23 Oktober 2012

Panwas TOLAK hasil Pilkada P.Sidimpuan



Menilai banyak pelanggaran “Panwas Tolak Hasil Pilkada P.Sidimpuan sebelum Perhitungan di KPU dimulai”


P.Sidimpuan STT Blog
 Seperti yang di perkirakan sebelumnya bahwa berbagai elemen masyarakat akan menolak hasil pilkada kota P.Sidimpuan, kini gaung penolakan itu semakin menguat. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota P.Sidimpuan dengan tegas menyatakan penolakan terhadap seluruh hasil pemungutan suara yang dilaksanakan pada 18 Oktober kemarin, meski hasil rekaputulasi perolehan suara Pilkada Kota P.Sidimpuan belum ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Kami tidak akan mau menandatangani hasil rekaputulasi perolehan suara Pilkada yang akan ditetapkan KPU nanti,” kata Ketua Panwaslu, Dra. Helty Ritonga, dihadapan Ketua KPU, Arbanurrasyid MA, Kapolres P.Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik SIK.Msi,  pers, dan 10 perwakilan masyarakat bersama elemen mahasiswa.
Pernyataan itu ditegaskan Ketua Panwaslu, Dra. Helty Ritonga, ketika menanggapi pertanyaan 10 perwakilan masyarakat dan mahasiswa yang beraudensi tentang temuan-temuan pelanggaran Pilkada di ruang Kapolres P.Sidimpuan, Selasa (23/10).
Menurut Helty Ritonga penolakan ini dikarenakan banyaknya pelanggaran-pelanggaran yang ditemukan dan diterima Panwaslu selama proses kampanye hingga pemungutan suara. Sehingga Panwaslu menyatakan jika Pilkada ini penuh dengan pelanggaran.
Menurutnya, ada tiga pelanggaran utama yang terjadi pada Pilkada ini. Yakni sembrautnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dikeluarkan oleh KPU. Dimana banyak orang yang telah meninggal dan pindah domisili belasan tahun lalu, namun masih didaftar di DPT. Banyak warga yang terdaftar di DPT, tetapi tidak diberikan kartu pemilih. Panwaslu juga menemukan banyaknya warga yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tidak terdaftar di DPT, namun memiliki kartu undangan untuk memilih pada hari pemungutan suara 18 Oktober kemarin. Di duga DPT yang di terbitkan KPU tidak sesuai dengan data soft copy yang di berikan kepada tim pemenangan kandidat.
“Paling nyata dan konyol sekali ada ditemukan kartu pemilih yang nama lengkapnya hanya bertuliskan TPS 12, Nomor Induk Kependudukan (NIK) TPS 12, tempat dan tanggal lahir TPS 12, jenis kelamin TPS 12, dan alamat Kelurahan Losung Batu. Orangnya ada,” jelas Helty Ritonga.
Pelanggaran utama berikutnya adalah money politik. Untuk hal ini, Panwaslu telah memiliki banyak bukti, baik yang terdokumentasi lewat foto, suara, maupun suara dan gambar. Karena sudah tidak rahasia lagi kalau money politik di Pilkada ini terkesan buka-bukaan.
Pelanggaran ketiga adalah, terjadinya mobilisasai atau pengerahan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Unsur aparatur pemerintahan daerah mulai dari tingkat eselon II hingga Lurah, Kepala Desa, dan Kepala Lingkungan, secara terstruktur dimobilisasi untuk memenangkan salah satu pasangan calon. PNS dan aparatur pemerintahan dijadikan mesin politik untuk pemenangan salah satu calon .
“Sudah rahasia umum kalau aparatur pemerintah daerah hingga tingkat Kepala Lingkungan dijadikan mesin poltik untuk memenangkan pasangan calon tertentu. Sayangnya, Panwaslu tidak memiliki hak atau wewenang untuk mengeksekusi maupun menggrebek setiap temuan mobilisasi aparatur pemerintah di lapangan,” jelasnya.

Kepada seluruh elemen masyarakat Kota Padangsidimpuan, apabila menemukan atau punya bukti dan saksi atas terjadinya pelanggaran pada Pilkada kemarin, dipersilahkan melapor ke Panwaslu. Setiap pelanggraan diberi kesempatan untuk melaporkannya selama tujuh hari setelah kejadian. Jika sudah lewat tujuh hari, maka laporan itu akan kadaluwarsa.
“Setiap laporan diteliti secara seksama. Jika pelanggaran administrasi Pemilu, maka akan kita sampaikan ke KPU. Sementara jika laporan tersebut masuk kategori tindak pidana Pemilu, maka kita serahkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) yang di dalamnya terdiri dari Panwas, Polisi, dan Kejaksaan,” kata Helty Ritonga.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua KPU Kota P.Sidimpuan, Arbanurrasyid MA, menyikapi banyaknya pelanggaran yang ditemukan masyarakat, mahasiswa, dan Panwaslu, menyatakan sikap pasrah dan menyerahkannya kepada proses aturan serta hukum yang berlaku.
“Sebagai penyelanggara Pilkada Kota P.Sidimpuan, kami sudah bekerja secara maksimal menurut daya dan upaya yang kami miliki. Jika ternyata masih ada pelanggaran-pelanggaran, kami anggota KPU juga merupakan masyarakat yang taat aturan dan hukum. Silahkan tempuh proses yang sudah ditetapkan di negara kita ini,” ujarnya.
Menurutnya, semua persolan itu sudah ada jalur dan saluran penyelesaian masing-masing. Jika proses Pilkada yang diniliai menyalahi aturan, silahkan gugat hasilnya ke Mahkamah Konstitusi (MK)

Sebelumnya 10 perwakilan masyarakat dan mahasiswa beraudiensi kepada kapolres serta membawa bukti-bukti temuan berupa adanya pemilih siluman, kartu pemilih bermasalah, rekaman suara dan dokumentasi foto keterlibatan aparatur pemerintah daerah untuk memenangkan salah satu pasangan calon.
Tujuan mereka beraudensi ke Kapolres adalah untuk menanyakan kemana jalur yang tepat bagi mereka untuk melaporkan temuan-temuan tersebut. Apalagi mereka menilai pelanggaran ini sudah tergolong tindak pidana Pemilu.
Menyikapi ini, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Andi S Taufik bersama Wakapolres Kompol Mara Dolok Siregar dan seluruh perwira, mengundang Ketua KPU dan Ketua Panwaslu untuk datang bersama-sama menerima audensi tersebut.
Kepada 10 audiens, Kapolres menyatakan bahwa Polri tidak bisa memproses tindak pidana Pemilu sebelum ada rekomendasi dari Panwaslu. Karena ini merupakan aturan yang sudah baku dan ditetapkan oleh negara
Kemudian untuk tindak pidana Pemilu ini, Panwaslu bersama Polres dan Kejaksaan Negeri P.Sidimpuan telah membentuk sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu). Katanya, dalam penanganan pelanggaran Pilkada, Panwslu-lah yang menjadi hulu, Gakumdu sebagai hilir, dan Polri sebagai muaranya.
Mengenai bukti pelanggaran yang disampaikan 10 perwakilan masyarakat dan mahasiswa, Kapolres mengatakan bahwa untuk melaporkan sebuah pelanggaran itu harus ada bukti autentik dan saksi-saksi. Karena bila tidak dilengkapi bukti dan saksi, nantinya bisa-bisa berujung pada fitnah.
“Kalau bisa bukti-buktinya harus berupa rekaman audio visual atau video. Karena kalau foto dan rekaman suara, bisa saja mereka yang dilaporkan itu mengelak dan berdalih bahwa itu bukan suara mereka. Atau mereka berdalih kejadian yang di foto itu adalah pada saat peresmian suatu gedung,” jelas Kapolres. Karenanya Kapolres meminta audiens untuk menyiapkan bukti autentik dan saksi-saksi jika ingin membuat laporan. (Nas)


