10 April 2019

Kondisi Mobil dan Peralatan Operasional Damkar Kota P.Sidimpuan Tidak Memadai


P.Sidimpuan STT_____________
Kondisi Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan sarana prasara operasionalnya mesti ditingkatkan. Kalau mengandalkan peralatan yang ada saat ini, maka kinerja petugas pemadam kebakaran sangat tidak akan optimal untuk menaklukkan api. Bila terjadi kebakaran besar di pemukiman padat atau kebakaran di bangunan bertingkat, kalau hanya mengandalkan peralatan yang ada saat ini petugas akan sangat kesulitan menyelamatkan warga.

 Mobil Damkar Pemko Padangsidimpuan ada 5 unit, 1 unit mobil buatan tahun 1971 (Toyota Buaya), 2 unit buatan tahun 2001 dan 2 unit buatan tahun 2002. Kondisi saat ini hanya 2 unit yang bisa di operasikan. Semua mobil Damkar tersebut berasal dari Pemkab Tapanuli Selatan.
 Demikian gambaran yang di sampaikan Imron Harahap,SH, Kabid Damkar pada Kantor Pemadaman Kebakaran Kota Padangsidimpuan kepada awak media Selasa (9/5/2019).  

Imron menjelaskan beberapa peralatan standar yang mesti di miliki satuan pemadam kebakaran diantaranya  Selang pemadam kebakaran yang disebut sebagai hose untuk meningkatkan jangkauan semprot air, Fire Nozzle atau pengarah air, Tangga, Fire Helmet atau helm khusus yang dirancang untuk petugas pemadam kebakaran, Firefly Baju tahan panas untuk menjaga petugas supaya tetap aman serta berfungsi untuk menyelamatkan korban kebakaran. Namun kondisi peralatan yang dimiliki pihaknya masih jauh dari yang di harapkan.

Saat di tanya mengenai pengambilan air yang kerap ke Desa Partihaman Saroha atau Sirappak, Imron menjelas karena Mobil Damkar tidak memiliki mesin atau pompa  sedot air yang memadai, juga fire hydrant tidak berfungsi sehingga terpaksa mengisi air ke mobil damkar dengan sistim curah.

“ misalnya terjadi kebakaran di daerah Pijor Koling, maka mobil Damkar terpaksa mengambil air ke Sirappak. Padahal kalau ada mesin sedot air yang memadai, maka beberapa sungai terdekat bisa jadi alternatif pengambilan air. Begitu juga dibutuhkan Pump Truck, mobil jenis pick up untuk membawa mesin sedot ini ke daerah padat pemukiman mengingat akses jalan umumnya sempit”.paparnya.

Menurutnya Standar Operasi (SOP) Damkar bila terjadi kebakaran, maksimal 15 menit mobil dan petugas Damkar sudah sampai di lokasi kejadian. Untuk itu di setiap kecamatan mesti ada satu unit mobil pemadam kebakaran.

Melihat perkembangan bangunan dan pemukiman di Kota P.Sidimpuan saat ini, maka sangat perlu segera penambahan peralatan. Begitu juga tangga dan peralatan tali seperti tali Karmantel, tali Webbing dan Carabiner sangat dibutuhkan untuk evakuasi korban di rumah atau gedung bertingkat.
Niat petugas untuk menolong korban jangan jadi bumerang, dimana petugas yang jadi korban karena ketiadaan alat yang standar. Meski slogannya, Pantang pulang Sebelum Padam.(ANAS)

Keterangan Poto : Ali Imron Harahap,SH saat di wawancarai



Orang Tua Jemput Anak Masing-Masing Usai Ujian UNBK SMA


P.Sidimpuan STT____________
Pelajar Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan usai mengikuti Ujian Nasional di minta di jemput orang tua masing masing ke sekolah. Hal ini dilakukan menyikapi Himbauan dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan N0. 420/558/Kasi Tendik&Pen/2019 tanggal 5 April 2019.  Dimana dalam surat tersebut  Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan Drs. Moch. Ihsan Lubis,MM menghimbau seluruh Kepala SMA Negeri/Swasta se Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan untuk menghimbau siswa – siswinya agar :
 1. Tidak melakukan aksi coter coret seragam sekolah di tempat umum.

2. Tidak melakukan konvoi kenderaan bermotor di jalan raya.
3. Tidak melakukan pelanggaran lalu lintas yang dapat mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
 4. Tidak melakukan kegiatan amoral lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Himbauan yang dilakukan Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak. Kepala SMA Negeri 1 Padangsidimpuan Dra. Nursyawiyah Hutauruk,M.Pd kepada awak media, Senin (8/4) mengatakan bahwa orang tua siswa kelas XII atau peserta ujian akhir menyambut baik tindakan ini.

 “ umumnya orang tua siswa datang menjemput anak masing masing kesekolah ini setelah UNBK selesai sesuai dengan sesi masuk anak tersebut. Dimana pelaksanaan UNBK di sekolah ini terbagi dalam 3 sesi.  Siswa yang tidak di jemput orang tua atau wali tidak diperkenankan meninggalkan gerbang sekolah, karena sebelumnya kita sudah menyampaikan surat undangan kepada orang tua siswa”ujarnya.

Sementara itu Anas, salah satu orang tua siswa di SMA Negeri 1 P.Sidimpuan yang langsung menjemput anaknya menanggapi hal ini mengatakan, bahwa tindakan atau himbauan dari Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan adalah hal yang baik. “  sebagai orang tua, kita memahami niat baik atau tujuan dari Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan dan pihak sekolah. Kalaupun ada tindakan coret coret atau konvoi kenderaan, itu sudah diluar jangkauan sekolah. Sekarang penilaiannya terpulang kepada kita selaku orang tua anak tersebut, apakah kita masih di hargai si anak atau tidak” ucap Anas.

