21 Februari 2016

Pj. Bupati Tapsel Resmikan Masjid Al-Amin Sipange Godang

Tapanuli Selatan, STT Blog_______ Pj. Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dr. H. Sarmadan Hasibuan SH, MM, didampingi Ketua Yayasan Darul Hasanah Ustadz H. Edi Hasan Nasution LC dan Donatur Utama adalah dr. Leon Agustian, Sp. A, serta tokoh masyarakat meresmikan Masjid Al-Amin Desa Sipange
Godang Kecamatan Sayurmatinggi Tapsel ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan Prasasti serta penyerahan kunci kepada Nazir Masjid, Minggu (14/2) Sarmadan dalam sambutannya mengatakan, sangat terharu atas keikhlasan sang dokter, atas perhatiannya yang tulus membangun Masjid ini, demikian juga kepada Yayasan Darul Hasanah, yang tanpa pamrih menangani seluruh kegiatan pembangunannya dari awal sampai penyerahannya kepada masyarakat, ungkapnya. Semua ini sudah barang tentu akan mendapat ganjaran dari Allah SWT tambah Sarmadan dan kepada masyarakat supaya bersyukur dalam arti dapat memakmurkannya, ingatnya. Ketua Yayasan Darul Hasanah Ust. H. Edi Hasan Nasution LC mengatakan, yayasan ini dipercayakan untuk menangani pembangunan Masjid ini. Yayasan yang berdiri tahun 2007 membidangi pendidikan dan pembangunan Masjid, paket Umroh, pembinaan Dai bekerjasama dengan IKADI, terangnya. Ditambahkan Edi Hasan, selaku yang diberi amanah, yayasan mencari donatur dan pada Oktober 2014 dr. Leon Agustian, Sp. A menyanggupinya dengan memberikan dana 1,2 milyar dan di tanggal 10 Oktober 2014 dilakukan peletakan batu pertama secara umum dalam pembangunannya, hanya saja pada tahap awal hanya sekitar model dan bentuk, jelasnya. Edi Hasan mengakui bahwa apabila kita ikhlas, Allah akan memberikan rizki yang tidak terduga-duga, dan sampai saat peresmian telah menelan biaya Rp1.236.212.000.- ,yang jelas masyarakat tinggal memakai atau memanfaatkannya, bebernya Lebih jauh Edi menuturkan bahwa semua bahan diambil dari yang terbagus. Untuk itu agar dipelihara dan dimanfaatkan sebagai tempat beribadah dan syiar Islam, pesannya. Pada kesempatan tersebut, Edi mengucapkan terima kasih kepada donator lain seperti Dr.H.Sarmadan Hasibuan SH, MM berupa papan plakat/merk dan Prasasti, H. Syahrul M. Pasaribu SH yang telah memberikan infaq Rp50 juta dan Borkat SSos serta donatur lainnya, tukasnya. dr. Leon Agustian, Sp. A, dalam sambutannya mengatakan bahwa niat berinfaq sudah lama. Oleh karena itu sang dokter berpesan agar merawat, menjaga kebersihan, terlebih-lebih agar optimal dalam pemanfaatannya,ujarnya. Mewakili masyarakat Spange, Lobe Latif dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada para donatur, sehingga terwujudnya Masjid yang megah ini, dengan ukuran 17,5 x 17,5 m, lengkap dengan sarana dan prasarananya. Namun demikian kami tetap mengharapkan bimbingan, agar masyarakat semakin meningkat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, imbuhnya.(Anas)

Seniman dan Pekerja Seni Kota P.Sidimpuan tidak ingin Mati Suri

P.Sidimpuan STT Blog____ Sekitar 100 orang seniman dan pekerja seni berkumpul di Partapean Pudun Jae Kota P.Sidimpuan, Jumat (12/2) dalam rangka membahas perkembangan seni di Kota P.Sidimpuan yang di anggap mati suri. Sejumlah seniman dan pekerja seni tersebut datang dari Kota P.Sidimpuan dan Kab. Tapanuli Selatan seperti dari Angkola Timur, Barat, Selatan dan Batang Angkola yang berdekatan dengan Kota P.Sidimpuan. Mereka yang berkumpul ini dari berbagai latar belakang bidang kesenian seperti Musik, Lukis, Tari, Theater , Budaya Tradisional suku Batak Angkola Mandailing, Batak Toba, Minang dan Suku Jawa serta pekerja Rias Pengantin. Peserta dari masing masing bidang seni memaparkan pandangan mereka terhadap perkembangan seni dan kegiatan berkesenian di Kota P.Sidimpuan. Umumnya mereka sangat prihatin melihat perkembangan kesenian di kota ini. Beberapa saat mereka membentuk organisasi yang di sebut Persemus, nama ini muncul sebagai landasan untuk membentuk kepengurusan di mana nantinya nama ini bisa di tinjau kembali. Seterusnya pasa seniman dan pekerja seni ini membentuk kepengurusan antara lain, Ketua Asraruddin Caniago (Ascan) Wakil Ketua, I.Sagita, Sekretaris, Rudi Hartono, Wkl Sekretaris, Rusdi, Bendahara, Sinong, Wakil Bendahara Anjai. Bidang Seni Musik, seni Tari, Seni Lukis dan Kaligrafi, Seni Tradisional Angkola Mandailing, Batak Toba, Minang dan Jawa. Ketua terpilih Asraruddin Caniago mengatakan bahwa perkumpulan ini di bentuk adalah sebagai wadah berhimpun seniman dan pekerja seni khususnya di bidang sosial dan di harapkan nantinya melalui wadah ini karya atau kreasi mereka bisa di tampilkan pada event tertentu. “ perlu ada wadah untuk menampilkan dan menyalurkan kreatifitas para seniman ini, setidaknya kita coba jembatani mereka dalam menampilkan karya karyanya sehingga kegiatan berkesenian di Kota P.Sidimpuan tidak mati suri” ujar pelukis bertubuh krempeng ini. Hadir Pada kesempatan tersebut beberapa seniman senior bidang musik Kota P.Sidimpuan yang pernah bergabung pada Band Marihot seperti Nazar Ahmad, Chandra Buana Nasution, Navit dari Band Batalyon 123/Rajawali dan beberapa penyanyi dan mantan produser yang pernah mewarnai lagu lagu daerah Tapsel Madina dibursa musik . Sementara itu Sekretaris Ikatan Keluarga Seniman (IKS) tahun 2001 Nasruddin Nasution mengatakan sangat menyambut baik hadirnya oraganisasi ini, di harapkan nantinya dapat di tumbuh kembangkan jiwa berkesenian dan kreatifitas seni yang sangat layak untuk di tampilkan di Event Nasional. Selain itu ia berharap agar pemerintah dan pengambil kebijakan di Kota P.Sidimpuan mau melirik untuk sekedar memberi perhatian kepada perkembangan seni dan kehidupan pelaku atau pekerja seni di P.Sidimpuan. Seharusnya kota P.Sidimpuan memiliki suatu warna kesenian yang khas bukan seperti saat ini tampil tanpa identitas.(Anas)