Beita ini dapat juga anda baca di Harian ORBIT

22 Oktober 2012

P.Sidimpuan Ultah ke 11 dapat kado Banjir Bandang


Banjir bandang kembali Terjang Desa Manegen dan Desa Goti P.Sidimpuan

P.Sidimpuan STT Blog.
Hujan deras yang terjadi pada Minggu Sore (21/10) sore telah menimbulkan banjir di beberap tempat di kota Padangsidimpuan (Psp). Banjir yg paling parah terdapat di Desa Manegen dan Desa Goti Kec Psp Tenggara. Pada sekitar pukul 22.00 Wib air telah menggenangi beberapa rumah warga di dua desa tersebut. Sontak membuat warga menyelamatkan harta bendanya. Selain itu  jalan lintas trans Sumatra yang membelah ke dua desa ini turut tergenang dan tertimbun material lumpur dan pasir serta batang pohon yang terdampar di tengah jalan tesebut. Kondisi ini membuat transportasi  lumpuh total hingga jam 02.00. Sekretaris Desa Manegen Samsuddin Harahap saat di temui wartawan mengatakan “ air yang datang tidak mampu di tampung parit yang ada di desa ini, di mana luapan air tersebut membawa lumpur dan material batu serta batang pohon yang tumpah ke jalan raya. Akibat dari bencana ini untuk sementara data kerugian diantaranya kerusakan rumah warga 39 , terdapat 10 rumah yang rusak parah. Sementara kerusakan yg terjadi pada sawah sekitar ¼ Ha dalam kondisi habis tanam atau  rata rata berumur 1 s/d 2 bulan. Kerugian di perkirakan sekitar Rp.400 Juta dan ini banjir bandang yang kedua tahun ini dimana hal yang sama terjadi pada Jumat 16 Maret yang lalu “ ujarnya.
 
Di jelaskan pada sekitar pukul 23.00 Wib warga kedua desa tersebut secara bergotong royong membantu mengungsikan harta benda warga yang kena banjir lumpur kemudian secara bersama membersihkan batang kayu yang menyangkut di jembatan parit besar dan badan jalan dari berbagai material yang di bawa banjir. Sekitar  pukul 01.00 Wib datang bantuan alat berat yang datang dari Pemko Psp dan menjebol jembatan diatas paret besar tersebut agar material batu dan lumpur serta potongan kayu bisa hanyut . Jalan trans Sumatera baru bisa di lalui sekitar pukul 02.00 Wib, di mana sebelumnya telah terjadi antrian panjang sekitar 2 Km.

Camat Psp Tenggara Bestari Lubis ketika dikonfirmasi STT Blog mengatakan  ” sekitar pukul 22.00 wib kita sudah mendapat kabar tentang banjir ini dan kita langsung berkoordinasi dengan  Pemko Psp bersama unsur Muspida plus, warga ke dua desa ini bersama personil TNI dan Polisi turut membantu masyarakat yang kena musibah, Tim Medis dari Dinas Kesehatan Kota Psp telah membuat posko pelayanan di lokasi. Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Mengenai bantuan kepada korban kita koordinasikan dengan Pemerintah ” papar Bestari Lubis.

Banjir yang terjadi menjelang ulang tahun Kota Padangsidimpuan yang ke 11 tahun 2012 ini menjadi bahan guarauan di sebahagian masyarakat. Seperti di ketahui Pemko P.Sidimpuan ulang tahun ke 11 pada Senin 22/10, banjir ini merupakan Kado ulang tahun bagi kota yang baru melaksanakan pilkada tersebut.
Beberapa tahun terakhir ini Desa Manegen dan Desa Goti adalah langganan banjir, di duga penyebabnya adalah hutan di atas kedua desa ini telah di rusak. Hutan tersebut menurut kabar yang di dapat masuk pada wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan. (Nas)

Pilkada P.Sidimpuan : Terancam di Ulang




Di duga Penguasa Intervensi dan Penyelenggara tidak indevenden

P.Sidimpuan STT Blog
Santer sudah berita yang beredar di tengah tengah masyarakat kota Padangsidimpuan (Psp) bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar pada Kamis (18/10) yang lalu  akan di ulang. Bebagai kecurangan dan pelanggaran telah terjadi secara massif dan terstruktur untuk memenangkan salah satu kandidat. Money Politik adalah bahagian kecil yang di persoalkan, namun tingkat kehadiran masyarakat yang sangat rendah dan banyaknya pemilih siluman menjadikan salah satu alasan bagi 5 pasang kandidat lainnya untuk menempuh jalur hukum.

Keterlibatan langsung dan keberpihakan pemerintah dan penyelenggara terhadap salah satu kandidat semakin terkuak dengan adanya berbagai laporan yang di sertai barang bukti serta kesediaan menjadi saksi, memicu pasangan kandidat lain untuk menggugat pemerintah kota Psp dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Psp dan jajarannya selaku penyelenggara.

Dari berbagai informasi yang di himpun STT Blog, tim pemenangan dari 5 pasang kandidat telah mengumpulkan berbagai bukti kecurangan dan pelanggaran yang terjadi. Ali Sutan Nst salah seorang simpatisan pasangan No.2 Rusydi-Riswan mengatakan bahwa sudah banyak bukti kecurangan dan pelanggaran yang kita dapat, mulai dari keberpihakan pemerintah terhadap salah satu calon hingga pelanggaran yang di lakukan penyelenggara Pilkada. Dikatakannya “ Sudah banyak barang bukti yang kita kumpulkan, mulai dari keterlibatan Camat, Lurah kepala lingkungan dan petugas lainnya. Hal ini akan menjadi bahan bagi tim kita untuk berproses hukum” ujarnya.

Sementara itu Hery dari tim pemenangan No.6 Ir.Chaidir Ritonga – Maragunung mengatakan bahwa sejumlah rekaman audio dan poto sudah kita terima dari masyarakat sebagai bukti adanya kecurangan dan keterlibatan pemerintah kota Psp untuk memenangkan salah satu pasang kandidat. Secara detail Hery tidak bersedia menerangkan apa apa saja yang telah mereka kumpulkan, dengan alasan ini bahan untuk ranah hukum. “ tidak baik untuk di publikasikan barang bukti yang ada ini, namun saksi telah kita dapatkan dan bersedia menjadi saksi nantinya” ucap Hery.
 Informasi lain yang berhasil di himpun STT bahwa pasangan No.4 Dedi-Affan juga telah membuka pos pengaduan bagi masyarakat yang menemukan berbagai pelanggaran pada pelaksanaan pilkada ini dengan memberikan perlindungan hukum bagi warga yang melapor.

Ada beberapa hal yang janggal dilakukan penyelenggara KPU dan jajarannya, seperti terjadinya perobahan Data Pemilih Tetap (DPT) di 8 TPS yang terdapat di Kec.Hutaimbaru dua hari sebelum tanggal pencoblosan. Kemudian ada dugaan unsur pidana sengaja menghilangkan hak pilih masyarakat yang di lindungi undang undang, yakni ketika nama pemilih sudah tertera di Daftar Pemilih Sementara (DPS) perobahan, namun ketika di terbitkan DPT nama pemilih jadi hilang. Ketika hal ini di pertanyakan wartawan STT Blog kepada Komisioner KPU Ahmad Efendi Nst.S.Sos dan Muzakkir Khotib.MA, mereka tidak memberi jawaban yang tegas.

