerdas dengan sepenuh hati”, ujarnya mantap.
Selain itu ia juga berpesan agar seluruh kader Partai Golkar merapatkan barisan dan maju bersama dalam memenangkan kader yang di usung Partai. Selain itu ia juga berpesan agar seluruh kader membantu masyarakat dalam mendapatkan hak memilihnya dan mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya di pemilukada ini. Karena indikasi ketidak netralan penyelenggara sudah bukan rahasia lagi.(Anas)

 

2 September 2012

Pilkada Sidimpuan rawan konflik


Carut Marut di Tubuh Penyelenggara Pemulikada P.Sidimpuan

P.Sidimpuan STT Blog
Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan (Psp) yang tinggal beberapa hari lagi, kini di warnai berbagai permasalahan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Psp dan perangkatnya seperti PPK, PPS dan Petugas TPS selaku penyelenggara di nilai belum siap dalam menghadapi tahapan tahapan Pemilukada ini. Disamping itu Ketua dan anggota KPU dinilai tidak cakap dan tidak sigap dalam menyelesaikan setiap tahapan dan kemungkinan persoalan yang timbul. Selain dari itu, KPU sedang menjalani gugatan di PTUN dan uji materi ke Mahkamah Agung dari salah seorang bakal calon yang tidak lolos yakni Samsul Bahri,ST dari jalur perseorangan.
 Bila menelusuri kinerja KPU dan jajarannya maka bisa di buat perbandingan dengan pelaksanaan Pilkada Kota Psp tahun 2007, apakah ada perbaikan kinerja atau tidak. Sementara anggota KPU Psp saat ini di isi oleh orang orang yang terlibat dalam Pikada tahun 2007 yang lalu. Perbaikan kinerja dan netralitas KPU dapat dilihat dari pemenuhan hak pilih masyarakat, apakah hak ini di berikan, tersalur atau sengaja tidak di berikan alias di halangi dengan berbagai cara.

Pemilukada Kota Psp yang akan di gelar 18 Oktober 2012 yang di ikuti 6 pasang calon Walikota dan wakil. Dari Fakta dalapangan kemungkinan Pilkada ini akan banyak dapat gugatan dari masyarakat. Contoh kecilnya saja, saat membandingkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang di keluarkan KPU tahun ini, banyak di temukan kesalahan seperti yang terjadi di tahun 2007, di mana pada tahun 2007 ada nama orang yang sudah meninggal masih terdaftar di DPS dan nama sesorang terdapat ganda di kelurahan Timbangan, anehnya pada tahun 2012 nama tersebut masih ada dengan posisi yang sama. Kemudian hasil Perifikasi Faktual yang di laksanakan PPS  terhadap dukungan calon perseorangan masih di temukan nama pendukung yang sama terhadap dua pasang calon yang lolos, kejanggalan ini merata di temukan di tiap kecamatan baik mengenai DPS maupun bukti dukungan terhadap calon perseorangan. Pada tahapan ini KPU bermain sendiri, padahal kalau merujuk pada Peraturan Bawaslu No.1 Tahun 2011 KPU idealnya  bermitra dengan Panwaslu Kota Psp melakukan proses pemutakhiran dan validasi Daftar Pemilih Sementara; dan proses penetapan Daftar Pemilih Tetap.

Point pentingnya nanti, bagai mana menghindari kesalahan yang di lakukan KPU tahun 2007 jangan sampai terulang kembali. Pada pemilukada Kota Psp tahun 2007 banyak masyarakat yang tidak bisa menyalurkan hak pilihnya karena tidak menerima surat panggilan untuk memilih padahal namanya sudah ada di DPT, selain itu warga dalam satu rumah tangga mencoblos pada TPS yang berbeda. Seperti yang di alami keluarga Nasruddin Nst warga kelurahan Timbangan Kec.Psp Utara dimana tiga orang pemilih dalam keluarga ini memilih pada 3 TPS yang berbeda yakni TPS 1, TPS 3 dan TPS 12. Dan kejanggalan lainnya dimana dalam DPT terdapat dalam satu keluarga 5 nama yang berhak memilih, tetapi hanya 3 orang yang menerima surat panggilan untuk memilih. Kejadian seperti ini nyaris terdapat di 79 kelurahan /desa di Kota Psp.Pada posisi seperti ini layaklah di pertanyakan Kinerja KPU Psp dan Panwaslu Psp jajarannya.

