20 Juli 2012

Komunitas Anti Narkoba (KAN) Tabagsel

Kenali ciri ciri anak Pecandu Narkoba dan Alkoholik
Dari Berita Narkoba Jatim
Edit/Illustrasi Sidimpuan Tabagselta

Semakin bebasnya pergaulan masa kini akan membuat anak makin dekat pula oleh banyak hal, tanpa disaring terlebih dahulu. Narkoba dan alkohol, misalnya. Sebagai orangtua, Anda harus bisa memperhatikan gejala-gejala anak menjadi pecandu ataupun seorang alkoholik.
Amati kuantitas dan frekuensinya dalam mengkonsumsi minum-minuman dan obat-obatan. Bagi beberapa keluarga demokratis, mengkonsumsi minuman beralkohol sekali waktu buakanlah masalah besar, selama tetap dalam pengawasan orangtua dan terkontrol. Bagi mereka yang sudah ketagihan, biasanya akan meminum lebih banyak daripada anggota keluarga lainnya. Ia akan meminta yang lain untuk membuka botol baru. Ia pun akan sering mengonsumsi obat-obatan. Bisa obat sakit kepala, obat pilek, dan masih banyak lagi. Semua ini untuk mengatasi kebutuhan tubuhnya akan kandungan narkotik di dalam obat-obatan tersebut.
Pemakaian obat-obatan berlebihan dan terlalu sering harus diwaspadai. Bisa jadi ia tidak sakit dan hanya membutuhkannya. Namun bisa juga ia benar-benar sakit. Seorang pecandu akan mengalami penurunan vitalitas tubuh yang drastis. Ia akan cepat merasa letih, tak bergairah, dan mudah sakit. Ini berpengaruh juga pada aktifitasnya. Segeralah menaruh curiga, bila anak kini lebih banyak meluangkan waktu untuk tidur, sementara Anda tahu ia tidak memiliki jadwal mengikuti ekstrakurikuler pada semester itu. Menjadi malas dengan banyak tidur dan lemah sakit-sakitan, itulah akibat memakai obat dan minuman keras. Pehatikan wajahnya. Apakah matanya menjadi cekung dan hitam di sekelilingnya? Apakah ia mengalami penurunan berat badan secara tragis? Pandangan mata yang kosong banyak dihadirkan oleh para pecandu.
Wajar bila pada akhirnya ia banyak melewatkan acara keluarga dan membolos sekolah. Aneh, bukan, bila seorang anak yang selalu datang pada acara keluarga tiba-tiba melewatkan banyak acara keluarga besarnya? Lupa adalah sebabnya. Pemakaian obat-obatan dan alkohol membuat daya ingat melemah. Otaknya pun akan rusak. Berhati-hatilah bila anak sudah terlihat kesulitan mengikuti pembicaraan dan diskusi ringan.
Anak akan berubah menjadi pemurung dan labil. Emosinya turun-naik dalam hitungan menit. Ini belum lagi diperburuk dengan sikapnya yang paranoid. Ia akan sering mengalami reaksi ketakutan atau terkejut berlebihan. Coba saja iseng mengatakan padanya, “Ayah atau ibu tadi bertemu dengan pamannya Deni yang polisi itu, lho. Katanya ia tidak bisa menebus Deni yang ketahuan menjual shabu-shabu. Bikin susah saja, ya, si Deni?” Lihat reaksinya. Mungkinkah dia akan menjadi pucat, salah tingkah, menghindari kontak mata, mengalihkan pembicaraan, atau segera menjauh dari Anda.
Ingat-ingat juga, apakah Anda sering kehilangan barang berharga dan uang akhir-akhir ini. Hati-hati, ini sudah pertanda buruk. Narkoba dan alkohol tidaklah murah, apalagi dalam jumlah banyak. Anak yang kecanduan akan melakukan apa saja demi mendapatkan hal-hal tersebut, termasuk ‘merampok’ orangtuanya. Bila tidak percaya, siap-siap saja kehilangan BPKB mobil dan perhiasan akibat jiwa dagang buah hati yang bertumbuh pesat akibat pengaruh obat-obatan. Mobil akan rela dilepaskan hanya dengan harga 100.000 Rupiah bila memang dia sedang sakauw (sakit putauw)!

Bila sudah seperti ini, jangan malas menggeledah seisi rumah. Periksa setiap sudut. Bila anak cenderung marah dan selalu menutup-nutupi suatu tempat atau kamarnya, maka di sanalah Anda harus melakukan pencarian untuk pertama kalinya! Ia tentu akan menyimpan barangnya baik-baik agar tidak ketahuan dengan alasan privacy. Jangan mudah percaya. Privacy boleh-boleh saja, tapi sidak (inspeksi mendadak) wajib dilakukan orangtua di kamar sang anak untuk mengendalikan segala sesuatu dan memastikan peraturan tidak dilanggar. (family.ghiboo.com)