STT Blog pada Kamis (18/10) saat hari pelaksanaan Pilkada Psp sejak pukul 08.20 wib memantau kegiatan di kantor KPU Psp. Banyak kegiatan yang terjadi pada hari pencoblosan tersebut yang bertolak belakang dari keterangan yang di berikan penyelenggara pada beberapa hari sebelumnya. Pada tanggal 17/10 komisioner KPU Habnar Yani,SH diruang kerja Muzakkir Khotib.MA mengatakan kepada STT Blog bahwa seluruh kertas suara telah dimasukkan ke kotak suara untuk si distribusikan kepada TPS tanpa ada yang tersisa di kantor KPU. Namun pada tanggal 18/10 STT Blog menyaksikan sendiri bahwa masih ada anggota PPS yang datang meminta kertas suara ke KPU dan kertas suara tersebut di berikan kepada PPS tersebut. Sekitar pukul 11.57 wib, ketua KPU Arbanur Rasyd terlihat membawa sejumlah kertas suara yang kemudian di ketahui di bawa ke salah satu desa di Kec. Psp batu nadua. Selain itu sekitar pukul 12.00 wib ada 70 an kotak suara di angkut ke berbagai tempat  dari kantor KPU. Kegiatan yang terjadi di kantor KPU ini disaksikan banyak orang termasuk petugas keamanan, namun karena hal ini bukan ranah mereka semuanya berlangsung begitu saja.
Melihat banyaknya kejanggalan dan kecurangan serta intervensi yang terjadi pada pelaksanaan Pilkada ini, maka wajar kalau dilaksanakan pilkada ulang dan bagi yang melakukan pelanggaran termasuk keterlibatan langsung beberapa oknum PNS serta pemakaian asset daerah seperti mobil dinas yang diganti warna platnya dari warna merah menjadi warna hitam untuk kepentingan salah satu kandidat, maka selayaknya ini diproses sesuai aturan yang berlaku. Panwas yang selama ini di cuekin pemerintah dan penyelenggara, tentunya ini kesempatan untuk menunjukkan jati diri mereka demi perbaikan kota Psp, maka layaklah kalau pilkada Kota P.Sidimpuan ini di ulang. (Nas)

Berita ini dapat juga anda baca di Harian ORBIT dan Mingguan SUARA MASA

17 Oktober 2012

Pilkada P.Sidimpuan : Konyol dan Makin Konyol


KPUD Revisi DPT Di Masa Tenang
  Padangsidimpuan STT Blog
 Persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) seharusnya sudah selesai jauh-jauh hari sebelum memasuki masa kampanye dan hari tenang sesuai dengan jadwal pemilukada yang sudah ditetapkan oleh KPUD Padangsidimpuan.
            Di masa tengan ini seharusnya petugas PPK dan PPS berkonsentrasi pada pendistribusian kartu pemilih dan undangan bagi para pemilih dan memastikan sampai kepada yang punya hak pilih.
            Namun sangat mengejutkan ketika salah seorang anggota Panwaskada Padangsidimpuan, Zulkarnain Hasibuan, mengatakan bahwa Panwas ada menerima surat dari KPUD Padangsidimpuan tertanggal 16 Oktober atau hari ke dua masa tenang perihal penyampaian revisi DPT untuk Kel. Lembah Lubuk Manik, Kec Padangsidimpuan Hutaimbaru.
            Hal itu dikatakan Zulkarnain saat ditemui di halaman Mushola Mapolresta Padangsidimpuan, Rabu (17/10)  saat memantau pemeriksaan kasus pemukulan terhadap anggota salah tim sukses  kandidat yang dilakukan oleh anggota tim sukses kandidat lain.
            Dikatakannya, ianya juga merasa heran mengapa dua hari mejelang hari H baru ada revisi DPT yang seharus itu tidak ada lagi.
            Saat dikonfirmasi kepada anggota KPUD, ketua Divisi Teknis Penyelenggara, Muzkir Khotib Siregar, di kantornya, Jl Mawar, Rabu (17/10) membenarkan pihaknya ada menyurati Panwaskada, Kandidat, dan TPS mengenai revisi DPT tersebut.
            Dijelaskannya bahwa hal tersebut terjadi karena pada tanggal 15 Oktober Ketua PPS Kelurahan Lembah Lubuk Manik didampingi PPK Padangsidimpuan Hutaimbaru ada mendatangi kantor KPUD dan melaporkan  bahwa DPT yang ada pada mereka adalah DPT yang  belum mengalami perbaikan.
            Jadi untuk itu karena hari pencoblosan sudah diambang pintu makanya sesegara mungkin DPT yang seharusnya ada pada mereka yaitu sesuai dengan yang telah ditetapkan KPUD pertanggal 12 September lalu diserahkan esoknya (16/10) dan juga kepada pihak-pihak terkait seperti panwas dan kandidat.
            Jadi DPT yang diserahkan itu adalah hasil keputusan KPUD 12 September lalu dan pada DPT itu tidak terjadi pertambahan pemilih melainkan pengurangan jumlah pemilih karena ada pemilih yang sudah meninggal namanya masih ada tercantum di DPT yang diserahkan sebelumnya tersebut. (Anas/Safriani/Hr.SURAT)

Pilkada P.Sidimpuan : Dikeroyok Tim Sukses


Kapolres P.Sidimpuan di minta Segera Tangkap dan Usut Tuntas Pelaku Penganiaya Timses No.3
 

