22 Mei 2016
Disdukcapil P.Sidimpuan “300 Pasangan Laksanakan Nikah Itsbat”
P.Sidimpuan STT Blog____
Pemerintah Kota (Pemko) P.Sidimpuan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) laksanakan nikah Itsbat massal bagi warga Kec. P.Sidimpuan Batunadua yang digelar di Aula kantor Camat Jalan Jendral AH. Nasution (Jalan Baru By Pass), Selasa (17/5).
Pemerintah Kota P.Sidimpuan melalui Kadis Dukcapil Fachruddin Siregar SSos, MM menyebutkan, pelaksanaan nikah Itsbat ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Pemko P.Sidimpuan dalam merespon aspirasi masyarakat khususnya bagi keluarga yang belum memiliki kartu nikah sebagai bukti sudah sah sebagai suami istri untuk administrasi kependudukan. “Juga sebagai perwujudan visi misi Pemko P.Sidimpuan untuk menjadikan masyarakat sehat, maju dan sejahtera,” paparnya.
Prosesi persidangan nikah Itsbat yang dipimpin majelis hakim dari Pengadilan Agama (PA) Kota P.Sidimpuan sesuai dengan syariah Islam berlangsung tertib dan aman.
Kadis Dukcapil diwakili Kabid Pencatatan Sipil Disdukcapil Enda Mora Nasution SSos kepada wartawan menerangkan, nikah Itsbat ini dilaksanakan adalah program Disdukcapil yang sasarannya seluruh warga P.Sidimpuan yang telah menikah namun belum memiliki kartu nikah. Setiap pasangan yang mengikuti nikah Itsbat tidak kita bebani biaya alias gratis, karena anggarannya telah ditampung pada anggaran APBD TA 2016, urainya.
Ditambahkan, nikah Itsbat ini kita gelar secara bergiliran disetiap Kec. se-Pemko P.Sidimpuan, dan kemarin telah kita gelar di Kec. P.Sidimpuan Angkola Julu, pada hari ini dilaksanakan di Kec. P.Sidimpuan Batunadua yang diikuti sebanyak 50 pasang dan selanjutnya menyusul Kecamatan lainnya, setidaknya akan ada 300 pasangan yang akan nikah Itsbat ucap Enda.
Bukan hanya nikah Itsbat yang kita gratiskan lanjut Enda, akte kelahiran anak bagi pasangan yang ikut nikah Itsbat juga diberikan, yang tujuannya agar administrasi kependudukan warga lengkap, imbuhnya.
Pantauan, usai sidang nikah Itsbat ,dan semua pasangan memenuhi kriteria sesuai syariah Islam, maka kepada mereka diberikan kartu nikah secara simbolis kepada 4 perwakilan pasangan. Turut hadir dalam acara tersebut, Kakan Kemenag P.Sidimpuan Drs.H.Efri Hamdan Harahap, Ketua PA Kota P.Sidimpuan, Camat P.Sidimpuan Batunadua Sallim Siagian, Ka KUA P.Sidimpuan Batunadua dan lainnya. (Anas)
18 Mei 2016
Sekdakota Tinjau pelaksanaan Ujian Sekolah SD P.Sidimpuan 2016
P.Sidimpuan STT Blog________
Ujian sekolah (US) SD hari pertama, Senin (16/5) di P.Sidimpuan berjalan dengan baik. Tidak ditemui kendala baik lembaran soal US, lembar jawaban dan distribusi soal tepat waktu. "Pengawas dan guru cukup aktif melaksanakan tugasnya. Harapan kita hasilnya baik, karena sudah diawali dengan persiapan yang matang ditambah dengan dukungan pemerintah kota, walikota, wakil walikota dan sekdakota yang turun langsung mengecek kesiapan pelaksanaan ujian sekolah," ujar Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Erwin Nasution saat melakukan peninjauan US di bebera sekolah SD di P.Sidimpuan, Senin (18/5). Ewrin Nasution yang hadir bersama tim monitoring US SD mengatakan bahwa hanya beberapa sekolah saja yang bisa di jumpai mengingat keterbatasan waktu. Pada hari pertama Ujiab Sekolah ini yang memantau langsung diantaranya Sekdakota Drs.H.Zilfeddi Simamora, MM, Asisten III, H.Abd.Rosad Lubis MM, Kadisdik Kota P.Sidimpuan Muhammad Luthfi Siregar, SH, MM, Ketua Dewan Pendidikan Drs.M. Jusar Nasution, Kabid Dikdas Erwin Nasution dan sejumlah pengawas sekolah. Ditambahkannya, pelaksanaan US SD di P.Sidimpuan juga didukung sarana dan prasarana memadai sehinga siswa dengan nyaman mengikuti US. "Kota P.Sidimpuan banyak melahirkan tokoh di negeri ini, itu artinya dunia pendidikan cukup maju dan bagus di P.Sidimpuan," tambahnya.
Sementara itu Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan P.Sidimpuan, Tamrin Siregar menjelaskan peserta US SD sebanyak 4.507 siswa SD dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Swasta terdaftar sebagai peserta US Tahun Pelajaran 2015/2016 berasal dari 84 SD Negeri, 10 SD Swasta, 1 SLB dan 4 Madrasah Ibtidaiyah. “ Jumlah yang terdaftar ini kita laporkan ke pusat pada bulan desember tadi usai ujian semester, nanti kita lihat berapa peserta yang tidak hadir dan apa alasannya” ujar Tamrin.
Sekdakota Zulfeddi Simamora pada kesempatan tersebut meminta pihak sekolah supaya menjalankan tugasnya dengan baik. "Jangan ada saya dengar keluhan dari murid dan arangtua murid atas pelaksanaan US yang tidak baik," ujar Zulfeddi.
Sekolah sekolah yang dikujungi antara lain SDN 200101/01 dipimpin Kepsek Nurhaida Rangkuti SPd.SD, peserta Ujian 100 orang semuanya hadir, di SDN 200108/12 yang pimpinan Kepsek Serimaja Harahap, SPd.SD sebanyak 86 orang peserta, di SDN 200110/15 Kespek Rahmasari SPd.SD dimana 107 siswa tidak ada yang absen. Hingga hari terakhir pelaksanaan terdapat 17 orang yang tidak hadir dari berbagai sekolah, 7 diantaranya tanpa keterangan. (Anas).
P.Sidimpuan Targetkan di posisi 5 Besar Popdasu 2016
P.Sidimpuan STT Blog________
Pemko P.Sidimpuan targetkan posisi 5 besar pagelaran Popdasu (Pekan Olaharaga Pelajar Daerah Sumatera Utara) ke-XII di Medan, Sumut. Target ini tidaklah ringan mengingat persaingan atlit dari 33 Kabupaten/Kota sangat karena seluruh daerah telah mempersiapkan atlit atlit terbaiknya pada even olahraga pelajar dua tahunan ini.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya Dan Pariwisata (Kadisporabudpar) Mahlil Harahap,SPd mengungkapkan hal itu dihadapan walikota, diwakili Sekdakota Drs.H.Zulfeddi Simamora, MM saat melepas keberangkatan kontingen Popdasu kota P.Sidimpuan dari pendopo kantor walikota, Jalan Sudirman, Minggu sore (15/4). "Dua tahun silam kita meraih peringkat 9 besar dari 33 Kabupaten/Kota, Kali ini kita berupaya keras untuk memperbaiki posisi menjadi peringkat 5 besar," tutur Mahlil seraya mengatakan atlet Pemko P.Sidimpuan merupakan hasil penjaringan dari seluruh sekolah yang ada di Kota P.Sidimpuan.
