17 September 2016
Gudep Pramuka Penggalang di Kota P.Sidimpuan Siap Hadapi Lomba Tingkat IV
P.Sidimpuan STT_______
Ratusan anggota dari Gugus Depan (Gudep) tingkat Penggalang (SMP) yang ada di Kota P.Sidimpuan saat ini sedang giat latihan di Gudep masing masing dalam rangka seleksi untuk Lomba Tingkat IV (LT IV) tingkat Provinsi yang di rencanakan akhir tahun ini di Bumi Perkemahan Sibolangit. Sebagai mana lazimnya, pemenang dari berbagai lomba LT IV ini akan menjadi utusan ke LT V tingkat Nasional tahun 2017 di Buperta Pramuka, Cibubur Jakarta timur. Demikian disampaikan Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kota P.Sidimpuan, Drs. Ibnu Hajar.M.Pd yang di dampingin Andalan Bidang humas, Nasruddin Nasution usai Pemberangkatan Peserta Kemah Pramuka Siswa Nasional (KPSN) 2016 ke Lembaga Cadika Lubuk Pakam dari SMP Negeri 1 P.Sidimpuan, Senin (12/9).__________
Ibnu Hajar mengatakan bahwa LT IV ini menjadi ajang pengujian bagi adek adek pramuka tingkat penggalang terhadap pengetahuan yang mereka dapatkan atas pembinaan di Gudep masing masing. Pada LT IV tingkat provinsi ini akan di perlombakan 74 jenis perlombaan yang terbagi dalam 5 bidang lomba dan satu bidang non lomba yakni : Kelompok Mental Spiritual dan Patriotisme, Kelompok Pengetahuan Umum dan Kepramukaan, Kelompok Keterampilaan Kepramukaan, Kelompok Manajemen Regu, Kelompok Keterampilaan Teknologi, Kegiatan Non Lomba.________
Lebih jauh di paparkannya bahwa mengacu kepada kegiatan LT V Nasional tahun 2012 yang lalu maka nantinya akan melombakan berbagai materi yang terbagi dalam 7 kelompok kegiatan, meliputi : 1.Penghayatan dan Pengamalan Kode kehormatan Pramuka, terdiri atas: pelaksanaan ibadah, upacara, kerapian, kreatifitas, kedisiplinan, dan pengabdian masyarakat. 2. Ketrampilan Kepramukaan, terdiri atas: baris berbaris, yel pramuka, halang rintang, kompas, peta topografi, peta pita, peta panorama, perkemahan, tali temali, semboyan dan isyarat, sandi, kim, pengamatan, PPPK, menaksir, survival, penataan perlengkapan (packing), dan senam pramuka. 3.Bela Negara, meliputi: pidato bela negara; sejarah perjuangan bangsa, mengenal penyelenggara negara; mengenal ketentuan tentang lambang negara, bahasa, bendera, dan lagu kebangsaan; mengenal negara-negara ASEAN; kesiapsiagaan; dan membuat poster. 4.Ketrampilan Hidup, meliputi: memasak masakan khas daerah; mengenal tanaman; pengetahuan komputer; dan membuat obat tradisional. 5. Ketrampilan Kewirausahaan, berupa hasta karya. 6. Ketrampilan Manajerial, meliputi administrasi regu; kerjasama tim; dan forum penggalang. 7. Seni dan Budaya Bangsa, meliputi: mengenal budaya daerah; pentas seni; melukis; karnaval; dan wisata pendidikan.____________
Ditambahkannya bahwa nantinya para peserta Lomba bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga membawa nama Gugus Depan atau Sekolah karena pada pengumuman pemenang biasanya di sebut nama Gudep dan Sekolah asal. Untuk itu ia berharap agar Majelis Pembimbing dan Pembina Gudep lebih ekstra dalam membina dan membekali anggota Gudepnya. Dari setiap kegiatan (lomba) akan dipilih tiga regu terbaik bisa diibaratkan dengan peraih mendali emas, perak, dan perunggu. Regu pramuka penggalang dengan peraih predikat terbaik terbanyaklah yang kemudian keluar sebagai pemenang diistilahkan sebagai “Regu Berprestasi Tinggi” yang akan menjadi duta ke Lomba Regu Pramuka Penggalang Tingkat Nasional (LT V), paparnya.(Anas)
Warga Miskin Meningkat Pemko Sidimpuan Salurkan Beras Gratis Kepada 500 RTS
P.Sidimpuan STT_________
Pemko P.Sidimpuan akan menyalurkan beras secara gratis kepada 500 warga miskin atau disebut Rumah Tangga Sasaran (RTS) secara menyebar di enam kecamatan yang ada pada bulan September ini. “Paling lama bulan September ini akan kita salurkan bantuan beras melalui kelurahan dan desa kepada 500 KK warga miskin secara gratis,”papar Kepala Bagian Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah (Setda) Kota P.Sidimpuan, Sumiati Siregar kepada Awak Media, Rabu (14/9).______
Dikatakan, bantuan beras ini dilakukan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS) karena terjadinya peningkatan jumlah yang masih belum mendapatkan jatah beras miskin (Raskin) yang secara regular dibagikan pemerintah. “Kita yakin dengan cara ini ekonomi masyarakat akan bertumbuh, dan warga miskin yang dianggap paling prioritas memerlukan bantuan beras dapat teratasi,”bebernya.
Disebutkan, bahwa jumlah RTS penerima beras miskin (raskin) reguler sebanyak 8.189 KK yang masuk dalam data pemerintah pusat. Namun daerah hanya mampu menalangi kebutuhan beras bagi warga miskin sebanyak 500 KK yang dimulai dianggarkan dalam APBD TA 2016.
“Yang akan kita salurkan sekarang terhitung Januari s/d Juni 2016 dengan catatan satu RTS akan mendapatkan 15 Kg per bulan,”ungkapnya.______
Dia juga berharap kepada masyarakat yang menerima agar memanfaatkan bantuan beras ini dengan baik. Dan bagi warga yang belum menerima agar tetap bersabar karena program ini akan terus dikembangkan hingga pada akhirnya masyarakat RTS diupaykan semuanya dapat terakomodir.________
“Penambahan 500 RTS belum mampu mengakomodir seluruh RTS, karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah, sementara untuk data RTS yang ada di pusat merupakan hasil pendataan dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan Badan Pusat Statistik (BPS),”ujar Sumiati. (Anas)
Tak Ada Anggota Dewan Hadir pada Haornas XXXIII Tahun 2016 P.Sidimpuan
P.Sidimpuan STT__________
PERINGATAN hari olah raga nasional (Haornas) Ke XXXIII tahun 2016 tingkat kota Padangsidimpuan dilaksanakan dalam sebuah upacara dipimpin Irup walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap, S.STP, MSi dipusatkan di Alaman Bolak, Padang Nadimpu, Jalan Sudirman, Padangsidimpuan, Jum'at (9/8).
Peringatan Haornas kali ini ditandai dengan pelepasan balon berhadiah ke udara, atraksi atlit tinju, pemberian tali asih dan piagam penghargaan kepada atlit berprestasi yang meraih medali emas, perak atau perunggu pada even Popdasu, Pospedasu, Kejurda Sumut dan Perpanas. Hal serupa diberikan kepada pelatih Cabor yang menghasilkan atlit berprestasi, piagam penghargaan.Dan tak lupa pula walikota memberikan piagam penghargaan kepada lima orang wartawan selaku penggerak olahraga di Sidimpuan tahun 2016.Acara diakhiri dengan lucky draw
Walikota berpesan kepada seluruh atlit agar terus mengasah kemampuan dengan tekun dan giat berlatih untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi pada masa mendatang.
"Dukung, jangan bosan motivasi terus atlit kita agar semakin bersemangat dalam memprsembahakan yang terbaik pada Kota Padangsidimpuan pada even olahraga baik di pentas daerah maupun Nasional," pesan walikota kepada penggerak olah raga.