P.Sidimpuan, STT blog
PENGANIAYAAN berat yang dialami tim suskes pasangan calon walikota dan calon wakil walikota nomor urut 3 Andar Amin Harahap dan Muhammad Isnandar Nasution, S.Sos (AMIN) yang diduga dilakukan tim sukses pasangan calon walikota dan calon wakil walikota nomor urut 4, Rabu dinihari (17/10) yang mengakibatkan 4 orang Timses AMIN luka berat dan sangat  disayangkan semua pihak hal ini sempat terjadi. Ke empat korban penganiayaan tersebut masing masing Idham Nur, Wardi, Eri Kartono dan Nanda. Betapa tidak, tahapan Pemilukada kota Padangsidimpuan yang selama ini berjalan dengan aman, lancar dan kondusif dan  dua hari lagi segera berakhir harus ternoda dengan ulah oknum tim suskes karena dinilai merusak tatanan dan kondusifitas yang terpelihara selama ini. Untuk iu Kapolres Kota Padangsidimpuan diminta segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus penganiayaan ini sehingga publik mengetahui dengan jelas duduk perkara dan pelaku sebenarnya.
   Tim Hukum AMIN dipimpin Muliadi, SH dari Law Office Syahruza Yusuf And Associates, Medan  dalam konprensi pers, menanggapi peristiwa penganiayaan mengakibatkan 4 orang Timses AMIN luka berat dan harus menjelani perawatan inensif. Didampingi Ketua dan Penasehat Tim Kampanye Pemenangan  AMIN, Indar Sakti Tanjung, SP dan H.Marataman Siregar, SH,  Muliadi, menegaskan kasus ini akan dipantau hingga tuntas dan apabila ada aktor dibalik layar termasuk dugaan keterlibaan oknum aparat harus ditindak tegas dengan hukum yang berlaku.
   "Pengainiayaan ini tergolong keji dan sadis karena sampai melukai berat korbannnya apalagi berlangsung sekitar 4 jam. Dan pantasnya dijerat dengan pasal 351 KUH Pidana," jelas Muliadi. Kejadian ini dapat pula menciderai demokrasi yang berjalan dengan baik selama ini serta mengingkari instruksi  Kapolri supaya seluruh daerah yang melakasanakan Pemilukada saling menjaga Kamtibmas. "Cara-cara premanisme sudah tidak jamannya lagi diterapkan, karena semua persoalan sudah ada saluran penyelesaiannya dan bukan memakai cara, tindakan atau main hukum sendiri," ingat Muliadi.
Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Pemenangan AMIN Indar Sakti menghimbau seluruh tim, pendukung dan simpatisan AMIN supaya dapat menahan diri dan tidak terpancing dengan upaya-upaya provokatif yang dapat merusak tatanan yang  terbina dan terpelihara dengan baik selama ini. "Mari kita percayakan kepada Kapolres kota Padangsidimpuan untuk menuntaksan kasus ini," ajak Indar Sakti. Diapun berharap peristiwa ini menjadi hikmah, sekaligus motivasi bagi seluruh tim, pendukung dan simpatisan untuk semaksimal mungkin memenangkan AMIN Pemilukada. "Kami turut merasa prihain dan ikut merasakan derita yang dialami 4 korban penganiayaan dari tim penudkung AMIN. Semoga lekas sembuh dan kejadian serupa tidak terulang kembali," harapnya. Penasehat Tim Marataman Siregar, SH mengatakan sejak awal seluruh tim kandidat walikota sudah sepakat menciptakan Pemilukada damai dan jauh dari ketidakokondusfian. "Bahkan kerap diutarakan calon walikota dan calon wakil walikota Andar Amin dan Muhammad Isnandar supaya jangan gara-gara Pemilukada kita berselisih. Artinya pihak AMIN tetap bertekad menjaga Pemilukada, berjalan aman. damai, lancar dan kondusif dan jauh  dari hal-hal yang kurang kondusif," kata Marataman. Namun dengan terjadinya penganiayaan yang mengakibatkan jatuhnya korban luka berat di pihak AMIN, maka apapun ceritanya harus secepatnya dituntaskan supaya tidak berlarut-larut yang menimbulkan praduga dan prasangak publik. "Seluruh 7 Parpol pengusung AMIN siap membantu Kapolres guna menuntaskan kasus ini," jelasnya.Sementara itu sebelumnya Kapolres Kota P.Sidimpuan AKBP Andi S.Taufik mengatakan akan segera memprosesnya “ Kita langsung memprosesnya dan segera menetapkan pelakunya “ jawabnya singkat.(Anas).

16 Oktober 2012

Pilkada P.Sidimpuan : KPU "Silahkan tempuh jalur Hukum "


Ratusan Warga Kota P.Sidimpuan kecewa terhadap kinerja KPU
Anggota KPU " Lapor pada Panwas atau Silahkan Tempuh jalur Hukum " 

 
P.Sidimpuan STT Blog
Ratusan Warga Kota Padangsidimpuan (Psp) kecewa terhadap kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan jajarannya pada pelaksanaan Pilkada Thn 2012. Kekecewaan tersebut di karenakan nama mereka TIDAK terdaf tar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hilangnya hak pilih mereka di keranakan kinerja KPU yang carut marut atau amburadul. Diantara yang tidak terdaftar pada DPT tersebut sebelumnya telah terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS). Adalah suatu yang janggal atau aneh, nama warga sudah tertera di DPS perbaikan namun tidak terdaftar di DPT. Sementara itu sebahagian warga yang sudah melapor kepetugas ternyata tidak juga dimasukkan kedalam daftar pemilih.
Di Janji Bangun Kelurahan Timbangan Psp Utara, puluhan warga hilang hak pilihnya yang secara hokum di lindungi undang undang karena kelemahan dari penyelenggara. Padahal kalau kita tilik, di tubuh KPU atau Komisioner KPU di isi oleh orang orang yang sudah berpengalaman seperti Arbanur yang tahun 2007 adalah ketua Panwas dan Ahmad Efendi yang mantan ketua KPU thn 2007.

Ketika hal ini di pertanyakan kepada komisioner KPU, jawabannya tidak tegas. Ahmad Efendi saat di konfirmasi (Selasa 16/10) usai acara simulasi pengamanan Pilkada kota Psp di Stadion HM.Nurdin mengatakan “ kita juga heran mengapa terjadi seperti itu “ serta menjelaskan kemungkinan kesalahan ini ada pada masyarakat yang tidak melaporkan kepada petugas. Dengan tegas ia mengatakan bahwa yang tidak terdaftar pada DPT tidak dapat memilih pada Pilkada kota Psp sesuai keputusan KPU. “ yang tidak terdaftar di DPT tidak bisa ikut mencoblos” meskipun yang bersangkutan jelas dan nyata adalah warga yang bermukim atau penduduk yang sudah berdomisili berpuluh puluh tahun di lingkungan tersebut.
Ketika di pertanyakan bagai mana mengenai HAK dipilih dan memilih warga Negara yang dilindungi undang undang ia mengatakan “ masyarakat bisa melaporkan ke Panwas atau Menempuh Jalur Hukum”

Di tempat terpisah hal yang sama juga di pertanyakan kepada anggota KPU lainnya, jawaban yang di dapat sama dan terkesan buang badan. Komisioner KPU Muzakkir yang di jumpai di ruang kerjanya mengatakan hal yang sama bahwa masyarakat yang tidak terdaftar di DPT tetap tidak menyalurkan HAK pilihnya. “ peraturan mengatakan demikian bang” ucap Muzakkir. Hal yang sama juga di pertanyakan dan solusinya apa kepada Ketua KPU Muzakkir, ia hanya tersenyum sepele dan tidak bersedia menjawab.

Kejadian ini sebenarnya sudah di duga dari awal, karena DPS yang di keluarkan KPU pada saat itu adalah data Pilkada thn 2007 bukan data Pemilihan Presiden tahun 2009, di duga hal ini ada kepentingan orang dalam KPU. DPS yang di keluarkan Katua KPU saat itu pernah di tarik kembali  atas perintah salah seorang komisioner KPU. Namun tidak semuanya dapat di tarik. Pada proses perjalanan dan tahapan Pilkada Psp ini telah terjadi banyak permasalahan Hukum. Soft Copy DPT yang di berikan kepada Tim Pemenangan calon dan kepada petugas PPK dan PPS berbeda.

Ironis kalaulah betul  penyelenggara punya kepentingan terhadap Kandidat atau pasangan calon yang maju pada pilkada Kota Padangsidimpuan ini.
Pembelajaran pada masyarakat dengan niat untuk perbaikan ke arah yang lebih baik, kita kutip saran anggota KPU agar masyarakat menempuh jalur Hukum dan jangan rebut atau anarkis. (Anas)

15 Oktober 2012

Ir.Chaidir Ritonga,MM & H.Maragunung Hrp.MM Kampanye di Alaman Bolak

Alaman Bolak P.Sidimpuan tidak Mampu menampung Massa Pendukung Pasangan No.6
  
P.Sidimpuan STT Blog

Pada Kampanye terbuka Pasangan Calon Walikota Dan Wakil Walikota  Padangsidimpuan (Psp) nomor urut 6 Ir. H.Chaidir Ritonga, MM berlangsung meriah, aman dan lancar Minggu (14/10). Sekalipun dibawah terik matahari namun ribuan warga Kota Psp yang memadati alaman bolak itu tampak tetap setia mendengarkan orasi politik dari juru kampanye dan kandidat yang sesekali dihibur oleh artis ibukota dan artis daerah yang berasal dari Kota P.Sidimpuan. Suasana semakin membangkitkan semangat ketika juru kampanye meneriakkan Nomor 6 Menang! Rakyat Senang! dan Monang ma Nomor Onom (menanglah nomor 6). 