Harapan untuk meraih 5 besar ditumpukan kepada atlit 6 cabang olaharaga (Cabor) yang dikirim Pemko P.Sidimpuan ke Popdasu yang akan berlangsung dari tanggal 16-22 Mei 2016. Kabid Bina Keolahragaan Disporabudpar selakua ketua Kontingen Popdasu Ali Imron Harahap, SPd melaporakan Ke-enam Cabor yang menjadi andalan Pemko P.Sidimpuan untuk mendulang medali adalah aletik berkekuatan 15 atlet didampingi pelatih Sorimuda Lubis, gulat 11 atlet dengan pelatih Amir Husin , sepak takraw 5 atlit dilatih Soni Ramadhan, renang 7 alit dilatih Yusri Efi, bola volly 8 atlet dengan pelatih Wistono dan tenis meja 6 atlet dengan pelatih Marwansyah Lubis. Jumlah total atlit Pemko P.Sidimpuan yang akan berlaga pada Popdasu kali ini sebanyak 52 orang atlit. Para atlet tersebut juga didampingi official atau penghubung masing-masing Cabang Olah raga.
Walikota Andar Amin Harahap, S.STP, MSi, diwakili Sekdakota Drs.Zulfeddi Simamora, MM dalam sambutannya mengatakan mengucapkan selamat berjuang kepada para atlet agar meraih prestasi terbaik dengan harapan warga kota P.Sidimpuan bisa ikut merasakan kebanggaan atas prestasi yang diraih para atlet. "Saya percaya bahwa di berbagai arena pertandingan nanti, sudara-saudara akan gigih berjuang untuk dapat meraih prestasi terbaik di even tersebut, sehingga nantinya saudara-saudara pantas meraih kehormatan karena berhasil membuat prestasi hebat," ujar Zulfeddi.Selanjutnya Sekdakota berpesan kepada para atlet agar bersungguh-sungguh membulatkan tekad dengan semangat yang tinggi untuk berjuang mengharumkan nama daerah kota P.Sidimpuan.Acara pelepasan kontingen Popdasu kota P.Sidimpuan dihadiri Ketua KONI Daulat Siregar, Kadisdik M Luthfi Siregar, SH, MM, para kepala sekolah, orangtua siswa dan para guru.(Anas).
P.Sidimpuan Tenggara Juara Umum MTQ ke 15 Kota P.Sidimpuan
P.Sidimpuan STT Blog_________
MTQN ke-15 tingkat Kota P.Sidimpuan tahun 2016 berakhir setelah berlangsung sejak 13 Mei 2016 yang lalu. Kecamatan P.Sidimpuan Tenggara berhasil rebut juara umum dan berhak membawa pulang Tropy Bergilir Walikota P.Sidimpuan. MTQ kali ini mengusung thema ‘Melalui MTQ ke XV Tahun 2016, kita gali potensi, bakat untuk membentuk generasi Qur’ani yang jujur dan amanah menuju Kota Padangsidimpuan yang sehat, maju dan sejahtera’. MTQ ke 15 di ikuti sebanyak 157 orang peserta yang terdiri dari 80 orang putra dan 77 orang putri utusan 6 kecamatan memperlombakan 7 bidang dengan 20 cabang termasuk tingkat anak anak, remaja dan dewasa.
Walikota Andar Amin Harahap SSTP, MSi dalam sambutan penutupan kegiatan MTQN yang digelar dilapangan bola kaki Desa Joring Lombang Kecamatan P.Sidimpuan Angkola Julu, Minggu malam (15/5) mengucapkan, selamat kepada kafilah Kecamatan P.Sidimpuan Tenggara yang berhasil keluar sebagai juara umum dan kepada yang belum berhasil supaya terus berlatih mengasah kemampuannya.
Ditambahkan Andar, para pemenang diharapkan agar jangan cepat puas, terus berlatih dalam mempersiapkan diri ke Seleksi Tilawatil Qur’an di Medan dalam menghadapi MTQN tingkat Provinsi Sumatera Utara agar nantinya juga berprestasi atau sebagai juara.
Ditengah derasnya guyuran hujan, kepada para pemenang di setiap bidang dan tingkatan di berikan trophy, piagam penghargaan dan uang Pembinaan. Camat Kecamatan P.Sidimpuan Tenggara Zulkifli Dalimunthe menerima tropy bergilir setelah kontingennya berhasil rebut juara umum. Selain hadiah tadi, diberikan juga hadiah berupa Paket Umroh kepada 9 orang pemenang yang memiliki kriteria tertentu, paket Umroh ini berasal dari Pemko P.Sidimpuan 6 paket, Bank Sumut Cabang P.Sidimpuan 2 paket,dari ketua DPRD P.Sidimpuan 1 paket dengan rincian hadiah umroh 8 paket bagi pemenang MTQN dan 1 paket untuk Dewan Hakim.
Diakhir acara Walikota menegaskan, kegiatan religius dan syarat dengan syiar Islam ini, akan menjadi sia-sia apabila tidak meninggalkan bekas dan pengaruh positif di tengah masyarakat, karena itu penting keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen umat dan jajaran pemerintah agar kegiatan seperti MTQN memberi dampak positif, tegasnya.
Kepada masyarakat dan Camat Angkola Julu selaku tuan rumah MTQN ke-15 tahun 2016 tingkat Kota P.Sidimpuan, Walikota memberikan apresiasi atas suksesnya kegiatan ini. Demikian halnya apresiasi tinggi diberikan kepada dewan juri dan dewan hakim yang telah jujur dan adil serta profesional dalam menyeleksi para pemenang.
Turut hadir Wakil Walikota HM. Isnandar Nasution, unsur FKPD Plus, Sekdako Drs.H.Zulfeddi Simamora, ketua DPRD Psp Hj. Taty Ariyani Tambunan, Kakan Kemenag Psp, ketua MUI, ketua IPHI, pimpinan SKPD, Pimpinan Bank Sumut,Kabag dan Camat se-Pemko Psp, wakil ketua TP PKK, ketua DWP, tokoh Agama, tokoh masyarakat dan warga masyarakat Kecamatan Psp Angkola Julu.(Anas)
15 Mei 2016
Dinas Pendidikan P.Sidimpuan dan 4 PKBM laksanakan UN paket B Tahun 2016
P.Sidimpuan STT Blog________
Dinas Pendidikana Kota P.Sidimpuan tahun ini tetap melaksanakan Ujian Paket B setara SMP. Sebanyak 58 siswa dari 4 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) mengikuti ujian selama 4 hari bersamaan harinya dengan UN. Ujian Paket B dilaksanakan pada pukul 14.00 Wib di SMP Negeri 5, Jalan Perintis Kemerdekaan P.Sidimpuan.
Paket B (Setara SMP) adalah jalur pendidikan non formal yang diatur dalam undang-undang no 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang berfungsi sebagai pengganti, penambah atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan. Ijazah Paket-B dapat dipergunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu SMA, SMK atau MA baik Sekolah Negeri maupun swasta,bisa Juga untuk melanjutkan ke program Paket-C setara SMA.
Kepala Dinas Pendidikan Kota P.Sidimpuan melalui Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Hj.Elida Nasution di dampingi penyelenggara ujian, Riswan Efendi Harahap.MM dan Abdul Rahman Batubara mengatakan, bagi anak anak atau siapaun yang tidak memiliki Ijazah SMP atau SMA, ketika ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dapat mengikuti program pendidikan non formal yakni paket B dan C. Program Pendidikan Non Formal sebagai alternatif dari Departemen Pendidikan yang diperuntukkan bagi Siswa Siswi yang putus sekolah atau siswa yang tidak sempat menikmati Pendidikan Formal serta yang tidak lulus Ujian Nasional. Begitu juga bagi masyarakat lainnya, bisa mengikuti program ini tanpa memandang usia.