Walikota P.Sidimpuan Resmikan sekaligus Ruang Baru RSUD dan Gedung MUI

P.Sidimpuan STT Blog__________ Walikota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap, S.STP, M.Si meresmikan pemakaian ruangan baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) P.Sidimpuan di Jl. Dr FL Tobing P.Sidimpuan Selatan, Kamis (11/2). Ruangan tersebut menampung 70 tempat tidur bagi pasien rawat inap. Dalam
acara peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti peresmian oleh Walikota P.Sidimpuan. Selanjutnya dengan di hantar Direktur RSUD, dr. Aminuddin (Ameng) Walikota, Wakil Walikota M.Isnandar Nasution.S.Sos beserta rombongan diantaranya Kapolres, Kajari serta sejumlah pejabat lainnya meninjau bangunan ruang rawat dan ruang inap tersebut. Usai dari RSUD rombongan Walikota yang di kawal vorijder dari Polres Kota P.Sidimpuan menuju gedung baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota P.Sidimpuan yang bertempat di PAL IV Pijorkoling Kecamatan P.Sidimpuan Tenggara untuk melakukan peresmian pemakaian gedung tersebut. Acara tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Walikota P.Sidimpuan dan penandatanganan serah terima gedung oleh Walikota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap, S.STP, M.Si , Sekretaris Kota P.Sidimpuan Drs. Zulfeddi Simamora, MM , dan Ketua MUI Zulfan Efendi Hasibuan. Dalam bimbingan dan arahannya Walikota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap, S.STP, M.Si menyampaikan "Kiranya dengan suksesnya peresmian ruangan rawat inap di RSUD P.Sidimpuan dibarengi dengan kesuksesan pihak RSUD memaksimalkan fasilitas dan layanan sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kota P.Sidimpuan". Andar juga berharap Pihak RSUD memberikan pelayanan yang adil, tidak pandang bulu, karena seluruh masyarakat P.Sidimpuan berhak menerima layanan kesehatan yang baik. Hal tersebut diharapkan demi terwujudnya misi kota P.Sidimpuan yang Sehat,Maju dan Sejahtera” Ucapnya. Andar Amin juga menyampaikan dengan dibangun dan diresmikannya gedung baru MUI agar dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk menunjang kinerja MUI kedepannya. Mengingat masih banyak tugas MUI yang harus di kerjakan apalagi keberadaannya sebagai penerang bagi Ummat di Kota P.Sidimpuan yang mayoritas beragama Islam. Turut hadir dalam acara tersebut Walikota P.Sidimpuan, Wakil Walikota P.Sidimpuan, Sekretaris Daerah Kota P.Sidimpuan, Ketua MUI, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kota P.Sidimpuan, Kapolres, Kajari, Danyon 123, Ketua Tim Penggerak PKK dan rombongan, serta sejumlah SKPD Kota P.Sidimpuan.(Anas)

Kepala BI Sobolga Apresiasi TPID Kota P.Sidimpuan Inflasi Kota P.Sidimpuan 0,72 Persen

P.Sidimpuan STT Blog_______ Kepala Perwakilan BI Sibolga, Mohammad Junaifin mengabresiasi Kota P.Sidimpuan karena sejak Januari 2016 inflasinya hanya sebesar 0,72 Persen (mtm) lebih rendah dari inflasi Sumatera Utara sebesar 0,88 Persen (mtn). Kondisi ini diharapkan dapat di pertahankan keberadaannya. Hal tersebut di sampaikan Kepala Perwakilan BI Sibolga, Mohammad Junaifin, didampingi Manager Unit Komunikasi dan Koordinasi
Kebijakan BI Sibolga, Agni Alam Awirya kepada awak media di saat break Rapat Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) se-Tabagsel yang dihadiri pejabat Kota P.Sidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Padanglawas Utara, Mandailing Natal dan Padanglawas di Aula Kantor Walikota P.Sidimpuan, Kamis (11/2). Menurutnya, relatif tingginya inflasi di Kota P.Sidimpuan disebabkan oleh kenaikan harga volotile food yang bersumber dari kenaikan harga sub kelompok bumbu-bumbuan dan harga sub kelompok ikan segar. “Terjadinya inflasi bulan Januari 2016 juga menyebabkan laju inflasi tahunan kota P.Sidimpuansebesar 2,71 persen (yoy). Namun demikian secara komulatif hingga bulan Januari 2016 inflasi kota P.Sidimpuan 0,72 persen (ytd). Sehingga perkembnangan inflasi di kota P.Sidimpuanmasih dalam target sasaran Nasional 4 +1Persen ,”kata Junaifin. Andil beberapa jenis komoditas terhadap inflasi di Kota P.Sidimpuanbulan Januari 2016 diantaranya komoditi bawang merah, kentang, ikan kembung/gembung gambolo, Tomat buah, dan jenis sayuran lainnya. Sedangkan komoditas utama penyumbang Inflasi di kota ini ada lima top (volatile food) yaitu beras, daging ayam ras, cabe merah, kembung, dan bawang putih. Untuk adminstered prices atau yang disebut komoditas administered prices spesifik daerah berdasarkan bobot dan/atau frekuensinya sering muncul (2013-2015). Untuk mempertahankan kondisi inflasi daerah Kota P.Sidimpuan ini harus ada kerjasama yang baik dari instansi terkait apakah itu dinas pertaniannya, ketahanan pangannya maupun perindagnya sendiri. Harapan inflasi sepanjang tahun 2016 dapat dijaga dengan baik sehingga pencapaian targetnya lebih baik. Kemudian perlu adanya kordinasi antara lima kabupaten kota yang ada di tabagsel, utamanya dalam dalam menjaga komoditas pertaniannya misalnya. “Kita mesti tau musim tanam dan masa panen kapan dan kita mesti tau berapa hasil produksi dan harga di pasar,’kata Junaifin. Sementara itu Walikota P.Sidimpuan melalui Asisten II Ekbang, DR Alipada Harahap, berharap seluruh instansi terkait agar benar-benar melakukan tufoksinya dengan baik khususnya dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Dinas Perindag juga diharapkan agar memantau kondisi harga di pasar secara terus meneruas dan dapat melaporkan harga kebutuhan pokok terkini, karena dengan itu kita bisa mengetahui kondisi inflasi daerah kita. “Saya meminta TPID Kota P.Sidimpuan fokus terhadap pengendalian inflasi di daerah,”kata Alipada Harahap. Sementara itu secara terpisah Kadis Pertanian, peternakan dan Perikanan Kota P.Sidimpuan, Parhimpunan Siregar, mengatakan, upayanya mendukung TPID Kota P.Sidimpuan dengan cara melakukan program pertanian yang sesuai dengan kebutuhan saat ini. Pada saat ini pihaknya juga terus terfokus pada budidaya padi, jagung dan kedelai. Kemudian membuat pemetaan wilayah pertanian sehingga dapat mengatasi inflasi yang ada di daerah ini. Semisal kecamatan Angkola julu dijadikan sebagai penyumbang holtikultura dan batunadua penyumbang beras kota P.Sidimpuan dan khusus beras kita masih surplus di tahun 2015. Ketua TPID Kota P.Sidimpuan , Zulfeddy Simamora pada penutupan acara rapat kordinasi TPID se-Tabagsel ini berharap seluruh komponen TPID agar benar-benar melakukan pemantauan harga yang setiap saat terjadi perubahan. Kemudian perlu mensingkronkan program yang berkaian dalam menjaga inflasi daerah. Selain dari kota P.Sidimpuan, hadir juga Tim Pengendali Inflasi daerah (TPID) ini dari Kabupaten Mandailing Natal, Paluta, Palas dan tapanuli Selatan.(Anas)

Pilkada Tapsel tahun 2015 ...Pasangan Sarasi-2 Raih 99.680 Suara

Tapsel STT Blog ______ Hasil Rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tapanuli Selatan yang di laksanakan pada 9 Nopember yang lalu menetapkan pasangan nomor urut dua Syahrul M Pasaribu dan Aswin Efendi Siregar memperoleh suara tertinggi. Pasangan yang lebih dikenal dengan sebutan Sarasi-2 itu memperoleh angka 99.680 suara setelah seluruh perolehan suara untuk 3 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Tahun 2015 di hitung. Perhitungan ini dilaksanakan Rabu (16/12) di Aula KPU Tapsel. Dari rapat pleno terbuka yang disaksikan Panitia Pengawas Pemilihan Kab. Tapanuli Selatan, Muspida dan seluruh PPK se Kab. Tapanuli Selatan serta Saksi Kandidat itu dinyatakan melalui Berita Acara Nomor 89/BA/KPU-Kab/XII/2015. Seluruh suara sah yang masuk berjumlah 150.849. Dan, pasangan calon nomor 1 Muhammad Yusuf Siregar dan Rusydi Nasution memeroleh 41.720 suara. Pasangan calon nomor 2 Syahrul M Pasaribu dan Aswin Efendi Siregar meraih 99.680 suara. Terakhir, pasangan calon nomor Aldinz Rapolo Siregar dan Borkat SSos mendapat 9.449 suara. Angka tersebut ditegaskan Ketua KPU Tapsel Ir.Potan Edy Siregar yang di dampingi komisioner lainnya, Mustar Edi Hutasuhut,SH,M.Kn, Rafikah Nawary,SH.S.Pd, Panataran Simanjuntak,M.Hum, Syawaluddin Lubis,S.Sos. Setelah penghitungan hasil perolehan suara selesai, Kapolres Tapsel yang diwakili Wakapolres Kompol Irwan Jaya SIK meminta apabila ada kesalahan agar dapat disapaikan saat penghitungan, agar tidak ada permasalahan kemudian.“Kalau ada kesalahan mohon untuk diungkapkan, kita harus menghormati aturan. Kalau saya pribadi berharap, kita semua harus dewasa dalam berpolitik,” ungkapnya. Pada kesempatan lain Pj Bupati Tapsel Sarmadan Hasibuan mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya Pilkada dengan baik. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh warga Tapanuli Selatan yang telah melaksanakan pesta Demokrasi ini denga tertib dan lancar. Mudah-mudahan tidak ada permasalahan sampai tahapan akhir, pelantikan, dan segala sesuatunya mari kita lakukan sesuai aturan” harapnya. Kemudian ia meminta semua masyarakat Tapsel menerima hasil penghitungan suara tanpa ada perpecahan. Hingga setelah pasangan terpilih, tetap diterima sebagai Bupati dan Wakil Bupati seluruh masyarakat tanpa pembedaan terkait simpati pada masa Pilkada. “Kalau sudah dilantik, Bupati bukan saja bupati nomor 2, tetapi bupati kita semua baik nomor 1, 2 dan nomor 3. Mari kita saling bergandeng tangan. Perbedaan bukan berarti perpecahan,” ucap mantan Sekda Kota P.Sidimpuan ini. Sampai berita ini di turunkan, belom ada keterangan dari pasangan calon yang akan menggugat hasil perhitungan suara ini, meski hasil rekapitulasi suara hanya di tandatangani saksi dari satu pasangan saja.(Anas)