Dalam Orasinya H. Maragunung Harahap SE,MM dihadapan ribuan warga yang memadati alaman bolak mengatakan bahwa meminta agar masyarakat Kota Psp dapat mementukan pilhannnya dengan baik sesuai dengan hati nurani, tanpa paksaan dari sipaun, "Martoruk niabara rap dohot bottar niate-ate maradop koum sisolkot sasudena, anggo bolas pangidoan nomor onom majo tapili ditanggal 18 oktober naro (dengan kerendahan hati serta niat dan hati yang tulus, kami mengharapkan dukungan dari saudara semua agar di tangal 18 Oktober mendatang kita memilih nomor 6). kata H Maragunung Harahap, SE,MM yang didampngi nyonya Hj. Masbulan Lubis dan putra-putrinya Lia Sari Harahap dan Rian Rizki Harahap.

Disampaikannya, masyarakat jangan terpengaruh dengan intimidasi dan jangan mau diarahkan oleh siapapun dalam menentukan pilihan, "ulang hamu ra di intimidasi sanga ise pe, ulang hamu mabiar, bope camat kepling sanga ise sajo, apalagi hepeng sanga materi nadilehen,harana holan Tuhan maia mamboto sanga aha nagiot pilihan munu di bilik suara i tokin nai, tai anggo bolas pangidoan nomor 6 ma tapili!" (jangan kalian mau di intimidasi oleh siapapun, jangan takut, sekalipun camat, kepling atau sipa saja, apalagi karena uang atau pemberian, tentukan pilihan sesuai hati nurani, percayalah hanya kamu sendiri dan Tuhan yang tau yang mana yang anda pilih. tetapi sebaiknya nomor enamlah dulu pilihan kita," ajak Calon Incumbent Wakil Walikota tersebut yang disambut dengan teriakan Nomor 6 monang (nomor enam memang) oleh warga yang yang memadati alaman bolak hingga kepelataran rumah toko di sekitar alaman bolak.

Sedangkan Chaidir yang didampingi nyonya Hj. Susi Machdarwati Napitupulu SE (putri almarhum H Burhanuddin Napitupulu), putri Rieska Winda Ritonga dan putranya Rais Muda Habibie Ritonga, juga tetap menyampaikan bahwa bersama Maragunung dirinya maju sebagai calon pemimpin adalah didasari rasa keterpanggilan untuk membenahi kondisi Kota yang dilanda berbagai masalah terutama kebangkrutan akibat penggunaan anggarannya lebih besar untuk membiayai gaji pegawai dan belanja tidak langsung sehingga kurang menyentuh pembangunan mendasar ditengah masyarakat Kota. "kami berniat untuk membangun Kota Psp kearah yang lebih baik, hal ini sebagai ungkapan rasa terima kasih sekaligus ingin berprestasi, harana Tua ni huta nahita haholongi on (karena jasa kota yang kita cintai ini) sehingga saya bisa seperti sekarang ini,"katanya.

Untuk mewujutkan hal tersebut Chaidir mengatakan akan menerapkan 6 program prioritas untuk Sidimpuan yang lebih baik dan bermartabat kedepan jika terpilih dan di ijabah oleh Allah SWT meminpim Kota Salak tersebut, diantaranya Penyediaan 10 ribu lapangan kerja dan lapangan berusaha untuk mengatasi masalah pengagguran, dan akan menjadi prioritas utama pada 1 tahun pertama, dalam upaya mengurangi dan menanggulangi masalah pengagguran. "masalah pengangguran adalah hal ayang pertama kami tuntaskan, yang diiringi oleh perbaikan kwalitas pendidikan, kesehatan dan lainnya," katanya

Dikatakannya lagi, sebelum menentukan pilihan hendaknya warga Kota psp terlebih dulu memilah calon yang ada berdasarkan 6 kriteria calon pemimpin yang tepat untuk Kota ini yaitu berdasarkan kepatutan (kepantasan), kapasitas kepemimpinan, kelayakan, kompetensi, kematangan, dan kredibilitas, "dengan 6 kriteria ini tentnya saudara akan dapat meilih pemimpin yang tepat untuk memajukan Kota ini," katanya.

Orasi politik lainnya disampaikan disampaikan beberapa tokoh dan Kader Partai Golkar diantaranya Amru Daulay (mantan Bupati Madina), Doli Sinomba Siregar, Syahrul M Pasaribu (Bupati Tapsel), Ali Sutan Harahap (TSO) yang juga merupakan Bupati Palas, Amas Muda Siregar (Ketua DPRD Paluta), Anwar Panjaitan, Nurhamida Siregar, Irsan Efendi Nasution ketua Golkar Kota Psp, yang kesemuanya mengajak masyarakat Kota Psp untuk mendukung, memilih dan memenangkan pasangan nomor urut 6 pada pemilukada Kota Psp tanggal 18 Oktober mendatang.

Disamping itu yang menyampaikan orasi politiknya ada juga Khoiruddin Rambe dari PKS Kota Psp, Sahat Tua Sinaga dari PDS Kota Psp, Ustadz Khidir Hasan, Sukirmato SH , Ketua Satgas Joko Tingkir Sumut penasehat PRDB se Indonesia Banuaran Ritonga, perwakilan Parsadaan Harahap Sedunia H Mahaddan Harahap dan tokoh pemuda Kota Psp Sulaiman Harahap. "pilih yang lebih baik, berdasarkan umur, pendidikan, pengalaman, dan lainnya, jangan takut dengan intimidasi," kata Sulaiman.
Pelaksanaan Kampanye pasangan Calon walikota dan wakil Walikota Nomor urut 6 tersebut berlangsung aman tertib dan lancar dimana ribuan warga Kota Psp tumpah ruah memadati alaman bolak hingga ke badan jalan dan pelataran ruko disekeliling alaman bolak itu. 

Suasana semakin meriah ketika juru kampanye terus meneriakkan Nomor onom Monang (nomor enam menang) yang dibalas massa dengan rakyat sonang (rakyat senang), orasi politik pada kampanye akbar tersebut dilesilingi dengan hiburan oleh artis ibukota Maya KDI dan artis daerah Odang, Lottung dan beberapa generasi muda berbakat dibidang tarik suara dan Tari Kreasi di Kota psp.
Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Psp yang diusung Partai Golkar, Partai republikaN, PKS. PDS dan PSI dengan nomor urut 6 tersebut juga berjanji  akan berbuat yang terbaik terhadap Kota Sidimpuan dan masyarakat, didalamnya jika dipilih dan diberikan amanah oleh masyarakatnya serta di ijabah oleh Allah SWT sebagai pemimpin di Kota Psp lima Tahun kedepan.
 Chaidir-Maragunung bukan saja berniat menciptakan dan menyediakan 10.000 lapangan kerja dan lapangan berusaha dalam upaya menangani dan mengurangi angka pengangguran yang semakin meningkat, membenahi fasilitas dan pelayanan kesehatan dan memperhatikan pendidikan gratis berkwalitas dalam rangka mempersiapkan generasi yang memiliki SDM mumpuni, akan tetapi juga akan kedua pasangan yang berlatar belakang birokrat dan teknokrat ini juga akan mempermudah urusan para PNS dengan memberikan ruang kerja yang lebih bebas dari jeratan politik serta menghapus berbagai praktek sogok menyogok,suap menyuap dilingkungan abdi negara itu sehingga diharapkan kinarjanya akan lebih maksimal lebih bersinerji memebantu pemerintah dalam memberikan pelayanan yang prima ditengah masyarakat Kota Psp.
"Sudah saatnya pilkada jangan memperalat dan bikin resah para PNS. Tidak boleh lagi sogok-menyogok dalam proses mutasi jabatan nantinya baik karena alasan pindah atau lainnya dan juga pada penerimaan PNS karena itu akan memperburuk kinerja mereka dalam melayani masyarakat, Saatnya menghapus suap-menyuap ratusan juta hanya untuk jadi PNS." kata Chaidir. 