Diknas P.Sidimpuan...SMP Negeri 9 P.Sidimpuan targetkan sekolah unggulan




P.Sidimpuan STT Blog
Mewujudkan sekolah yang unggul dalam prestasi, memiliki sumber daya manusia yang trampil dan berbudaya menjadi tekad dan visi bagi tenaga pendidik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9, Kota Padangsidimpuan (Psp). Sekolah yang kini dipimpin Drs.Mulatua Rambe ini terus berbenah diri sehingga bisa mensejajarkan diri dengan SMP lainnya di Kota Psp Salah satu kekuatan efektif dalam pengelolaan sekolah yang berperan dalam hal  bertanggung jawab menghadapi perubahan adalah kepemimpinan  kepala sekolah yaitu perilaku kepala sekolah yang mampu memprakarsai  pemikiran baru di dalam proses interaksi di lingkungan sekolah dengan melakukan perubahan atau penyesuaian tujuan, sasaran, sesuai dengan tuntutan perkembangan.
SMP Negeri 9 Kota Psp yang berdomisili di Kecamatan Hutaimbaru Kota Psp usianya belum genap 10 tahun namun telah berhasil meningkatkan prestasi anak didiknya. Berbagai prestasi telah di ukir pelajar dari sekolah ini untuk tingkat Kota Psp dan Prov.Sumatera Utara seperti OSN bid. Fisika, Cerdas Cermat Lingkungan Hidup, Atletik di O2SN dan kegiatan lainnya.
Ketika di konfirmasi (19/7) mengenai keberhasilan yang diraih sekolah ini, Drs.Mulatua Rambe yang di dampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Muliaman Rambe dengan sikap merendah mengatakan “ Ini berkat kerja sama antara tenaga pendidik, pegawai dan pelajar di sekolah ini dan yang utama mendapat dukungan dari berbagai elemen termasuk komite sekolah. Sebagai kepala sekolah kita di tuntut memiliki sikap mandiri, terutama dalam mengkoordinasikan, menggerakkan, dan menyelaraskan semua sumber daya pendidikan yang tersedia” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut dilaksanakan acara syukuran atas selesainya rehab gedung yang di rangkai dengan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad Saw dan penyambutan Bulan Ramadhan. Mengenai acara syukuran, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Muliaman Rambe mengatakan “ Berkat kerja sama dengan komite sekolah, kita telah berhasil merehab 5 ruang belajar dari 4 ruang yang direncanakan. Acara syukuran ini merupakan keinginan para orang tua siswa untuk peningkatan pendidikan anak-anaknya” tutur Muliaman. Dijelaskannya bahwa ada agenda rutin yang dilaksanakan sekolah ini yakni Pramuka, latihan Atletik dan Sepak Bola. Kemudian setiap usai ujian semester dilaksanakan pertandingan cerdas cermat antar kelas. (Anas)

Berita ini dapat juga di baca pada Harian ORBIT, SUARA SUMUT dan Mingguan SUARA MASA


Marpangir ajang rekreasi keluarga


Ulama jangan berpikiran sempit menyikapi tradisi MARPANGIR.
 
P.Sidimpuan STT Blog
Beragam aktivitas dilakukan masyarakat Indonesia dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Berbagai kegiatan itu merupakan warisan dari generasi mereka sebelumnya. Keaneragaman kegiatan menjadi khasanah budaya di tanah air.
Salah satu tradisi di Tapanuli Bagian Selatan yaitu Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara dan Padang Lawas ketika menyambut bulan Ramadhan adalah Marpangir.
Tidak heran jika acara Marpangir telah membudaya hingga saat ini, maka objek wisata sungai menjadi sasaran pengunjung, jadilah objek wisata sungai di daerah Tapanuli Bagian Selatan menjadi primadona, objek wisata sungai memiliki pesona tersendiri bagi mereka yang ingin melaksanakan mandi Marpangir itu.

Sebahagian ulama menolak acara marpangir ini, yang melalui berbagai media meminta agar umat Islam tidak ikut-ikutan mencontoh perbuatan yang bukan ajaran Islam, apa lagi mandi marpangir tersebut memakai ramu ramuan. Namun sang ulama tidak pernah menanyakan  masyarakat apa sebenarnya arti atau tujuan marpangir bagi warga yang melakukannya.

Ansori Harahap warga Kota P.Sidimpuan yang ikut marpangir di sungai Aek Sijorni Kec. Batang Angkola Tapsel mengatakan ” ini kesempatan bagi saya berekreasi dengan keluarga, di tempat ini saya dan tiga orang anak bisa makan dan mandi bersama. Kesempatan yang hanya sekali dalam setahun ini saya coba manfaatkan, karena tidak setiap saat saya bisa berkumpul dengan keluarga” ucap abang becak ini. Ketika di tanya apakah ia membawa ramuan pangir, ia mengatakan hanya membawa sabun dan shampo.  

Hapip Lubis warga Sigalangan yang datang di tempat yang sama mengatakan ” ini acara makan makan dengan keluarga. Kami kesini tidak membawa ramuan pangir, karena niat kami murni untuk rekreasi keluarga” ucapnya.
Menanggapi keterangan Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Padang Lawas, Khatimul Ansor Siregar di media menilai Marpangir merupakan bidah dolalah atau pekerjaan yang tak ada dasarnya dari Tuhan.
Hapip mengatakan semuanya tergantung niat dan menyarankan yang bersangkutan survey langsung kepada masyarakat yang ikut marpangir dan jangan langsung memvonis.
  
Pelaksanaan Marpangir merupakan acara rekreasi keluarga.Mereka yang datang kelokasi marpangir lebih cendrung tuk menikmati alam, untuk mandi dan makan bersama karena pada umumnya masing masing telah membawa makanan kelokasi Marpangir tersebut. Tidak saja orang tua yang melakukan kegiatan ini, tetapi anak-anak pun turut meramaikan tradisi leluhur ini. Secara umum masyarakat yang mandi marpangir memakai shampo, bukan lagi memakai ramuan dari wewangian tanaman. (Anas)

19 Juli 2012

Pilkada Kota P.Sidimpuan


Jelang Pilkada Kota P.Sidimpuan PAMANDA Belum Menentukan Sikap
 
P.Sidimpuan STT Blog
Pengurus Daerah Parsadaan Marga Nasution Dohot Anak Boruna (PAMANDA) Kota Padangsidimpuan (Psp) belum menentukan sikap dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Psp tahun 2012. Hal ini di sampaikan Ketua Pamanda Psp Drs. Anas Nasution,SP di Sekretariat Pamanda Psp Jl.H.Umar Nasution No.59 Kel. Kayuombun Psp usai acara Ulang tahun ke 6 Pamanda Rabu (18/7). Bila pada Pilkada tahun 2007 yang lalu Pamanda mendukung pasangan Zulkarnain dan Maragunung itu semata mata di karenakan ikatan bathin dan pertalian darah di mana pada saat itu hanya Zulkarnain calon yang bermarga Nasution. Sementara pada Pilkada 2012 ini sudah ada 4 (empat) nama balon yang bermarga Nasution, melihat hal ini secara organisasi Pamanda belum menentukan dukungan. ” Sampai saat ini secara organisasi Pamanda belum menentukan sikap akan mendukung siapa. Jadi tidak benar kalau saat ini Pamanda telah mendukung salah satu pasangan kandidat” tegas Anas.