Beberapa altit mengatakan bersyukur dan berterimakasih atas apresiasi dan atensi yang diberikan oleh Pemko Padangsidimuan melalui Dinas Pemuda Olah Raga Budaya dan Pariwisata berupa pemberian tali asih dan piagam penghargaan yang memotivasi dan mendorong mereka untuk semakin meningkatkan skill untuk meraih yang terbaik.
____Tak Ada Anggota Dewan Hadir_______
Sayangnya, upacara Haornas yang berlangsung meriah dihadiri atlit peraih medali, pelatih ,penggerak olah raga, FKPD dan SKPD tersebut tidak dihadiri salah satu orang pun anggota DPRD. Padahal wakil rakyat tersebut sangat diharapkan kehadirannya untuk melihat langsung prestasi yang dipersembahkan warganya di berbagai even olahraga sekaligus menerima aspirasi tentang perlunya pembangunan beberapa sarana olahraga yang lebih refresentatif dan penganggaran kegiatan olahraga memadai pada APBD TA 2017 nanti. Sekretairs Dewan Irfan Bakhri yang ditemui disela -sela acara mengatakan tidak mengetahui apa alasan ketidak hadiran anggora dewan meskipun perwakilan di acara tersebut. "Saya tidak tau pasti apa alasan anggota dewan tidak hadir pada acara Haornas ini," ungkapnya singkat. Sementara itu menurut informasi yang dihimpun sebanyak 30 stel kaos dan dan training guna mengikuti upacara Haornas sudah disampaikan kepada 30 orang anggota DPRD lewat Sekretariat DPRD P.Sidimpuan. (Anas)
Pada Idul Adha 29 Ekor Sapi Hewan Qurban dari Pejabat Pemko P.Sidimpuan
P.Sidimpuan STT __________
PEMKO P.Sidimpuan sembelih sebanyak 29 ekor sapi hewan Qurban pada Hari Raya Idul Adha 1437 H, Senin (12/9), yang selanjutnya akan disalurkan kepada warga, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.
"Hewan Qurban itu disembelih di sejumlah lokasi yang tersebar di 6 Kecamatan se Kota P.Sidimpuan,"ujar wali kota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap kepada wartawan.
Hewan Qurban yang disembelih Pemko P.Sidimpuan, diantaranya merupakan Qurban para pejabat di lingkungan Pemko P.Sidimpuan. Ia berharap dengan pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban ini kedepan lebih baik lagi dan dapat ditingkatkan, untuk itu camat dan lurah diharapkan memantau langsung.
"Saya berharap kepada yang berqurban dapat limpahan pahala dari Allah SWT, sedangkan bagi yang menerima daging Qurban, terutama warga kurang mampu bisa menikmatinya bersama anggota keluarga. Saya harap semangat berbagi ini terus kita pelihara dan tingkatkan dalam rangka mewujudkan kepedulian sosial," katanya.
Sementara itu untuk Kota P.Sidimpuan sendiri berdasarkan data yang diperoleh sampai Minggu lalu yang disampaikan, Kabid Peternakan dan Perikanan Bambang Supriono, jumlah hewan Qurban se-Kota P.Sidimpuan adalah 1.127 ekor sapi dan sebanyak 23 ekor Kambing, yang tersebar di seluruh penjuru kota P.Sidimpuan. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap hewan Qurban tersebut, pihaknya menyatakan layak atau lolos dari persyaratan, terutama persyaratan kesehatan.
Pelaksanaan pemotongan 18 ekor sapi Qurban di halaman Mesjid Samora P.Sidimpuan Utara membawa dampak positif bagi warga. Ketua Panitia Qurban di tempat ini Zein Nasution mengatakan bahwa selain amal bersedekah bagi yang berqurban juga ajang silaturrahmi bagi warga. “ warga yang sehari hari sibuk dengan tugas atau pekerjaannya, pada hari ini berkumpul untuk menyelesaikan sapi qurban yang sudah di sembelih. Disini terjalin silaturrahmi dan gotong royong karena melibatkan seluruh masyarakat terutama Naposo Bulung (Karang Taruna) ungkap Zein. (Anas)
LKS Tripartit Rekomendasikan BHL P.Sidimpuan ikut BPJS Kesehatan
P.Sidimpuan STT________
Kota P.Sidimpuan sabagai kota berkembang di wilayah Pantai Barat Sumatera Utara semestinya lebih agresif dalam menarik minat para investor untuk membuka usaha di Kota ini.
Dengan bekembangnya dunia usaha sudah pasti menambah lapangan kerja bagi masyarakat di Kota P.Sidimpuan terutama bagai warga yang masuk dalam kategori usia kerja. Mengingat perkembangan tersebut Dinas Sosial Tenaga Kerja melalu Lembaga Kerja Sama tiga lembaga (LKS Tripartit) yang terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha dan buruh atau pekerja, perlu membuat sebuah rumusan sebagai rekomendasi kepada Walikota P.Sidimpuan untuk mengatasi atau mengantisipasi masalah-masalah di bidang ketenaga kerjaan.
Sebelum membuka rapat LKS Tripartit Kota P.Sidimpuan Walikota P.Sidimpuan, yang diwakili Assisten II Bidang Ekbang, DR Alipada Harahap, di Aula Natama Hotel, P.Sidimpuan, Kamis (15/9) mengatakan bahwa lembaga LKS Tripartit sangat diperlukan oleh dunia usaha.
Ungkapan itu ia sampaikan karena lembaga LKS Tripartit ini dalam merumuskan masalah harus melihat dari berbagai sudut pandang tanpa mengabaikan aturan perundang-undangan yang berlaku sehingga masukan-masukan yang akan diberikan kepada Pemko P.Sidimpuan yang menyangkut ketenagakerjaan tentunya lebih mengutamakan pada kaidah-kaidah philosopy masyarakat khususnya baga pengusaha dan tenaga kerja.
Sementara Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota P.Sidimpuan, Nelpisar Nasution, MM mengharapkan agar kinerja LKS Tripartit ke depannya lebih ditingkatkan baik dalam memberikan masukan-masukan atau solusi dalam penyelesaian persoalan ketenagakerjaan di P.Sidimpuan.
Dalam rapat tersebut diagendakan seputar mengsingkronisasikan permasalahan pengupahan yang berkaitan dengan BPJS Ketenagakerjaan dan mengevaluasi atas beberapa point yang telah direkomendasikan kepada Pemko P.Sidimpuan diantaranya, agar pemko P.Sidimpuan mengupayakan dana CSR dapat dialokasikan untuk peningkatan SDM calon tenaga kerja, pengusaha mengutamakan menerima tenaga kerja dari warga lokal. BHL di Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pencegahan Kebakaran diikutkan dalam BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.
Selain itu juga menyangkut aturan tentang tenaga kerja yang dirumahkan dan persyaratan perusahaan dalam mengurus SIUP/TDP yang harus melampirkan bukti wajib lapor tenaga kerja dan lainny yang sifatnya teknis dalam Asosiasi Pengusaha. (Anas)
Bupati Tapsel Terima Penghargaan Dari Gubsu selaku Pembina Olahraga
Tapsel STT ____________ (16 September 2016)
Gubernur Sumatera Utara , H.T Erry Nuradi memberikan penghargaan kepada Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul M Pasaribu, SH karena dinilai berjasa dan berprestasi memajukan olahraga, dan telah memberikan kebanggaan daerah, pada puncak peringatan HAORNAS XXXII Tingkat Sumut di Tg Balai, Kamis (15/9).______
Hal itu disampaikan Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu dari Kota Tanjung Balai melalui selulernya kepada wartawan dan , mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi yang telah memberi penghargaan kepada dirinya.