Kemajemukan Suku dan Agama di P.Sidimpuan Harus di Jaga Kerukunannya

Panitia dan Nara Sumber acara Sosialisasi Kerukunan Antar Ummat Beragama dan Wawasan Persatuan Bangsa (dari kiri) Soewanto.SE dari agama Buddha, Timbul Lubis Kasie Pengembangan Nilai Nilai Kebangsaan dari Kantor Kesbang Linmas Kota P.Sidimpuan, Sahat Tua Sinaga dari agama Kristiani dan Drs.Samsuddin. M.Ag dari agama Islam. (Poto. Anas) P.Sidimpuan STT Blog_______ Kemajemukan Suku dan Agama yang ada di Kota P.Sidimpuan harus tetap terjaga ke harmonisannya, sehingga ketentraman dan kenyamanan dalam melaksanakan kegiatan ibadah maupun tradisi adat budaya terlaksana dengan baik. Untuk itu peranan tokoh agama dan tokoh adat sangat besar dalam memelihara suasana kondusif di lingungan masing masing dengan menanamkan sikap toleransi di tengah tengah perbedaan tersebut. Demikian di sampaikan Timbul Lubis, Kasi Pengembangan Nilai Nilai Kebangsaan saat mewakili Kakan Kesbang Linmas Kota P.Sidimpuan saat membuka acara Sosialisasi Kerukunan Antar Ummat Beragama dan Wawasan Persatuan Bangsa di Aula Kantor Camat P.Sidimpuan Selatan, Kamis (4/2). Lebih Jauh di Katakannya “ melihat kondisi saat ini semua pihak harus mewaspadai gerakan gerakan yang mengarah pada perpecahan antar ummat beragama. Kerukan yang telah kita pelihara selama ini di Kota P.Sidimpuan harus kita pertahankan, karena Sidimpuan salah satu barometer kemajemukan suku dan agama yang terpelihara keharminisannya” ujarnya. Acara Sosialisasi Kerukunan Antar Ummat Beragama dan Wawasan Persatuan Bangsa ini di hadiri ratusan peserta yang terdiri dari Lurah, Kepala Lingkungan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dari 12 Kelurahan yang ada di Kec. P.Sidimpuan Selatan. Nara sumber acara ini dari Forum Kerukunan Ummat Beragama Kota P.Sidimpuan, diantaranya Suwanto, SE dari agama Buddha, Sahat Tua Sinaga dari agama Nasrani dan Drs, Samsuddin.M.Ag dari Agama Islam. Suwanto.SE dalam paparannya mengatakan bahwa dalam ajaran Buddha jelas terdapat perintah untuk saling menghargai perbedaan seperti yang tersirat pada ungkapan Jawa kuno “ Bhinneka tunggal ika, tan hana Dharma mangrwa yakni berbeda beda tetap satu, tiada kebenaran yang mendua. Khusus di P.Sidimpuan ia melihat bahwa keberagaman suku dan adatnya itu justru jadi kekuatan bagi perkembangan kota P.Sidimpuan apa bila di kelola dengan baik. Sahat Tua Sinaga yang mantan anggota DPRD Kota P.Sidimpuan mewakili ummat Nasrani mengatakan bahwa setiap tokoh agama maupun tokoh adat di lingkungan masing masing harus mampu mendeteksi hal hal yang memungkinkan terjadinya perpecahan. Untuk itu dimita atau tidak, tokoh masyarakat harus mampu memposisikan diri sebagai penetralisir bila ada tanda tanda potensi perpecahan. Sahat Tua juga mengatakan bahwa beberapa waktu yang lalu pihaknya telah memberikan pemahaman tentang toleransi antar ummat beragama kepada generasi muda agama kristiani yang lazim di sebut Naposo Nauli Bulung. Ia berharap pemerintah mempasilitasi agar dilaksanakan penyuluhan kepada generasi muda di tiap lingkungan. Sementara Drs.Samsudin.M.Ag yang juga Wakil Rektor III IAIN P.Sidimpuan memaparkan bagai mana nilai nilai saling menghargai sesama ummat manusia seperti yang terdapat dalam ajaran Islam.(Mp.86).

3 Februari 2016

Pengaturan Traffig Light di Bundaran Tugu Sidimpuan “Menunggu Korban”.

P.Sidimpuan, STT Blog Sejumlah kenderaan sering mengalami macet saat melintas di Jalan Sudirman (eks) Jalan Merdeka di posisi bundaran tugu Salumpat Saindege (air mancur) Pusat Kota P.Sidimpuan. Hal ini di sebabkan traffig light (Lampu Lalulintas) di kedua pintu masuk timur dan utara menyalanya tidak beraturan sebagai mana mestinya. Hal yang nampak nyata adalah ketika lampu warna hijau dari arah kota menuju Sadabuan belom berobah ke warna lain, tetapi dari arah sebaliknya yang tadinya warna merah sudah berobah warna ke hijau. Hal ini
membuat kenderaan dari arah kota menuju jalan Diponegoro akan bertemu di perempatan jalan dan sering menimbulkan kemacetan dan tabrakan. Sejumlah pengendara kecewa kepada pemerintah khususnya Dinas Perhubungan yang membuat traffig light nyalanya tidak beraturan. Posisi lampu jalan ini persis di halaman kantor pos lalulintas Polres Kota P.Sidimpuan, namun hingga berita ini di turunkan belum ada perhatian dari aparat terkait. Rahmat warga Kelurahan Timbangan sebagai pengguna jalan mengatakan sangat tidak masuk akal kalau persoalan ini di abaikan, karena mengancam keselamatan jiwa pengendara. “ ini bukan hal yang sulit, tinggal mengatur Timer nyala ke tiga warna lampu tersebut saja. Masa sih nggak bisa di perbaiki ?” ucapnya dengan nada kecewa. Pembuatan atau perbaikan lampu jalan ini terkesan kerja asal asalan atau di pegang orang yang tidak profesional. Dampaknya bisa merenggut nyawa pemakai kenderaan yang melintas di area tersebut. Sebahagian warga yang mengetahui kondisi lampu jalan tersebut mengatakan bahwa perbaikan akan di lakukan apabila telah memakan korban nyawa. “ Lampu itu akan di perbaiki nantinya apa bila sudah makan korban, apa lagi korbannya keluarga pejabat, yakinlah pasti akan di perbaiki” ucap Supri warga sadabuan menanggapi persoalan tersebut. Persoalan traffig light ini sudah berlangsung sejak Desember 2015 lalu, namun hingga saat ini belum ada perbaikan dari pihak yang bertanggung jawab. Namun beberapa pihak mengatakan bahwa ini masih tanggung jawab kontraktor, meski demikian setidaknya pemko P.Sidimpuan dalam hal ini Dinas Perhubungan sudah semestinya bertindak. Jangan menunggu ada korban nyawa baru di lakukan perbaikan. (Anas)