Pasangan nomor urut 6 tersebut juga berjanji akan membentuk 6 BUMD sebagai mitra dalam membangun Kota Sidimpuan menjadi Kota jasa (servis city) yang menyediakan berbagai fasilitas memadai baik kesehatan, pendidikan, infrastruktur perhubungan yang lebih baik, sarana hiburan rakya dan kelasmengah, properti, sarana olah raga dan lainnnya sehingga dapat melayani 6 Kabupaten Kota sekitarnya termasuk Cibolga dan Tapteng dimasa mendatang. (Anas & Amran P. Metro)














7 Oktober 2012

P.Sidimpuan: Ir.Chaidir Ritonga di UGN P.Sidimpuan


Ir.Chaidir Ritonga MM siap membantu Universitas Graha Nusantara menjadi PTN
" Kuliah jangan berorientasi untuk menjadi PNS"
P.Sidimpuan STT Blog
Sekitar 1200 orang mahasiswa dan mahasiswi Universitas Graha Nusantara (UGN)di P.Sidimpuan mendengar pemaparan Visi dan Misi dari Ir.Chaidir Ritonga MM yang maju sebagai Calon Walikota P.Sidimpuan. Kehadirannya di Aula Kampus UGN Palopat Psp Tenggara tersebut atas undangan Panitia Pelaksana Ospek UGN mahasiswa/I baru Tahun ajaran 2012-2013 Sabtu (6/10). Kehadiran Ir.Chaidir Ritonga MM di sambut oleh Rektor UGN, Prof. Ir.Erwin Masrul Harahap.MS Ketua Panitia OspekAhmad Rafii . ST.Sekretaris Yuswin Harputra dan bebrapa panitia lainnya.
 Setelah menyampaikan visi dan misi Ir.Chaidir Ritonga yang hadir tanpa di temani calon wakil walikota H.Maragunung Hrp MM ia menekankan agar mahasiswa/i dalam menjalani perkuliahan harus berkompetisi dalam meraih prestasi dan setiap prestasi pasti akan di hargai. Ia mencontohkan dirinya yang meraih beasiswa semasa sekolah di SMA Negeri 3 P.Sidimpuan dan di IPB yang mendapat beasiswa karena berprestasi dalam pendidikan.
 “ Setiap perguruan tinggi menyediakan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi. Untuk itu anak anakku sekalian silahkan berkompetisi secara sehat agar kamu memperoleh beasiswa. Maka jadilah kamu kebanggaan bagi orang tua dan saudara saudaramu. Selain itu sebagai generasi penerus bangsa, pendidikan atau perkuliahan jangan berorientasi untuk menjadi PNS. Karena hal tersebut sangat membatasi kreatifitas dan potensi yang ada pada diri kita selain itu kesempatannya kuga sangat terbatas”

Kemudian ia menyampaikan 6 program prioritas yang akan dilaksanakan saat deberi kepercayaan sebagai walikota P.Sidimpuan yakni Menciptakan 10.000 lapangan kerja atau tempat bekerja, Jaminan Kesehatan yang baik, Pendidikan Gratis yang berkualitas, Peningkatan Infrastruktur, Mendorong partisipasi putra daerah baik yang di perantauan maupun yang di sini dan Melestarikan Dalihan Natolu sebagai ke arifan local.

Pada sesi dialog salah seorang mahasiswa mempertanyakan mengenai 10.000 lapangan kerja dan kesiapan dirinya untuk membantu proses perubahan status UGN menjadi Universitas Negeri.. Dengan gamblang Ir.Chaidir Ritonga menerangkan kiat untuk membuka 10.000 lapangan kerja tersebut, di antaranya dengan mendirikan 6 BUMD dan membuka lembaga keuangan micro. Mengenai perobahan status UGN dari PTS menjadi PTN ia mengatakan “sebagai Wakil Ketua DPRD saya berkewajiban untuk mempercepat proses pe negerian UGN ini. Saat kami di izinkan jadi walikota, kami akan membantu beasiswa bagi mahasiswa berprestasi “ ungkapnya  sembari mendapat tepuk tangan yang riuh dari peserta ospek, panitia dan rektor.

Kemudian panitia mendaulat Ir.Chaidir Ritonga untuk bernyanyi sembari menari dengan ribuan peserta ospek.


Fitri salah seorang peserta ospek ketika di minta tanggapannya mengenai paparan 6 program yang di sampaikan Ir.Chaidir Ritonga, ia mengatakan “ tadinya saya tidak mengerti bagai mana caranya membuka dan menyediakan 10.000 lapangan kerja tersebut. Masuk di akal, logis dan bisa dilaksanakan dengan methode yang di sampaikan beliau tersebut. Kemudian dari beberapa kandidat yang sudah menyampaikan programnya di acara ini, terlihat bahwa pak Chaidir lebih memiliki kompetensi dan kelayakan tanpa mengecilkan keberadaan calon yang lainnya” ujarnya (Anas)

P.Sidimpuan Badan Ketahanan Pangan


P.Sidimpuan berhasil panen  9,3 ton/ Ha Padi Pola tanam Jajar Legowo 

P.Sidimpuan STT Blog
Walikota P.Sidimpuan yang di wakili Asisten III kesra pemko P.Sidimpuan Drs.Khairul Alamsyah Lubis secara simbolis melakukan panen perdana padi dengan sistim Jajar Legowo 4:1 pada Rabu (2/10) di Desa Purwodadi Kecamatan Psp Batu Nadua P.Sidimpuan. Sistim tanam jajar legowo 4:1 yang di terapkan pada lahan persawahan M.Usman Siregar dari Kelompok Tani Dalihan Natolu ini memakai benih Varitas Invari 13. Mulai di tanam sejak tanggal 20 Juni 2012 yang lalu pada lahan leluas 1,5 Ha. Hasil yang di capai pada panen ini sebanyak 9,3 ton/Ha dengan  rincian rata rata 96 butir per alai dan 23 batang anakan perrumpun. Sebelumnya hasil maksimal yang pernah di dapat pada lahan ini sebanyak 5,5 ton/Ha.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kota P.Sidimpuan H.M.Soleh Nasution,Sp  mengatakan bahwa program tanam jajar legowo di Kota P.Sidimpuan telah di terapkan di Desa Gunung Hasahatan, Desa Purwodadi ,Desa Pudun Jae Kec.Batu Nadua, Desa Pijor Koling dan Desa Manunggang Kec.Psp Tenggara.