 Potensi keributan pada pemilukada biasanya di picu ke tidak netralan pihak penyelenggara, konon lagi apabila di antara kontestan ada yang jadi incumbent atau titipan penguasa saat ini. Keterlibatan penguasa serta intrik intrik yang di bangun dengan borkolaborasi bersama penyelenggara sudah terlihat pada proses pemilukada tahun 2007. Gambaran yang sama masih terlihat pada pemilukada Psp tahun 2012 ini. Bila tidak ada perubahan atau penyelenggara tidak bersikap netral, maka jangan di salahkan apabila masyarakat akan meminta pertanggung jawaban penyelenggara yang telah memakai milyaran rupiah APBD kota Psp untuk pesta demokrasi ini.

Kesempatan untuk memperbaikinya masih terbuka lebar, walau pada saat ini penyelenggara sedang di hadapkan dengan masalah hukum seperti KPU Psp pada tanggal 6 September 2012 akan mengikuti siding gugatan di PTUN Medan. Persoalan yang lain masih menyusul seperti
 saat KPU menetapkan Keputusan calon berdasarkan pertimbangan yang di terima dengan tata naskah dinas yang di pandang cacat. Dilain pihak Panwaslu juga sedang menjalani pemeriksaan dari penegak hukum menyangkut penggunaan anggaran. Dan pada saat ini juga Panwaslu memberhentikan salah seorang Panwas Kecamatan dan mengangkat penggantinya yang dianggap tidak memenuhi prosedural.
Dari sedikit uraian ini terlihat bahwa di dalam tubuh penyelenggara pemilukada kota Psp sedang carut marut.(Anas)

24 Agustus 2012

Tapsel : Kondisi Jalan di Angkola Selatan


Jalan di Angkola Selatan  Tapsel menanti korban lagi
 
Tapsel, STT Blog
Puluhan kilo meter (km) jalan di Kecamatan Angkola Selatan Kab Tapanuli Selatan (Tapsel) hancur yang mengakibatkan arus lalu lintas  terhambat akibat kerusakan jalan di Kecamatan tersebut. Di wilayah itu, terdapat lubang-lubang besar yang menganga di berbagai tempat sehingga kendaraan terpaksa merayap melewatinya sementara sisi jalan tidak ada perawatan, rumput ilalang dan tanaman liar lainnya tumbuh subur di sepanjang jalan.
Pemantauan STT Blog, Kamis (23/8) menemukan kerusakan jalan mulai dari batas Kota P.Sidimpuan dengan Kec.Angkola Selatan mulai dari Desa Hanopan, Situmbaga hingga Somel, sepanjang 30 km. Kerusakan terparah mulai dari Batu Rosak dan yang terparah ada di Simaronop. Di sini bukan saja lapisan aspal jalan yang sudah terkelupas, tapi juga lapisan batu dan tanah di bawah aspalnya juga sudah tergerus sehingga membuat lubang-lubang besar menganga. Untuk melewati jalan yang rusak ini, kendaraan baik roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraannya hingga di bawah 40 km/jam. Di beberapa titik terdapat kubangan besar yang memungkinkan di buat kolam penetasan lele jumbo.
Sejumlah pengendara mengatakan, sejak tahun lalu, kondisi jalan ini sudah rusak, bahkan sudah banyak makan korban jiwa seperti bus dan truk yang terbalik. “Kalau saat musim hujan kondisinya lebih parah lagi, jalan sulit di lalui sehingga tidak jarang mobil atau truk yang terperosok masuk jurang. Padahal jalan ini di perbaiki belum ada dua tahun” ujar Muklis, sopir bus yang sering bolak-balik P.Sidimpuan-Palang.