Ia juga menjelaskan bahwa pola belajar yang dibangun dalam program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tersebut adalah belajar mandiri. Jadi kata kuncinya adalah sistem belajar mandiri, paparnya.(Anas)
Kapala Daerah Dan Ketua DPRD P.Sidimpuan Tinjau UN SMP 2016
Wakil walikota P.Sidimpuan H.Muhammad Isnandar Nasution, S.Sos (kiri) Kepala MTsN1, H.Baharuddin Hasibuan, Asisten III RosadLubis.MM (kanan) berdialog tentang UN 2016 saat meninjau pelaksanaan UN di MTsN 1 P.Sidimpuan Senin,(9/5).__________
P.Sidimpuan STT Blog______
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sederajat tahun pelajaran 2015/2016 hari pertama dengan bidang study Bahasa Indonesia, Senin (9/5) di kota P.Sidimpuan berjalan lancar dan kondusif. Peserta UN SMP negeri dan swasta sebanyak 3.488 orang tersebar di 24 sekolah, MTs sebanyak 1.264 siswa di 15 sekolah. Pantauan wartawan, walikota Andar Amin Harahap, S.STP, MSi bersama Ketua DPRD Hj Taty Aryani Tambunan, SH, Sekdakota Drs.H.Zulfeddi Simamora, MM, Kadisdik M Luthfi Siregar, SH, MM, Kasi Kurikulum Jufri Tarihoran, mewakili Kakan Kemenag dan pengawas Disdik Drs Arifin Aswar Nasution meninjau pelaksanaan UN hari pertama tersebut di beberapa sekolah diantaranya SMPN 1 beralamat di Jalan Mesjid Raya Baru yang disambut Kepala sekolahnya Drs Ibnu Hajar, MPd.
Disekolah favorit di kota P.Sidimpuan tersebut terdaftar sebanyak 431 orang peserta UN, namun 1 orang diantaranya tidak hadir. Dan menurut keterangan Kepsek Ibnu Hajar siswi yang tidak hadir UN tersebut sudah lama tidak aktif lagi bersekolah, terhitung sejak pelaksanaan UAS (Ujian Akhir Sekolah) peserta didik tersebut tidak hadir di sekolah lagi.
"Kita sudah beberapa kali melakukan pendekatan dan komunikasi namun siswi tersebut tidak mau datang bersekolah lagi,"ungkap Ibnu. Kunjungan walikota beserta rombongan selanjutnya ke SMPN 2 di Jalan Ade Irma Suryani. SMPN 2 yang juga salah satu sekolah favorit pimpinan Kepsek H. Zainal Abidin Tambunan terdapat satu orang yang tidak hadir, di mana sebelumnya UN terdaftar 293 orang.
"Satu siswa sudah lama berhenti sekolah, bahkan yang bersangkutan pun tidak ikut UAS. Hingga saat ini tidak ada keterangan dari keluarga anak tersebut meski telah kita surati," ungkap Zainal Abidin. Ketua DPRD Hj Taty Aryani tambunan menyempatkan diri bernostalgia mengunjungi ruangan kelasnya saat dahulu bersekolah sekitar tahun 1981-1983 di SMPN 2. Saat meninjau SMPN 6 di Jalan Kenanga, walikota juga melihat langsung dari luar ruangan para siswa mengisi LJK dan memastikan kepada pengawas bahwa UN berjalan jujur."Pelaksanaan UN tidak menemui hambatan. Jumlah peserta UN sebanyak 267, namun 2 orang tidak hadir karena sudah lama berhenti sekolah," tutur Kepsek Julihar Safriana, SPd.
Sementara itu di tempat terpisah, peninjauan UN juga dilakukan oleh wakil walikota H.Muhammad Isnandar Nasution, S.Sos bersama rombongan diantaranya Asisten III Drs.Abd.Rosad Lubis MM Sekretaris Disdik Hj.Roslina Hasibuan, Kabid Dikmen Saiddin Batubara, yakni ke SMPN 4 dengan jumlah peserta UN 477, MTsN 1, 365 dan SMP swasta Kampus 23 orang yang ketiga sekolah tersebut beralamat di Jalan Sutan Soripada Mulia, Komplek Sadabuan,P.Sidimpuan. M Isnandar meminta sekolah penyelenggara UN agar melakukan pengawasan dengan ketat supaya berjalan dengan jujur dan berkualitas."Dan yang terpenting jangan ada keluhan dari peserta UN akibat kelalaian pihak sekolah," tegasnya.
Sementara itu data yang dihimpun wartawan pada hari pertama UN sebanyak 73 siswa tidak hadir UN dengan rincian 9 orang sakit dan 64 orang tanpa keterangan. (Anas).
Kelompok Tani Tapsel Terima puluhan Hand Traktor dari APBN 2016
Tapanuli Selatan STT Blog__ _(11 Mei 2016)________
Gus Irawan Pasaribu, Ketua Komisi VII DPR-RI menyerahkan puluhan alat mesin pertanian berupa Hand Traktor kepada puluhan Kelompok Tani (Koptan) di Kabupaten Tapanuli Selatan yang dilaksanakan Selasa (10/5) di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan. Gus Irawan mengatakan bahwa bantuan ini berasal dari APBN yang di usulkan melalui Komisi IV DPR-RI kepada kementerian terkait.
Gus berharap melalui bantuan ini produksi petani bertambah yang berimbas kepada naiknya kesejahteraan dan ekonomi petani Tapanuli Selatan."Dengan hand traktor para petani akan lebih efektif menggunakan waktu dan tenaga dalam mengolah lahan pertaniannya dibandingkan secara manual menggunakan cangkul. Selain itu struktur tanah lebih optimal dari hasil olahan alat alat mesin pertanian yang pada gilirannya hasil produksi juga akan meningkat” paparnya.
Hand traktor bantuan kementerian pertanian tersebut berjumlah sekitar 20 unit kapasitas 6,5 PK dan 33 unit berkapasitas 8,5 PK. Hand traktor secara simbolik diserahkan Gus Irawan kepada 10 kelompok tani Tapanuli Selatan yang disaksikan Kadis Pertanian Tapsel Bismark M Siregar dan sejumlah pegawai di lingkungannya. Bismark M Siregar mengucapkan terimakasih kepada pemerintah atas bantuan yang secara simbolik diserahkan salah satu putera terbaik Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu yang duduk di DPR-RI."Atas nama Pemkab dan masyarakat petani di Tapsel saya berterimakasih atas bantuan ini, semoga produksi petani daerah ini dapat meningkat sejalan dengan peningkatan kesejahteraan petani,"kata Bismark.
Adapun saat itu yang menerima Hand traktor 8,5 PK adalah Koptan Suka Maju dan Koptan Sepakat dari Kec.Tantom, Koptan Mitra, Koptan Satahi dan KWT Mawar dari Kec. Sayur Matinggi. Hand traktor 6,5 PK adalah Koptan Martunas dan Semoga Maju dari Kec.Arse. Koptan Senada, Koptan Sahata dan Koptan Saroha dari Kec. Sipirok. (Anas)
Bupati Tapsel Pantau UN 2016 di SMPN 1 Angkola Timur
Tapanuli Selatan STT Blog______ (13 Mei 2016)_____
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu turut memantau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat, salah satunya di SMP Negeri 1 Kec.Angkola Timur pada, Kamis (12/5). Bupati hadir di sekolah tersebut bersama Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Ahmad Buchori Siregar.MM, Kabid Dikmen Syafril Harahap.SH, Camat Angkola Timur Dalimunthe, Syarif Husin Harahap.MM dan sejumlah pengawas. Bupati meninjau beberapa ruangan tempat pelaksanaan UN di dampingi kepala Sekolah Parlagutan Siregar.S.Pd. Syahrul M Pasaribu menyempatkan diri masuk ke salah satu ruangan dan berpesan agar anak anak peserta UN serius dan teliti dalam mengisi lembar jawaban. Sesaat kemudian Bupati mengitari dan melihat kondisi sekolah tersebut serta berdialog dengan beberapa guru dan staf sekolah SMP Negeri 1 Angkola Timur.