Pamanda Psp saat ini memiliki 72 kepengurusan di Kelurahan /Desa yang tersebebar di 6 Kecamatan dengan jumlah anggota 3504 KK. Peningkatan yang sangat signifikan jika dibandingkan pada tahun 2006 yang berjumlah 2500 KK. Banyaknya anggota Pamanda ini memang sangat potensial untuk mengangkat perolehan suara apa bila di pergunakan untuk dukungan pada kandidat di Pilkada 2012 ini.


Kepada sejumlah media Anas yang di dampingi Sekretaris Drs.Amru Nasution , Dewan Pembina Drs.H. Thamrin Nasution dan H.Mukmin Natoho Nasution menjelaskan ” pada hakikinya Pamanda ini adalah Forum silaturrahmi bagi marga Nasution dohot anak boruna di Kota Psp, yang di tandai dengan melaksanakan pengajian bulanan di masing masing Kecamatan dan sekali setahun dilaksanakan Pengajian akbar pada saat ulang tahun Pamanda. Selain itu kegiatan sosial dengan istilah Tolong Menolong Pamanda (TMP) dimana bila terjadi suka atau duka (siluluton atau siriaon) pada anggota, maka Pamanda segera membantu. Begitu juga Pamanda

berkewajiban membantu biaya pendidikan dan memberi santunan pada yatim di lingkugan anggota. Pada Hari ini Dalam Rangka Hut ke 6 Pamanda kita juga melaksanakan pengajian dan memberikan santunan pada anak yatim” pungkasnya (Anas)


Berita ini dapat juga di baca pada Harian ORBIT, SUARA SUMUT dan Mingguan SUARA MASA




Diknas P.Sidimpuan. 3 orang anggota DPRDSU Kunker ke SMP Negri 5 P.Sidimpuan


P.Sidimpuan STT Blog
Anggota DPRD Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6 melakukan kunjungan ke SMP Negeri 5 P.Sidimpuan Selasa (17/7). Kunjungan ini adalah bahagian dari Kunjungan Kerja (Kunker) ke dapil 6 yang terdiri dari Kota P.Sidimpuan, Kab.Tapanuli Selatan, Kab.Mandailing Natal, Kab. Padang Lawas dan Kab. Padang Lawas Utara. Dari 10 orang anggota DPRD SU dapil 6, yang hadir di sekolah tersebut ada 3 orang yakni Drs.H.Jamaluddin Hasibuan, Hj, Tiaisah Ritonga (Partai Demokrat) dan Rahmianna Delima Pulungan dari PPRN.
Kedatangan anggota DPRD SU beserta rombongan dari Dinas Pendidikan Provsu ini di sambut oleh Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) P.Sidimpuan Drs.Abd.Rosad Lubis,MM beserta Kepala SMP Negeri 5 P.Sidimpuan H.M.Idris. Pada kesempatan tersebut ke 3 anggota DPRD tersebut meninjau sarana dan prasarana serta perpustakaan di sekolah tersebut.
Jamaluddin yang juga Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut minta pemerintah Kota P.Sidimpuan  lebih serius memperhatikan kualitas pendidikan di daerah ini khususnya perguruan tinggi  yang dewasa ini lebih banyak dikelola swasta ketimbang negeri. Begitu juga meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah P.Sidimpuan. “ Kami berharap agar pelayanan di RSUD di tingkatkan serta memaksimalkan sarana prasarana yang ada. Bidang pendidikan khususnya untuk madrasah, pemerintah diharapkan meningkatkan bantuan anggaran agar tidak ada kesan diskriminatif,” katanya.
Untuk percepatan pembangunan berbagai sektor di dapil Sumut 6, menurut dia, perlu didukung dengan peningkatan anggaran yang bersumber dari APBD Sumut, baik dalam bentuk bantuan daerah bawahan (BDB) maupun dari alokasi anggaran kegiatan pada dinas-dinas termasuk Dinas Pendidikan.
Selain itu, Jamaluddin Hsb juga berharap pemerintah lebih fokus melakukan perbaikan terhadap infrasruktur terutama jalan-jalan yang rusak di Kota P.Sidimpuan, karena kota ini merupakan ibu kota calon Provinsi Sumatera Tenggara kelak.