Pantauan di lapangan masih terdapat beberapa pelajar yang masih melakukan aksi coret coret baju memakai cat semprot serta konvoi kecil beberapa kenderaan roda dua menuju tempat wisata. Namun bila di lihat dari dekat, umumnya anak anak tersebut berasal dari sekolah swasta dan beberapa sekolah negeri yang letaknya di pinggir Kota Padangsidimpuan.(ANAS)

Keterangan Poto : Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan Drs. Moch. Ihsan Lubis,MM



15 Maret 2019

151 Sekolah SMA,SMK dan MA di Cabdis Pendidikan Sidimpuan Peserta UNBK 2019

P.Sidimpuan STT___________
Penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sesuai jadwal pelaksanaan UN 2019 berdasarkan prosedur operasional standar (POS) tercatat untuk tingkat  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berlangsung 25-28 Maret 2019, Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) pada 1-4 dan 8 April 2019 untuk UN susulan SMA/MA/SMK digelar 15-16 April.  

Diwilayah kerja Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan yang meliputi Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan dalam pelaksanaan UNBK di ikuti 17.045 siswa dari 151 sekolah SMA-SMK- MA Negeri dan swasta. Peserta UNBK SMK di ikuti 51 sekolah Penyelenggara di Negeri dan Swasta. Penyelenggara UNBK di kota Padangsidimpuan 17 sekolah di ikuti 1983 siswa, Kabupaten Mandailing Natal 21 sekolah di ikuti 1897 dan kabupaten Tapanuli Selatan 13 sekolah di ikuti 1258 siswa, total 5138.  

Penyelenggara UNBK  SMA dan MA di ikuti 100 sekolah Negeri dan Swasta, di Padangsidimpuan 28 sekolah di ikuti 3320 siswa, Kabupaten Mandailing Natal 54 sekolah di ikuti 5975 dan kabupaten Tapanuli Selatan 18 sekolah di ikuti 2562 siswa, total 11857.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidimpuan, Drs.Moch.Ikhsan Lubis,MM melalui Kepala Seksi SMK, Marwan Batubara kepada awak media Rabu,(13/3) mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada kendala pelaksanaan. “ segala persiapan termasuk simulasi UNBK yang telah kita laksanakan belum ada kendala, harapannya kedepan akan berjalan lancar hingga selesai” ujarnya.

Mengenai kendala listrik, pihak sekolah telah mengantisipasi dengan menyediakan genset. Selain itu pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan PLN agar pelaksanaan UNBK ini berjalan lancar.

Lebih jauh dikatakan Marwan bahwa pada tahun ini UNBK tidak banyak perubahan yang signifikan,  namun pada UNBK 2019 ada sedikit perubahan dalam moda soal yang akan diujikan. Pada tahun ini UNBK tetap memiliki dua jenis soal yaitu soal pilihan dan soal essay, ucapnya.

Lebih jauh Marwan Batubara mengatakan kemungkinan kendala ada pada jaringan internet yang lazim di sebut dengan istilah badai offline. Hal ini disebabkan terjadi masalah pada server pusat sehingga pada server local di masing-masing sekolah berstatus Standby.
Hal ini pernah terjadi di beberapa daerah saat berlangsung simulasi UNBK tahun 2019, server pusat tiba-tiba saja offline dan standby, selang beberapa menit kemudian server local kembali normal dengan status Online sehingga simulasi dapat dilanjutkan kembali.

 Marwan berpesan kepada peserta UNBK , bila terjadi hal seperti ini agar jangan panik. Ia juga meminta agar anak anak peserta UNBK menjalankannya dengan teliti,santai dan jujur.  (Mangarahon/ANS)



SMA 1 dan Nurul Ilmi Padang Sidimpuan Loloskan 8 Siswa Sebagai Duta Ke OSN 2019 Tingkat Provinsi

P.Sidimpuan STT_________
Sebanyak 27 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) Menjadi utusan dari Kota Padangsidimpuan ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019 Tingkat Provinsi Sumatera Utara setelah berkompetisi dengan ratusan siswa dari 28 sekolah Negeri maupun swasta se kota Padangsidimpuan.  Dari 27 siswa ini terdapat masing masing 8 orang siswa dari SMA Negeri 1 dan SMA Nurul Ilmi Padangsidimpuan.

OSN memperlombakan 9 bidang studi yakni Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Kebumian, Geokrafi, Ekonomi dan Komputer (TIK). Masing masing bidang studi mengutus 3 orang siswa sebagai duta daerah. Peserta daerah nantinya akan bersaing lagi dengan ratusan siswa guna mendapatkan pemenang yang akan menjadi utusan ke OSN tingkat Nasional.

Kepala SMA Negeri 1 Padangsidimpuan Dra. Nursyawiyah M.Pd menanggapi keberhasilan ini mengatakan bahwa semuanya berkat kerjasama antara tenaga pendidik di sekolah dengan orang tua siswa. “ kita mendorong jiwa kompetisi dalam prestasi bagi seluruh anak didik kita secara sehat. Selain bidang akdemik, sekolah juga memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreatifitasnya baik secara perseorangan maupun kelompok seperti bidang seni dan olah raga” paparnya. Ia berkeyakinan bahwa kedepan prestasi ini masih bisa ditingkatkan karena sekolah punya tenaga pendidik yang berkompetensi di bidangnya serta adanya dorongan orang tua siswa untuk memacu prestasi anak.

Sementara itu di tempat terpisah, Nasruddin Nasution salah seorang anggota Komite SMA Negeri 1 Padangsidimpuan ketika di tanya tanggapannya mengenai OSN mengatakan bahwa dari sekian banyaknya indikator keberhasilan pengelolaan sekolah adalah Olimpiade Sain. “ kalau melihat jumlah siswa SMA 1 yang lolos ke OSN sebanyak 8 orang, berarti dari beberapa bidang ilmu yang di perlombakan sekolah ini berhasil namun belum memuaskan” ucapnya. Alasan yang di berikannya karena belum semua bidang studi yang di perlombakan ada utusan dari sekolah ini.
 “kalau bisa tahun depan siswa SMA 1 harus 18 orang yang lolos atau sapu bersih. Kita bukan sombong, tapi kita mesti membuat target besar” ujarnya.