Sementara itu Kadis Pendidikan Tapsel Ahmad Buchori Siregar.MM, melalui Kabid Dikmen Syafril Harahap.SH, menjelaskan bahwa di Tapsel terdapat 78 sekolah SMP,Madrasah Tsanawiyah Negeri dan swasta penyelenggara UN. Sebelumnya terdaftar jumlah Siswa peserta UN 5.455 orang, namun hingga hari terakhir terdapat 126 yang tidak hadir tanpa keterangan atau dianggap mengundurkan diri.
Usai Bupati dan rombongan meninggalkan tempat tersebut, Parlagutan Siregar S.Pd kepada STT Blog mengatakan bahwa peserta UN di sekolah itu sebanyak 154 orang dan semuanya hadir. Mengenai pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), ia mengatakan kesiapan apabila SMP Negeri 1 Angkola Timur dipercaya melaksanakannya.”kami siap melaksanakan UNBK tahun depan bila di percayakan pemerintah Tapsel. Untuk itu setidaknya kami butuhkan komputer sekitar 50 unit, tambahan dua ruangan dan kapasitas Internetnya” ucap Parlagutan. (Anas)
11 Mei 2016
Tapsel Peringati Hardiknas di Lapangan Sarasi Bintuju
Tapsel : STT Blog____ (3 Mei 2016)___________
Peringatan Hari pendidikan Nasional Tahun 2016 tingkat Kabupaten Tap.Selatan dilaksanakan berupa upacara di lapangan Sarasi Bintuju kec Batang Angkola Senin (2/5).Bupati Tap.Selatan Syahrul M Pasaribu bertindak selaku Inspektur Upacara, yang di ikuti ribuan pelajar dan tenaga pendidik serta pegawai dari satuan perangkat kerja di Kab. Tapanuli Selatan di antaranya Ketua DPRD Kab.Tap.Selatan Rahmat Nasution S.Sos, Wakil Bupati Ir.Aswin E Siregar, Jajaran TNI dan Polri dan Tokoh masyarakat lainnya.
Dalam menyampaikan amanat menteri pendidikan, Syahrul M Pasaribu antara lain mengatakan Hari Pendidikan Nasional kita rayakan sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia. Adalah tugas kita memberikan ruang bagi anak-anak Indonesia untuk berkontribusi, memajukan dirinya, memajukan masyarakatnya, memajukan kebudayaan bangsanya. Salah satu dukungan yang perlu kita berikan pada anak-anak Indonesia adalah memastikan bahwa apa yang mereka pelajari saat ini adalah apa yang memang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan jamannya.
Pada sisi lain Bupati berharap agar seluruh tenaga pendidik dan jajaran pegawai Dinas pendidikan bersinergi dalam memajukan dunia pendidikan di Kab.Tap.Selatan, karena Pemkab telah berupaya maksimal memberikan pasilitas buat para tenaga pendidik begitu juga bagi anak didik. Tinggal bagai mana semuanya agar mampu berinovasi dan berkreasi dengan pasilitas tersebut untuk memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Tapanuli Selatan.
Usai upaca bendera dilaksanakan penyerahan hadiah kepada beberapa pemenang lomba yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dalam rangka memeriahkan Hardiknas 2016 dan penilaian lainnya seperti, Lomba Calistung SD, Lomba Sekolah Sehat,Olimpiade Sain Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD,SMP,SMA/SMK, Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN), Pertandingan beberapa cabang olahraga lainnya. Selain itu di berikan juga penghargaan kepada Guru Berprestasi diantaranya, Mila Erlina S.Pd (SDN.100704) Huta Godang Kec.Batang Toru, Rosmanila Lubis S.Pd (SDN.100102) Panobasan, Kec. Angkola Barat, Fery Safriani (SDN 100315) Silinggom linggom, Kec.Angkola Timur. Kepala Sekolah Berprestasi,Zulhan Efendi Hasibuan S.PdI (SDN.100616) Tahalak Kec. Batang Angkola,Siti Cahaya Panjaitan (SDN.100720) Hapesong Baru Kec.Batang Toru,Listy Rosmawati,S.Pd.SD (SDN.101102) Sipange Kec. Sayur Matinggi. Pengawas SD Berprestasi, Sumiati,S.Ag Kec. BatangToru. Mhd.Alikan Tanjung, Kec.Angkola Sangkunur dan Irsan Bakti,S.PdI kec. Sayur Matinggi. (Anas)
SMAN 1 Sipirok Juara Cerdas Terampil Koperasi se Tapsel
Tapel : STT Blog___(11 Maret 2016)______Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sipirok berhasil Juara I pada Lomba Cerdas Terampil Koperasi (LCTK).Kegiatan dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi serta UKM (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Tahun 2016.
Panitia pelaksana kegiatan Yahya Simatupang mengatakan LCTK yang berlangsung, kemarin di MAN 2 ini diikuti delapan regu dan dibagi dua sesi yang setiap sesi empat regu.
"Dari setiap sesi diambil dua regu. Untuk babak final dan pada akhirnya keputusan dewan Juri SMA Negeri 1 Sipirok keluar sebagai Juara dan sekaligus duta Tapanuli Selatan di Tingkat Tapanuli Bagian Selatan direncanakan bulan ini juga di Padang Lawas," sebutnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan Aswin Efendi Siregar dalam sambutan sekaligus membuka acara mengimbau melalui kegiatan ini untuk lebih menggiatkan atau membentuk perkoperasian di setiap sekolah.
"Belajar berkoperasi sebagai salah satu bentuk upaya menciptakan jiwa kewirausahawan khususnya bagi genarasi muda bangsa," kata Aswin.
Lomba Cerdas Terampil Koperasi Tingkat SLTA Negeri dan swasta berlangsung cukup meriah lebih 500 suporter asal sekolah regu saling memberi support kepada regunya masing masing.
Bagi juara I,II dan III diberi hadiah berupa piala, piagam plus uang pembinaan untuk juara harapan diberi piagam dan uang pembinaan.
Kepala Dinas Perindagkop-UKM Rustam Efendi Hasibuan disela sela kegiatan mengatakan LCTK digelar untuk menyambut sekaligus memeriahkan HUT Koperasi ke-69, 12 Juli yang acara puncak secara nasional digelar di Jambi.
"Dengan kegiatan lomba minimal para peserta peserta memahami dan cinta akan gerakan koperasi," harapnya.(Anas)
Muscab I PDIP P.Sidimpuan ... "PDI Perjuangan akan Usung Kader Sendiri sebagai Balon Walikota P.Sidimpuan"
P.Sidimpuan : STT Blog_______
DPD PDI Perjuangan Sumut mengatakan pihaknya belum menjaring dan menggodok nama bakal calon (Balon) walikota yang akan diusung pada Pilkada Kota P.Sidimpuan Tahun 2018. Hal itu mengingat tahapan Pilkada walikota belum dimulai dan rentang waktu menuju tahapan pesta demokrasi lima tahunan di P.Sidimpuan masih sangat jauh. Namun DPD PDI Perjuangan Sumut menungkap bocoran bahwa organisasinya akan mengusung kadernya sendiri untuk maju memperebutkan posisi salak satu atau salak dua (isitilah walikota dan wakil walikota)nantinya. Hal itu terungkap dalam konprensi Pers beberapa pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut didampingi unsur pengurus DPC PDI Perjuangan P.Sidimpuan dengan sejumlah wartawan disela-sela pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC PDI Perjuangan P.Sidimpuan pertama di Gedung H.M Adam Malik, Jalan Serma Lian Kosong, Selasa (10/5).