Sebagai anggota DPRD-SU dari Dapil 6 kita wajib turun ke bawah guna mengetahui secara konkrit perkembangan di daerah ini serta prioritas pembangunan kedepan, ungkapnya.(Anas)
 
Berita ini dapat juga di baca pada Harian ORBIT, SUARA SUMUT dan Mingguan SUARA MASA

Diknas P.Sidimpuan gelar ujian Paket B dan C


P.Sidimpuan STT Blog
Sebanyak 166 orang telah  mengikuti ujian paket C (setara SMA) yang digelar selama 4 hari di SMA Negeri 2 P.Sidimpuan, 97 orang peserta Paket B (setara SMP) di selenggarakan selamat 3 hari di SMP Negeri 5 P.Sidimpuan. Peserta ujian paket ini sebelumnya sudah melalui pendidikan kesetaraan di 3 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang ada di P.Sidimpuan, yakni PKBM Maju Bersama, Parholong, Natama dan Ceria. Paket-C dan B adalah Program Pendidikan Non Formal sebagai alternatif dari Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) yang diperuntukkan bagi Siswa Siswi yang putus sekolah atau Siswa yang tidak sempat menikmati Pendidikan Formal serta yang tidak lulus Ujian Nasional. Layaknya ujian reguler, ujian paket C digelar sesuai mekanisme ujian nasional. Hanya, tidak ada tim pemantau independen yang ikut mengawasi berjalannya ujian. Sedangkan mata pelajaran yang diujikan disesuaikan dengan jurusan masing-masing, baik IPA, IPS maupun kejuruan.
Pada Kelompok ujian paket B mata pelajaran yg di ujikan adalah PKN, Bhs.Indonesia, Bhs.Inggris,IPA,Bioligi dan IPS.Demikian di sampaikan oleh Katno S.Pd salah seorang pengelola PKBM saat di jumpai disela sela acara ujian paket B (Selasa 17/7). Katno S.Pd menyebutkan ”jika peserta tidak lulus pada ujian paket tahap I ini, maka ia masih berkesempatan mengikuti pada tahap II yang direncanakan pada bulan Oktober nanti. Untuk pengumuman kelulusan ujian tahap I ini biasanya akan keluar paling lambat satu bulan setelah pelaksanaan ujian,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan P.Sidimpuan Drs.Abd.Rosad Lubis MM yang di dampingi Kabid Dikmen dan Kabid PLS mengatakan ” Pelaksanaan ujian paket ini sesuai dengan UU R.I Nomor 20 Tahun 2003 tentang pendidikan nasional dan Kep. Mendiknas No. 0132/U/2004 tentang Paket C.Hasil dari pendidikan non formal dapat dihargai setara dengan hasil pendidkan melalui jalur formal, setelah melalui proses penilaian, penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk pemerintah atau pemerintah daerah. Pendidikan non formal bertujuan antara lain untuk memenuhi kebutuhan belajar masyarakat yang tidak dapat dijangkau dan dipenuhi pendidikan formal. Disamping itu sebagai jalan keluar bagi masyarakat yang memiliki masalah ekonomi waktu dan sebagainya” papar Drs.Abd.Rosad Lubis MM. Ia juga menjelaskan bahwa pola belajar yang dibangun  dalam program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)  tersebut adalah belajar mandiri. Jadi kata kuncinya adalah sistem belajar mandiri.
Sementara itu salah seorang peserta paket B M.Siregar mengatakan ” ujiannya sangat sulit, terutama Bahasa Inggris dan Mate Matika” sebut pria 35 tahun ini.(Anas)

 
Berita ini dapat juga di baca pada Harian ORBIT, SUARA SUMUT dan Mingguan SUARA MASA

14 Juli 2012

P.Sidimpuan Jelang Pilkada 2012


7 Calon Wako dan Wawako P.Sidimpuan Jalani Tes Kesehatan

Amir Mirza Hutagalung SE-H.Nurwin Nasution dari jalur perseorangan sedang mengikuti test tertulis menjawab sekitar 560 soal di RSUD P.Sidimpuan .

 P.Sidimpuan STT Blog
 Tujuh pasang calon walikota dan wakil walikota Padangsidimpuan (Psp) yang akan bertarung pada Pilkada mendatang menjalani proses pemeriksaan kesehatan di RSUD kota Psp Jumat (13/6). Kehadiran Tujuh pasang calon walikota dan wakil walikota Psp ini bersama tim pemenangannya membuat suasana RSUD Psp sangat  ramai dan mengundang perhatian warga yang berobat ke rumah sakit tersebut.

Tujuh pasang calon walikota dan wakil walikota Psp tersebut dari jalur perseorangan, masing-masing M.Habib Nasution-Ir.Soripada Harahap, Ade Irma Pulungan- Syamsul Bahri serta Amir Mirza Hutagalung SE-Nurwin Nasution. Sementara empat lainnya yaitu, pasangan Andar Amin Harahap-Muhammad Isnandar Nasution, Dedi JP Harahap-H. Affan Siregar, Chaidir Ritonga- Maragunung Harahap serta Rusydi Nasution-Riswan mendaftar dari jalur Partai Politik (Parpol). Ketujuh pasang calon walikota dan wakil walikota Psp ini terlihat begitu akrab bercengkrama bersama Direktur  RSUD di lantai II rumah sakit ini. Jauh dari suasana perkompetisian atau bertolak belakang dari sikap beraing yang di tunjukkan tim sukses beberapa kandidat.

Direktur RSUD Psp dr.Aminuddin mengatakan, pemeriksaan kesehatan untuk bakal calon Walikota dan Wakil Walikota periode 2012-2017 tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sesuai standar dari asosiasi Ikatan Dokter Indonesia(IDI) pusat. Pemeriksaan tersebut sama juga prosesnya dengan pemeriksaan kesehatan Presiden RI dan Menteri. Hasil tes kesehatan semua calon tersebut akan keluar minggu depan dan diserahkan langsung oleh pihak RSUD  ke KPU Kota P.Sidimpuan."Semua bakal calon wako dan wawako P.Sidimpuan tidak berwenang untuk meminta hasil tes kesehatan kepada pihak rumah sakit,"ungkapnya.
 
Sementara itu salah seorang bakal calon Wakil Walikota P.Sidimpuan H.Nurwin Nasution mengaku yakin akan lolos dalam tes kesehatannya tersebut. Karena menurutnya kondisi tubuhnya pada saat sekarang ini dalam keadaan prima dan tidak ada gangguan kesehatan selama ini.