Penghargaan berupa piagam dan medali yang diterima langsung Bupati Syahrul M.Pasaribu dari Gubsu tersebut dalam keberhasilannya selaku pembina olahraga secara terus khusus dan terus menerus sampai sekarang, sesuai SK Gubsu Nomor 188.44/553/KPTS/2016._____
Menurut Gubernur Sumut , Bupati Tapsel dinilai telah berhasil dan sukses dalam pembinaan serta pengembangan keolahragaan di Tapanuli Selatan.
"Ini merupakan atensi dan kebanggan kita (masyarakat) khususnya para olahragawan di Tapanuli Selatan," kata Syahrul.
Syahrul menharapkan penghargaan yang diterimanya itu dapat dijadikan sebagai motivasi agar para atlit olahraga di Tapanuli Selatan bisa lebih meningkat lagi prestasinya kemasa yang akan datang.
Diikatakannya patut mejadi kebanggaan bahwaTapanuli Selatan bisa memberi kontribusi prestasi positif pengembangan di bidang olahraga umumnya di Sumatera Utara.
"Kedepan kita harap pembangunan kelolahragaan Tapanuli Selatan segala bidang bisa mewarnai di kancah nasional sehingga dapat mengharumkan nama daerah khususnya dan Provinsi Sumut pada umumnya," harapnya.______
Adapun 60 penghargaan diberikan kepada pihak-pihak yang terdiri dari 32 orang olahragawan berprestasi, dua orang wasit berprestasi , delapan Pembina olahraga, lima pelatih berprestasi, lima penggerak olahraga, tiga jurnalis olahraga, dua guru pendidikan kesehatan, dua orang lembaga/ organsasi dan satu orang keluarga berprestasi. Kepada para penerima penghargaan diberikan piagam dan medali. Untuk Pembina olahraga penghargaan diberikan kepada Bupati Tapsel Syahrul Pasaribu, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, Walikota Tanjung Balai Syahrial, Walikota Binjai H M Idaham, Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang. (Anas)
BPBD Kota P.Sidimpuan Ingatkan warga Sitamiang akan Bencana Longsor
P.Sidimpuan STT________
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota P.Sidimpuan, Hairul Harahap menghimbau warga yang bermukim di lereng perbukitan Kelurahan Sitamiang Baru hingga Kampung Sipirok, Kecamatan P.Sidimpuan Selatan, untuk lebih hati hati karena kondisi wilayah tersebut rawan longsor. Tekstur dan struktur tanah di lokasi ini sangat labil, konon lagi wilayah yang menjadi pemukiman penduduk tersebut berada di lokasi perbukitan yang curam.
Hairul Harahap mengatakan bila terjadi longsor tidak tertutup kemungkinan apa yang ada di bawah lereng bukit akan terkubur, alasan lain adalah banyaknya masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut dengan mendirikan rumah di lereng perbukitan. Sehingga, apabila terjadi longsor, maka keselamatan warga sangat terancam. “Apabila terjadi longsor, maka seluruh rumah di lereng perbukitan tersebut akan terkena dampaknya, sehingga mengancam keselamatan. Makanya, saya menilai, bakal ada kuburan massal nantinya,” ujarnya, Kamis (15/9). Lebih lanjut dia mengatakan, warga yang mendirikan bangunan di bawah dan lereng perbukitan itu akan terkena dampak langsung, apabila terjadi longsor. Sebab, material longsor akan menimbun permukiman warga.
Selain ancaman longsor juga rawan bencana banjir. Menurutnya, khusus di daerah Sitamiang Baru, potensi banjir berasal dari Bukit Sibaganding. Air yang berasal dari bukit tersebut langsung turun ke tempat pemukiman warga. “Dari Utara, ancaman banjir datang dari Bukit Sibaganding, karena air langsung turun ke rumah penduduk dan sekarang ini sudah mulai dirasakan oleh warga, diman cuaca hujan, air langsung menggenangi pemukiman warga,” terangnya.
Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa apabila terjadi bencana alam, maka pihaknya selain menghimbau warga untuk mawas diri juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan melakukan sosialisasi dengan warga. Namun, sejauh ini belum terlihat bentuk kepedulian atas himbauan dari BPDB. Dia berharap kepada seluruh warga yang ada di kelurahan tersebut khususnya yang berdomisili pada zona rawan agar memikirkan tempat tinggal yang lain, sehingga tidak ada ancaman bencana alam. "Apabila kondisi ini di biarkan, maka lambat laun akan terjadi bencana, karena tanah di perbukitan itu sudah banyak yang terkikis,” tandasnya. (Anas)
10 September 2016
Rehab Pasar Pajak Batu sebesar 1,4 M ditarget Selesai 15 Desember 2016
P.Sidimpuan STT____________
PEMKO P.Sidimpuan memenuhi komitmennya untuk memodernisasi Pasar Pajak Batu yang sudah berusia sekira 50 tahun lebih. Hal itu dilakukan agar kios-kios yang berada disana bisa mengikuti model sesuai dengan perkembangan jaman. Kios yang direhab difokuskan yang berada di sisi luar sekeliling dua bangunan Pasar Pajak Batu karena sudah jauh ketinggalan jaman dibanding bangunan sejenis disekitarnya. Demikian juga kios-kios itu sudah banyak yang rusak dan lapuk ditelan jaman.
Hal itu diungkapkan Kepa Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan Pasar, Drs Nurman melalui Kepala Bidang Pasar Hariri Hasibuan, baru-baru ini.
"Pembangunannya sudah dimulai sejak awal Agustus 2016 dan diharapkan selesai tepat waktu tanggal 15 Desember 2016 sesuai perjanjian kontrak dengan kontraktornya," ungkap Hariri.
Dikatakannya rehab kios tersebut mencakup seluruh kios di sekeliling luar Pajak Batu dengan bangunan permanen agar lebih modern dan refresentatif namun tidak mengurangi nilai sejarah Pasar Pajak Batu yang sejak dahulu kala merupakan pusat perbelanjaan masyarakat secara tradisional."Depan Pajak Batu tidak termasuk yang direhab karena mengendung nilai sejarah dimana tokoh Nasional pernah berpidato di balkon bangunan pada era tahun50-an,"katanya.
Guna mengakomodir pedagang yang berjualan dalam kios yang direhab kata Hariri pihaknya merelokasikan sementara di Jalan Dr.Wahidin."Kita meminta pengertian masyarakat apabila bahu Jalan Wahidin terpaksa dipakai untuk berjualan sementara oleh pedagang kios Pajak Batu,"harapnya.Selain rehab Pasar Pajak Batu sebut Hariri hal yang sama juga dilakukan pada Pajak Buah dengan bangunan kios baru permanen."Kios Pajak Buah diperuntukkan untuk penampungan buah hasil petani," katanya.
Rehabilitasi Pasar Pajak Batu dan Kios Pajak Buah dikerjakan oleh kontraktor Cv Nazwah Mandiri, menelan dana Rp1.405.000,000,- bersumber dari DAK APBD Pemko P.Sidimpuan TA 2016 dengan masa pengerjaan dari tanggal 2 Agustus-15 September 2016 (Anas)
Dalam Rangka Haornas Pemko Sidimpuan Beri Tali Asih pada Atlit Berprestasi
P.Sidimpuan STT________
Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXIII Tahun 2016 yang diperingati setiap tanggal 9 September setiap tahunnya, Pemko P.Sidimpuan, melalui Dinas Pemuda Olahraga Budaya Dan Pariwisata (Disporabudpar) memberikan tali asih kepada atlit berprestasi dari berbagai cabang olahraga (Cabor).