Para pengguna jalan mengeluhkan kerusakan jalan ini karena selain memperlama waktu tempuh juga mempercepat keausan suku cadang kendaraan. M.Lubis warga Somel mengatakan “Kualitas perbaikan jalan yang dikerjakan sangat buruk. Pada kondisi seperti ini belum ada tanda tanda akan di lakukan perbaikan. Padahal jalan ini satu satunya akses terdekat menuju ibu kota pemerintahan Tapsel, apakah perbaikannya akan di lakukan setelah korban bertambah lagi ?” ujarnya. (Anas)

Dinas Perhubungan P.Sidimpuan : Arus Balik Lebaran dan Pengamanan lebaran


Dishub P.Sidimpuan siagakan personel antisipasi laka lantas arus balik lebaran
 
P.Sidimpuan STT Blog
Usai ritual mudik Lebaran kini terjadi arus balik, Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (dishub) Kota Padangsidimpuan (Psp) menyiagakan personel mengantisipasi kecelakaan lalu lintas. Dinas Perhubungan bersama Polres Kota Psp, Satpol PP dan Dinas Kesehatan telah menyiapkan 3 posko masing masing di Kelurahan Hutaimbaru Kec Psp Hutaimbaru, Simpang Jalan Lingkar Kec.Psp Batunadua dan Desa Pal 4 Kec. Psp Tenggara yang siaga 24 jam. Hal ini di sampaikan Kepala Dishub kota Psp H.Sahrizal,SH yang di dampingi sekretaris Dishub Psp Malik Siregar SH ” dalam mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas, kita telah bekerja sama dengan instansi terkait melakukan posko pengamanan arus mudik dan arus balik. Sehingga bisa melakukan koordinasi langsung terkait pengamanan, pemantauan dan pengawasan arus mudik serta arus balik. Ini kita laksanakan sejak –H10 sampai +H10 ” paparnya.
Di tambahkannnya demi keselamatan pengguna jalan di kota Psp pihak Dishub telah menempatkan personilnya untuk mengurai simpul kemacetan yang bakal ada khususnya di daerah persimpangan dan wilayah pool kenderaan seperti daerah Batu Nadua dan Padang Matinggi. Dishub Psp juga menghimbau para pengusaha angkutan melakukan pengecekan kelaikan, di antaranya sistem pengereman, mesin, serta emisi gas buang. Selain itu, surat-surat kendaraan, bahkan kondisi kesehatan sopir, demi keselamatan penumpang.
Mengenai tuslah (tambahan tarif angkutan) Malik Siregar SH menjelaskan bahwa ambang batas maksimal adalah 30%.” Pemerintah Prov. Sumatera Utara menetapkan tuslah  batas bawah dan atas untuk angkutan Lebaran 2012/1433 H. Khusus angkutan darat kelas ekonomi, tarif batas bawah dan atas di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ditetapkan maksimal 30% . Tuslah atau kenaikan tarif untuk angkutan darat yang diatur itu hanya untuk tarif kelas ekonomi kendaraan angkutan orang dan itu mulai berlaku –H7 sampai dengan +H7, apabila ada pengusaha angkutan yang menaikkan tuslah di atas 30% akan di beri sanksi ” paparnya.
Beberapa perusahaan angkutan di kota Psp menaikkan tarip atau angkos seperti yang di himpun dari berbagai perusahaan angkutan orang. Keterangan yang di peroleh dari loket resmi beberapa perusahaan tersebut antara lain, CV. Simpati Taxi dengan armada L-300 bahwa mereka menaikkan tuslah sekitar Rp.30.000. ongkos P.Sidimpuan ke Medan dan sebaliknya selama ini Rp.110.000 menjadi Rp.140.000 ini berlaku sejak tanggal 14 Agustus sampai 26 Agustus 2012, CV. Parsariran yang memiliki armada berupa Inova kenaikannnya juga Rp.30.000. ongkos sebelumnya Rp.120.000 menjadi Rp.150.000. Sementari itu CV Taxi Kita Bersama dari Sidimpuan ke Medan hanya menaikkan saat arus balik sama halnya  angkutan CV.Idola  trayek Riau tuslah di terapkan sesudah lebaran atau pada saat arus balik. Bangun Rangkuti kepala cabang CV.Idola Psp mengatakan ” CV. Idola Psp hanya menerapkan tuslah pada arus balik, sebelum lebaran kita tidak pernah menaikkan tuslah” Ujarnya.
Kenaikan jumlah penumpang cukup signifikan dari Psp menuju Medan dan Pakan Baru. Sementara dari Psp menuju Padang Sumbar justru terjadi penurunan jumlah penumpang.(Anas)