Lebih jauh pria yang biasa di sapa Anas ini mengatakan bahwa masyarakat sering menilai Kwalitas atau mutu pendidikan di satu sekolah dilihat dari jumlah siswa yang lolos ke OSN dan masuk ke Perguruan tinggi negeri. Untuk itu seluruh sekolah di kota ini harus mampu berprestasi, terutama sekolah negeri yang mendapat pembiayaan besar dari pemerintah, jangan tertinggal dari sekolah swasta.

Adapun sekolah dari Sidimpuan yang berhasil mengirimkan siswanya ke OSN Provinsi yakni SMA Negeri 1 sebanyak 8 orang SMA Swasta Nurul Ilmi 8 orang, MAN 2 sebanyak 4 orang, MAN 1 sebanyak 3 orang, SMA Negeri 4 sebanyak 2 orang, SMA Negeri 8 dan SMA Swasta Kesuma Indah masing masing satu orang. (ANS)

    

Ratusan siswa SMA Negeri 2 Kota Padangsidimpuan Kecewa karena tidak bisa mengikuti SNMPTN Tahun 2019

P.Sidimpuan STT___________
Ratusan orang tua dan siswa Sekolah Menengah Negeri (SMA) 2 Kota Padangsidimpuan merasa sangat kecewa karena tak satu siswa pun yang bisa mengikuti SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Padahal pemerintah telah memberikan kuota sebanyak 40% bagi siswa kelas XII atau Kelas 3 sekolah ini untuk mengikuti SNMPTN. SMA Negeri 2 satu satunya sekolah dengan Akreditasi A yang tidak bisa mengikuti SNMPTN di kota ini.  Sejauh ini pihak sekolah masih bungkam terhadap permasalahan yang terjadi.

Seperti di ketahui bahwa SNMPTN merupakan jalur favorit siswa, karena semua siswa diperbolehkan ikut seleksi di hampir semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan berbagai macam prodi atau jurusan. Sekolah yang memiliki akreditasi A kemungkinan berpeluang besar diterima. Selain itu Pendaftar tidak dikenakan biaya (gratis), Bagi siswa miskin memperoleh bantuan keringanan biaya kuliah (melalui program bidik misi).

SY. Harahap salah seorang orang tua siswa kelas 3 mengaku sangat kecewa atas masalah ini. Semangat anaknya untuk masuk PTN melalui SNMPTN sangat besar, upaya untuk itu sudah di persiapkannya sejak anaknya kelas 2 dengan mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah. “ sangat kecewalah” ucapnya singkat. Diceritakannya bahwa ia memasukkan anaknya ke SMA 2 karena menganggap sekolah tersebut adalah sekolah yang favorit dengan integritas yang tinggi. Namun kenyataannya ia dan ratusan orang tua siswa lainnya terpaksa pasrah terhadap manajemen sekolah tersebut.

Sementara itu pemerhati pendidikan kota Padangsidimpuan, Nasruddin Nasution dalam menanggapi permasalahan ini mengatakan ada human eror dan mesti ada yang bertanggung jawab, setidaknya pertanggung jawaban secara moral.  Dikatakannya bahwa sejauh ini informasi yang didapatkannya bahwa data siswa yang dikirim kepusat secara online tidak masuk hingga batas akhir pendaftaran. “ Seperti ngirim SMS lah, terkirim dari Hp tapi tak tau kita sampai ke tujuan atau tidak. Tapi kalau kita serius dalam pekerjaan ini, kan bisa kita crosscek apa data yang kita kirim sudah terinput” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa telah berusaha menghubungi kepala sekolah untuk mengetahui perihal ini, namun belum berhasil. “ dua kali saya kesana, namun pegawai sekolah yang duduk di meja piket mengatakan bahwa kepala sekolah sedang sangat sibuk” sebutnya.

Pada bahagian lain dirinya berharap agar pihak sekolah memberi keterangan yang jelas tentang sebab musabab kejadian ini. Jangan sampai terjadi preseden buruk, karena informasi yang di dapatnya bahwa akan ada sangsi terhadap sekolah dari pemerintah. Dikhawatirkan kalau tahun depan pemerintah tidak memberi peluang kepada siswa SMA2 untuk mengikuti SNMPTN.

 “ kalau sangsi dari pemerintah tidak memperbolehkan siswa SMA 2  mengikuti SNMPTN satu atau dua tahun, maka kemungkinan anak anak yang berprestasi secara akademik akan meninggalkan sekolah tersebut ” ujarnya. Untuk itu, permasalahan di sekolah ini menjadi peringatan bagi sekolah lain dalam mengelola dunia pendidikan. (Mangarahon/ANS)





1 Maret 2019

” Siswa SMK 3 P.Sidimpuan Terlantar” Gubsu diminta Tempatkan Kepala Sekolah

P.Sidimpuan STT___________
Proses belajar dan mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kota P.Sidimpuan saat ini sangat memperihatinkan. Siswa lebih banyak bermain atau berkumpul di luar kelas dari pada menerima pembelajaran dari guru. Hal ini di sebabkan guru banyak yang bolos atau menghabiskan waktu ngobrol di ruang guru serta di kantin sekolah.

Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan kondisi dan sikap sebahagian guru yang malas mengajar. Apalagi dalam waktu dekat akan dilaksanakan ujian akhir bagi kelas 3 atau ujian kenaikan kelas. Syarif salah satu orang tua siswa di SMK Negeri 3 P.Sidimpuan kepada awak media ini mengatakan bahwa ia menerima keluhan dari anaknya, kalau banyak guru yang malas mengajar. “ laporan dari anak bahwa selama 6 bulan terakhir, nyaris tiap hari ada guru yang tidak masuk ke kelas mereka” ucapnya. Syarif sudah berniat memindahkan anaknya dari SMK Negeri 3 ke sekolah yang lain, namun jurusan atau prodi yang di ambil anaknya hanya ada di SMK Negeri 3. “ selaku orang tua, saya sangat kecewa melihat kondisi ini, dan pemerintah mesti mengambil tindakan” ujar nya dengan nada kecewa.