H.Nurwin Nasution mengungkapkan, ada sekitar 21 item Pemeriksaan kesehatan 7 bakal calon tersebut yang diperiksa oleh tim dokter RSUD Psp. Perinciannya pemeriksaan psikotes, psikologi, kesehatan rohani, hidung, leher, jantung, tes menggambar serta tes USG. "Insya Allah saya lulus tes kesehatan sekarang ini. Saya tidak mempunyai latar belakang kesehatan penyakit selama ini” papar pria berkumis ini
.(Anas)

P.Sidimpuan tetapkan jadwal Imsakiyah


Badan Hisab dan Rukyat Kota P.Sidimpuan menetapkan 1 Ramadhan  pada 21 Juli 2012


P.Sidimpuan STT Blog
Pemerintah Kota Padangsidimpuan (Psp) melalui  Kantor Kementerian Agama Kota Psp menetapkan 1 Ramadhan 1433 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Juli 2012. Keputusan tersebut diambil setelah Kementerian Agama Psp menjalani sidang isbat penetapan awal bulan Ramadhan 1433 H di Kantor Kementerian Agama Psp, Jumat (13/7/2012). "Setelah mendengar laporan Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kota Psp serta pandangan ormas Islam dan ulama, semuanya sudah sepakat bahwa 1 Ramadhan 1433 Hijriah  untuk wilayah kota P.Sidimpuan jatuh pada Sabtu, 21 Juli 2012, namun demikian mengenai awal ibadah puasa Ramadhan, Idul Fitri lebih lanjut akan ditetapkan dengan keputusan Kementerian Agama R.I yang akan di umumkan secara resmi " ujar Kepala Kantor Menteri Agama (Kakankemenag) Psp Drs.H.Efri Hamdan Harahap.

Sidang penetapan awal Ramadhan yang dipimpin Kakankemenag Psp Drs.H.Efri Hamdan Harahap itu dihadiri oleh wakil ormas Islam, perguruan tinggi seperti STAIN dan UGN, Kepala KUA se Kota Psp serta Penyuluh Agama di lingkungan Kemenag kota Psp.
Sebelumnya Buya Hafiza Abdul Rahman telah menguraikan berbagai methode perhitungan hisab dan rukyat yang dilakukan serta berdiskusi dengan peserta sidang dan pada akhirnya ditetapkan 1 Ramadhan 1433 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Juli 2012.

Pada kesempatan tersebut Kakankemenag Psp mengatakan ”Kami berharap, semua ormas Islam dan pengikut ormas bisa saling menghormati dalam menyikapi adanya potensi perbedaan awal Ramadhan Tahun 2012 ini. Tentunya kita menginginkan agar Pemerintah bisa mengkondisikan agar awal Ramadhan bisa bersamaan demi kemaslahan dan keutuhan umat Islam di Indonesia ”
Selain itu ia juga menghimbau agar warga kota Psp memakai jadwal Imsak yang di keluarkan pemerintah kota Psp dalam hal ini Kantor Kementerian Agama Psp, serta bagi perusahaan ataupun perseorangan yang ingin memperbanyak atau memformat ulang jadwal imsakiyah tersebut tanpa merubah isinya dengan tetap mencantumkan sumber identitas Badan Hisab dan Rukyat kota Psp.(Anas)

10 Juli 2012

Pilkada Kota P.Sidimpuan : Golkar Usung Ir.Chadir Ritonga dan H.Maragunung Hrp,MM

Akhirnya Gokar usung Ir.Chaidir Ritonga,MM – Maragunung,MM maju pada Pilkada P.Sidimpuan.

P.Sidimpuan STT Blog
Pertanyaan yang cukup lama tentang siapa yang akan di usung Partai Golongan Karya (PG) untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah di Kota Padangsidimpuan (Psp) terjawab sudah. Melalui rapat internal di Sekretariat DPD PG Kota Psp Selasa (10/7), Ketua DPD PG Psp Irsan Efendi Nasution SH menyatakan bahwa yang di usung PG pada Pemilukada ini adalah pasangan Ir.Chaidir Ritonga MM dan Maragunung,SE.MM. Irsan menyampaikan kepada fungsionaris partai dan pengurus kecamatan yang hadir bahwa PG Psp telah menerima Surat Keputusan  DPP Partai Golkar pada tanggal 7 Juli yang lalu, melalui Surat No :R.373/Golkar/VII/2012 tanggal 5 Juli 2012 yang di tanda tangani Ketum PG Abu Rizal Bakrie dan Sekjen Idrus Marham bahwa yang di tetapkan adalah pasangan Ir.Chaidir Ritonga MM dan Maragunung,SE.MM.

Irsan mengatakan ”Seperti di ketahui bahwa sebelumnya ada dua orang kader PG yang menyatakan akan maju pada pilkada Kota Psp yakni H.Rahmat Nasution S.Sos dan Ir.Chaidir Ritonga MM. Namun hari ini kami sampaikan kepada seluruh kader Golkar bahwa yang di tetapkan partai adalah Ir.Chaidir Ritonga MM. Untuk itu kepada seluruh jajaran pengurus di tiap tingkatan harus mengamankan keputusan ini dan berusaha serta ber ikhtiar untuk memenangkan kader Golkar yang maju pada pilkada ini ” ujarnya.

Pada acara tersebut turut hadir pengurus DPD PG Sumut seperti H.Amru Daulay, Ir.Doly Sinomba Siregar, Yuriandi Siregar. Anggota DPRD Kota Psp H.Anwar Panjaitan, Hj, Nur Hamidah Batubara, Anggota DPRD Tapsel dari PG , Fungsionaris PG Kab Tapsel, AMPI, AMPG dan SOKSI.