Berita ini dapat juga di baca pada Koran Harian ORBIT, Suara Sumut dan Suara Masa 

10 Agustus 2012

NasDem P.Sidimpuan daftar untuk verifikasi


 Nas Dem parpol pertama mendaftar ke KPU P.Sidimpuan dan Tapsel
P.Sidimpuan STT Blog
Pengurus Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Padangsidimpuan (Psp) pada Jumat (10/8) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Psp mendaftar dan menyerahkan berkas untuk Verifikasi sesuai yang di isyaratkan oleh KPU bagi parpol yang akan ikut Pemilu tahun 2014. Rombongan Partai NasDem Kota Psp yang berkisar 100 orang ini dipimpin langsung DR.Mustafa Ramdhan Siregar yang kemudian di terima oleh Ketua KPU Arbanur Rasyid,MA. Muzakkir Khotib,MA (Divisi Penyelenggara) dan beberapa staf di lantai II kantor KPU Psp. Ketua Partai NasDem Kota Psp DR.Mustafa Ramadhan Siregar di dampingi sekretaris Drs. Mukhtar Yahya Nasution menyerahkan berkas yang terdiri dari Poto Copy KTA, Data Administrasi Kepengurusan, Data Administrasi Kegiatan dan Soft Copy item yang diatas dalam bentuk plash disk.
Pada Kesempatan tersebut ketua KPU Psp Arbanur Rasyid MA mengatakan bahwa Partai NasDem Kota Psp adalah partai pertama yang mendaftar untuk di verifikasi di KPU kota Psp dalam rangka untuk mengikuti Pemilu tahun 2014. “ sesuai dengan jadwal KPU bahwa pendaftaran untuk verifikasi yaitu tanggal 9 Agustus s/d 7 September 2012, hingga saat ini baru Partai NasDemlah yang mendaftar. Mengenai apakah akan ada partai yang akan mendaftar lagi, kita belum tahu sebab hingga saat ini belum ada pemberitahuan”

Usai acara penyerahan dan pemerikasaan berkas, Ketua Partai NasDem Psp DR.Mustafa Ramadhan Siregar menyelenggarakan konfrensi Pers. Disampaikannya bahwa pada hari ini Partai NasDem di 497 kabupaten/kota, dan 33 provinsi mendaftar secara serentak pukul 10.00 di setiap KPUD provinsi dan KPUD kabupaten/kota masing-masing. Sejak awal Partai NasDem disiapkan secara serius dengan mengusung slogan restorasi untuk perubahan ke arah perbaikan.Kita melakukan pendaftaran pertama ini juga untuk menunjukan kepada semua pihak bahwa partai ini siap untuk pemilu 2014. Ia juga menyampaiakan bahwa di Kota Psp secara administrasi persyaratan untuk di verifikasi telah melebihi persyaratan minimal. Di jelaskannya ” Selain kepengurusan DPD Kota Psp juga telah di bentuk pengurus 6 Kecamatan serta 58 pengurus kelurahan/ desa. Dengan demikian kami yakin bahwa verifikasi Partai NasDem di kota Psp akan lolos. Kedepan kami yakin berkat dukungan kita bersama serta keinginan agar ada perubahan di tatanan pemerintahan ini, melalui Partai NasDem restorasi untuk kesejahteraan masyarakat akan terwujud. Keyakinan ini menguat setelah banyak politikus yang bergabung di partai ini” paparnya.
Sementara itu pada waktu yang bersamaan di Kantor KPU Tapanuli Selatan (Tapsel) yang berjarak 2 Km dari kantor KPU Psp dilaksanakan acara yang sama. Partai NasDem Tapsel di pimpin ketuanya Naswardi Sihaloho beserta pengurus menyampaikan berkas untuk di verifikasi. Di KPU Tapsel mereka di terima Ketua KPU Tapsel Mustar Edi Hutasuhut,SH, Drs.Katimbulan Siregar (anggota) dan Ir. Potan Edi Siregar (Divisi Penyelenggara). Ketua KPU Tapsel melalui divisi penyelenggara Ir.Potan Edi Siregar mengatakan berkas yang di sampaikan untuk di verifikasi sesuai persyaratan yang di tentukan KPU, pelaksanaan verifikasi pada tanggal 4 s/d 24 Oktober 2012 kemudian pada tanggal 9 s/d 15 Desember 2012 KPU pusat akan mengumumkan secara nasional parpol yang lolos verifikasi. (Anas)