Pemerhati pendidikan Kota Padangsidimpuan Nasruddin Nasution yang biasa di sapa Anas bersama awak media ini beberapa waktu yang lalu mengunjungi SMK Negeri 3 untuk mengkonfirmasi kondisi sekolah ini. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Donna Lubis, S.Pd tidak membantah bahwa proses belajar mengajar di SMK Negeri 3 P.Sidimpuan berjalan jauh dari yang diharapkan.

 Dijelaskannya bahwa sejak Kepala Sekolah sakit  setahun yang lalu, proses belajar mengajar mulai tidak disiplin. “ saya tidak mampu berbuat banyak, karena tenaga pendidik di sekolah ini semuanya orang dewasa yang semestinya sudah memahami kewajiban masing masing. Kondisi apa yang bapak bapak lihat hari ini, adalah fakta. Saat ini jam belajar, silahkan kita nilai sendiri bagai mana situasinya “ ucap Donna dengan senyum sembari menunjuk siswa yang berkeliaran di luar kelas.

Sementara itu Anas meminta agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam hal ini Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan Sumut agar segera menempatkan kepala sekolah di SMK Negeri 3 P.Sidimpuan. “ kita minta agar Gubsu segera menghunjuk Kepala sekolah atau pelaksana di sekolah ini. Membiarkan kekosongan jabatan kepala sekolah selama satu tahun adalah kebijakan yang salah. Apalagi SMK Negeri 3 P.Sidimpuan sudah dipersiapkan menjadi sekolah rujukan. Titik persoalannya sederhana, dimana Kepala sekolah yang sudah tidak bisa hadir di sekolah masih di pertahankan” sebut Anas.

 Ia juga meminta agar guru guru serta pengawas yang bertugas di sekolah tersebut memiliki tanggung jawab Moral terhadap tugasnya. “ Negara telah memberi hak para guru terutama guru bersertifikasi dengan penghasilan yang besar, jadi semestinya kewajiban di jalankan” tegas Anas.(Mangarahon) Poto Anas


18 Januari 2019

Laporan : KEGIATAN PERTEMUAN NASIONAL PRAMUKA PEDULI TAHUN 2018.

Laporan :

KEGIATAN PERTEMUAN NASIONAL PRAMUKA PEDULI TAHUN 2018.
Dasar :
1.       Surat Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara Nomor: 18.018/02-A tanggal 27 Agustus 2018. Perihal Surat Penghunjukan Pertemuan Nasional Pramuka Peduli.
2.       Surat Tugas Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara Nomor : ST/16/02-A tanggal 1 September 2018.
3.        Surat Mandat Katua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Padangsidimpuan Nomor: 071/0220-A.
Waktu dan Tempat Kegiatan :
Tanggal 7 s/d 9 September 2018 di LANUD Atang Sanjaya Bogor Jawa Barat.

Perjalanan dan Kegiatan

.00 -17.30 Wib Forum Diskusi sebagai Bahan Rekomendasi untuk di masukkan pada Anggaran Rumah Tangga (ART) Gerakan Pramuka pada Munas tahun 2018 di Kendari, Sulawesi Tenggara. Peserta di bagi dalam 4 kelompok.
1.              -  Pukul 20
2.    .00-23.00 Wib sesi Penyampaian dan Tanggapan atas Rekomendasi masing masing kelompok diskusi Tanggal 6 September 2018 Berangkat dari Kota Padangsidimpuan pukul 08.30 Wib ke Kota Medan.
3.    Tanggal 7 September 2018 berangkat dari bandara KNA Deli Serdang menuju Bandara Halim Perdana Kusuma (HPK) Jakarta sekitar pukul 11.45 Wib. 
Tanggal 7 September 2018 Pukul 15.00 Wib Registrasi di Lokasi Kegiatan Komplek Landasan Udara (Lanud) Atang Senjaya.
-       Pukul 20.30 – 23.00 Wib Pembukaan Acara Pertemuan oleh Kwarnas yang di Wakili Rangga Wisnu dan sesi kegiatan tentang Wawasan Kebangsaan oleh Komandan Landasan Udara (Lanud) Atang Senjaya Marsekal Pertama TNI Erwin Buana Utama.
4.    Tanggal 8 September 2018 pukul 08.30 -17.30 Wib sesi kegiatan : Pemahaman Posisi dan Tupoksi Pramuka Peduli oleh Wakil Ketua Kwartir Nasional Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Letjen TNI Muhammad Hendra -  Manajemen Penanggulangan Bencana dan Satkorlak di Daerah oleh BNPB, BASARNAS dan SAR.
      -  Pukul 19.30-23.00 Wib. Bedah Buku Scouting For Boys Oleh Rangga Wisnu Kwarnas.
5.    Tanggal 9 September 2018. Pukul 08.00-08.30. Sesi Poto. Pukul 09.00 - 12.30 Wib sesi kegiatan Peraturan PUB ( Pengumpulan Uang Bencana ) nara sumber dari Kemensos RI. Kemitraan Pramuka dan Polri Pasca Bencana, Narasumber dari Mabes Polri.
      -  Pukul 14.
  5.     Tanggal 10 September 2018 pukul 08.00-09.30 Wib Pengukuhan Pramuka Peduli Nasional      Angkatan I oleh Letjen TNI Muhammad Hendra sekaligus penutupan acara Pertemuan   Nasional Pramuka Peduli.
  6.     Pukul 10.30 Wib meninggalkan Komplek AURI LANUD Atang Sanjaya Bogor menuju Jakarta   - Pukul 17.35 Wib berangkat dari Bandara HPK Jakarta menuju Bandara KNA Deli Serdang.
  7.      Tanggal 11 September 2018 berangkat  dari Medan pukul 14.00 Wib tiba di Kota  Padangsidimpuan sekitar pukul 24.00 Wib.