Wakil Ketua DPD PG Sumut H.Amru Daulay menjelaskan bahwa keputusan PG mengusung pasangan Ir.Chaidir Ritonga MM dan Maragunung,SE.MM sudah melalui proses dan mekanisme yang diatur oleh partai, termasuk di dalamnya memperhatikan hasil Survey yang di lakukan. Lebih jauh ia menjelaskan bahwa banyaknya kader yang ingin maju pada pilkada ini sebagai bukti bahwa kader Golkar adalah kader yang handal ” ini hal yang biasa di dalam Partai Golkar, banyaknya kader yang ingin maju menunjukkan bahwa PG memiliki kader kader yang potensial. Tapi yang jelas PG tetap akan mengusung dan memenangkan kadernya ”

Pada kesempatan tersebut Ir.Chaidir Ritonga MM mengatakan rasa bangga dan haru serta hormat kepada DPD Partai Golkar Psp dan jajarannya yang telah arif dan bijaksana menyikapi keputusan ini. Dengan membangun kearifan lokal dirinya mengajak seluruh kader Golkar bersatu membangun partai dan membangun kota Psp.
Usai acara tersebut Partai Golkar dengan Partai pengusung pasangan Ir.Chaidir Ritonga MM dan Maragunung,SE.MM seperti PKS, RepublikaN, PSI, PDS, DPD Golkar Tapsel, DPD Golkar Palas dan DPD Golkar Paluta bersama sama mendaftarkan pasangan ini ke Komisi Pemilihan Umum Kota Psp.(Anas)
  

8 Juli 2012

Pembukaan Musda ke IV KNPI P.Sidimpuan


Pemuda harus Cerdas dalam menentukan pilihan, KNPI P.Sidimpuan harus Independen.
 
P.Sidimpuan STT Blog
Walikota Padangsidimpuan Drs.H.Zulkarnain Nasution MM pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) ke IV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Istana Hotel 7 Sabtu (7/7) malam, mengatakan pemuda di kota Padangsidimpuan (Psp) harus cerdas dalam menentukan pilihan. Dalam kata sambutan Walikota yang di sampaikan Raudin Harahap,MM Asisten I Pemko Psp lebih jauh di katakannya ” Sebentar lagi kota Psp akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu Pemilihan Kepala Daerah, melalui wadah ini kami menyampaikan kepada seluruh pemuda terutama ke pada KNPI jadilah pemilih yang cerdas. Jadilah teladan bagi masyarakat untuk menjadikan masyarakat kota Psp untuk menjadi pemilih yang cerdas. Organisasi KNPI di harapkan bisa berbuat seperti itu menjadi corong dalam mencerdaskan masyarakat kota Psp. Pemuda yang berhimpun di dalam wadah KNPI harus mengutamakan kepentingan masyarakat kota Psp di atas kepentingan peribadi ataupun golongan” papar Raudin.

Lebih jauh Asisten I Pemko Psp ini mengutarakan, Sebagai wadah kegiatan kepemudaan, Komite Nasional Pemuda Indonesia(KNPI) harus bisa mengambil peran strategis dalam kegiatan pembangunan masyarakat, mampu menampung dan menyalurkan aspirasi pemuda secara komprehensif dan representative, guna menjawab tuntutan perkembangan zaman sehingga terjadi komunikasi yang lancar, dinamis dan bermartabat dalam penyelesaian masalah-masalah kepemudaan sebagai bagian integral dalam permasalahan Bangsa. Jadikanlah Musda dan organisasi KNPI sebagai sesuatu yang bermakna bagi sebuah pengabdian, sehingga KNPI tidak hanya sebuah nama tetapi sebuah realitas yang bermakna. Terkhusus bahwa KNPI adalah wadah berhimpun kader kader terbaik dari Organisasi Kepemudaan (OKP) ataupun Organisasi Masyarakat (Ormas) yang menjadi pencerminan tingkat intelektualitas dan kearifan pemuda di kota Psp. Dengan demikian siapapun nanti yang terpilih menjadi ketua dan pengurus KNPI harus menjadi pemuda panutan yang memiliki sifat keteladanan di tengah tengah masyarakat kota Psp.

Ketua DPD KNPI Sumatera Utara H Ahmad Yasyir Ridho Loebis dalam sambutannya yang di sampaikan Sekretaris Dedi Iskandar Batubara mengatakan ” Di era masyarakat yang multikultural, pemuda dituntut untuk memiliki jiwa integritas tinggi, jiwa perjuangan, berani dan memiliki jiwa kuat untuk menghadapi perubahan ilmu dan teknologi begitu pesat. Karakter ini mencirikan semangat patriot, jiwa nasionalis, jati diri yang mengakar, berwawasan luas, kecerdasan yang mencerahkan, kepedulian, bersatu dan bernaung di Pancasila dalam bingkai NKRI. Musda bukanlah semata mata ajang untuk memilih ketua, tetapi yang utama mengevaluasi apa yang sudah dilakukan serta menciptakan program kedepan yang lebih menyentuh kepada kepentingan masyarakat khususnya di kota Psp” ujar nya.
Atas dasar itulah, kata Dedi Iskandar Batubara bahwa eksistensi KNPI yang merupakan wadah berhimpun organisasi kemasyarakatan pemuda Bangsa yang didalamnya senantiasa mengedepankan atau menjunjung tinggi sifat keterbukaan dan independen sebagai mitra pemerintah dalam perjalanannya sudah tidak diragukan keberadaannya. Dikatakannya, dalam pelaksanaan kinerja organisasi KNPI senantiasa melakukan komunikasi, koordinasi dan sinkronisasi kinerja secara luas dengan berbagai pihak berdasarkan pada empat (4) program KNPI, yaitu program partisipatif, program kemitraan, program kemandirian dan program kerja sama, ini demi terciptanya para kader-kader pemimpin bangsa yang berwawasan kebangsaan, mandiri dan bertanggungjawab menuju kepemimpinan yang berkarakter dan bermanfaat sebagai jaminan proses regenerasi. (Anas)