Berita ini dapat di baca di Koran Harian ORBIT dan SUARA SUMUT

6 Agustus 2012

Pilkada P.Sidimpuan : Pasangan Chaidir - Maragunung No. 6


KPUD Undi dan Tetapkan Nomor 6 pasang Peserta Pemilukada Kota P.Sidimpuan
 
P.Sidimpuan STT Blog
KOMISI Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Padangsidimpuan (Psp)menggelar rapat pleno pengundian dan penetapan nomor urut peserta pasangan calon Walikota dan calon Wakil Walikota yang akan berkompetisi pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) tanggal 18 Oktober tahun 2012 ini di aula MAN 2, Jalan St, Soripada Mulia  Psp Senin (6/8). Rapat pleno yang dipimpin  ketua KPUD Arbanur Rasyid, MA dihadiri seluruh anggota KPUD yakni Muzakkir Khotib Sireger, Hafner Yani Siregar, Mohot lubis, Ahmad Efendi Nasution, S.Sos dan Sekretaris KPUD, Tawaruddin Simbolon.
 
Ahmad Efendi Nasution selaku  Ketua Pokja Pencalonan dalam sambutannya mengatakan sebanyak 6 pasangan dari 12 pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota yang mendaftar ke KPUD di nyatakan sebagai peserta Pemilukada kota Psp karena ke 6 pasangan ini telah lolos verifikasi administrasi dan verifikasi faktual sesuai tahapan yang dilaksanakan oleh KPUD.
"Pada saat ini kami tegaskan bahwa hasil undian pada hari ini merupakan nomor tetap yang akan di pakai para calon. Jadi dalam mensosialisasikan nomor ini kami harap di sertakan nama pasangan sesuai nama yang ada pada administrasi yang di pakai calon dalam proses administrasi di KPU selama ini. Nomor urut yang didapat oleh pasangan calon walikota dan calon wakil walikota merupakan nomor resmi Pemilukada," ujarnya
 Dia berharap agar tidak ada pasangan yang mengundurkan diri, karena sesuai ketentuana peraturan dan perundang-undangan yang berlaku pasangan calon walikota dan calon wakil walikota yang telah ditetapkan KPUD tidak boleh mengundurkan diri. Bila ini terjadi ada ketentuan hukum yang berlaku.
Ketua KPUD Psp Arbanur Rasyid MA dalam sambutannya mengatakan siapapun nantinya yang terpilih jadi walikota dan wakil walikota berarti itulah yang terbaik bagi warga kota Padangsidimpuan.
    "Mudah-mudahan dengan nomor yang dimiliki semua pasangan calon akan mendapatkan berkah," katanya. Pengundian nomor urut dilakukan melalui pengambilan bola kecil dalam stoples kaca yang disediakan KPUD oleh masing-masing pasangan calon walikota dan wakil walikota sesuai dengan nomor antri yang dimiliki pasangan, dimana sebelumnya juga diundi untuk menentukan nomor urut 1 hingga 6 mengambil bola berisikan nomor urut itu.
   