SARAN : Disarankan agar Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Padangsidimpuan menjadi Fasilitator dalam membentuk Satuan atau Unit kegiatan dalam Penanggulangan Bencana di Kota Padangsidimpuan. Anggota Satuan atau Unit dimaksud melibatkan Satuan Karya (SAKA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TAGANA dari Dinas Sosial,Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP), unit Pemadam Kebakaran, Mahasiswa dan Kelompok Masyarakat Peduli Bencana atau  Relawan. 

Pembuat Laporan




Nasruddin Nasution
Andalan Bidang Humas
Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Padangsidimpuan


Bursa Calon Ketua PGRI Kota Padangsidimpuan Sepi Peminat

Bursa Calon Ketua PGRI Kota Padangsidimpuan Sepi Peminat

P.Sidimpuan STT________

Kongres Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara yang rencananya akan di gelar pada awal Bulan Pebruari 2019 untuk pemilihan Pengurus Periode 2019-2024 masih sepi peminat untuk jadi ketua. Kepengurusan PGRI Kota Padangsidimpuan di bawah kepemimpinan Drs. Masuddin Lubis, M.Pd sebenarnya sudah berakhir pada tahun yang lalu, namun karena berbagai hal kongres untuk membentuk kepengurusan yang baru belum bisa di laksanakan. Demikian di sampaikan Drs. Masuddin Lubis, M.Pd pada Kamis (17/1) saat di konfirmasi tentang pelaksanaan Kongres PGRI.

 “mengenai kapan jadwal pelaksanaan kongres, itu akan di tentukan pada rapat yang sudah kita agendakan pada tanggal 24 januari 2019. Dirapat ini nantinya segala hal yang di perlukan dalam rangka kongres akan kita rampungkan termasuk Tatib dan mekanisme pemilihan ketua” paparnya.

Ketika di tanya bahwa sudah ada dua nama calon yang bakal maju sebagai ketua PGRI Kota Padangsidimpuan, ia tidak membantah dan sebaliknya mengatakan “ makin banyak calon itu akan lebih baik, katakanlah ada pilihan alternatif” sebutnya. Masuddin Lubis juga membenarkan bahwa sejauh ini baru dua orang yang sowan kepadanya untuk maju sebagai calon ketua PGRI yakni Samsul Bahri Harahap yang saat ini menjabat Kepala SMP Negeri 11 Kota Padangsidimpuan dan Mulkeis Matondang Guru SMP Negeri 2 Kota Padangsidimpuan.
Sementara itu Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMA, Drs. Ahwin Daulay,M.Pd  yang juga Kepala SMA Negeri 6  Kota Padangsidimpuan mengatakan bahwa sejauh ini belum ada nama dari kalangan tenaga Pendidik di Tingkat SMA dan SMK yang maju sebagai Calon Ketua PGRI Kota Padangsidimpuan. “ dari komunikasi dengan kepala sekolah SMA dan SMK, sejauh ini belum ada yang akan mencalonkan” ucapnya.

Ahwin Daulay berharap agar figur ketua terpilih dapat di terima semua kalangan dan mampu menjalankan Visi dan MISI PGRI. Siapapun pengurus terpilih nantinya harus mampu menempatkan PGRI sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah dalam perumusan dan pelaksanakan kebijakan pembangunan dunia pendidikan. PGRI Kota Padangsidimpuan harus di depan dalam memperjuangkan kesejahteraan guru-guru Honor serta membela dan melindungi guru guru yang bermasalah dengan hukum tatkala menegakkan disiplin dalam lingkungan sekolah, paparnya. Ahwin Daulay menekankan bahwa kepengurusan PGRI nantinya harus mandiri, Independen dan profesional.(Anas)


Laporan Kegiatan





Laporan Kegiatan
Nama Kegiatan                 :  PELATIHAN DASAR JURNALIS PELAJAR DAN MAHASISWA
Tempat                                :  Aula MAN 2 Model Padangsidimpuan
                                                   Jalan St. Soripada Mulia Kota Padangsidimpuan
Hari/Tanggal                    :  Kamis 6 Desember 2018
Waktu                                  :  Pukul 08.20  s/d  16.30 Wib.
Peserta Hadir                    :  90 orang

Dasar Kegiatan
Program Kerja KOMUNITAS WARTAWAN KOTA PADANGSIDIMPUAN (KWKP) bidang Pendidikan dan Latihan Tahun 2018.
Sumber Dana
Sumber dana bahagian dari  Hibah dari APBD Kota Padangsidimpuan Tahun 2018 untuk Lembaga Komunitas Wartawan Kota Padangsidimpuan.
Peserta terdiri dari
-          5 orang dari Pasca Sarjana IAIN Padangsidimpuan
-          10 orang dari Fakultas Sospol Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan
-          5 orang dari IPTS/STKIP Padangsidimpuan
-          5 orang dari IM Mawati PK IMM – UMTS Padangsidimpuan
-          2 orang dari Fakultas HUKUM UMTS Padangsidimpuan
-          1 orang dari Fakultas Ekonomi Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan
-          4 orang dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMMI) Kota Padangsidimpuan
-          5 orang dari Senat Mahasiswa IAIN Padangsidimpuan
-          2 orang dari F-KIP          Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan
-          41 orang Kepala Desa dan Sekretaris Desa se Kota Padangsidimpuan
-          10 orang anggota KWKP
Peserta menerima ATK antara lain Tanda Pengenal, Tas /Map Zipper, Blocnotes mambo, Balpoint, Kaos Lengan Panjang Warna Hitam, Snack Pagi, Makan Siang, Snack Sore,Piagam yang sudah tertera Nama Peserta dan uang harian serta pengganti transportasi.
Narasumber kegiatan 3 orang dan Moderator 3 orang
Narasumber :
  1. ISLAHUDDIN NASUTION, S.Sos  Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika (Kominfo) Kota Padangsidimpuan.
  2. MANAON LUBIS  Direktur, Pimpinan Redaksi Koran Sumatera Tenggara Pos
  3. AKP. SULHAN ARIFIN SIREGAR,SH   Kasat Binmas Polres Kota Padangsidimpuan.