Disebutkannya “ Pada hari ini kami sangat berbahagia sekali, karena upaya dan kerja keras petani dengan Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) telah membuahkan hasil yang baik. Panen yang mencapai 9,3 ton / Ha  ini patut di beri apresiasi dan menjadi motifasi bagi petani dan PPL lainnya.  Sehingga kesejahteraan petani di Kota P.Sidimpuan semakin meningkat “

Lebih jauh di sampaikan H.M.Soleh Nasution,Sp  Kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah program Badan Kordinasi Penyuluhan Pertanian Sumatera Utara yang di tempatkan di Kota P.Sidimpuan. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kelembagaan serta posisi tawar petani. Ia juga menjelaskan manfaat sistem tanam jajar legowo sangat banyak diantaranya memperbaiki kualitas gabah dengan semakin banyaknya tanaman pinggir, Mengurangi serangan penyakit atau  tingkat serangan hama, Mempermudah dan menghemat dalam perawatan baik itu pemupukan maupun penyemprotan pestisida serta untuk memudahkan tanam ulang setelah selesai masa panen . Lebih dari pada itu meningkatkan pendapatan atau kesejahteraan petani.

Asisten III Pemko P.Sidimpuan Drs.Khairul Alamsyah Lubis yang mewakili Walikota Drs Zulkarnain Nasution dalam sambutannya mengatakan “ Pemerintah Pemko Psp mengucapkan terima kasih kepada Kepala Badan Ketahan Pangan dan seluruh PPLnya atas keberhasilan yang di capai saat ini. Panen perdana dengan hasil diatas 9 ton/Ha merupakan suatu keberhasilan yang patut di beri penghargaan bagi petani di kota ini. Dengan menerapkan tekhnologi pertanian  akan memberikan manfaat yang besar bagi petani, untuk itu diharapkan kepada seluruh PPL dapat mendorong petani untuk meningkatkan hasil pertaniannya. Peran PPL sangat besar dalam mendampingi serta menjadi fasilitator bagi pemangku kepentingan antara petani, pemerintah dan penyedia kebutuhan pertanian seperti pupuk dan alat pertanian lainnya. Atas nama Pemerintah Kota P.Sidimpuan di ucapkan penghargaan yang setinggi tingginya kepada PPL yang bertugas tanpa memandang waktu dan tempat” paparnya.

Pada kesempatan tersebut hadir Kepala Badan Pusat Statistik P.Sidimpuan, Camat Psp Batunadua, Perwakilan dari PT.Pertani, PT.Gresik Cipta Sejahtera, Kepala Desa Purwodadi, Gapoktan dari Kec.Psp Batunadua dan Kec.Psp Tenggara serta tokoh masyarakat. (Anas)

Pilkada Sidimpuan : Kampanye Perdana Ir.Chaidir Ritonga - H.Maragunung Hrp

   Kampanye Perdana Chaidir Ritonga – Maragunung di padati Ribuan Warga yang ingin Perubahan di Kota P.Sidimpuan
P.Sidimpuan STT Blog...Kampanye Perdana Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Nomor urut 6 Ir. H. Chaidir Ritonga, MM dan H. Maragunung, SE, MM dilapangan Perumnas Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Tenggara, Kota Psp berlangsung meriah. Sekitar 8 Ribu Warga Kecamatan Psp Batunadua Dan Kecamatan Psp Tenggara yang memadati lapangan itu sepakat mendukung, memilih dan memenangkan pasangan yang memiliki 6 prioritas pembangunan kedepan untuk sidimpuan yang lebih baik dan bermartabat tersebut.

Selain kedua pasangan Calon walikota dan Wakil walikota secara bergantian para juru kampanye yang terdiri dari Utusan Parsadaan Marga Harahap Sedunia Muhaddan Harahap dari Partai Politik pengusung seperti Ketua Golkar Kota Psp Irsan Nasution SH, Ketua PKS Kota Psp Ustadz Sobri Nasution dan juga Ketua PDS Kota Psp Sahat Tua Sinaga dan Anwar Panjaitan anggota DPRD KOta psp menyampaikan orasi politiknya untuk mendukung, memilih dan memenangkan pasangan yang ideal untuk memimpin Kota Salak tersebut.
Mahaddan Harahap sekretaris Jenderal Parsadaan Marga Harahap sedunia menyampaikan bahwa Parsadaan Marga Harahap telah mengutus 40 tokoh Parsadaan untuk memberikan dukungan terhadap pasangan Chaidir-Maragunung pada pemilukada mendatang,"dari 6 Calon yang ada, Parsadaan Marga Harahap telah menetapkan agar mendukung dan mememangkan pasangan nomor urut 6 Chaidir-Maragunung, hal ini karena pasangan tersebutlah yang dinilai pantas, layak dan mampu menjadi pemimpin di Kota Psp berdasarkan kepatutan, kepantasan atau kelayakan, kapasitas atau kemampuan, kompetensi yang memiliki keahlian dan keterampilan, Kematanga, Kredibilitas, jadima koum-koum sudena rap ta dukung manomor 6, tapilima nomor 6 monang ma nomor 6 (Jadi kaum semua mari sama-sama mendukung, memilih dan memenangkan nomor 6," ajaknya yang disambut dengan teriakan menngan dari warga yang memadati lapangan tersebut.

Anwar Panjaitan anggota DPRD Kota Psp juga tak ketinggalan, politisi Partai Golkar tersebut menyampaikan bahwa Pasangan Chaidir-Maragunung sebenarnya tak butuh pujian semata karena keduannya
merupakan pasangan yang telah teruji dibidangnya dan masayarakat harus menggunakan akal fikiran dalam menentukan pilihan, "Jangan lupa tanggal 18 Oktober untuk memilih nomor 6 Pasangan ini tak perlu dipuji karena memang telah teruji yang satu pimpinan DPRD Sumut dan Satu lagi menjabat wakil walikota psp, Jadi harapan saya pada masyarakat jangalah kita terlena, Unang haran na saotik gabe ro panyosalan, akke tong nina dibolakang, (jangan karena pemberian yang tak seberapa menimbulkaman penyesalan berkepanjangan, dan membuat kita semua hanya menggerutu.) ucapnya.

Sedangkan Maragunung yang didamping nyonya Hj. Masbulan Lubis menyampaikan agar syarakat jangan mau diintimidasi dan jangan mau diarahkan oleh siapapun dalam menentukan pilihan, "ulang hamu ra di intimidasi sanga ise pe, ulang hamu mabiar, holan tuhan maia mamboto sanga aha nagiot pilihan munu di bilik suara, tai anggo bolas pangidoan nomor 6 majo tapili. (jangan kalian mau di intimidasi oleh siapapun, jangan takut, tentukan pilihan sesuai hati nurani, percayalah hanya kamu sendiri dan Tuhan yang tau yang mana yang anda pilih. tapi kalau bisa pilihlah nomor 6)," ajaknya.

Chaidir yang didampingi nyonya Hj. Susi Machdarwati Napitupulu SE (putri almarhum H Burhanuddin Napitupulu) menyampaikan bahwa bersama Maragunung dirinya akan menerapkan 6 program prioritas untuk Sidimpuan yang lebih baik dan bermartabat diantaranya
Penyediaan 10 ribu lapangan kerja dan lapangan berusaha dan akan menjadi prioritas utama pada 1 tahun pertama, dalam upaya mengurangi dan menanggulangi masalah pengagguran, "selanjutnya Jaminan Kesehatan, Pendidikan Gratis Berkwalitas, Peningkatan infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang lebih baik, mendorong partisipasi putra daerah untuk berperan dalam upaya pembangunan, dan melestarikan adat istiadat Dalihan natolu sebagai kekayaan budaya dan karifan lokal, " terangnya.