Diantara jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan yang hadir pada acara tersebut adalah Syahrul Ependi Siregar M.E.I, menjabat sebagai wakil ketua bidang pemberdayaan manusia, Drs Panyabar Nakhe, wakil bendahara dan M Revelina Bangun. wakil ketua bidang perempuan dan anak. Sementara dari jajaran pegnurus DPC PDI Perjuangan P.Sidimpuan adalah Taty Aryani Tambunan, SH,ketua DPC, Rudy Hermanto, Sekretaris, M Ridwan, bendahara dan Isrok Anshari, ketua DPC PDI Perjuangan Tapsel.
Dikatakan Syahrul Ependi daerah yang dimenangkan PDI Perjuangan pada Pileg lalu diutamakan kader PDI Perjuangan untuk diusung pada Pilkada. Kader PDI PERJUANGAN sebut Syahrul Ependi bisa saja dari kalangan internal DPC, DPD atau DPP "Namun, sebelum menentukan nama balon yang akan diusung baik sebagai balon walikota atau wakil walikota, kita terlebih dahulu melakukan survei untuk mengetahui nama terkuat yang didukung masyarakat P.Sidimpuan sehingga bisa menang pada Pilkada nanti," ungkap Syahrul Ependi.PDI Perjuangan sendiri lanjut Syahrul Ependi kader yang akan diusung nantinya tidak mematok posisi Balon nomor walikota, bisa juga untuk posisi Balon wakil walikota.Disinggung sekiranya walikota petahana memniang PDI Perjuangan P.Sidimpuan sebagai perahu untuk Pilkada, Syahrul Ependi mempersilahkan dengan syarat wakilnya dari kader dari PDI Perjuangan.
Rakercab PDI Perjuangan dibuka Syahrul Ependi Siregar dengan memukul gong dihadiri walikota Andar Amin Harahap,S.STP, MSi unsur SKPD Pemko P.Sidimpuan, pimpinan Parpol, jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota P.Sidimpuan, Tapsel dan Madina.
Sedang peserta Rakercab sebut Rudy Hermanto dalam laporannya selaku ketua panitia pelaksana mengatakan terdiri dari jajaran DPC PDI Perjuangan dan seluruh pengurus 6 PAC PDI Perjuangan Se-Kota P.Sidimpuan dengan rincian 11 orang setiap PAC yaitu PAC P.Sidimpuan Utara, PAC P.Sidimpuan Selatan, PAC P.Sidimpuan Batunadua, PAC P.Sidimpuan Hutaimbaru, PAC P.Sidimpuan Tenggara dan PAC P.Sidimpuan Angkola Julu.
Acara juga dirangkaikan dengan perayaan HUT Ke-43 PDI PERJUANGAN ditandai dengan pemotongan kue tart dan pelepasan balon ke udara. Selain itu juga rapat kerja dengan Kadis Kesehatan, Kakan Kesbang Linmas serta Kadisperindagkop kota P.Sidimpuan. Terlihat pada acara tersebut anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan disamping Taty Aryani Tambunan dan Rudy Hermanto juga Indra Gunawan Simbolon, Ali Hotmatua Hasibuan dan Adek Rangkuti, para kader, simpatisan, satgas DPC PDI Perjuangan dan undangan lainnya. (Anas).
Muscab I PDI Perjuangan Kota P.Sidimpuan 2016
DPC PDI Perjuangan Kota P.Sidimpuan Rekomendasikan Kepala BNNK jangan dari Sipil
.........................
P.Sidimpuan STT Blog_____ (10 Mei 2016) .
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Tingkat Kabupaten atau Kota sebaiknya jangan dari Sipil, hal ini di sampaikan Drs.H.Syahrul Efendi Siregar,M.E.I Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Prov.Sumut kepada awak media saat Konfrensi Pers pada acara Musyawarah Cabang I DPC PDI Perjuangan Kota P.Sidimpuan,Selasa (10/5) di Gedung H.Adam Malik P.Sidimpuan. Menurutnya dalam memberantas peredaran Narkoba di tengah tengah masyarakat khususnya di daerah Kabupaten atau Kota, di perlukan tindakan yang lebih agresif lagi. Secara Physikologis publik juga lebih menaruh kepercayaan kepada Kepala BNNK yang berlatar belakang Polisi atau TNI. Dikatakan Syahrul bahwa Muscab I DPC PDI Perjuangan Kota P.Sidimpuan merekomendasikan agar kepala BNNK jangan dari Sipil, hal ini nanti akan di teruskan ke DPP PDI Perjuangan. “ Kita akan teruskan usulan ini ke Pusat, dan kita harapkan Fraksi PDI Perjuangan khususnya yang di Komisi III akan berkoordinasi dengan Kapolri agar usulan ini bisa terwujud” ujarnya.
Ditambahkannya bahwa PDI Perjuangan di seluruh Indonesia menyatakan perang terhadap Narkoba, karena narkoba bisa menghancurkan negara ini. Ditegaskannya bahwa tidak ada tolerir bagi pengurus PDI Perjuangan yang terlibat dalam narkoba, termasuk pemakai. “bila ada pengurus atau kader PDI Perjuangan yang terlibat, maka akan di tindak tegas yakni dengan pemecatan, tidak perduli pengurus di tingkat apapun terlebih lagi bila itu anggota legislatif”.
Ditempat terpisah, Ketua Komunitas Anti Narkoba (KAN) Tapanuli Bagian Selatan, Nasruddin Nst menyambut baik dan mendukung penuh rekomendasi dari Muscab I DPC PDI Perjuangan Kota P.Sidimpuan tentang pimpinan BNNK sebaiknya berlatar Polisi atau TNI. Disebutkannya bahwa BNNK tugasnya bukan hanya sekedar bersosialisasi, tapi mesti bertindak lebih agresif. Untuk itu di perlukan pimpinan BNNK yang memiliki jaringan yang kuat khususnya bagian penindakan, dalam hal ini sangat layak di pimpimpin seorang Polisi minimal berpangkat Komisaris Polisi atau Kompol. (Anas)
1 Mei 2016
Penyaluran BOP PAUD Jangan Pilih kasih agar Tidak Menimbulkan Polemik
P.Sidimpuan STT Blog ________
Pembiayaan pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) secara keseluruhan. Salah satu masalah pokok dalam hal pembiayaan pendidikan adalah bagaimana melindungi masyarakat (khususnya dari keluarga tidak mampu) dari kendala biaya untuk memperoleh layanan PAUD. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah meluncurkan program Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) dengan memberikan bantuan dana penyelenggaraan kepada penyelenggara satuan PAUD yang memiliki peserta didik kurang mampu. Namun karena anggaran yang terbatas dari pemerintah, maka tidak semua PAUD di daerah menerima BOP pada saat yang bersamaan. Hal ini dapat membuat silang pendapat atau kecurigaan di kalangan pengelola PAUD dengan Dinas Pendidikan yang menyalurkan bantuan tersebut.
Menanggapi hal ini, pemerhati pendidikan Kota P.Sidimpuan Nasruddin Nasution pada Jumat (29/4) mengatakan, bahwa Program BOP bertujuan untuk meringankan biaya pendidikan bagi anak tidak mampu, agar mereka memperoleh layanan PAUD yang lebih bermutu. Diutamakan bagi lembaga PAUD yang melayani anak dari keluarga kurang mampu, anak berkebutuhan khusus, anak dengan layanan khusus, baik yang dikelola masyarakat maupun oleh UPTD. Kalau penyalurannya sudah sesuai kriteria yang di tetapkan oleh Dirjen PAUD hal ini tidak akan menimbulkan polemik.