Upacara peringatan Haornas tingkat kota P.Sidimpuan dihelat di Alaman Bolak, Padang Nadimpu, Jalan Sudirman, P.Sidimpuan yang bertindak sebagai Irup Walikota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap, S.STP, Msi Jumat (9/9). Pada Kesempatan tersebut, Walikota membacakan Pidato Menteri Pemuda olah raga yang pada intinya menyampaikan, Sesuai dengan kebijakan pemerintah yakni meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia yang sehat dan produktif, maka tema HAORNAS ke XXXII tahun 2016 adalah “ Ayo Olahraga untuk Indonesia Sehat dan Produktif .“ Melalui tema tersebut saya mengajak seluruh lapisan masyarakat bersatu padu dan bersinergi untuk menggelorakan kembali “ Gerakan Ayo Olahraga” agar olahraga menjadi budaya dan gaya hidup masayarakat di kota dan di desa.
Pada kesempatan tersebut pemerintah Kota P.Sidimpuan memberikan dali asih dan piagam penghargaan kepada 46 Atlit dari 8 cabang lah raga yakni Renang, Gulat, Atletik, Tinju, Karate, Karate, Tenis Meja dan Catur. Selain atlet ada 5 Pelatih Cabang olah raga (Cabor) yakni Yusri Effie (Renang) Amir Husin (Gulat), Sori MudaLubis (Atletik) Budi Muda Sihotang (Tinju) dan Ilham Tanjung (Karate). Penerima tali asih dari Dispora atas prestasi mereka di Popdasu, Pospedasu dan berbagai kejurda serta penghargaan kepada pelajar kota P.Sidimpuan saat mengikuti pospedasu yang menang pada lomba Pidato Bhs Arab dan Cipta Puisi. Selain itu di berikan juga beberapa penghargaan terhadap penggerak olah raga. Penerima penghargaan terbanyak di dominasi Atlet Renang atas prestasi mereka di berbagai event termasuk yang lolos O2SN ketingkat nasional.
Pemberian tali asih dan piagam penghargaan ini menurut Kadispora, Mahlil Harahap sebagai motivasi sekaligus apresiasi Pemko P.Sidimpuan agar atlit dan pelatih terus memotivasi diri, berlatih keras demi meraih prestasi lebih tinggi pada masa-masa yang akan datang.
Sedang penggerak olahraga diharapkan agar terus pula memberikan dukungan moril sehingga prestasi demi prestasi dapat diraih atlit baik level daerah maupun di level yang lebih tinggi demi mengharumkan nama Pemko P.Sidimpuan di mata daerah lain."Sehingga visi dan misi Kota P.Sidimpuan sehat, maju dan sejahtera terwujud," katanya.
Pada kesempatan itu Mahlil juga menyampaikan bahwa dua atlit Kota P.Sidimpuan terpilih mewakili Sumut mengikuti Peparnas (Pekan Paralimpik Nasional) ke-XV yang akan diselenggarakan berbarengan dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Tahun 2016 di Jawa Barat.Kedua atlir Peparnas tersebut adalah Syahril Tanjung, Cabor catur dan Junifor Bete cabor judo.(Anas)
DPRD P.Sidimpuan Setuju Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2015 Jadi Perda
P.Sidimpuan STT_________
DPRD dengan bulat menyetujui Raperda (Rancangan Peraturan Daerah)Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota P.Sidimpuan Tahun Anggaran 2015 menjadi Perda (Peraturan Daerah) dalam rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD Hj.Taty Aryani Tambunan, SH bersama wakil ketua Edi Jurianto Harahap,SE,SH dan Ir Ahmad Yusuf Nasution di Aula Rapat Paripurna DPRD, Jalan Sudirman, P.Sidimpuan, Senin sore (5/9).
Rapat paripurna yang dihadiri 28 dari 30 orang anggota DPRD dan walikota Andar Amin Harahap, S.STP MSi, Kapolresta AKBP M.Helmi SIK, Sekdakota Drs.H.Zulfeddi Simamora,MM, Sekwan Irfan Bakhri, Asisten, Staf Ahli Walikota, kepala SKPD (KaBan,Kadis,Kakan), Kabag dan Camat Se-Pemko P.Sidimpuan diawali dengan mendengarkan laporan hasil kerja Banggar (Badan Anggaran) atas Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2015 yang disampaikan anggota Banggar Khoiruddin Nasution, SE, dilanjutkan dengan kata akhir seluruh delapan Fraksi dan penandatangan naskah berita acara persetujuan Raperda menjadi Perda oleh Ketua DPRD, wakil ketua DPRD dan Walikota P.Sidimpuan. Adapun pendapat Banggar terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kota P.Sidimpuan TA 2015 yang dibacakan Khoiruddin sebagai berikut, realisasi pendapatan sebesar Rp.772.413.223.571,98,-, realisasi belanja sebesar Rp.795.676.472.510.00,-, defisit Rp.23.263.248.958,03. Pembiayaan terdiri dari realisasi penerimaan Rp.70.883.619.376,22, realisasi pengeluaran Rp.2.508.957.605,00,-, surplus Rp.68.374.661.771,22 maka sisa lebih pembiayaan anggaran TA 2015 Rp.45.111.412.833,20,-.
Walikota Andar Amin Harahap,S.STP,MSi dalam sambutannya mengatakan setelah mendengar pendapat akhir Fraksi yang telah disampaikan oleh anggota dewan yang terhormat, kami dapat menyimpulkan masih ada saran berupa aspirasi masyarakat kota P.Sidimpuan yang menuntut perhatian dan harus diakomdoir dalam upaya perbaikan kinerja pemerintah kota P.Sidimpuan dimasa-masa yang akan datang.
Selanjutnya dikatakan Andar, penetapan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kota P.Sidimpuan TA 2015 sebagai salah satu indikator penentu tingkat keberhasilan dan pertimbangan lebih lanjut bagi pengambilan keputusan dimasa yang akan datang.
"Dalam kaitan inilah kami menyedari bahwa urgensi keberadan dimasa mendatang merupakan gambaran dari saat ini, betapa antusias dan seriusnya perhatian anggota dewan yang terhormat terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, sebagai amanah seluruh masyarakat kota P.Sidimpuan yang sekaligus sebagai tugas dan tanggungjawab kita semua,"ujar walikota. (Anas)
DPRD ikut cari Lahan Pembuangan Limbah RSUD P.Sidimpuan
P.Sidimpuan STT________
Ketua DPRD Kota P.Sidimpuan Hj. Taty Ariyani Tambunan SH bertekad akan memperjuangkan pembangunan pembuangan limbah RSUD Kota P.Sidimpuan secara terpadu "Sudah seharusnya bangunan untuk pengelolaan pembuangan limbah, baik limbah cair, limbah padat dan limbah lainnya di RSUD agar tidak menimbulkan polusi supaya nyaman," ungkap politisi yang juga ketua DPC PDI-P Kota P.Sidimpuan kepada wartawan di gedung dewan Kota P.Sidimpuan, Sabtu (3/9).
Dikatakan Taty, bangunan pembuangan limbah yang ada di RSUD selama ini kerap menimbulkan polemik bagi pasien dan keluarga serta pengunjung akibat gangguan terciumnya aroma tidak sedap, apalagi keberadaannya dekat pemukiman warga sekitar. "Dengan dibangunnya pembuangan limbah yang baru, diharapkan kedepan bisa memberikan dampak baik ke semua RSUD yang ada di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), bukan hanya di Kota P.Sidimpuan," terangnya.saja.
Ditambahkan Taty, DPRD dan Pemko P.Sidimpuan akan bersinergi untuk memperjuangkan dan mendukung dimana lahan pembuangan limbah dipersiapkan agar program yang diinginkan sesuai visi misi walikota menuju masyarakat yang sehat, maju dan sejahtera dapat tercapai, tegas politisi perempuan yang berhasil meraih suara terbanyak pada Pileg yang lalu.(Anas)
Keberhasilkan Kampung KB P.Sidimpuan Harus Melibatkan Seluruh SKPD
P.Sidimpuan STT________
WAKIL Walikota H. Muhammad Isnandar Nasution, S.Sos baru saja mencanangkan Kampung KB di di Pemko Padangsidimpuan, Rabu (31/8). Kampung KB yang dihunjuk Pemko Padangsidimpuan Tahun ini adalah lingkungan I Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.