6 Juli 2012

P.Sidimpuan Pemilukada

 

Pasangan SORAP siap memenangkan Pilkada P.Sidimpuan

 
P.Sidimpuan STT Blog
Independen maupun partai politik adalah pilar demokrasi modern Indonesia, keduanya merupakan hak konstitusional warga negara. Ketika ingin maju pada pemilihan kepala daerah dapat menempuh jalur perseorangan ataupun di usung oleh partai politik. Banyak yang berhasil menjadi Kepala Daerah dari jalur Perseorangan atau Independen, Sebut saja di empat Kabupaten yaitu Batubara (Sumut), Rote Ndao (NTT), Kubu Raya (Kal bar) dan Garut (Jabar), toh berhasil. Kepemimpinannya dijamin akan langgeng selama kesejahteraan rakyat semakin baik dan meningkat. Melihat kondisi terkini di lapangan, tidak terpungkiri bahwa peluang calon kepala daerah sangat besar untuk memimpin kota Padangsidimpuan (Psp) ini.
Demikian di sampaikan Mohammad Habib Nasution,MBA yang di dampingi Ir.Soripada Harahap usai mendaftar sebagai calon perseorangan atau calon independen ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Psp Jum’at (6/7). Pasangan Mohammad Habib Nasution,MBA dan Ir.Soripada Harahap (SO RAP) ini mendaftar sebagai pasangan bakal calon Walikota dan wakil pada Pilkada kota Psp yang akan di gelar pada 18 oktober nanti, setelah memenuhi berbagai persyaratan seperti dukungan masyarakat melalui poto copy KTP sebanyak  15.300 lembar yang tersebar dari 6 Kecamatan di kota Psp.
 
Mohammad Habib Nasution,MBA yang berlatar belakang pengusaha dan Ir.Soripada Harahap seorang birokrat yang pernah menjadi Pejabat Bupati Kab.Padanglawas maju dengan mengusung misi perbaikan. Di antaranya keinginan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan dan kesehatan, pelayanan kepada masyarakat serta yang paling utama meningkatkan kesejahteraan atau tarap hidup warga kota P.Sidimpuan.

Lebih jauh Habib mengatakan ” kami yakin masyarakat Psp adalah masyarakat yang cerdas dalam menentukan pilihannya. Masyarakat Psp tidak akan menggadaikan hak demokrasinya untuk sejumlah uang ataupun sembako. Disamping itu bila kepercayaan di berikan kepada kami untuk memimpin kota Psp,  maka kepentingan masyarakat yang kami kedepankan karena kami tidak tunduk dan terikat kepada Partai politik. Dengan demikian kami akan membangun kota ini dengan totalitas ” ujarnya. Pasangan SO RAP ini menjadi pendaftar ke dua ke KPU Psp di mana sebelumnya Rabu (4/7) telah mendaftar pasangan Amir Mirza Hutagalung-H.Nurwin Nasution.

Sementara itu Nasruddin Nst warga Timbangan Psp Utara menanggapi keberadaan calon perseorangan ini mengatakan ” Keberadaan calon independen tentu menjadi tantangan serius terutama bagi parpol karena setidak-tidaknya ada dampak yang tidak meguntungkan terhadap keberadaan parpol, yaitu: (a) jika pasangan yang diusung parpol kalah, maka kepercayaan masyarakat akan terus merosot terhadap parpol, (b) parpol akan kehilangan sumber pembiayaan ongkos politik dalam pilkada, karena tradisi menyewa perahu dengan sendirinya akan segera ditinggalkan.
Tampilnya calon independen diharapkan bisa memperbaiki iklim pasar politik. Jika dengan monopoli parpol atas pencalonan kandidat melahirkan produk-produk kepemimpinan yang buruk dengan harga politik yang mahal, pasar politik bisa disehatkan melalui pengembangan kompetisi dengan calon non-partai. Kesertaan calon independen akan memaksa partai politik untuk memperbaiki fungsi dan kinerjanya, tidak akan sembarangan memilih kandidat, jika ingin meraih dukungan publik. Maka tidak heran apabila pada periode mendatang Kota Psp akan di pimpin oleh seorang Walikota non parpol.
(Anas)

Pilkada P.Sidimpuan


Geliat Pilkada P.Sidimpuan makin kuat
Pasangan AmanaH-Nurwin Pendaftar Pertama di KPU P.Sidimpuan


P.Sidimpuan STT Blog
Dinamika politik dalam proses Pemilukada Kota Padangsidimpuan (Psp) semakin  berdenyut. Satu pasang calon dari jalur perseorangan atau independen telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Psp, yang telah siap bertarung meramaikan pesta demokrasi dalam memilih pemimpin Kota Psp untuk 5 tahun ke depan.

Pasangan Amir Mirza Hutagalung-H.Nurwin Nasution telah mendaftarkan diri ke KPU Psp Rabu (4/7) sekitar pukul 10.00 WIB, sebagai pendaftar pertama dari sekian  nama yang telah memproklamirkan diri sebagai bakal calon pada Pilkada Kota Psp yang akan di gelar pada 18 Oktober mendatang.