Kodim 0212/TS dengan PT.AR lakukan operasi Katarak di P.Sidimpuan

P.Sidimpuan STT Blog Sejak Minggu kemarin Rumah Sakit (Rumkit) Angkatan Darat (AD) Kota P.Sidimpuan di hadiri warga masyarakat Kota P.Sidimpuan dan Tapanuli Selatan yang menderita sakit mata khususnya penyakit katarak.Ditargetkan sedikitnya 1.500 pasang mata akan disembuhkan selama dalam program ini berlangsung. Kegiatan ini berlangsung oleh kerja sama Jajaran Kodim 0212/Ts dan jajarannya bersama PT.
Agincourt Resources Tambang Emas Martabe Tapanuli Selatan. Senior Manager Corporate Communication PT Agincourt Resources Tambang Emas Martabe, Katarina Siburian, Media Relation, Donna Hattu, menjelaskan, pelaksanaan operasi katarak di Rumkit AD Kota P.Sidimpuan digelar selama tiga hari yakni semenjak 23 Januari 2015 s/d 26 Januari 2015. "Sampai saat ini jumlah yang dioperasi mencapai 233 mata dari 179 pasien. Jumlah ini belum termasuk dari 300 mata lainnya yang diopersi di puskesmas Batangtoru Tanggal 21 desember 2015 lalu dan Rumah Sakit AD Pematangsiantar 19 s/d21 Januari 2016 . Diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah sampai malam nanti," katanya disela-sela berlangsungnya operasi katarakak yang ditempatkan di sejumlah kamar pasien Rumkit AD, Selasa (26/1). Dikatakan, operasi katarak ini salah satu realisasi program Corporate Social Responsibility (CSR). Pendanaannya dibiayai sepenuhnya oleh Perusahaan Tambang Emas Martabe. "Kami berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas setiap anggota masyarakat khususnya menyikapi pemberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Tahun 2015," katanya. Ditambahkannya, operasi katarak yang dilaksanakan di Kota P.Sidimpuan bukanlah yang pertama kalinya. Semenjak Tahun 2011 lalu perusahaan tambang emas Martabe sudah konsisten membantu masyarakat melalui penyembuhan mata katarak. Rangkaian operasi katarak yang dilaksanakan bekerja sama dengan lembaga sosial A New Vision (ANV) ini dilakukan dokter spesialis mata handal Indonesia. Para dokter mata melakukan operasi katarak dengan teknik operasi yang sangat modern dan cepat pelaksanaannya. (Anas)

TNI AD dan Petani P.Sidimpuan tanam Varietas Lokal Kartika 1-82 dengan Sistim Jajar Legowo 2 : 1

P.Sidimpuan, STT Blog_____ Sekretaris Daerah Kota P.Sidimpuan Drs. H Zulfeddi Simamora, MM bersama sejumlah pejabat di Kota P.Sidimpuan menghadiri Demplot
penanaman bersama padi organik yang dilaksanakan di Persawahan Losung Batu, tepatnya di samping Rumah Sakit TNI AD Kelurahan Losung Batu Kecamatan P.Sidimpuan Utara, Rabu (20/1). Kegiatan yang dilaksanakan ini adalah program percepatan swasembada pangan yang di usung TNI AD khususnya di bawah jajaran Kodim 0212/TS yang di pimpin Letkol Inf.Uyat Harahap.S.Ip. Dalam sambutannya Zulfeddi menyampaikan dengan dilaksanakannya kegiatan Demplot penanaman padi ini merupakan langkah baik dan patut untuk diapresiasi. Kehadiran TNI AD khususnya di bawah jajaran Kodim 0212/TS dalam mendampingi petani sawah di Kota P.Sidimpuan selama ini, telah memberi andil dalam mempertahankan Surplus padi di Kota ini. Dandim 0212/TS Letkol Inf. Uyat Harahap, S.Ip menyampaikan "Bibit yang kita gunakan merupakan bibit lokal yaitu varietas Unggul Lokal Kartika 1 - 82. Sedangkan pola tanam yang digunakan adalah Jajar Legowo 2 : 1". Ucap Uyat. Ia juga menjelaskan bahwa seluruh jajaran Koramil dan Babinsa di wilayah Kodim 0212/TS yakni Tapanuli Bagian Selatan yang meliputi 4 Kabupaten dan 1 Kota, telah dilaksanakan hal yang sama sejak Panglima TNI mencanangkan ke ikut sertaan TNI dalam mempercepat swasembada padi di Indonesia. Prajurit TNI di bawah jajarannya telah dilatih berbagai keterampilan dalam bidang pertanian dan pembuatan pupuk organik seperti kompos. Lebih jauh di katakannya bahwa prajurit TNI mendampingi para petani bersama petugas penyuluh lapangan (PPL) Badan Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian mulai dari masa tanam hingga panen dengan segala proses perawatan di dalamnya. Selain itu dalam pengabdiannya para prajurit telah membangun beberapa bendungan kecil dan saluran air di berbagai tempat untuk menunjang keberhasilan program ini. Semua hasilnya adalah untuk petani tersebut. Secara simbolis di lakukan penanaman oleh Sekda, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 0212/TS, Kajari P.Sidimpuan, Asisten, Kadis Pertanian, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Karumkit TNI AD bersama petani sawah.(Anas)

Di Awal Tahun 2016 Walikota P.Sidimpuan lakukan Dua Kali Mutasi terhadap 74 orang Pejabat

P.Sidimpuan, STT Blog________ Pemerintah Kota Padangsidimpuan kembali melakukan pengangkatan dan pemberhentian pejabatnya. Dalam bulan Januari ini saja telah dilaksanakan dua kali yakni pada tanggal 7 dan 21 Januari 2016. Pada Pelantikan pertama terdapat 15 orang, 3 diantaranya eselon II yakni Armen Dame Harahap,SH,MM sebagai Kepala Dinas(Kadis) Perindag, UKM,Kopearsi Dan Pasar di mutasikan sebagai Fungsional umum pada Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Drs. Parlindungan Tambunan Sekretaris DPRD P.Sidimpuan menjadi Staf Umum pada Staf Ahli Walikota Bidang Ekbang dan Keuangan san Fahri Siregar,S.Sos Kepala Badan Lingkungan Hidup menjadi Fungsional
umum pada Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM.di mana pelantikannya langsung oleh Walikota P.SidimpuanAndar Amin Harahap, S.STP,Msi. Sementara pada pelantikan yang kedua sebanyak 58 orang satu diantaranya Kepala Badan Ketahanan Pangan,Muhammad Soleh,SP yang akan memasuki masa pensiun, selebihnya adalah eselon III dan IV. Pada pelantikan yang terakhir ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Zulfeddi Simamora,MM. Walikota P.Sidimpuan dalam sambutannya yang di sampaikan Drs.Zulfeddi Simamora mengatakan, penempatan seseorang dalam menduduki jabatan yang di lakukannya sudah melalui mekanisme yang benar, dan merupakan perwujudan dari pelaksanaan reorganisasi. Karena mutasi suatu proses yang harus diselenggarakan secara terus menerus dengan tujuan efektifitas organisasi akan terus meningkat, yang bermuara pada peningkatan kinerja dan pelayanan aparatur pemerintah kepada masyarakat. Walikota selanjutnya mengatakan pengambilan sumpah/pelantikan jabatan eselon III, IV di lingkungan pemerintah kota P.Sidimpuan pada hari ini sebagai salah satu upaya untuk memaksimalkan kwalitas pelayanan, sekaligus penyegaran di unit kerja. "Mutasi pegawai merupakan kebijakan yang dilakukan dalam rangka pembinaan dan penembangan karir pegawai, sekaligus memberikan penyegaran atas dasar penilaian ojektif. Mutasi akan memberikan pengalaman yang lebih luas, mengurangi kejenuhan dan memberi suasana kerja baru yang lebih menantang," ujarnya. Dari pejabat yang di lantik ada beberapa nama yang jadi perhatian khususnya awak media yakni Efrida Zulyanti Nasution,SE yang di kabarkan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kabid Sarana dan Prasarana pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, kemudian Gempar Nauli Hamonangan Nasution, S.Sos yang diangkat sebagai Pj. Sekretaris Badan Kepegawaian. Kedua nama tersebut adalah putra dan putri mantan Walikota P.Sidimpuan Drs.Zulkarnain Nasution. Nama berikut yakni Abdul Malik Siregar,SH yang kembali diangkat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika menggantikan Drs. Meidi Gunawan Harahap yang pernah menggantikan Abdul Malik. Sementara itu dari lingkungan Dinas Pendidikan belum terjadi mutasi, padahal issu pergantian pejabat khususnya di kalangan Kepala Sekolah sudah sangat santer. Konon lagi nama calon pejabatnya sudah beredar dan besaran tarip untuk menduduki jabatan tersebut sempat menjadi pembicaraan khususnya di kalangan tenaga pendidik.(Anas)