“ Sudah jelas tujuan pemberian bantuan BOP adalah memperluas dan meningkatkan layanan PAUD bagi anak usia 0-6 tahun, dengan prioritas anak dari keluarga kurang mampu, berkebutuhan khusus, dan layanan khusus. Pada Petunjuk Teknis telah di uraikan cara atau petunjuk bagi pelaksana dan penanggung jawab BOP dalam mengelola dan menyalurkan dana BOP kepada sasaran secara tepat guna. Selain itu masyarakat juga dapat berpartisipasi mengawasi penyaluran BOP ini.” ujarnya.
Lebih jauh ia mengatakan pengelola BOP ini yakni Dinas Pendidikan harus bersikap netral dan jujur dalam menyalurkan BOP yakni, yang memenuhi klasifikasi agar sesuai dengan besaran dana yang akan di terima penyelenggara PAUD. Selain itu penilaian yang layak penerima BOP jangan karena kedekatan antara pengelola dan penerima serta janji janji lainnya. Kalau ini terjadi maka polemik tidak bisa di hindari dan tidak tertutup kemungkinan akan terjadi penyelewengan yang berujung pada masalah hukum.
Niat baik pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan dengan mengucurkan dana yang begitu besar, sangat rentan di manfaatkan untuk kepentingan pribadi oleh segelintir oknum oknum di Dinas Pendidikan dengan pihak pengelola pendidikan. Di ingatkannya bahwa pada saat ini masyarakat boleh ikut berpartisipasi aktif dalam meminimalisir terjadinya penyelewengan agar program ini sampai kepada sasarannya. Kesertaan masyarakat dalam pengawasan telah di atur sesuai undang undang, tandasnya.(Anas)
Peringatan Hari kartini di P.Sidimpuan Meriah
P.Sidimpuan STT Blog________
Dalam rangka memperingati Hari Kartini tanggal 21 April 2016, berbagai kegiatan dilaksanakan Pemerintah Kota P.Sidimpuan yang melibatkan seluruh SKPD, Kacamatan dan Pelajar dari semua tingkatan. Selain kegiatan di masing masing satuan kerja, juga ada kegiatan yang di pusatkan di Alaman Bolak, alun alun Kota P.Sidimpuan. Pada Kamis (21/4) pagi dilaksanakan Jalan santai yang di lepas Walikota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap, yang di ikuti pegawai dari instansi jajaran pemko P.Sidimpuan juga terlihat ibu ibu Bhayangkari dari keluarga besar Polres Kota P.Sidimpuan, begitu juga Ibu ibu Persit Kartika Chandra dari satuan TNI. Pada Bahagian lain ada barisan sepeda hias dari pelajar SD serta barisan kartini cilik dari beberapa sekolah PAUD dan TK di bawah koordinasi Dinas Pendidikan. Usai acara Jalan Santai dan Pawai, di Alaman Bolak juga ada acara Lomba Peragaan Busana atau Fashion Show antar SKPD dan instansi Vertikal yang di laksanakan Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Kota P.Sidimpuan. Kegiatan Fashion Show dengan tema semangat Kartini, sangat menarik perhatian ratusan pengunjung karena pesertanya semua sudah ibu ibu.
Sebelumnya Walikota P.Sidimpuan dalam sambutannya saat pembukaan Lomba Fashion Show mengatakan kegiatan ini dilaksanakan selain untuk mengenang Jasa R.A.Kartini juga untuk meningkatkan jalinan tali silaturrahim antar sesama SKPD dan instansi Vertikal se Pemko P.Sidimpuan serta memupuk rasa persatuan dan kesatuan diantara ibu ibu pengurus dan anggota yang tergabung dalam organisasi wanita. Pada bahagian lain Walikota mengatakan, eksistensi perempuan dalam pembangunan merupakan Aset yang tak ternilai harganya, maka dari itu Partisipasi perempuan diharapkan mampu mengakses berbagai sumber daya pembangunan, hingga dapat menyuarakan aspirasi dan hak haknya.
Tema yang di usung pada acara ini yaitu dengan semangat Kartini, kita tingkatkan optimalisasi perempuan dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga yang sehat, maju dan sejahtera.(Anas)
Hidupkan Kembali KKG dan MGMP untuk Peningkatan Mutu Pendidikan di P.Sidimpuan
P.Sidimpuan STT Blog______
Sejak digulirkan program sertifikasi, guru berlomba-lomba meningkatkan kualifikasi akademiknya, karena syarat dari sertifikasi adalah berkualifikasi S1. Sayangnya peningkatan kualifikasi ini tidak serta merta meningkatkan kualitas guru. Banyak hasil penelitian menyebutkan bahwa guru yang sudah tersertifikasi ternyata memiliki kompetensi yang masih di bawah standar. Hasil uji kompetensi guru yang telah tersetifikasi juga menunjukan tingkat kompetensi yang masih di bawah standar. Siapa yang salah dan mengapa hal ini terjadi tentunya ini menjadi sebuah perdebatan yang panjang. Namun yang utama adalah pertanggung jawaban moral terhadap profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Melihat kondisi dunia pendidikan di Kota P.Sidimpuan yang dianggap sudah mulai tertinggal dari daerah di sekitarnya, maka perlu di cari alternatif yang sederhana untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Menyikapi kondisi ini pemerhati pendidikan di Kota P.Sidimpuan, Nasruddin Nasution ketika di minta pendapatnya mengatakan, Sebagai profesional, guru harus selalu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan secara terus menerus. Sebagai jabatan yang mendapat tantangan dari perkembangan kehidupan Sosial masyarakat, seorang guru harus mengadaptasi terhadap tuntutan kejuan jaman yang tidak terbendung. Untuk itu pola yang sederhana bisa di lakukan dengan menghidupkan Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) secara bersama sama di kota ini, paparnya. “KKG dan MGMP adalah kelompok yang berorientasi kepada peningkatan kualitas pengetahuan, penguasaan materi, teknik atau metode mengajar, dan pengembangan dalam inovasi pembelajaran. Dengan demikian KKG dan MGMP jadi wadah untuk membicarakan masalah-masalah yang dihadapi serta mencari solusi dalam proses belajar mengajar”paparnya.
Ketika di tanya tentang Program Revitalisasi Tenaga Pendidik yang telah di laksanakan Dinas Pendidikan Kota P.Sidimpuan sejak dua tahun lalu, ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut mubajjir dan tidak berdampak nyata. “ pelaksanaan program itu lebih cendrung pada kuantitas dari pada kualitas, serta ajang untuk mendapatkan keuntungan materi “korupsi” bagi pelaksana program dan menghamburkan uang daerah” ucapnya. Ia mencontohkan Program Revitalisasi Tenaga Pendidik SMP kerja sama dengan USU tahun 2014. Anggaran yang dipakai sebesar Rp.586.430.000. dengan uraian diantaranya belanja sewa gedung Rp.205.000.000. Honor Instruktur Rp.84.000.000.Belanja Pegawai Rp.57.500.000.Belanja ATK Rp.63.380.000. Belanja Makan dan Minum Rp.72.000.000. Perjalanan Dinas Rp.46.350.000. dan yang lainnya. “ pertanyaannya apakah dalam hal ini lebih tepat kerja sama dengan USU dari pada UNIMED ?, kemudian mana yang lebih efektif mendatangkan Instruktur dari pada mengirim peserta keluar, dari sisi anggaran mana yang lebih evesien ?, maka sangat wajar kalau kita menilai bahwa sistim pelaksanaan program ini syarat dengan kepentingan pribadi” ungkapnya.