Kegiatan Pelatihan Dasar Jurnalis ini di buka oleh Walikota Padangsidimpuan yang di Wakili Asisten III Sekretariat Pemko Padangsidimpuan Bidang Kesra, DRS. DILHAM LUBIS.
 Turut Hadir Undangan atau yang mewakili diantaranya mewakili Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Camat Se Kota Padangsidimpuan, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Padangsidimpuan, Kepala Biro dan Kepala Perwakilan Media Cetak serta Pengurus dan Anggota Lembaga lainnya.
Laporan Panitia Disampaikan Ketua Panitia, Nasruddin Nasution yang mengatakan bahwa Tujuan Utama kegiatan ini yakni : - Tersosialisasinya Undang Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Etika Pers. – Tersosialisasinya Undang Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2008 tentang  Keterbukaan Informasi Publik (KIP) - Tersosialisasinya Undang Undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan transaksi Elektronik (ITE). Dimana Masyarakat memahami 1. Kinerja Wartawan. 2. Masyarakat bisa Membedakan cara kerja dan kinerja Wartawan dengan Lembaga lainnya. 3. Masyarakat bisa Memahami yang dimaksud cara mendapatkan Informasi dari Lembaga Pemerintahan serta mengetahui jalur bila terjadi sengketa Informasi Publik. 4. Masyarakat memahami Rambu-rambu dalam ber media sosial (Medsos) sehingga tidak terdampak pada masalah hukum.
Kata Sambutan dari ketua Komunitas Wartawan Kota Padangsidimpuan (KWKP) menjelaskan bahwa yang berhimpun di lembaga KWKP berasal dari berbagai organisasi kewartawanan baik Media Cetak maupun Media Elektronik serta Media Online.



Kata Sambutan Walikota Padangsidimpuan yang di bacakan Asisten III Sekretariat Pemko Padangsidimpuan Bidang Kesra DRS. DILHAM LUBIS  Kutipan kata Sambutan Walikota Padangsidimpuan “ PELATIHAN INI AKAN MENAMBAH PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN YANG MERUPAKAN TUNTUTAN PROFESIONALISME DALAM BIDANG JURNALISTIK.  SAYA SANGAT MENDUKUNG KEGIATAN PELATIHAN INI SEHINGGA INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH YANG AKAN KITA SAJIKAN SECARA BAIK KEPADA MASYARAKAT.  AMANAT UU NOMOR 14 TANHUN 2008 MENGHARUSKAN PENYELENGGARA PEMERINTAH  MEMBERIKAN AKSES YANG SELUAS LUASNYA KEPADA MASYARAKAT TERKAIT CAPAIAN, TANTANGAN DAN KEBERHASILAN YANG SUDAH DI CAPAI.  SAYA INGATKAN BAHWA, KITA HARUS BIJAK SARANA INFORMASI YANG ADA. SEBUAH INFORMASI HARUS DI ANALISA, DITELITI KEBENARANNYA SEHINGGA TIDAK MENJADI BERITA BOHONG ATAU “HOAX”.  OLEH KARENA ITU SAYA BERPESAN KEPADA SELURUH PESERTA, MANFAATKANLAH KESEMPATAN INI DENGAN BAIK.  GALILAH ILMU SEBANYAK BANYAKNYA DARI NARASUMBER YANG HANDAL DAN KREDIBEL DI BIDANGNYA. JANGAN SUNGKAN BERTANYA JIKA ADA HAL YANG KURANG JELAS ATAU KURANG DI MENGERTI”



Jalannya Kegiatan
  1. Sesi I (pertama) Narasumber ISLAHUDDIN NASUTION S.Sos  memaparkan tentang keberadaan Dinas Komunikasi Dan Informatika (Kominfo) Kota Padangsidimpuan, terkait dengan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta kemitraan antara Lembaga Kewartawanan, Insan Pers termasuk media elektronik dan Radio.
Acara di isi dialog interaktif antara Narasumber dengan peserta Pelatihan yang berlangsung sekitar 90 menit.
Moderator ALI AKBAR.
  1. Sesi II dimulai pada pukul 13.30 Wib usai ISOMA. Pada sesi ini sebagai Narasumber adalah MANAON LUBIS Direktur, Pimpinan Redaksi Koran Sumatera Tenggara Pos. Dalam makalahnya Narasumber menjelaskan Fusngsi Wartawan sesuai UU no 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik serta Etika wartawan. Pada sesi ini juga di  isi dialog, tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Sesi II ini berlangsung sekitar 90 menit.
Moderator NASRUDDIN NASUTION


  1. Sesi III di mulai pukul 15.15 Wib usai break coffe dengan Narasumber    AKP. SULHAN ARIFIN SIREGAR,SH   Kasat Binmas Polres Kota Padangsidimpuan. Pada sesi ini paparan atau materi yang di sampaikan Narasumber  tentang UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Fokus yang di sampikan adalah rambu rambu
mengenai cara bermedia sosial atau sesuatu yang di upload ke internet agar tidak terjerat hukum. Pada sesi ini juga di  isi dialog, tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Sesi III ini berlangsung sekitar 90 menit.
Moderator SAFRIANI



Narasumber menerima Piagam yang sudah di tertera nama narasumber serta sudah di bingkai luks. Narasumber menerima Honor sesuai aturan dan kemampuan panitia serta sudah di potong pajak oleh panitia.
Panitia berjumlah 15 orang serta satu orang penanggung jawab, total berjumlah 16 orang. Panitia menerima ATK dan Atribut lainnya serta menerima honor sesuai kemampuan anggaran kepanitiaan dan telah dipotong pajak penghasilan.
Atribut berupa kaos di berikan selain kepada peserta dan panitia, juga di berikan kepada seluruh pengurus Komunitas Wartawan Kota Padangsidimpuan, Narasumber serta staf pembantu kepanitiaan, Total Kaos yang di bagikan sebanyak 135 buah.
Pertanggungjawaban alokasi atau peruntukan dana yang menyangkut segala pembiayaan dalam kegiatan ini di sampaikan dalam laporan atau catatan tersendiri yang merupakan bahagian tak terpisahkan dari laporan ini.
Demikian laporan singkat pelaksanaan PELATIHAN DASAR JURNALIS PELAJAR DAN MAHASISWA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2018 di sampaikan untuk dapat dipergunakan seperlunya.