Imakopasid Politeknik Medan Universitas Sumatera Utara “ Puji “ Walikota P.Sidimpuan

P.Sidimpuan, STT Blog_______ Ikatan Mahasiswa Kota P.Sidimpuan (Imakopasid) Politeknik Medan Universitas Sumatera Utara (Polmed USU) menyatakan selalu siap
mendukung program pembangunan Kota P.Sidimpuan . Hal itu sampaikan ketua Imakopasid Polmed USU Ahmad Husain Pan Harahap saat audensi dengan Walikota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap SSTP, MSi di ruangan kantor Walikota Jalan Jendral Sudirman, Senin (18/1). Dikatakan, pihaknya selalu mendukung program Pemko P.Sidimpuan khususnya dalam dunia pendidikan dan pihaknya sangat mengapresiasi kinerja Walikota dalam membangun Kota Psp diberbagai sektor. "Walaupun Walikota kita masih muda akan tetapi beliau memiliki wawasan dan kemampuan untuk memimpin Kota P.Sidimpuan untuk lebih baik ke depan," ucapnya. Ditambahkan, bisa kita lihat saat ini banyak Infrastruktur yang sudah dibenahi di P.Sidimpuan, lampu merah disetiap persimpangan juga sudah ada perbaikan serta yang terkait dengan dunia pendidikan juga sudah terlihat pembenahan yang serius, ini merupakan langkah nyata yang telah dilakukan Walikota,” jelasnya. Ahmad juga mengatakan bahwa Imakopasid Polmed USU, pada bulan Februari 2016 mendatang akan melaksanakan Seminar Pendidikan yang nantinya kita harapkan Walikota Andar Amin Harahap menjadi pembicara untuk acara itu, ini juga merupakan penambahan ilmu serta wawasan kepada masyarakat Kota P.Sidimpuan terkait masalah pendidikan. “Kedepan kerja sama Imakopasid dengan Pemko P.Sidimpuan kita harapkan semakin baik dan segala bentuk kerja sama yang terbangun semakin dapat memajukan Kota P.Sidimpuan,” tukasnya. Turut mendampingi Walikota dalam acara tersebut Sekdako Drs.H.Zulfeddi Simamora MM, Asisten II Setdako DR. Ali Pada Harahap, Kadisporabudpar Mahlil Harahap SPd, Kakankesbangpol Sende Tua Hasibuan SSos, KBU Setdako Indra Syaputra Nasution SSTP, MM dan Kabag Humas Setdako Drs.Rahmat Irmansyah. (Anas)

Pemko P.Sidimpuan Hibahkan Lahan dan Gedung Polsek Kepada Polres dari Dana APBD

P.Sidimpuan, STT Blog _______ Bertempat di ruang kerja Walikota, Pemko P.Sidimpuan menyerahkan secara hibah lahan dan gedung bangunan Polsek (Kepolisian Sektor) Kecamatan P.Sidimpuan Selatan yang berlokasi di Kelurahan Sidangkal dan pinjam pakai gedung Polsek Kecamatan P.Sidimpuan Tenggara yang berlokasi di Terminal Palopat Pijorkoling kepada Polres (Kepolisian Resort) P.Sidimpuan, Selasa (19/1).
Serah terima hibah lahan dan gedung Polsek P.Sidimpuan Selatan serta pinjam pakai gedung Polsek P.Sidimpuan Tenggara tersebut dilakukan antara Sekdako Drs.H.Zulfeddi Simamora MM selaku pengelola barang milik Pemko P.Sidimpuan kepada Kapolres P.Sidimpuan AKBP M.Helmi Lubis SIK selaku penerima disaksikan Walikota Andar Amin Harahap SSTP, MSi. Walikota melalui Sekdako yang disampaikan Kabag Humas Setdako Drs.Rahmat Irmansyah kepada wartawan mengatakan, pemberian hibah lahan dan gedung Polsek P.Sidimpuan Selatan serta pinjam pakai gedung Polsek P.Sidimpuan Tenggara ditandai dengan penandatanganan naskah berita acara serah terima yang dibubuhi tandatangan Walikota Andar Amin, Kapolres AKBP M.Helmi Lubis dan Sekdako Drs.Zulfeddi Simamora. Diterangkan Rahmat, hibah lahan dan gedung Polsek P.Sidimpuan Selatan tertuang dalam Naskah Berita Acara Nomor : 011/270/2016 Tanggal 19 Januari 2016. "Yang diserahkan antara lain surat pelepasan penguasaan atas tanah dengan ganti rugi Nomor : 237/SPPATDG/IV P.Sidimpuan Selatan/2015 tertanggal 17 Januari 2015 luas lahan 1.660 meter persegi dengan harga lahan Rp.498.000.000,- sedangkan ukuran bangunan 196 meter persegi dengan menelan dana sebesar Rp.779.400.000,- yang dianggarkan pada APBD Tahun 2015," terangnya. Ditambahkan, pinjam pakai gedung Polsek P.Sidimpuan Tenggara tertuang dalam Naskah Berita Acara Pinjam Pakai Nomo : 011/269/2016 dengan luas gedung 196 meter persegi, pengadaan Tahun 2014 APBD Pemko Padangsidimuan menelan dana sebesar Rp.847.138.740,-," jelasnya. Hadir pada acara tersebut, Asisten I Drs.AR Marjoni, Kabag Hukum Rahmat Marzuki Nasution SH, Kabag Administrasi Pembangunan Arbiuddin S Harahap SSTP, MSi, Kabag Tata Pemerintahan Umum Syafaruddin Harahap SSos dan Kabag Humas dan Arsip Rahmat Irmansyah.(Anas)