Ia berharap para pengambil kebijakan mengenai anggaran pendidikan khususnya anggota DPRD Kota P.Sidimpuan lebih jeli membaca program yang di sodorkan oleh pengusul program. Jangan di jadikan program yang mengatas namakan tenaga pendidik dibuat sebagai santapan lezat bagi mereka yang memiliki naluri korupsi. “Selain itu kita minta agar KKG dan MGMP ini lebih di aktifkan lagi dan Pemerintah Daerah menganggarkannya pada biaya operasional pendidikan (BOP) meskipun sebenarnya sekolah dapat mengalokasikan dana BOS melalui bidang pengembangan tenaga pendidik dan kependidikan” ujarnya mengakhiri. (Anas)
Sayur Matinggi Juara Umum MTQN ke 48 Tapsel, Tiga orang Juara Berangkat UMROH
Tapsel STT Blog ______ (25 April 2016)__________
Bupati Tapanuli Selatan H.Syahrul M Pasaribu resmi menutup Acara MTQN (Musabaqah Tilawatil Quran Nasional) ke 48 Tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang dilaksanakan sejak tanggal 22 April 2016 lalu di Lapangan Sarasi Kopi Godang Kecamatan Angkola Timur , pada Minggu malam (24/4) di tandai dengan Penekanan tombol Pemadaman lampu mimbar tilawah yang di iringi gema Azan. Acara ini dihadiri Ketua dan anggota DPRD Tapsel,Unsur Muspida plus, Kepala SKPD, Camat dan Kontingen Peserta MTQ serta ribuan masyarakat yang cukup antusias mengikuti acara penutupan ini, terutama karena adanya pertunjukan Tari Kolosal dari ratusan pelajar.
Pada MTQ kali ini, Kecamatan Sayur Matinggi sukses keluar sebagai juara umum setelah bertarung selama 3 malam dengan kafilah dari 14 Kecamatan yang seluruhnya sebanayak 491 peserta.
Bupati Tapsel H.Syahrul M Pasaribu pada pidato penutupan mengharapkan agar semangat MTQ ini terus dipertahankan meski pelaksanaan MTQ telah usai. Penyelenggaraan MTQ merupakan ikon kebanggaan Islam dalam menyiarkan nilai-nilai dan semangat Alquran ditengah-tengah masyakat. Memahami makna penyelenggaraan MTQ merupakan juga konsisten umat Islam dalam implementasi nilai ajaran Islam dalam kehidupan oleh umatnya.
Oleh karenanya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah kecamatan yang telah berperan aktif dalam setiap cabang mushabaqah yang dilombakan, serta saya ucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berpacu dalam meraih kemenangan untuk memberikan yang terbaik bagi kecamatan yang diwakilinya. Bagi para pemenang agar mempersiapkan diri untuk mewakili daerah Tapsel pada mushabaqah tingkat Provinsi dan Nasional bahkan tingkat Internasional.
Lebih Jauh di katakannya “Apa yang kita hasilkan pada hari ini menjadi cermin kesiapan daerah kita dalam mengikuti setiap tahapan MTQ selanjutnya, oleh dan sebab itu tentu diharapkan dari hasil yang kita peroleh dari kejuaraan MTQ saat ini betul-betul memiliki kualitas, karena telah didukung oleh kualitas penilaian para Dewan Hakim dengan mengedepankan prinsip penilaian Objektifitas serta Kualitas, dengan hal itu bisa kita harapkan hasil yang berkualitas pula” papar Syahrul.
Pada kesempatan tersebut di berikan juga hadiah Umroh kepada tiga pemenang yakni, juara Tafsir Quran 30 Juz Putra bahasa Indonesia pada Ahyar Nasution oleh keluarga Syahrul Pasaribu, juara Tafsir Quran 20 Juz kepada Abbas oleh PT.Bank Sumut dan juara Mujawwad dewasa putri kepada Annur Atikah oleh PLTA Marancar PT. Nort Sumatera Hidro Energi. Selan itu di berikan bantuan kepada Pondok pesantren Jabalul Madaniyah Sijungkang Kecamatan Angkola Timur sebesar Rp.8 juta.(Anas)
Bupati Tapsel minta Data Sensus Ekonomi 2016 Harus Valid.
Tapsel______ (25 April 2016)_____
DALAM setiap perencanaan pembangunan suatu daerah Data Statistik sangat menentukan. Untuk itu perlu data yang valid dan akurat. Sehingga dalam perencanaan tepat sasaran, efektif dan efisien.
Demikian diutarakan bupati H. Syahrul M. Pasaribu,SH dalam sambutannya pada acara pengukuhan petugas sensus ekonomi Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2016 di Aula Serbaguna kantor bupati,Kilang Papan, Dano Situmba, Sipirok, yang ditandai dengan penyematan atribut kepada petugas sensus secara simbolik, Jum'at (29/4).
Dihadiri Plt. Sekda Syahtoat, Asisten II Saulian Sabbih Situmorang, Camat Sipirok Sardin Hasibuan SH, bupati lebih jauh mengatakan, keberhasilan sensus ekonomi sangat ditentukan oleh petugas pendata.
"Oleh karena itu lakukanlah pendataan dengan baik, tulus, hati hati dan kerja keras, jadikan sebagai bentuk partisifasi dalam membangun bangsa,"pesan Syahrul. Syahrul juga meminta kepada pengawas dan pemeriksa agar memfungsikan tugasnya dengan benar.
"Jangan menelan bulat bulat apa yang diberikan petugas pendataan. Agar data yang diperoleh nantinya betul betul dapat dipertanggungjawabkan. Data sangat diperlukan dalam merumuskan pembangunan demi percepatan pembangunan," katanya seraya menyebutkan ada data yang tidak sinkron antara data BPS dengan Pemkab. Khusus petugas di lapangan, bupati menekankan supaya menyiapkan mental dengan sebaik baiknya, karena bisa saja nanti di lapangan ditemui berbagai sikap dan tanggapan yang kurang simpatik atau salah pengertian. "Hadapi dengan senyum, ramah dan penuh kekeluargaan,"ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Tapsel Fajar Wahyu Tridjono, S. Si, MM dalam laporannya mengatakan kegiatan pengukuhan ini merupakan bukti adanya dukungan dan sinergitas antra BPS dengan Pemkab Tapsel. Adapun jumlah petugas sensus ekonomi Tapsel Tahun 2016 sebanyak 172 orang yang mulai bertugas 1-31 Mei 2016.
Sebelumnya dilakukan perekrutan dan pelatihan dengan dukungan Pemkab Tapsel antara lain koordinasi dengan satuan kerja perangkat daeah (SKPD) sampai kebawah.(Anas)
24 April 2016
Warga Siamporik minta Perbaikan Jalan Perbatasan Tapsel dengan P.Sidimpuan
Tapsel. Stt Blog (21 April 2016)
Jembatan Kecil atau sekelas gorong – gorong yang berada di Desa Siamporik Lombang Kec. Angkola Selatan Kab. Tapanuli Selatan telah selesai di bangun. Keberadaan gorong gorong ini sangat vital bagi masyarakat pengguna jalan di Siamporik Lombang dan desa sekitarnya, mengingat jalan ini adalah akses terdekat bagi warga untuk keluar masuk ke Kota P.Sidimpuan. Selain untuk kebutuhan ekonomi, jalan ini juga sangat penting bagi anak anak di sekitar Kecamatan Angkola Selatan yang belajar atau kuliah di P.Sidimpuan maupun PNS yang bertugas di Sipirok. Seperti yang di tuturkan oleh warga Desa Siamporik Lombang Marga Harahap yang bertugas di Sipirok, bahwa jalan ini merupakan jalan pintas terdekat baginya untuk menuju Komplek Perkantoran Pemkab Tapanuli Selatan. “ dengan selesainya jembatan kecil ini maka akses jalan pintas menuju Sidimpuan dan seterusnya tembus ke Losung batu membuat kami bisa menghemat waktu dan memperpendek jalan menuju tempat kerja” ujarnya.