PANITIA PELATIHAN DASAR JURNALIS PELAJAR DAN MAHASISWA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2018
Ketua                                                                                        Sekretaris



Nasruddin Nasution                                                  Jhonson Karo Karo

Mengetahui :
             KOMUNITAS WARTAWAN KOTA PADANGSIDIMPUAN                             
                                                                                KETUA UMUM                                                                



                                                                  
            ALI AKBAR   





                  


16 November 2018

Mantan Kapolres Tapsel Tutup Kegiatan Perkemahan Pramuka se Kota Padangsidimpuan

P.Sidimpuan STT
 Kegiatan Perkemahan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) kota
Padangsidimpuan (Psp) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka Ke-57 tahun 2018 di Lapangan Yayasan Arrohim SMA/SMK Harapan kecamatan Psp Angkola Julu, Desa  Poken Jior kota Psp, resmi ditutup oleh  AKBP. Drs, Parluatan Siregar. Yang saat bersamaan juga bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) penutupan, Rabu (14/11/2018) sekira Pukul 15.00 WIB. _______ AKBP Drs, Parluatan Siregar disela sela pidatonya menyampaikan Pramuka menciptakan manusia disiplin dan mandiriPendidikan pramuka adalalah pedidikan dimana manusia atau peserta didik bisa mendapat banyak ilmu dan pengalaman yang yang luar biasa. Sebab didalam pendidikan pramukan manusia bisa mendapatkan ilmu sekalian kesenangan secara sekaligus karena didalam pendidikan pramuka kita diajarkan bagaimana cara belajar dialam terbuka akan tetapi selalu diadarka keceriaan. _____Di alam terbuka itu kita diajarkan bagaimana cara bertahan hidup dengan memanfaatkan keadaan alam sekitar, seperti bagaimana kita mendapatkan makan, mengantisipasi keadaan darurat, mengobati luka disaat darurat dan masih banyak hal yang bisa didapatka dari pendidikan pramuka. Semua anggota pramuka pasti akan dituntut untuk menjadi manusia yang disiplin,"paparnya. 

 Disisi lain beliau juga akan selalu memberi lokasi yayasan Ar-Rohim untuk di pakai kegiatan pramuka setiap saat baik oleh sekolah atau pramuka yang ada di dinas atau perguruan tinggi. "Lokasi ini di sediakan untuk membina generasi muda dan melahirkan atlit berprestasi. Dengan harapan akan lahir Parluatan - Parluatan lain yang mampu mengharumkan bangsa di kancah internasional, "ucapnya. ______ Sementara laporan panitia yang disampaikan oleh Irianto andalan bidang urusan bina dewasa kwarcab kota Psp menyampaikan Hari Pramuka Ke-57 tahun ini berlangsung selama 4 dengan mengusung tema "PRAMUKA PEREKAT NKRI"  dengan menyajikan berbagai kegiatan.  Diantaranya dengan menggelar perkemahan dan Apel besar HUT Pramuka ke 57 selain itu Kwarcab Pramuka Kota Psp juga menggelar  lomba ketangkasan, kegiatan keagamaan dan kerohanian, Pentas Seni kemudian bhakti masyarakat selanjutnya olahraga, Hiking/ pengembaraan,  halang rintang (Obstackle), permainan penggalang, Forum penggalang, forum penegak dan Pandega seterusnya Penghijauan serta Bumbung kemanusiaan bencana alam Mandailing Natal._____ Dan untuk peserta yang ikut serta lanjut Irianto ada sebanyak 2.535 dimana hingga hari terakhir semuanya dalam kondisi sehat wal afiat,"terangnya. ____ Pantauan, pada akhir acara kegiatan diisi dengan penyerahan trophy dan piagam penghargaan bagi pemenang berbagai lomba ketangkasan. Dimana keluar sebagai juara umum pa/pi di borong oleh SMA Negeri 3 kota Psp._______ Sementara itu Andalan Bidang Humas dan Hubungan antar lembaga,Nasruddin Nasution yang akrab di sapa Anas kepada awak media mengatakan bahwa ia berharap agar seluruh instansi yang punya satuan karya (SAKA) Pramuka agar mengaktifkan SAKA di pangkalan masing masing. “sepanjang pembinaan pramuka itu hanya di sekolah saja, maka perkembangan dan kemajuan gerakan pramuka itu hanya jalan di tempat” ucapnya._____ Ketika di tanya alasan dari pangkalan saka, jawabannya selalu anggaran. “ jawaban instansi tersebut selalu klise, anggaran. Kita tidak tahu kebenarannya. Kwarcab pramuka Kota P.Sidimpuan selalu siap memfasilitasi kegiatan yang di butuhkan SAKA, terutama dalam pembekalan dasar kepramukaan” jelas Anas.(Mangarahon) Ket Poto : AKBP. Drs, Parluatan Siregar menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba di kegiatan Apel dan Perkemahan Hut Pramuka ke 57 se Kota P.sidimpuan Rabu (14/11)


15 November 2018

Walikota Sidimpuan sebut,"gerakan Pramuka wadah mendidik,membina kesetiakawanan serta Mental".