20 Januari 2016

Mismanajemen Pendidikan di Tabagsel

Pendidikan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang terdiri dari Kab. Tapanuli Selatan, Kab.Mandailing Natal, Kab. Padang Lawas, Kab. Padang Lawas Utara dan Kota P.Sidimpuan semakin hari kualitasnya makin rendah. Berdasarkan keterangan yang di lansir Koordinator UN Sumut August Sinaga pada tahun 2015 didampingi staf pengolahan data Disdiksu Doli Hasian Hutasoit, August menyebutkan data hasil UN dan nilai indeks integritas ujian nasional (IIUN) posisi pendidikan 4 Kabupaten di Tabagsel turun dan berada pada papan bawah. Justru yang paling parah adalah Kab. Tapanuli Selatan dari urutan 16 jatuh ke urutan 31,sementara Kota P.Sidimpuan berada pada posisi 12. Hal ini semestinya jadi bahan evaluasi bagi kepala daerah untuk bertindak cepat mengatasi keterpurukan ini. Salah satu faktor rendahnya kualitas pendidikan di Tapanuli Bagian Selatan adalah terjadinya mismanajemen dalam pembangunan pendidikan. Mismanajemen yang mendasar saat ini dari kalangan para pendidik, di mana mereka di sibukkan urusan administrasi yang membuat tidak fokus pada tugas utamanya sebagai pendidik. Mereka tidak lagi menggali potensi minat dan bakat serta kreatifitas siswanya. Justru mereka lebih banyak membahas sertifikasi guru, pembagian jam mengajar serta target menyelesaikan bab demi bab materi ajar tanpa evaluasi. Disamping itu kebijakan kepala sekolah dalam mengalokasikan dana BOS untuk peningkatan kualitas tenaga pendidik di sekolahnya sangat kecil. Begitu juga terjadi penyimpangan penggunaan anggaran BOS oleh kepala sekolah yang di tenggarai untuk setoran ke atas. Mismanajemen banyak terjadi dalam berbagai aspek manajemen APBD. Pimpinan Daerah sering gagal untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian APBD secara baik. Hal ini umumnya disebabkan oleh rendahnya kompetensi lingkaran pengambil kebijakan (Stakeholder) daerah dalam bidang pendidikan, kurangnya keterampilan komunikasi politik dalam mengintegrasikan seluruh proses penganggaran. Selain itu patut di duga lemahnya kualitas legislatif (anggota DPRD) dan auditor Inspektorat dalam meneliti besaran dana per item yang di alokasikan dan di jalankan pada kegiatan proses yang namanya memajukan pendidikan. Hal ini memberi ruang bagi pemegang kegiatan di dinas pendidikan untuk mengambil keuntungan pribadi. Tidak bisa di pungkiri kalau pada dinas pendidikan daerah terdapat proyek puluhan miliyar rupiah. Semisal Rehab Bangunan, RKB, Penyediaan Alat Peraga, Media pembelajaran bahkan LKS di bisniskan juga. Namun di sayangkan anggaran yang sifatnya untuk peningkatan kualitas pendidikan sering tidak dijalankan meski anggarannya sudah di tetapkan. Seorang kepala daerah seharusnya memiliki komitmen kuat untuk menjamin bahwa seluruh proses pendidikan di daerah dilaksanakan secara utuh, baik dan sesuai dengan rencana yang dibuatnya. Kepala daerah bukanlah seorang manusia super. Ia tidak harus pandai dalam segala hal, tidak mesti tampil di setiap kegiatan pendidikan, tidak harus mengawasi kepada sekolah. Tetapi mampu menempatkan pejabat yang berkompetensi dan punya visi yang jelas di dinas pendidikan, terutama kepala dinas dan kepala sekolah. Pada tahun 2016 ini sangat layak apabila kepala daerah di Tabagsel ini untuk mengevaluasi atau mengganti sosok pejabat kepala dinas pendidikan. Memperhatikan masalah yang demikian, tentu saja dibutuhkan solusi untuk mengatasi mismanajemen perbaikan pendidikan di daerah. Intinya kepala daerah sebagai top manager dalam pembangunan daerah dapat memainkan peran yang nyata, menghimpun potensi daerah, bersinergis dengan lembaga yang ada. Jangan sungkan melibatkan aparat penegak hukum, jangan melindungi pejabat yang melanggar hukum. Dan yang sangat penting saat ini para kepala sekolah jangan di buat sapi perahan serta jangan di intimidasi. Konsentrasi kepala sekolah harus pada kemajuan pendidikan dan kenyamanan menyelenggarakan pendidikan yang harus jauh dari unsur politis, jangan dilibatkan tenaga pendidik untuk memenangkan seseorang dalam Pilkada. Selain itu masyarakat juga harus memiliki sadaran bersama bahwa pendidikan adalah tanggungjawab bersama, harus dilaksanakan bersama dan untuk kepentingan bersama. Meski ini sulit, tetapi harus di upayakan.// Nasruddin Nasution Pemerhati Pendidikan
P.Sidimpuan STT Blog____ Acara Temu kader sekaligus konsolidasi organisasi Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota P.Sidimpuan yang berlangsung di Aula Hotel Istana VI, Jalan Tonga P.Sidimpuan, Kamis (14/1) berlangsung alot. Koordinator Temu Kader Dan Konsolidasi Organisasi IPK Kota P.Sidimpuan Ali Akbar yang memimpin acara bersama moderator Nasruddin Nasution (Anas) serta senior IPK Tabagsel H Sutor Siregar memberikan kesempatan kepada ratusan kader yang hadir untuk menyampaikan aspirasinya demi kebangkitan dan kejayaan kembali IPK di Kota P.Sidimpuan. Diantara kader yang sangat antusias akan digelorakannya kembali IPK di P.Sidimpuan adalah Edi Aryanto Hasibuan, M Manullang, Ali Akbar, Ferison Simamora, Harry Siregar yang menyambut baik animo dan antusiasme kader yang rindu akan kehadiran IPK di tengah-tengah masyarakat dan kepemudaan P.Sidimpuan. "Kita siap menghidupkan dan membesarkan kembali OKP IPK di P.Sidimpuan dengan segenap kemampuan dan potensi yang ada," seru Edi yang disambut aplaus hadirin. Ajakan Edi tersebut menjadi pembuka semangat bagi kader lainnya agar forum tersebut segera menunjuk dan memilih 5 nama kader terbaik untuk diusulkan kepada DPD IPK Provinsi Sumut yang kemudian disahkan sebagai pemegang mandat guna membentuk kepengurusan depenitif DPD IPK Kota P.Sidimpuan Periode 2016-2021. Disela sela acara dialog muncul berita bahwa DPD IPK Provsu telah mengeluarkan mandat guna menyusun kepengurusan baru, oleh moderator acara dialog di skors untuk mengetahui kebenaran berita tersebut. Sesaat kemudian poto copy surat mandat tersebut di sampaikan ke meja moderator yang seterusnya di teliti bersama dan di bacakan isi mandat tersebut. Namun peserta menolak mandat tersebut dngan berbagai argumen dan meminta dibentuknya pemegang mandat baru untuk segera disahkan DPD IPK Provsu sesuai aturan yang berlaku. Setelah terjadi perdebatan yang alot maka di putuskan pemegang mandat yang diusulkan kader IPK dari seluruh enam Kecamatan Se-Kota P.Sidimpuan pada forum temu kader dan konsolidasi organisasi tersebut yakni Edi Aryanto Hasibuan, Harry Siregar, M Manullang, Ali Akbar dan Ferison Simamora, Koordinator temu kader dan konsolidasi organisasi IPK Ali Akbar usai acara mengatakan dinamika yang berlangsung selama acara merupakan ciri kepemudaan yang tetap bersemangat membara agar mengaktifkan kembali roda organsiasi dan kepengurusan DPD IPK P.Sidimpuan. "Nama-nama yang diusulkan oleh peserta akan segera kita kirim ke DPD IPK Provinsi Sumut guna pengesahan SK pemegang mandat. Dengan begitu dalam waktu yang tidak begitu lama kita berharap kepengurusan DPD IPK Periode 2016-2012 segera terbentuk dan dilantik oleh DPD IPK Provsu," ujar Ali Akbar yang diamini kader lainnya. (Anas).

Guru SMP Kota P.Sidimpuan, Tapsel dan Madina ikuti KMD Pembina Pramuka di P.Sidimpuan

P.Sidimpuan STT Blog ______ Sebanyak 50 orang Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka di Kota P.Sidimpuan yang berlangsung tanggal 14-
20 Januari 2015. Peserta ini terdiri atas 30 orang dari Kab.Mandailing Natal, 10 orang dari Kab. Tapanuli Selatan dan 10 orang dari Kota P.Sidimpuan. Kegiatan KMD ini adalah program dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang secara serentak di laksanakan pada 19 daerah. Ketua Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kwartir Cabang Pramuka Kota P.Sidimpuan Ibnu Hajar.M.Pd pada Kamis (14/1) mengatakan bahwa KMD ini mengacu kepada sistim pelatihan yang di tetapkan Kwartir Pramuka Nasional. Salah satunya peserta di wajibkan mengikuti kegiatan out door serta perkemahan. Mengenai penghunjukan Pusdiklat P.Sidimpuan selaku penyelenggara ia mengatakan bahwa untuk wilayah Tapanuli Bagian Selatan, Kwarcab Pramuka Kota P.Sidimpuan di nilai yang paling siap untuk menjadi pelaksana. “ Kota P.Sidimpuan memiliki persyaratan untuk menjadi pelaksana kegiatan ini. Selain persyaratan tehnis, Kwarcab Kota P.Sidimpuan memiliki banyak pelatih yang sesuai standar dari Kwartir Nasional untuk mahir dasar maupun mahir lanjut” ucap Ibnu Hajar. Upacara pembukaan KMD ini dilaksanakan di Aula MAN 2 P.Sidimpuan yang di hadiri beberapa undangan dari Dinas Pendidikan ke 3 daerah tersebut serta pengurus Kwarcab Pramuka pada Jumat (15/1). Drs. Arifin Aswar Nasution mewakili Dinas Pendidikan mengatakan bahwa kegiatan KMD ini sangat besar manfaatnya bukan hanya kepada para peserta tetapi juga bagi kemajuan perkembangan pramuka di daerah masing masing. Ia juga mengatakan bahwa saat di berlakukannya Kurikulum 13 yang sedang di sempurnakan saat ini, kegiatan pramuka adalah bahagian dari penjabaran bidang pendidikan. Tentunya bagi
pembina pramuka yang sudah memiliki sertifikat mahir akan menjadi prioritas yang memegang atau melaksanakan aktifitas pramuka di sekolah masing masing. Arifin Aswar mengingatkan Pusdiklat Kwarcab Pramuka P.Sidimpuan untuk melaksanakan kegiatan ini dengan baik demi menjaga kepercayaan yang di berikan dinas pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Pangidoan salah seorang peserta dari Kecamatan Siabu Mandailing Natal mengatakan bahwa ia merasa bangga memiliki kesempatan mengikuti KMD ini. “ acara KMD ini belum tentu di laksanakan tiap tahun, jadi kesempatan ini harus kami manfaatkan dengan baik. Saya berharap agar di beri kesempatan bagi teman teman guru lainnya untuk mengikuti hal seperti ini dan saya berharap agar Kwarcab Madina mampu menyelenggarakan hal seperti ini” ujar Pangidoan.(Anas)