Sementara itu Ketua Partai Golkar Kota Psp Irsan Efendi Nasution SH, Ketua PKS Kota Psp Ustadz Sobri Nasution dan Ketua PDS Kota Psp Sahat Tua Sinaga dan juru kampanya lainnnya seperti Sulaiman Siregar mengajak warga untuk membuka mata dan fikiran untuk menentukan pilihan memilih calon yang terbaik yakni pasangan nomor urut 6 untuk sidimpuan yang lebih baik dan bermartabat. (Amran.P/Anas).

1 Oktober 2012

Dishub P.Sidimpuan : Awasi Warnet


Dishub Kominfo P.Sidimpuan : Lakukan pembinaan kepada pengusaha warnet
P.Sidimpuan STT Blog
Dinas Perhubungan ,Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) Kota Padangsidimpuan (Psp) menggelar acara sosialisasi pembinaan dan pengembangan Sumber daya Komunikasi dan Informasi di Daerah Kota Psp bertempat di aula Kantor Dishub Kominfo Kamis (27/9). Peserta acara selain pegawai bidang Informatika di Dinas tersebut juga di hadiri pengusaha Warung Internet (Warnet).
Ketua Panitia Mahyudin Nasution,SH dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini  untuk pembinaan dan kerja sama terhadap pelaku kegiatan yang menyangkut technologi digital khususnya internet di Psp. Sehingga membawa dampak positif bagi pengguna technologi ini.

Kadishub Kominfo Psp H.Sahrizal,SH yang di wakili Sekteraris Dishub Kominfo Abdul Malik Siregar,SH mengatakan Teknologi informasi akan sangat membantu segala kegiatan, aktualisasi pengetahuan yang dapat di mamfaatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian akan terbentuk masyarakat berbasis pengetahuan dengan daya saing tinggi serta mampu memberikan nilai tambah pada tiap kegiatan yang dilakukannya. Internet telah banyak membantu manusia dalam segala aspek kehidupan sehingga internet mempunyai andil penuh dalam kehidupan sosial.
Di jelaskannya “Dengan adanya internet apapun dapat kita lakukan baik positif maupun negative. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, dll para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. Namun disisi lain ada juga yang memamfaatkannya  untuk hal hal yang negative. Untuk itu Dishub Kominfo Psp mengajak seluruh masyarakat, orang tua, khususnya pengusaha Warnet agar ikut serta menghindari dampak negatif akibat megitu mudahnya mengakses berbagai hal di internet “ ujarnya.

Sementara itu Widiyaswara Drs.Yuswin Harputra,Mpd (Dosen UGN P.Sidimpuan) selaku pemakalah tunggal lebih menyoroti peran media massa baik cetak maupun electronic. Disampaikannya perkembangan media massa di Indonesia, khususnya di Psp semakin maju, namun sayangnya perkembangan media ini tidak begitu signifikan untuk pendidikan manusianya. Melihat menjamurnya warnet warnet di kota Psp, hal ini harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat di Psp terutama pengguna jasa warnet agar lebih berperan aktif  mengantisipasi pengaruh negative terhadap penggunaan warnet warnet ini khususnya di kalangan pelajar atau generasi muda.
Dishub Kominfo Psp dan instansi terkait lainnya di harapkan mampu mengelola media massa termasuk warnet agar dampak negatifnya dapat di minimalisir. (Anas)


Pilkada P.Sidimpuan : Pasangan No.6 Lebih Matang,Piawai dalam Menguasai Visi Misinya


6 Pasangan Kandidat menyampaikan Visi Misi di DPRD P.Sidimpuan

 P.Sidimpuan STT Blog
Sidang Paripurna DPRD Kota Padangsidimpuan (Psp) dengan agenda mendengarkan penyampaian Visi dan Misi pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilu Kada) periode 2013-2018 di gelar Senin (1/10) di ruang sidang utama kantor DPRD Kota Psp Jln St Soripada Mulia Sadabuan Psp. Ke enam pasang kandidat minus Riswan Daulay menghadiri acara tersebut yang dibuka oleh ketua DPRD Kota Psp H.Aswar Samsi Lubis. Berturut turut kandidat tersebut menyampaikan Visi dan Misi yang di batasi waktu 20 menit tersebut membacakan programnya bila terpilih nantinya. Di awalai pasangan No.1 M.Habib Nasution dan Ir.Sori Pada Harahap, No.2. Ir.Rusydi Nst , Riswan Daulay berhalangan karena sedang menunaikan ibadah haji. No.3. Andar Amin Hrp dan Isnandar Nst. No 4 Dedi Jaminsyah P.Hrp dan Affan Siregar, No.5 Amir Mirza Htg dan H.Nurwin Nst, No.6 Ir.Chaidir Ritonga MM dan H.Maragunung Harahap MM.

Paripurna penyampaian Visi dan Misi kandidat ini merupakan hari pertama kampanye yang akan dilaksanakan hingga tanggal 14 Oktober nantinya. Hadir pada kesempatan itu  H.Sarmadan Hsb, yang mewakili Pemko Psp, 25 anggota DPRD Psp, Kapolres Kota Psp, Dandim 0212/KS, 4 orang Komisioner KPU, Panwaslu Kota Psp dan sejumlah pimpinan partai politik. Sementara itu di halaman Gedung DPRD Kota Psp telah di sediakan layar monitor  bagi tim pemenangan dan pendukung kandidat masing masing.

Pasangan No.1 M.Habib Nst dan Ir.Soripada Hrp (mantan Pl Bupati Palas) menyampaikan program utama bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, pemerintahan yang bersih, social dan kesejahteraan masyarakat. Pasangan No.2 Ir.Rusydi Nst , Riswan Daulay  dengan misi meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Psp, Mewujudkan masyarakat madani yang demokratis. Pasangan No.3 Andar Amin Hrp (Anak Bupati Paluta) dan Isnandar Nst (anggota DPRD Psp) dengan misi mewujudkan kota Psp yang sehat, maju dan sejahtera. No.4 Dedi Jaminsyah P.Hrp (anak Walikota Medan) dan Affan Siregar menyampaikan program menciptakan birokrasi yang bersih, Pengembangan usaha micro dan pendidikan. Pasangan No.5 Amir Mirza Htg dan H.Nurwin Nst menyampaikan pemantapan pembangunan ekonomi, menekan angka pengangguran , meningkatkan kualitas pendidikan , pelayanan birokrasi yang efesien. Pasangan No.6 Ir.Chaidir Ritonga MM Wakil Ketua DPRD Sumut) dan H.Maragunung Harahap MM (Wakil Walikota Psp)
menyampaikan 6 program pokok diantaranya menciptakan 10.000. lapangan bekerja dan lapangan berusaha yang baru, Menyediakan sarana pendidikan gratis yang berkualitas,  Menyiapkan sarana layanan dan jaminan kesehatan yang baik, menyiapkan lembaga keuangan mikro, menyiapkan pusat perdagangan, membangun dan merawat infrastruktur dan sarana umum. Untuk mewujudkan ini tidak mesti mengambil anggaran dari APBD kota Psp, namun dapat dilaksanakan dengan  membentuk 6 BUMD baru yang bergerak diberbagai bidang, mengupayakan dana dana di kementerian melalui pendekatan sistematis dari pihak eksekutif dan legislatif. Mengajak dan melibatkan putra daerah dan perantau untuk membangun kota Psp.

Dari seluruh kandidat yang menyampaikan visi misinya, hanya pasangan No. 6 yang dapat  memamfaatkan waktu 20 menit yang di berikan. Kandidat lainnya masing masing menyisakan waktu sekitar 5 menit. Melihat dari acara yang berlangsung, pasangan Ir.Chaidir Ritonga MM dan H.Maragunung Harahap MM terlihat lebih matang atau berpengalaman di depan publik.(Anas)