Selanjutnya tugas berat menanti SKPD (Satuan Kerja Perangkat Perangkat Daerah) khususnya yang bersinggungan dan berkaitan langsung dengan keberhasilan Kampung KB yaitu Dinas PUD, Kebersihan Pertamanan dan Pencegahan Kebakaran, Kesehatan, Sosial, Ketahana Pangan Perindag,UKM, Koperasi dan Pasar, Pemberdayaan Msyarakat Perkotaan dan Pertanian.
Betapa tidak, program tersebut merupakan program Nasional yang termasuk dalam Nawa Cita dan RPJM Presiden RI 2015-2019.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemko Padangsidimpuan Drs Khairul Alamsyah Lubis, saat berbincang dengan STT__ di kantornya, Jalan Jenderal Abdul Haris Nasution, KM 7, Palopat, Pijorkoling Kamis (8/9).
"Harapan kita semua stakholder (SKPD) terkait diatas pro aktif memberikan dukungannya sesuai dengan tupoksi dan program kerja yang ada di SKPD masing-masing yang diwujudkan dengan pengajuan anggarannya pada RAPBD 2017. Sehingga program pembinaan Kampung KB bukan slogan saja,"beber Alamsyah.
Program pembinaan Kampung KB tersebut kata Alamsyah dimulai tahun 2016 hingga 2019. "Selama tiga tahun ini kita harus benar-benar serius dan all out guna memberhasilkannya sesuai dengan sektor-sektor kehidupan yang telah digariskan oleh BKKBN Provinsi Sumut saat menghadiri pencanangan Kampung KB beberapa hari lalu,"katanya.
Kemudian lanjut Alamsyah pada Tahun 2017 nanti Pemko Padangsidimpuan berencana akan menambah jumlah Kampung KB minimal satu Kampung KB di setiap kecamatan se-Pemko padangsidimpuan yang berjumlah 6 Kecamatan.
Dijelaskan Alamsyah sektor kehidupan yang digarap pemerintah kota supaya lebih cepat akselerasinya sehingga program Kampung KB berhasil diantarnya KB, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perekonomian, pertanian, kebersihan lingkungan atau sanitasi, peberdayaan masyarakat, ketahanan pangan dan penekanan angka kemiskinan. (Anas)
Sosialisasi Otoriatas Jasa Keuangan (OJK) kepada Pejabat Tapanuli Selatan
Tapsel STT_____ (8 September 2016)______
Pemerintah Kabupaten Tapsel melalui Bagian Ekonomi Setdakab Tapsel bekerja sama dengan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional V Sumbagut mengadakan Kegiatan Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Otoritas Jasa Keuangan, KUR dan BPJS Kesehatan di Aula Kantor Bupati Tapsel Kamis (8/9). Tujuannya adalah untuk memberikan literasi industri jasa keuangan, pentingnya kecermatan dan kenyamanan bagi sipengguna jasa keuangan dalam berinvestasi dan pentingnya Lembaga Keuangan untuk penggerak perekonomian daerah yang stabil dan berkelanjutan.
Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tapsel Ir. Aswin Efendi Srg, MM yang turut dihadiri oleh, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OJK Regional V Sumbagut Mangihut Aritonang yg diwakili oleh Deputi Direktur Management Strategi EPK dan Kemitraan Daerah Bapak Kusnadi beserta jajaran, Kepala BUMD, Kepala SKPD lingkup Pemkab Tapsel, Para Pimpinan Perbankan, Camat se Kabupaten Tapsel, Kepala Bagian dan undangan lainnya.
Narasumber pada acar ini antara lain Parlindungan Aritonang Staf Kantor OJK Regional V Sumbagut, dalam paparannya mengatakan Otoritas Jasa Keuangan dibentuk sesuai Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 memiliki fungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan terhadap seluruh kegiatan di dalam sektor jasa keuangan yaitu Perbankan, Perasuransian dan lembaga jasa keuangan lainnya. Agus Prensi Bangun dari Bank BRI dan Prahmudi dari BPJS Kesehatan.
Bupati Tapsel melalui Wakil Bupati Tapsel Ir.Aswin E. Siregar dalam sambutannya diantaranya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak Otoritas Jasa Keuangan Regional V Sumbagut serta seluruh panitia yang telah melaksanakan sosialisasi tersebut, karena pemahaman yang baik ttg otoritas jasa keuangan penting dalam merencanakan hingga pengelolaan serta amannya berinvestasi bagi pelaku jasa keuangan dan konsumen disegala bidang. Wakil Bupati Tapsel juga meminta semua peserta sosialisasi untuk sungguh sungguh dan seksama mengikuti serta memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya sehingga dihasilkan pemahaman yang baik tentang Otoritas Jasa Keuangan tersebut.(Anas)
BUMD Tapsel Dan BP2KP Motivasi PPL Tingkatkan Produktifitas Pertanian
Tapsel STT _________ (8 September 2016)______
BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) memberi motivasi kepada puluhan tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di daerah KabupatenTapanuli Selatan.
Direktur BUMD Tapsel Hamdan Nasution mengatakan motivasi diberikan sebagai upaya peningkatan produktifitas pertanian khususnya di daerah Kecamatan Angkola Timur,Kab.Tapsel.
"PPL sebagai ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan petani dilapangan dirasa penting diberikan pendalaman ilmu," beber Hamdan yang didampingi Kepala BP2KP Tapsel, Baduaman Siregar.
Dijelaskannya,mengingat luasan lahan pertanian Tapsel cukup berpotensi terus dikembangkan dalam mendorong Upaya Khusus (Upsus) peningkatan komoditi unggulan Pajale (padi, jagung, dan kedelai).
"Upaya itu sejalan program pemerintahan Jokowi dalam rangka mendukung ketahanan pangan secara Nasional," sebut Hamdan.
Menurut Hamdan, pertanian itu maju apabila ada tekhnologi yang terus berubah, termasuk inovasi dan motivasi PPL disamping instansi terkait. "PPL diharap mampu memberi terobosan (tekhnologi) dalam rangka peningkatan kesejahteraan petani Tapsel secara umum," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Buduaman Siregar, Kepala BP2KP Tapsel cukup mengapresiasi motivasi yang diberikan BUMD Tapsel kepada lebih 20-an PPL yang berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Angkola Timur, Rabu (7/9).
"Dari hasil pertemuan itu, BP2KP dengan PPL bersama BUMD sepakat dan konsisten memajukan demi peningkatan kesejahteraan dunia pertanian khususnya di Kecamatan Angkola Timur, Tapsel," ungkap Baduman. Tekad tersebut lanjut Baduaman, sesuai visi dan misi bupati Tapsel H.Syahrul M.Pasaribu SH, menjadikan Tapsel yang maju berbasis sumber daya manusia pembangun yang unggul "sehat-cerdas-sejahtera" serta sumber daya alam yang produktif dan lestari.(Anas)
7 September 2016
Dewan Pendidikan Belum Menunjukkan Peran Dalam Manajemen Pendidikan di Tabagsel
Penulis : Nasruddin Nasution (Anas)___
Pemerhati Pendidikan Kota Padangsidimpuan________________
Keberadaan Dewan Pendidikan di Wilayah Tapanuli Bagian Selatan atau eks Tapanuli Selatan dalam percepatan peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini belum terlihat peran dan pungsinya. Lembaga Dewan Pendidikan di beri peran yang luas oleh UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang pemerintahan daerah, UU Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional, Kepmendiknas Nomor 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Melihat aneka ragam program kegiatan serta pola penerapan program pendidikan tersebut yang di laksanakan Dinas Pendidikan, begitu juga saat menyusun program tersebut, keberadaan Dewan Pendidikan di Tapanuli Bagian Selatan nyaris tidak dilibatkan.