Ranperda P.Sidimpuan 2016. Retrebusi Tower Tidak Masuk

10 Ranperda Prioritas Diajukan Kepada DPRD Untuk Ditetapkan Jadi Perda. Retrebusi Tower tidak masuk. P.Sidimpuan STT Blog _____ Pemko P.Sidimpuan mengajukan sebanyak 10 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prioritas kepada ketua DPRD untuk dibahas dan disahkan DPRD menjadi Perda tahun 2016. Pengajuan 10 Ranperda ke DPRD ini dilakukan Walikota P.Sidimpuan melalui, Sekdako yang disampaikan kepala Bagian Hukum Setdako Rahmat Marzuki Nasution SH akhir Desember 2015 lalu. Demikian disampaikan Kabag Hukum Setdako kepada wartawan baru-baru ini.
Dikatakan, ke-10 Ranperda yang diajukan merupakan skala prioritas untuk ditetapkan menjadi Perda (Peraturan Daerah) pada tahun 2016 ini adalah Ranperda Kota P.Sidimpuan Tentang Tata Cara Pemilihan, Pencalonan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa beserta Naskah Akademik. Selanjutnya, Ranperda Tentang Pedoman Teknis Mendirikan Bangunan beserta Naskah Akademik, Ranperda Tentang Pedoman Teknis Izin Gangguan beserta Naskah Akademik, Ranperda Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 18 Tahun 2005 Tentang Titik Koordinat Wilayah Kota,Jumlah dan Nama Kecamatan, Kelurahan dan Desa beserta Naskah Akademik, Ranperda Tentang Bangunan Gedung beserta Naskah Akademik, Ranperda Tentang Perubahan Atas Perda Kota P.Sidimpuan Nomor 05 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota P.Sidimpuan beserta Tanggapan, Penjelasan atau Keterangan, Ranperda Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 02Tahun 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Kota dan Sekretariat DPRD beserta Tanggapan, Penjelasan atau Keterangan, Ranperda Tentang Perubahan Atas Perda No 03 Tahun 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Kota P.Sidimpuan beserta Tanggapan, Penjelasan atau Keterangan, Ranperda Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 04 Tahun 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kota P.Sidimpuan beserta Tanggapan, Penjelasan atau Keterangan dan Ranperda Tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota P.Sidimpuan beserta Tanggapan, Penjelasan atau Keterangan. "Harapan kita seluruh Ranperda yang diajukan Pemko P.Sidimpuan dapat dibahas dan ditetapkan menjadi Perda oleh DPRD Tahun 2016 karena keseluruh Ranperda ini merupakan kebutuhan mendesak demi penataan organisasi dan tata pemerintahan Kota P.Sidimpuan," terangnya. Namun apabila di teliti dari 10 ranperda tersebut ada yang semestinya masuk menjadi pokok bahasan yakni perda tentang Retrebusi Tower Provider Telepon Seluler. Ternyata hingga hari ini dari 43 Tower yang ada di P.Sidimpuan belom ada Perdanya. Hal ini bertolak belakang dengan apa yang pernah di sampaikan Kadishub P.Sidimpuan beberapa waktu yang lalu bahwa akan di sahkan Perda tentang Tower Provider Telepon Seluler. Bila Perdanya sudah ada maka Kota P.Sidimpuan akan menerima retrebusi minimal 1 Milyar setiap tahunnya. (Anas)

25 Desember 2015

P.Sidimpuan __162 Pegulat Sumut dan Jambi Bertarung di P.Sidimpuan

P.Sidimpuan STT Blog________ Sebanyak 162 atlet olah raga Gulat putra dan putri dari 15 Kabupaten / Kota di Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provisi
Jambi bertarung di Kota P.Sidimpuan dalam mengikuti Tournamet Gulat Piala Walikota Padangsidimpuan yang ke III tahun 2015. Selain mengatas namakan Kabupaten/Kota, juga ikut serta dua Club Gulat dari Kabupaten Karo. Acara ini berlangsung selama 4 hari yakni tanggal 20-23 Desember 2015 di Aula SMK Negeri 1 P.Sidimpuan. Demikian di sampaikan oleh ketua panitia Ali Imron Harahap,SH yang juga Kabid Olah Raga di Dinas Pemuda Olah Raga Pariwisata dan Kebudayaan Kota P.Sidimpuan pada laporannya di penutupan Tournament Gulat ini. Ali imron juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang pelaksanaannya sudah tiga kali secara berturut. Ia merasa puas atas banyaknya peserta yang tampil pada acara ini dan secara keseluruhan perkompetisian sangat ketat di tiap tingkatan atau kelas, karena yang hadir adalah atlet gulat terbaik dari masing masing daerah. Tournament ini juga sebagai ajang dadar kekuatan untuk mengukur prestasi atlet gulat daerah karena mempertandingkan mulai dari kelas kadet, junior, senior dan open class. Walikota Padangsidimpuan yang di wakili Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Pariwisata dan Kebudayaan Kota P.Sidimpuan, Mahlil Harahap dalam sambutannya sangat memberi apresiasi terhadap respon dari pengurus cabang olah raga gulat dari berbagai Kabupaten/Kota yang mengirimkan atletnya pada pertandingan ini. Sehingga target sukses pelaksanaan dan sukses meraih prestasi dapat terwujud. Dihadapan para atlet dan pengurus Koni dan pengurus cabang olah raga gulat dari Kabupaten / Kota yang hadir ia berjanji dan sekaligus mengundang para hadirin untuk mengukuti tournament yang sama pada tahun 2016. “ pada kesempatan ini saya mengundang para atlet dan pengurus gulat dari seluruh wilayah untuk mengikuti tournament ini pada tahun depan. Kami pastikan bahwa pertandingan gulat Piala walikota P.Sidimpuan yang ke IV akan di laksanakan pada tahun depan” ujar Mahlil yang langsung di beri aplaus tepukan dari seluruh yang hadir di acara penutupan tersebut. Seterusnya Anggi Muda Siregar dari Pengda Gulat Sumatera Utara mengumumkan Juara umum I Kontingen Kota Medan, ke II dari Kabupaten Karo dan ke III dari Kota P.Sidimpuan. Pegulat terbaik untuk kategori Kadet, Ilham Maulana dari Kota Medan, Kategori Junior yakni Pangulu dari tapanuli Selatan, Kategori Senior Putra, Azhar Ritonga dari Labuhan Batu, Senior Putri Melda Sari dari Kota P.Sidimpuan. Pemilihan pegulat terbaik ini berdasarkan jumlah peserta, jumlah pertandingan dan jumlah kemenangannya.(Anas)