Hasilnya, pasangan calon walikota dan calon wakil walikota adalah No.1. Muhammad Habib Nasution-Ir Soripada Harahap No.2. Rusyidi Nasution-Riswan Daulay.No.3. Andar Amin Harahap, S.STP, MSi-Muhammad Isnandar Nasution, S.Sos.No.4. Dedi Jaminsyah Putra, S.STP-H Affan Siregar, SE .No.5. Amir Mirza Hutagalung-H Nurwin Nasution. No.6. Ir.H.Chaidir Ritonga, MM-H Mara Gunung Harahap, SE, MM.
Usai pengundian nomor urut peserta Pemilukada, KPUD selanjutnya melakukan  penetapan sebagai nomor peserta masing-masing calon walikota dan calon wakil walikota pada Pemilukada kota Psp.
Hadir pada acara itu Kaporles Kota Psp AKBP Andi Syahriful Taufik, SIK, pimpinan partai politik pengusung pasangan calon, pendukung pasangan calon, Tim pemenangan Calon, Ketua Panwaslu Kota Helty Ritonga dan anggota. Proses ini mendapat pengawalan ekstra ketat dari pihak Polres Kota Psp.
(Anas)

Berita ini dapat juga di Baca pada Harian ORBIT, SUARA SUMUT dan Mingguan Suara Masa

4 Agustus 2012

Diknas P.Sidimpuan : Pesantren kilat SMA Negeri 3 Psp


 
Sanlat di SMA Negeri 3 P.Sidimpuan sebagai Pembentukan Citra Diri Remaja Muslim

P.Sidimpuan SST Blog
Pesantren kilat (Sanlat) merupakan kegiatan yang tepat untuk mengisi liburan di Bulan Suci Ramadhan. Melalui pesantren kilat anak akan menerima nilai-nilai keagamaan sebagai dasar pembentukan kepribadian dan moral yang tertanam dalam jiwa dan sanubari. Pada Sanlat ini juga dipelajari aspek-aspek kebersamaan, kepemimpinan, dan kemasyarakatan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Meningkatkan pemahaman anak-anak tentang Islam, Membentuk sikap, tingkah laku dan budi pekerti yang Islami. Demikian di sampaikan oleh Kepala SMA Negeri 3 Padangsidimpuan (Psp), Drs.Abdullah Sani Nasution kepada STT Blog pada penutupan pesantren kilat di sekolah tersebut, Sabtu (28/7) yang di dampingi Wakil kepala bidang kesiswaan Drs.Khoirunnas Batubara.
” Selama seminggu kegiatan pesantren kilat ini di isi dengan materi-materi yang membangun kesadaran siswa akan pentingnya kesadaran beribadah sampai memahami agama. Selain itu anak anak ini  kedepan memiliki keseimbangan pengetahuan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum, serta memiliki dasar keimanan yang kokoh dalam menjalani era globalisasi dengan segala dampak positif dan negatif yang dibawanya” papar Abdullah Sani.

Kegiatan sanlat di SMA Neg.3 Psp ini selalu di awali dengan Sholat Dhuha berjamaah yang kemudian di teruskan dengan agenda yang telah di persiapkan selama seminggu tersebut. Koordinator Sanlat, Jonri Achir,S.PdI menyebutkan bahwa berbagai bentuk kegiatan di laksanakan untuk lebih mempermudah pemahaman anak anak terhadap syariat Islam, tidak hanya melalui teori tapi praktek langsung.” kegiatan ini kita laksanakan Indoor maupun Outdoor, dengan materi pendidikan ramadhan, perlombaan, I'tiqaf dan muhasabah. Kegiatan muhasabah ini sangat penting dimana anak anak kita arahkan untuk mengenal diri serta merenungi keberadaan dirinya di tengah keluarga dan masyarakat ” ujarnya. 

Ditambahkannya bahwa point yang di harapkan melalaui sanlat ini yakni  membentuk pribadi yang mandiri, disiplin dan bertanggung jawab. Optimalisasi potensi diri dan pembentukan citra diri anak dan remaja muslim.

Salah seorang peserta pesantren kilat, Halimah Nur saat dimintai komentarnya, mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan pesantren kilat ini. ''Saya telah banyak mendapatkan wawasan dari pembelajaran tentang agama di kegiatan pesantren kilat ini, disinilah baru pertama kali saya laksanakan sholat dhuda. Selain itu dengan mendalami makna agama betapa diri kita ini sangat kecil''sebut Halimah Nur. (Anas)
Berita ini dapat anda baca di Harian ORBIT, SUARA SUMUT dan Mingguan SUARA MASA