Dewan Pendidikan selaku representasi peran serta masyarakat telah diposisikan menjadi wadah ambil peran kesertaan masyarakat untuk meningkatkan mutu dan layanan pendidikan. Namun pada saat Dinas Pendidikan menyusun, mengajukan dan membahas program kegiatan ke Legislatif, di yakini bahwa Dewan Pendidikan secara lembaga tidak di libatkan. Hal ini di buktikan saat beberapa program kegiatan di instansi Dinas Pendidikan di pertanyakan kepada anggota Dewan Pendidikan di daerah ini, banyak yang tidak mereka ketahui jenis kegiatan dan sasarannya. Dalam PP Nomor 17 Tahun 2010 merupakan penjabaran dari Pasal 56 (3) UU Nomor 20 Tahun 2003 tampak jelas bahwa “Dewan Pendidikan berfungsi dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan, memberikan rekomendasi serta pengawasan pendidikan”. Apakah peranan ini sengaja tidak di ambil atau karena sistim manajemen pendidikan di Tapanuli Bagian Selatan ini menganggap Dewan Pedidikan itu tidak penting ?. Dalam PP Nomor 17 Tahun 2010 dijelaskan dengan lebih gamblang bahwa Dewan Pendidikan harus mengetahui arah kebijakan program kegiatan di daerahnya serta mempunyai fungsi memberikan pertimbangan kepada birokrasi pendidikan. Dewan Pendidikan menjalankan fungsinya secara mandiri dan profesional, dalam arti tidak dapat dipengaruhi dan diitervensi oleh pihak lain, termasuk oleh unsur birokrasi pendidikan. Sisi lain mungkin saja pelaksanaan fungsi ini tidak akan dapat dilakukan jika “Dewan Pendidikan tidak memiliki data dan informasi atau bahan analisis yang digunakan untuk memberikan pertimbangan itu”.
Dijelaskan juga bahwa Dewan Pendidikan dalam Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan di posisikan atau memiliki pungsi pengawasan. Pengawasan itu meliputi dua aspek penting, yakni pengawasan administratif dan pengawasan dari segi teknis edukatif yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Sudah barang tentu, pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Pendidikan bukanlah sebagai pengawasan fungsional, sebagaimana yang harus dilakukan oleh BPK, Inspektorat Jenderal, maupun pengawas fungsional yang lain di tingkat daerah. Pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Penididikan adalah jenis pangawasan sosial atau masyarakat. Namun demikian, Dewan Pendidikan bisa saja meminta kepada lembaga independent auditor untuk membantu tugas Dewan Pendidikan, atas nama wadah peran serta masyarakat.
Melihat kualitas output pelajar khususnya di Tingkat Sekolah Menengah Atas di wilayah Tapanuli Bagian Selatan ini yang belum mampu mensejajarkan diri dengan daerah lain, baik di dalam Provinsi Sumatera Utara maupun Provinsi lain, semestinya orang orang yang namanya tercatat di Dewan Pendidikan segera bangkit, segera melakukan konsolidasi dan menempatkan posisinya seperti yang telah di amanatkan undang undang atau payung hukum yang ada. Dalam melaksanakan tufoksinya Dewan Pendidikan tidak akan terkendala oleh dana. Peraturan telah menetapkan bahwa Dewan Pendidikan memiliki anggaran dari pemerintah serta memberi peluang bekerja sama dengan DUDI (dunia usaha dan dunia industri), khususnya dari sumber dana yang dikenal dengan CSR (corporate social responsibility). Dalam hal ini, perusahaan memiliki kewajiban untuk menyisihkan sedikit keuntungannya untuk kepentingan masyarakat, termasuk kepentingan pendidikan.
Demikianlah sekelumit telaahan terhadap pentingnya Dewan Pendidikan mengambil dan menempatkan peranannya dalam Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Jangan sampai masyarakat meminta pertanggung jawaban khususnya pertanggung jawaban moral kepada Dewan Pendidikan. Mudah-mudahan, tulisan singkat ini dapat digunakan sebagai edukasi bagi masyarakat bahwa masyarakat memiliki lembaga perwakilan bidang pendidikan dalam memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Bumi Dalihan Na Tolu Tapanuli Bagian Selatan.
6 September 2016
Open Tournament Percasi Cup 2016 P.Sidimpuan di ikuti alet PON 2016.
P.Sidimpuan STT _____________(3 September 2016)____Staf Ahli Pemerintahan Bidang Kemasyarakatan H.Rahuddin Harahap SH, Kota P.Sidimpuan mewakili Walikota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap SSTP,MSi, secara resmi membuka Open Tournament Percasi Cup 2016 yang diikuti sebanyak 104 atlet Catur putra dan putri, Jumat (2/9) di Aula MAN 2 Kota P.Sidimpuan.
Open Tournament ini di ikuti atlet dari 7 daerahyakni P.Sidimpuan, Kota Medan,Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara dan Kota Sibolga plus . Pertandingan dengan sistim point ini di bagi dalam dua kategoti pelajar dan umum yang akan berlangsung selama 3 hari hingga Senin (4/9). Diantara peserta tersebut terdapat 5 atlet Catur Putri dari Kota Medan yang merupakan atlet catur Provsu terpilih mengikuti PON 2016 di Jawa Barat nanti.
Ketua Percasi Kota P.Sidimpuan AKP.Drs H.Tuongku Besar Pane mengatakan, Open Tournament ini merupakan agenda rutin dari Percasi Kota P.Sidimpuan yang juga merupakan ajang untuk mencari bibit atlet catur khususnya di Kota P.Sidimpuan.
" Selain Open Tournament ini, kita juga terus menggiatkan even - even turnamen catur, baik itu ditingkat kelurahan, kecamatan sebagai ajang dalam mengasah kemampuan kita bermain catur dan juga sebagai bentuk untuk mencari bibit atlet catur di Kota P.Sidimpuan ini” ujarnya.
Lebih jauh Tuongku Besar mengatakan bahwa Catur sebagai cabang olah raga harus di perkenalkan sejak dini, terutama di kalangan pelajar mengingat catur salah satu olah raga yang di pertandingkan pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Semestinya kalangan pendidik di Sekolah Dasar sudah bisa menerapkannya sebagai bahagian dari pendidikan olah raga yang cukup murah. Pada bahagian lain Wakapolres Kota P.Sidimpuan ini mengatakan bahwa setiap Tournament Catur yang dilaksanakan Percasi Kota P.Sidimpuan selalu mengusung tema Anti Narkoba.
Sementara itu Ketua KONI Kota P.Sidimpuan Daulat Siregar mengingatkan supaya para atlet catur bermain dengan menjungjung tinggi sportivitas dalam bertanding di Open Tournament Percasi Cup 2016 ini. Jangan hanya mengejar hadiah saja, tetapi lebih untuk prestasi. Para pemain Senior harus jadi panutan bagi pemain junior khususnya peserta dari luar Kota P.Sidimpuan.
Laporan tertulis Walikota P.Sidimpuan, yang dibacakan Staf Ahli H.Sahruddin Harahap SH yang mengatakan, Pemerintah kota P.Sidimpuan, Walikotas elalu mendukung even-even pertandingan olah raga dari cabang olahraga (cabor) manapun yang ada di Kota ini. Pemerintah Kota P.Sidimpuan siap mendukung dan memfasilitasi setiap even-even Cabor yang di pertandingkan, mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat nasional, jelasnya. Untuk itu kepada para pengurus Cabor di bawah KONI diminta untuk mampu berkreasi dalam merangsang tumbuh kembangnya atlit atlit profesioanal, memperbaiki menejemennya, mampu menjalin kemitraan dengan pihak sponsor.