Hal senada juga di katakan Marlan Siregar warga Desa Sihopur, Kamis (21/4) yang sehari hari menghantar pesanan para pedagang salak di Kota P.Sidimpuan. “ dengan selesainya jembatan ini, kami merasa senang, karena bisa mempersingkat waktu tempuh ke Sidimpuan. Selain itu kami juga minta kepada pemerintah Tapanuli Selatan agar di lakukan pengaspalan jalan hingga ke perbatasan Tapanuli Selatan dengan Sidimpuan yang tinggal beberapa ratus meter lagi “ pintanya. Marlan juga meminta agar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan membuat larangan kepada Truk bertonase besar melewati jalan tersebut, mengingat kapasitas jalan serta lebar jalan tidak memungkinkan di lalui truk besar konon lagi bila berpapasan dengan mobil angkutan penumpang yang umumnya membawa anak sekolah.
Memang kondisi jalan antara Desa Siamporik Lombang Kab. Tapanuli Selatan yang berbatasan dengan Desa Sirampak Partihaman Saroha Kota P.Sidimpuan terasa jauh perbedaannya. Kondisi jalan wilayah Tapanuli Selatan jauh lebih rusak jika di bandingkan dengan jalan yang di miliki oleh P.Sidimpuan. Maka sangat wajar kalau jalan yang berada di wilayah Tapanuli Selatan tersebut segera di perbaiki, mengingat akses jalan ini sangat penting sekali bagi warga Angkola Selatan yang akan menjual hasil bumi dan sebaliknya buat mereka membeli keperluan sehari hari. Begitu juga buat anak anak pelajar dan mahasiswa yang bersekolah di P.Sidimpuan, setiap harinya mereka memakai jalan yang makin rusak ini. Kondisi jalan sempit ini sangat berbahaya khususnya di musim penghujan terutama karena sering di lalui truk sebagai jalan pintas.(Anas)
MTQN ke 48 Tahun 2016 Tap.Selatan di Angkola Timur... Bupati Kab. Tap.Selatan “ Dewan Hakim harus Profesional, Jujur dan Mandiri”
Tap.Selatan STT Blog____ (23 April 2016)_____
Bupati Kab. Tap.Selatan Syahrul M Pasaribu secara secara resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke 48 Kab. Tap.Selatan, Jumat malam (22/4) bertempat di Lapangan Sepak Bola Kopi Godang Kecamatan Angkola Timur.Selain itu pelaksanaan MTQN 48 ini juga menjadi ajang persiapan kontingen Tap.Selatan nantinya menghadapi MTQ Provinsi tahun 2016.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati. Tap.Selatan Ir.Aswin Siregar, Ketua DPRD Kab. Tap.Selatan H.Rahmat Nasution.S.Sos , Kepala SKPD, Instansi Vertikal dan ribuan masyarakat yang berbaur dengan peserta.
Ketua Panitia Drs,H. Marasaud Harahap dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQN 48 berlangsung tgl 22-24 April 2016. Melalui pelaksanaan MTQN 48 ini dapat meningkatkan kemauan dan kemampuan masyarakat dalam mendalami dan menjalankan ajaran atau kandungan Al Quran. Ditambahkannya bahwa sebelumnya telah di lakukan Pawai Ta’aruf yang di ikuti pelajar, Santri, Pramuka, OKP dan Pengajian akbar Kab. Tap.Selatan. Begitu juga ada pertunjukan Tari Kreasi massal yang di peragakan 150 orang pelajar dan penampilan Group Nasyid dan Qasidah Modern.
Bupati Kab. Tap.Selatan Syahrul M Pasaribu dalam kata sambutannya mengajak seluruh masyarakat menjadikan MTQ sebagai salah satu media dalam menyebarluaskan ajaran dan kandungan islam di tengah derasnya arus perubahan sosial dan budaya. Ajaran Islam mampu menciptakan generasi yang bermoral baik untuk kemaslahatan ummat.
Secara khusus kepada dewan hakim Bupati mengatakan “ saya berharap agar benar benar objektif dalam memberikan penilaian. Keberadaan dewan hakim dalam MTQ sangat urgen, untuk itu hakim harus menilai dan bekerja secara professional, jujur dan mandiri. Dengan ketajaman pikiran, mata hati dan telinga dewan juri akan menghasilkan juara yang berkompeten dan berkualitas” tegas Bupati.
Selain itu ia berterima kasih kepada panitia pelaksana MTQ dan peserta pawai ta’aruf yang di laksanakan sore hari sebelum malam pembukaan tersebut. Pembukaan acara ini di tandai dengan pemukulan bedug oleh Syahrul M Pasaribu sebanyak 48 kali yang di iringi takbir. Acara dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir MTQN 48 Kab. Tap.Selatan dari Camat Batang Toru selaku Pemenang MTQ tahun sebelumnya kepada Bupati dan selanjutnya diserahkan kepada Drs. H. Marasaud selaku Ketua Panitia MTQN 48 Kab. Tap.Selatan dan Camat Angkola Timur selaku tuan rumah untuk di perebutkan.
Sementara itu melalui Sekretaris Dewan Juri Drs.Samsul Kamal Siregar.MA di peroleh data peserta sebanyak 491 orang utusan dari 14 kecamatan yang mempertandingkan 8 cabang mulai tingkat anak2 hingga dewasa, diantaranya :Hifzil quran,52 orang, Fahmil quran,39 orang Qiraat Sab’ah 10 orang, Qiraatil Kutub, 175 orang, Mujawwad,75 orang, Khottil, 68 orang, Syarhil quran,39 orang Tafsir quran 10 orang dan Tartil quran 23 orang.(Anas)
BPBD Tap. Selatan belum Memiliki Peta Rawan Bencana
Tapsel. STT Blog ___(20 April 2016)________
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab.Tapanuli Selatan sangat butuhkan peta rawan bencana karena secara geologis daerah itu berpotensi terjadi bencana.
Kepala BPBD Tap. Selatan Ahmad Ibrahim Lubis kepada wartawan, Selasa (19/4) mengatakan, keterbatasan anggaran merupakan hambatan belum terselesaikannya pembuatan peta bencana. "Kebutuhan dana untuk membuat sebuah peta rawan bencana tidak murah, dananya bisa mencapai miliaran rupiah. Sementara APBD yang kita andalkan dananya masih terbatas, lagi pula masih fokus pada prioritas pembangunan lainnya," jelasnya.
Ditambahkan Ibrahim, peta rawan bencana memang cukup urgen sebagai panduan untuk mengkaji, menyelenggarakan dan penentuan arah kebijakan serta meningkatkan manajemen terkait bencana di daerah, sebutnya.
Meski demikian lanjutnya, setiap bencana datang, BPBD akan terus bergerak dan bekerja dengan secara maksimal dan profesional. Sedangkan beberapa daerah yang rawan bencana diantaranya, rawan longsor Kecamatan Aek Bilah, rawan banjir dan longsor Batang Angkola, Sayurmatinggi, Tantom Angkola dan Kecamatan Arse, bebernya.
Kemudian daerah rawan longsor dan gempa, Kecamatan Sipirok, Batangtoru, Marancar, Angkola Sangkunur, Angkola Selatan dan Angkola Barat, sedangkan daerah Kecamatan Muara Batangtoru (satu-satunya daerah pantai) berpotensi stunami. Sementara daerah
Kecamatan Angkola Timur rawan banjir, longsor dan kebakaran hutan dan lahan, paparnya.
Ia juga menjelaskan Sarana dan prasarana yang dimiliki BPBD dalam menghadapi bencana antara lain perahu karet, mobil damkar, mobil tangki air, pembersih air (water trackman), kesiapan relawan, persediaan makan siap saji, tenda dan perangkat lain, ungkapnya mengakhiri. (Anas)
Langganan:
Postingan (Atom)