Pilkada P.Sidimpuan dan Mutasi jajaran PNS


Mutasi PNS di P.Sidimpuan yang berbau aroma Pilkada

P.Sidimpuan STT Blog
Jelang akhir masa jabatannya yang tinggal beberapa bulan lagi, Walikota Padangsidimpuan (Psp) Drs.H.Zulkarnain Nasution MM masih melakukan rotasi dan mutasi jabatan PNS di lingkungan pemerintahannya. Sebanyak 70 orang PNS di lingkungan Pemko Psp Jumat (3/8) dilantik oleh Drs.H.Zulkarnain Nasution MM di Aula Kantor Walikota Psp sesuai SK Walikota Nomor 97/KPTS/2012 tentang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian jabatan eselon III, IV dan V di lingkungan pemerintahan Kota Psp. Namun di yakini dalam waktu dekat akan terjadi lagi mutasi atau rotasi di jajaran pejabat Pemko Psp, mengingat suasana kota Psp yang akan menghadapi Pilkada.

Beberapa pejabat di eselon III yang mengalami rotasi diantaranya Miswardin, S,Sos yang sebelumnya Kabid SDM dan SIK pada Dinkes menjadi PJ Sekretaris Dinkes, Padangsidimpuan, Raja Indra Mulia, S,IP, Msi sebelumnya Kabid Badan PMK menjadi Pj. Sekretaris Badan PMK Padangsidimpuan,  Basrah Nasution, ST dilantik sebagai Sekretaris Bapeda, dan Rukiah Pulungan, SP menjadi Pj Kasi Pembina dan Saker pada Disosnaker. Sementara untuk eselon IV diantaranya Lurah Wek VI digantikan Muhammad Yunus yang sebelumnya dijabat Abdul Haris, SP, dan Lurah Lubuk Raya, Bahari Efendi, SH di pindahkan menjadi Lurah Wek I dan padaEselon V , Sri Ratna Rezeki dilantik menjadi KTU SMA Negeri 5 Psp yang sebelumnya di jabat Drs.Medi Gunawana Harahap.

Dalam kata sambutannya  Drs.H.Zulkarnain Nasution MM mengatakan mutasi atau pengangkatan pejabat merupakan bagian dari upaya penyegaran sekaligus memperkuat struktur serta manajemen pemerintah guna memacu kinerja dalam upaya mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.” Mtasi atau rotasi pejabat, adalah untuk mendorong peningkatan kinerja, menghindari potensi stagnasi dan kesenjangan operasional dalam melaksanakan tugas tugas pemerintahan dan pelayanan publik” paparnya.

Dalam beberapa saat lagi diyakini akan terjadi mutasi dan rotasi di jajaran PNS yang ada di Kota Psp. Mutasi dan rotasi ini adalah acara ’terakhir’ bagi walikota yang jabatannya akan segera berakhir. Maka tidak salah kalau timbul istilah Torjak Pangabisan (Tendangan Terakhir-Red). Melihat kondisi saat ini yang dekat dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), kuat dugaan yang ketiban nasib adalah pejabat eselon III dan IV.
Praktek seperti ini sudah diterapkan oleh Walikota Drs.H.Zulkanaen Nasution MM pada 5 tahun yang lalu dan berhasil efektif dalam mendudukkannya kembali sebagai walikota periode ke II.
Pada pilkada kota Psp yang akan di gelar 18 Oktober nanti, salah seorang calon adalah menantu Drs.H.Zulkarnain Nst. Maka menempatkan (halak kita) dalam  posisi yang berhubungan langsung dengan masyarakat adalah tujuan pemenangan salah satu calon walikota, bukan pelayanan prima bagi masyarakat. Aroma dari mutasi yang akan dilakukan walikota saat ini lebih dekat pada pembangunan Dinasty birokrasi di kota P.Sidimpuan.
Kemudian fakta di lapangan telah terlihat beberapa PNS yang terlibat langsung pada acara sosialisasi sang calon walikota yang nota bene menantu walikota saat ini. Bahkan pada beberapa kegiatan inventaris milik pemko Psp di pergunakan untuk kegiatan sosialisasi salah satu calon walikota Psp. (Anas)

Berita ini dapat di baca pada koran Harian ORBIT, SUARA SUMUT dan Mingguan SUARA MASA