" Setiap cabang olah raga semsestinya sudah memiliki agenda jangka pendek hingga jangka panjang. Untuk itu KONI dan Pengurus Cabor harus turun kebawah memantau dan memberi spirit kepada pengurus dan atlet di Club. Karena harus kita sadari, keberadaan KONI dan Pengurus Cabor tidak akan jadi apa apa bila tidak memiliki Club binaannya.”
KONI dan Dispora harus mampu menciptakan atlet berprestasi di setiap cabor, dan memberi prioritas kepada Cabor yang bisa berprestasi atau bersaing di tingkat Provinsi maupun Nasional. Kita harus kembalikan nama besar Kota P.Sidimpuan yang pernah menorehkan nama di kancah Nasional maupun internasional, ujarnya.(Anas)
2 September 2016
Berdalih Study Banding, DPRD Manfaatkan Dinas Pendidikan P.Sidimpuan untuk Piknik
P.Sidimpuan STT_________(2 September 2016)____
Alokasi Anggaran sebanyak 300 juta pada APBD Kota P.Sidimpuan tahun 2016 yang di poskan pada Dinas Pendidikan dengan nomenklatur Study Banding Technopark dianggap penghamburan uang semata. Selain itu penempatan anggaran Study Banding Technopark pada Dinas Pendidikan tidak lazim, jika di bandingkan daerah lain yang menempatkan posisi Technopark di Badan Perencanaan Daerah (BAPEDA). Suatu ketika hal ini di pertanyakan kepada Rasman Hasibuan, bagian program di Dinas Pendidikan P.Sidimpuan mengatakan bahwa Study Banding Technopark bukanlah usul dari mereka akan tetapi titipan dari oknum DPRD Kota P.Sidimpuan tanpa menyebut nama. Saat di tanya Argumentasi tentang kelayakan Study Banding Technopark di poskan pada Dinas Pendidikan, Rasman Hasibuan tidak bersedia menjawab.
Anggota DPRD Kota P.Sidimpuan dari PPP Hasanuddin Sipahutar menanggapi alokasi dana 300 juta buat Study Banding Technopark mengatakan saat ini belum tepat. “ Lembaga penelitian sejenis Technopark memang di butuhkan, namun untuk Kota P.Sidimpuan saat ini belum begitu penting. Alasannya anatara lain butuh lahan minimal 10 Ha dan pengelola mesti tenaga profesional dengan keahlian khusus” ucapnya. Hasanuddin menyampaikan sebaiknya kita dahulukan penyelesaian lahan TPA Sampah dari pada berangan angan memiliki lahan untuk Technopark, kalau lahan TPA tidak di sediakan maka kedepan ini akan jadi masalah bagi kota P.Sidimpuan.
Pemerhati Pendidikan Kota P.Sidimpuan Nasruddin Nasution menanggapi hal ini mengatakan bahwa oknum anggota DPRD banyak yang tidak memiliki ide ide kreatif dalam mengajukan usul untuk kemajuan kota P.Sidimpuan. "Seharusnya dewan bersama pemerintah merumuskan upaya meningkatkan ekonomi yang bersifat peningkatan kesejahteraan. Bukan studi banding yang tidak ada bekasnya untuk kepentingan rakyat," ucapnya.
Nasruddin Nasution yag sudah pernah mengunjungi Technopark yang di kembangkan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengatakan melakukan studi banding memang ada aturannya. Namun menurutnya, studi banding akan menjadi hal sia-sia jika uang rakyat yang dipakai tidak menghasilkan apa-apa. Study Banding Technopark ini adalah bentuk akal akalan dan tidak menghasilkan apa apa seperti yang dilakukan DPRD Kota P.Sidimpuan tahun 2013 dimana menghamburkan uang rakyat sebesar 513 juta dengan dalih study banding pendidikan Vocasional.
“Pertanggung jawaban seorang anggota dewan terhormat dalam tugas anggaran, legislasi termasuk pengawasan merupakan hal biasa, tetapi jangan lupa pertangung jawaban secara moral kepada publik juga penting. Ketika rakyat sebagian dalam suasana keterpurukan, justru wakilnya menghambur hamburkan dana dengan dalih study banding akan di catat masyarakat. Boleh melakukan kunjungan kerja, tapi kajian dan urgensinya harus jelas. Semestinya kualitas atau mutu pendidikan di Kota ini terlebih dahulu di perbaiki." ujarnya.(Anas)
1 September 2016
Akibat Berseteru Ban Mobil Dinas DPRD P.Sidimpuan di Rantai dan di Gembos
P.Sidimpuan STT_______ (29 Agustus 2016)____
ANGGOTA DPRD Padangsidimpuuan Imam Gozali Harahap terpaksa melakukan aksi penggembosan ban mobil dinas DPRD. Hal itu ia lakukan karena kesabarannya sudah habis, karena tunggu punya tunggu mobil dinas tersebut tak kunjung diserahkan kepadanya. Padahal mobil dinas Kijang Innova bernomor polisi BB 1534 F tersebut merupakan bagiannya yang diberikan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Irfan Bakhri dengan cara pinjam pakai yang dibuktikan dengan surat penyerahan. Gozali pun kesal karena mobil itu sendiri hingga kini masih dipakai oleh anggota DPRD lainnya Irfan Harahap yang sudah memiliki mobil dinas.
Kepada awak media, Senin (29/8), Gozali mengaku terpaksa menggembosi tiga ban mobil dinas serta merantai ban belakang sebelah kanan agar mobil itu tidak bisa dibawa Irfan lagi dari halaman belakang kantor DPRD dan selanjutnya diberikan kepadanya. "Ban depan kanan dan kedua ban belakang saya kempeskan, kemudian sebelah kanan saya rantai dan gembok agar tidak bisa lagi jalan dan dibawa dia (Irfan)," terangnya dengan nada tinggi."Mungkin dengan cara demikian mobil dinas tersebut diserahkan kepada saya," tambahnya.
Gozali memiliki alasan kuat berbuat demikian karena mengantongi surat berisikan berita acara pinjam pakai kenderaan dinas roda empat pool operasional Komisi I DPRD P.Sidimpuan dari Sekwan dengan Nomor:068/1818/2016 tertanggal 27 Juni 2016.
Tak hanya itu dalam surat Sekwan tersebut juga diperintahkan agar Gozali sebagai pihak kedua selaku penerima mobil dinas diwajibkan membayar retribusi izin pemakaian kekayaan daerah sesuai Perda Nomor 05 Tahun 2010 sebesar Rp.300.000,-. "Retribusinya sudah saya setor Rp.300 ribu bulan Agustus 2016 . Itu salah satu bukti bahwa saya yang berhak atas mobil itu dan bukan orang lain,"jelasnya sembari menujukkan poto copy penyerahan mobil dinas dari Sekwan dan tanda bukti setor retribusi izin pemakaian kekayaan daerah.
Sebenarnya kata politisi PKPI ini, dirinya sudah dua kali meminta agar Irfan menyerahkan kunci mobil padanya, namun selalu tidak ada tannggapan. "Saya juga sudah sampaikan kepada pimpinan DPRD, jawabnya tunggulah dan bersabar. Sampai sekarang tidak ada realisasinya," ungkapnya.
Aksi Gozali tersebut sontak mengundang perhatian anggota DPRD lainnya, pegawai Setwan, wartawan dan warga masyarakat yang kebetulan mengikuti jalannya pembahasan perhitungan APBD TA 2015 di tingkat Komisi.
Ditemui terpisah Irfan Harahap mengakui dirinya masih memakai mobil dinas BB 1534 F tersebut. Namun dia menyayangkan aksi koleganya yang menggembosi dan merantai ban mobilnya.