P. Sidimpuan STT___________
Walikota Irsan Efendi Nasution SH sebagai Ketua Majelis Pembimbing Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Padangsidimpuan  mengatakan gerakan Pramuka adalah wadah untuk mendidik serta membina dan memiliki kesetiakawanan.


"Adik-adik pramuka sekalian diharapkan dengan mengikuti kegiatan ini,agar memiliki pemahaman terhadap permasalahan bangsa dan menerapkan watak pramuka sebaik-baiknya,karena adik-adiklah calon-calon pemimpin bangsa dimasa yang akan datang. Selamat Hari Pramuka Ke-57 "demikian disampakan Irsan Efendi di Lapangan Yayasan Arrohim SMA/SMK Harapan,Poken Jior,Kec.Padangsidimpuan-Angkola Julu,Selasa(13/11/2018)
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Seluruh Pembina SAKA, Asisten, Seluruh OPD se-Kota
Padangsidimpuan, Ketua Yayasan Arrohim yang juga Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sumatera Utara Parluatan Siregar,Peserta Perkemahan dari Kwarcab Gerakan Pramuka kota Padangsidimpuan.
Ketua harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Padangsidimpuan Ibnu Hajar mengatakan bahwa tujuan Apel dan Perkemahan Peringatan Hari Pramuka ke 57 tahun ini,sebagi pembentukan kepribadian,kecakapan hidup dan ahlak mulia melalui penghayatan dan pengalaman nilai-nilai Kepramukaan.


Dijelaskan,Sebanyak 2.535 orang ikut serta Apel dan Perkemahan di Peringatan Hari Pramuka ke-57 tahun 2018 . "Dari kegiatan ini kita harapkan pencapaian keimanan dan ketaqwaan,jiwa persatuan dan kesatuan bangsa,disiplin,kepedulian terhadap sesama dan lingkungannya.Keterampilan kepramukaan serta  manejerial dan jiwa kewirausahaan"terangnya,.

Untuk peserta  kegiatan ini disebutkan Ibnu Hajar setiap Gudep(Gugus Depan) Sekolah yang berpangkalan di SD,MI,SMP,MTs,SMA,SMK,MA,Akademi dan Perguruan Tinggi se-Kota Padangsidimpuan. Usai Upacara di lanjutkan dengan penanaman pohon kelapa oleh Walikota Padangsidimpuan beserta pimpinan Satuan Karya (SAKA) kepramukaan dari berbagai instansi, Pemotongan Nasi Tumpeng dan Peninjauan tempat perkemahan peserta di lokasi milik Yayasan Ar-Rohim. (Mangarahon)


Ket Photo : Walikota Sidimpuan Irsan Efendi Nasution   bercengkrama dengan peserta saat meninjau peserta perkemahan. 

Lomba Posyandu TK. Tapsel Tahun 2018, Diharapkan Tercipta Kader Posyandu Yang Handal

Tapsel STT_________
Ketua Tim Penggerak PKK Tapsel Ny. Syaufia Lina Syahrul  membuka Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)  Tahun 2018 di Aula MAN 2 Padangsidimpuan yang diikuti oleh Kader pilihan Posyandu dari seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (8/11).


Acara Lomba dengan mengusung Tema  "Melalui Lomba posyandu kita tingkatkan keterampilan kader dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pelayanan dasar kesehatan di desa menuju kelembagaan mandiri".

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tapanuli Selatan dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Sekretaris Mara Tinggi Siregar.  menyebutkan bahwa kader posyandu di desa merupakan ujung tombak sebagai pejuang kesehatan. Untuk itu dia berharap agar seluruh kader posyandu di Kelurahan,  dan Desa supaya betul-betul membina masyarakat demi terciptanya ibu yang sehat dan anak yang sehat,"harapnya. 

Sementara Ketua TP PKK Tapsel dalam sambutannya mengharapkan dengan digelarnya lomba tersebut,  dapat tercipta kader posyandu yang handal, seraya meminta kepada seluruh kader posyandu untuk selalu berkoordinasi dengan camat dan kepala puskesmas agar secara rutin menggelar pelatihan terhadap kader posyandu di desa dan kelurahan masing-masing. 

Sisi lain, dia mengharapkan dengan digelarnya lomba tersebut kiranya lebih memotivasi para kader posyandu agar bekerjasama dengan bidan desa sehingga bisa membantu Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu dalam mewujudkan visi misinya menjadikan rakyat Tapsel yang sehat. 

Menyinggung Dana Desa,  dia menghimbau kepada seluruh kader posyandu untuk memanfaatkan dana desa di tahun 2019 dalam peningkatan kapasitas posyandu, seperti pemberian dana sehat dan mengganti segala peralatan posyandu yang lebih baik.

Terakhir dia mengucapkan selamat berlomba kepada seluruh kader posyandu,  junjung tinggi sportivitas dan kejujuran dalam bertanding. 

Acara lomba tersebut terdiri dari empat orang dewan juri yaitu,  Hj. Mawarni,  dr Emi,  Ny. Levi Hamonangan dan Ny. Vita Ali Akbar dengan materi lomba tertulis dan praktek penyuluhan dari perwakilan kader posyandu dari setiap kecamatan.

Di penghujung lomba keluar sebagai juara  dan berhak mendapatkan uang pembinaan Harapan 3 Kec. Muara Batangtoru, Harapan 2 Kec. Tantom Angkola, Harapan 1 Kec. Sipirok, Juara 3 Kec.  Aek Bilah, Juara 2 Kec. Marancar,  dan Juara 1 Kec. Batang Angkola. Sembilan kecamatan lainnya yang belum berhasil meraih juara juga mendapatkan uang pembinaan. 

Seluruh peserta Lomba juga mendapatkan kaos yang diberikan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Tapsel,  dan acara tersebut turut juga dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan se-Tapsel, Kepala UPTD Puskesmas Se-Tapsel, dan Bidan Desa. (Mangarahon)