P.Sidimpuan ___ 6 Daerah Ramaikan Percasi Cup di P.Sidimpuan

P.Sidimpuan STT Blog______ Sebanyak 101 orang atlet Catur putra dan putri dari Kota P.Sidimpuan, Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Paluta dan Palas
mengikuti Tournament Catur Percasi Cup yang di laksanakan di Kota P.Sidimpuan pada 21-23 Desember 2015 di Aula Man 2 P.Sidimpuan. Tournament ini juga di ikuti pelajar SMA dari Kota P.Sidimpua yang bertindak selaku pimpinan pertandingan Erwan Tarmizi WN dari Pengda Percasi sumatera Utara. Ketua Panitia Percasi Cup M.Ali Hanafiah Lubis yang di dampingi Sekretaris Percasi Kota P.Sidimpuan Mhd.Husein Lubis S.Pd menjelaskan bahwa Tournament ini dilaksanakan dalam 7 babak yang nantinya pemenang akan di hitung dari raihan point terbanyak. Setelah menyelesaikan pertandingan selama tiga hari, yang menjadi pemenang di tingkat pelajar putra Juara I Pasra Susandika (SMA Kesuma Indah P.Sidimpuan), Juara II Yusri Keplin dan Juara III Luki. Putri Juara I Adinda Triana (SMA Negeri 1 P.Sidimpuan), Juara II Sefrina Sihombing, Juara III, Helen Kristina Pakpahan. Sementara di tingkat umum, Juara I. Bahori Nst (P.Sidimpuan), Juara II, Wirdansyah Nst (P.Sidimpuan) Juara III, Ahmad Siregar (Padang Lawas), Juara IV Agus Salim Hrp (Tapsel), Juara V. Maradu Miduk Aritonang (Tapsel). Masing masing pemenang mendapat trophy dan uang pembinaan. Sementara itu Ketua Percasi Kota P.Sidimpuan Drs. Tuongku Bosar Pane dalam kata sambutannya di penutupan acara ini mengajak seluruh insan catur atau penggiat olah raga catur merasa bertanggung jawab dalam menciptakan atlet catur di daerah masing masing agar ada regenerasi. “Pembinaan catur harus di mulai sejak dini, di kalangan pelajar bisa kita mulai dari SD hingga seterusnya. Olah raga catur sudah memasyarakat dan tidak membutuhkan biaya mahal, sehingga peluang untuk mencetak atlet berprestasi sangat terbuka lebar. Mari kita jalin kerja sama dengan berbagai kalangan agar catur ini bisa berkembang” ujarnya Tuaongku Pane yang juga Waka Polres Kota P.Sidimpuan ini mengingatkan para atlet catur khususnya para pelajar agar selalu berlatih dan bertanding, meski itu atlit nasional atau senioren. “ selalulah melakukan latihan dan bermain catur walau tidak ada pertandingan, karena dengan sering bertanding akan memberi pelajaran dan pengalaman yang sangat penting untuk meningkatkan prestasi” ucapnya. Pada akhir sambutannya ia juga meminta agar pengurus catur di daerah lain juga melaksanakan tournament, sekaligus ia juga mengatakan bahwa tahun depan Percasi P.Sidimpuan memiliki agenda Tournament yang lebih besar lagi.(Anas)

19 Desember 2015

Diknas P.Sidimpuan gelar Pelatihan Kompetensi Tenaga Pendidik TK dan PAUD se Kota P.Sidimpuan

P.Sidimpuan STT Blog___ Upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan mutu pendidikan Tamana Kanak –Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Dinas Pendidikan Kota
P.Sidimpuan melalui bidang PLS menggelar Pelatihan Kompetensi Tenaga Pendidik TK dan PAUD tahun 2015 di Aula KPN Budi Luhur P.Sidimpuan. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari (16-17/12) di ikuti sebanyak 150 orang tenaga pendidik dengan menghadirkan narasumber diantaranya DR.H.Zul Fadly Nasution dan Ketua Dewan Pendidikan Kota P.Sidimpuan Drs.M.Yusar Nasution. Kepala Dinas Pendidikan Kota P.Sidimpuan melalui Kabid PLS, Rustam Efendi Hasibuan yang di
dampingi pelaksana kegiatan Elida Nasution Kasi Kesetaraan PLS, mengatakan bahwa kegiatan ini memberi bekal tambahan kepada tenaga pendidik untuk meningkatkan kemampuan atau pengetahuan mereka dalam mendidik dan mengelola pendidikan di tempat tugasnya. Selain itu Rustam juga menjelaskan “ Sesuai dengan misi kota P.Sidimpuan sebagai kota pendidikan, maka tenaga pendidik mulai jenjang terbawah harus memiliki kompetensi dan standar pendidik yang pada akhirnya akan menghasilkan pendidikan yang berkualitas “ ujarnya.
Sementara itu Narasumber Drs.M.Yusar Nasution dalam pemaparannya berharap agar peserta pelatihan nantinya memahami teori dan tahapan perkembangan anak serta aspek-aspek yang mempengaruhinya. Tenaga kependidikan PAUD agar mampu memberikan pendidikan yang sesuai dengan perkembangan kecerdasan anak/secara holistic. Memiliki ketrampilan dan mampu mengembangkan metode dan media belajar untuk anak usia dini secara tepat dan efisien. M.Yusar juga menekankan agar PAUD dilaksanakan secara berencana dan sistimatis agar pendidikan yang diberikan lebih bermakna bagi anak didik, selain itu juga harus dijadikan arena yang menyenangkan dan harus bisa memberikan perasaan aman, nyaman serta menarik bagi anak . Hal ini bisa mendorong munculnya keberanian anak untuk berekpresi, membangun perkembangan kepribadian secara optimal sehingga diharapkan dapat menciptakan anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas ceria serta berakhlaq mulia.(Anas)

Pilkada Tapsel tahun 2015 ...Pasangan Sarasi-2 Raih 99.680 Suara

Tapsel STT Blog ______ Hasil Rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tapanuli Selatan yang di laksanakan pada 9 Nopember yang lalu menetapkan pasangan nomor urut dua Syahrul M Pasaribu dan Aswin Efendi Siregar memperoleh suara tertinggi.
Pasangan yang lebih dikenal dengan sebutan Sarasi-2 itu memperoleh angka 99.680 suara setelah seluruh perolehan suara untuk 3 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Tahun 2015 di hitung. Perhitungan ini dilaksanakan Rabu (16/12) di Aula KPU Tapsel. Dari rapat pleno terbuka yang disaksikan Panitia Pengawas Pemilihan Kab. Tapanuli Selatan, Muspida dan seluruh PPK se Kab. Tapanuli Selatan serta Saksi Kandidat itu dinyatakan melalui Berita Acara Nomor 89/BA/KPU-Kab/XII/2015. Seluruh suara sah yang masuk berjumlah 150.849. Dan, pasangan calon nomor 1 Muhammad Yusuf Siregar dan Rusydi Nasution memeroleh 41.720 suara. Pasangan calon nomor 2 Syahrul M Pasaribu dan Aswin Efendi Siregar meraih 99.680 suara. Terakhir, pasangan calon nomor Aldinz Rapolo Siregar dan Borkat SSos mendapat 9.449 suara. Angka tersebut ditegaskan Ketua KPU Tapsel Ir.Potan Edy Siregar yang di dampingi komisioner lainnya, Mustar Edi Hutasuhut,SH,M.Kn, Rafikah Nawary,SH.S.Pd, Panataran Simanjuntak,M.Hum, Syawaluddin Lubis,S.Sos. Setelah penghitungan hasil perolehan suara selesai, Kapolres Tapsel yang diwakili Wakapolres Kompol Irwan Jaya SIK meminta apabila ada kesalahan agar dapat disapaikan saat penghitungan, agar tidak ada permasalahan kemudian.“Kalau ada kesalahan mohon untuk diungkapkan, kita harus menghormati aturan. Kalau saya pribadi berharap, kita semua harus dewasa dalam berpolitik,” ungkapnya. Pada kesempatan lain Pj Bupati Tapsel Sarmadan Hasibuan mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya Pilkada dengan baik. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh warga Tapanuli Selatan yang telah melaksanakan pesta Demokrasi ini denga tertib dan lancar. Mudah-mudahan tidak ada permasalahan sampai tahapan akhir, pelantikan, dan segala sesuatunya mari kita lakukan sesuai aturan” harapnya. Kemudian ia meminta semua masyarakat Tapsel menerima hasil penghitungan suara tanpa ada perpecahan. Hingga setelah pasangan terpilih, tetap diterima sebagai Bupati dan Wakil Bupati seluruh masyarakat tanpa pembedaan terkait simpati pada masa Pilkada. “Kalau sudah dilantik, Bupati bukan saja bupati nomor 2, tetapi bupati kita semua baik nomor 1, 2 dan nomor 3. Mari kita saling bergandeng tangan. Perbedaan bukan berarti perpecahan,” ucap mantan Sekda Kota P.Sidimpuan ini. Sampai berita ini di turunkan, belom ada keterangan dari pasangan calon yang akan menggugat hasil perhitungan suara ini, meski hasil rekapitulasi suara hanya di tandatangani saksi dari satu pasangan saja.(Anas)