"Kan ada mekanisme dan prosedur,tidak mesti dengan cara seperti itu," ucap politisi partai Demokrat tersebut singkat sambil mengatakan dia akan membawa persoalan tersebut ke badan kehormatan (BK) DPRD
Sementara itu sejak pesoalan ini mencuat sekira dua bula silam, Sekwan Irfan Bakhir sudah melakukan mediasi agar keduanya bertemu dan mencari solusi terbaik, namun belum berhasil. "Benar, saya sudah mengeluarkan surat penyerahan mobil dinas tersebut kepada Imam Gozali. namun hingga kini belum terealisasi," ujarnya.(Anas).
Pemko P.Sidimpuan Canangkan Desa Pudun Jae Sebagai Kampung KB
P.Sidimpuan STT________ (1 Sept 2016)________
Guna melakukan pengendalian pertumbuhan penduduk di Pemko P.Sidimpuan dan berdampak pada peningkatan kualitas hidup,sertapemerataan pelayanan publik, Pemerintah setempat bersama BKKBN, KODIM 0212/KS melakukan pencanangan Kampung KB dan Bhakti Sosial TNI Kesehatan KB di Desa Pudun Jae Kecamatan P.Sidimpuan Batu Nadua P.Sidimpuan.
Kampung Keluarga Berencana (KB) diperlukan di seluruh desa di Indonesia. Sebab, keberhasilan program KB akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia Khususnya Pemko P.Sidimpuan dan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera untuk menuju yang lebih baik.
"Kampung KB akan membangun masyarakat yang sejahtera dari tingkat keluarga. Kita harus memperkuat dan merevitalisasi program KB dan keluarga sejahtera. Jangan hanya berhenti pada pencanangan, tapi harus ada aksi dan gerakan," ujar Dandim 0212/KS Letkol Inf Septa Viandi , Rabu (21/8).
Pencanangan Kampung KB dihadiri pula oleh Wakil Walikota P.Sidimpuan M.Isnandar Nasution, Kepala BKKBN Perwakilan Sumatera Utara Drs Temazaro Zega. Mkes, Wakapolres Kota P.Sidimpuan, AKP Tuongku B Pane, Kaban KB.PP dan PA, Khairul Alamsyah,Pengurus TP PKK P.Sidimpuan, Jajaran Pengurus dan Anggota Persit Chandra Kirana, Pengurus dan Anggota IBI, SKPD lingkup Pemerintah Pemko P.Sidimpuan, para camat se-Pemko P.Sidimpuan, para tokoh agama dan masyarakat setempat.
Menurut Wakil Walikota M.Isnandar Nasution, hal terpenting dari pencanangan Kampung KB adalah gerakan dari program-program KB yang mampu bersinergi dengan program pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan lainnya. Antara lain dengan sosialisasi, komunikasi, edukasi tentang program KB kepada masyarakat, serta pelayanan KB di tingkat desa.
Secara Umum tujuan dibentuknya kampung KB adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa melalui program kependudukan , keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) serta dibantu oleh sektor-sektor terkait dalam rangka untuk mewujudkan keluarga kecil berkualitas.
Kepala BKKBN Perwakilan Sumatera Utara Drs Temazaro Zega. Mkes mengatakan bahwa Program Kampung KB merupakan Instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo, yang merupakan perwujudan sinergitas keluarga Kementrian terkait, Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, Mitra Kerja dan Pemangku Kepentingan serta partisipasi langsung dari masyarakat. Komitmen TNI yang sangat kuat dalam mendukung Program KKBPK sampai dengan saat ini masih di rasakan. Hal tersebut berarti bahwa TNI sepakat untuk menjaga keberlangsungan kerjasama kemitraan yang selama ini telah kuat terjalin.
Pencanangan Kampung KB dan Bhakti Sosial TNI Kesehatan KB di buka secara resmi dengan pemukulan gong dua kali oleh Wakil Walikota P.Sidimpuan. Selain itu acara juga di isi dengan Senam Lansia dan Kesenian tradisional.(Anas)
Aspan Sofian dan Irsan Efendi Pasangan untuk Pilkada Kota P.Sidimpuan
P.Sidimpuan STT _______ (1 September 2016)____
Keberadaan Andar Amin dan Isnandar Nasution selaku walikota dan wakil yang sudah berjalan selama 3 tahun dianggap sangat jauh dari harapan masyarakat. Berbagai kebijakan yang di terapkan dalam mengelola pembangunan serta dalam menempatkan aparaturnya sangat tidak mendukung visi misi yang mereka usung yakni Sehat,Maju dan Sejahtera. Begitu pula dunia pendidikan yang kualitasnya manajemennya makin rendah, sehingga mimpi walikota terdahulu Drs.Zulkarnain Nasution menjadikan Kota Pendidikan dirasa jadi mimpi yang nyaris sirna.
Masyarakat Kota P.Sidimpuan sudah mulai memperbincangkan masalah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)berikutnya, meski baru sebatas obrolan di warung kopi. Namun kita jangan lupa, di Kota P.Sidimpuan keberadaan warung kopi justru menjadi Forum Nonformal yang sering menghasilkan ide atau gagasan cemerlang.
Belakangan ini muncul nama yang dianggap akan mampu memimpin Kota P.Sidimpuan bila Pilkada di laksanakan yakni pasangan Ir. Aspan Sofian Batubara,MM dengan Irsan Efendi Nasution,SH sebagai Walikota dan wakil. Aspan Sofian yang besar di jalan Kenanga Kelurahan Ujung Padang Sidimpuan Selatan bukanlah nama baru di kota ini. Aspan Sofian adalah birokrat yang sudah matang di dunia pemerintahan dengan berbagai jabatan yang pernah di laksanakannya seperti Plt. Bupati Mandailing Natal, Plt.Walikota Sibolga, Kadis Perkebunan dan Plt Kadis Pertanian Provsu, Staf ahli bidang pendidikan dan kesehatan Provsu, Kadis Kehutanan Tapanuli Selatan, Ketua Pemuda Panca Marga, Ketua Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Sumut dan berbagai jabatan lainnya.
Sementara itu Irsan Efendi Nasution,SH saat ini anggota DPRD dan Ketua DPD Partai Golkar Kota P.Sidimpuan. Pengusaha muda yang sukses ini memiliki latar belakang berbagai organisasi, bahkan tercatat memimpin DPD KNPI Tapsel selama 3 periode. Manajemen mengelola organisasi dan perusahaan membuktikan Irsan Efendi sangat layak bila masyarakat Kota P.Sidimpuan menyandingkannya dengan Aspan Sofian untuk memimpin Kota P.Sidimpuan kelak.
Mengenai munculnya nama pasangan Ir. Aspan Sofian Batubara,MM dengan Irsan Efendi Nasution,SH sebagai calon Walikota dan wakil, pengurus DPD Partai Golkar P.Sidimpuan mengatakan bahwa secara lembaga hal belum ada di tetapkan. Sekretaris DPD Partai Golkar Kota P.Sidimpuan Siwansiswanto membenarkan bahwa di tengah masyarakat dan pada kalangan internal partai nama Aspan dan Irsan sudah menjadi pembicaraan non formal. “ Partai Golkar berterima kasih karena kadernya dianggap masyarakat mampu memimpin kota P.Sidimpuan dalam percepatan pembangunan nantinya. Kita akan memperjuangkan aspirasi masyarakat bila pilihan untuk itu telah di berikan kepada Partai Golkar” ujarnya. Siwansiswanto yang juga pengurus Pujakesuma ini menambahkan bahwa mekanisme untuk mengajukan calon dalam Pilkada sudah di atur dalam AD/ART Partai Golkar. “ Seluruh pengurus Partai Golkar, di tiap tingkatan dan sayap Partai serta simpatisan siap mendukung dan memenangkan Aspan dan Irsan bila nantinya secara resmi Partai Golkar mengsung ke dua nama ini di Pilkada yang akan datang. Karena sesuai motto Partai bahwa suara rakyat adalah suara Golkar, tegas Siwansiswanto.(Anas)
Langganan:
Postingan (Atom)



