Dengan di hantar ratusan pendukungnya pasangan Amir Mirza Hutagalung-H.Nurwin Nasution yang sering di sebut AmanaH-Nurwin mendaftar dengan pernyataan dukungan dari sekitar 15 ribu poto copy penduduk Psp. Namun demikian, jumlah dukungan yang dinyatakan dalam bentuk fotokopi KTP tersebut masih akan diverifikasi oleh KPU.   Jumlah minimal dukungan, seperti disyaratkan dalam UU menurut AmanaH-Nurwin sudah terpenuhi.
Amir Mirza Hutagalung mengatakan ” bersama tim AmanaH-Nurwin kita telah  mengumpulkan dukungan dari masyarakat yang  tersebar di 6 Kecamatan se Kota Psp. Dari jumlah maupun tingkat sebaran, itu sudah mencukupi syarat untuk maju sebagai calon perseorangan. Semua persyaratan untuk lolos verifikasi telah terpenuhi ” Ujar Amir Mirza disela sela acara syukuran dan temu ramah tim AmanaH-Nurwin.

Calon Wakil Walikota pasangan perseorangan ini H.Nurwin Nasution mengatakan ” Calon perseorangan lebih riil pendukungnya. Berbeda dengan parpol, di mana calonnya belum tentu menjadi pilihan masyarakat.
"Kalau independen ini jelas diinginkan rakyat," tegasnya.
Ada beberapa motivasi yang mendorong AmanaH-Nurwin membidik kursi Walikota dan wakil. Di antaranya keinginan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan dan kesehatan serta yang paling utama menigkatkan kesejahteraan atau tarap hidup warga kota P.Sidimpuan’ ujar anak mantan Bupati Tapsel Alm Nurdin Nasution ini. Lebih jauh Nurwin Nst mengatakan jalur perseorangan atau independen yang mereka ambil adalah suatu pilihan bukan suatu alternatif. AmanaH-Nurwin maju dengan cost politik yang sedikit dan akan menghindari money politik yang ujug ujugnya akan memperbodoh masyarakat. Kita tidak mau menghargai nilai demokrasi masyarakat P.Sidimpuan dengan sembako, mari kita jadikan masyarakat ini sebagai masyarakat yang cerdas dalam berdemokrasi. Karena pada akhirnya masyarakat sendirilah yang akan menikmati buah dari pilihannya.

Nurwin Nst juga menyampaikan harapannya agar PNS yang ada di kota P.Sidimpuan cerdas dalam menentukan pilihan, sebab ketika kepala daerah itu terpilih maka PNS lah yang pertama kali menerima dan menjalankan kebijakan sang Kepala Daerah.
Keikutsertaan AmanaH-Nurwin dalam pilkada tentu akan menjadi catatan tersendiri bagi perjalanan demokrasi di Indonesia. Hal itu diharapkan dapat membawa perbaikan kondisi politik Indonesia di saat tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik berada pada level terendah seperti saat ini.(Anas)


2 Juli 2012

P.Sidimpuan , Partai Golkar

 

Revitalisasi Partai Golkar Psp untuk efektivitas kerja Partai

P.Sidimpuan STT Blog
DPD Partai Golkar (PG) Sumatera Utara memberikan mandat penuh kepada Ketua DPD Partai Golkar Kota Padangsidimpuan (Psp) Irsan Efendi Nasution,SH untuk melaksanakan Revitalisasi Organisasi di jajaran pengurus Partai Golkar Psp. Hal itu di sampaikan wakil ketua DPD Partai Golkar Sumut H.Amru Daulay pada acara Rapat Pleno yang di perluas dalam rangka konsolidasi dan Revitalisasi organisasi di Kantor DPD Partai Golkar kota Psp Senin (25/6). Ia menjelaskan bahwa program revitalisasi ini merupakan kebijakan DPP Partai Golkar yang dilakukan secara nasional jadi bukan hanya di P.Sidimpuan saja, ini sesuai surat DPP Partai Golkar Nomor: Juklak 14/DPP/GOLKAR/XII/2011 tentang Revitalisasi Organisasi Partai Golkar se-Indonesia. Artinya partai melihat sampai sejauh mana dan seurgensi apa terhadap pemberdayaan struktural partai, komposisinya dan personil yang diberikan jabatan di partai. ” Tindakan revitalisasi murni menjalankan amanah organisasi demi efektivitas kerja partai. Jadi setelah revitalisasi ada perubahan struktural kompoisisi dan personil untuk lebih memberdayakan partai ” papar mantan Bupati Madina ini.
Ia juga mengatakan revitalisasi pada komposisi kepengurusan itu adalah hal biasa. Semua kader diminta untuk menghormatinya, karena kebijakan tersebut  dilakukan untuk kepentingan partai ke depan, apalagi menjelang pilkada kota Psp, Pilgubsu 2013 dan Pemilu 2014. Dan yang utama agar program Catur sukses Golkar yakni sukses konsolidasi, sukses pilkada, sukses pileg, dan sukses pilpres 2014. Dengan di berikannya kewenangan penuh kepada Irsan Efendi Nasution,SH untuk melakukan revitalisasi, di harapkan dalam tempo dua minggu sudah bisa di selesaikan.

Sebelumnya ketua DPD Partai Golkar Kota Psp Irsan Efendi Nasution,SH menyampaikan kondisi kepengurusan PG Psp yang mengharuskan dilaksanakan revitalisasi dengan alasan adanya pengurus yang meninggal dunia, di angkat menjadi PNS, pindah domisili dan mengundurkan diri. Kemudian di jelaskannya bahwa kepengurusan di tingkat kecamatan semuanya telah terbentuk, dari 79 kelurahan dan desa di Psp tinggal sekitar 3 lagi yang belum rampung, begitu juga telah dilaksanakan Karakterdes di kota Psp. Mengenai adanya perbedaan pandangan terhadap pengurus yang mengundurkan diri, Irsan menjelaskan ” kita telah dilakukan rekonsiliasi untuk menyatukan pandangan dan pemahaman. Namun pada akhirnya kita menghormati keputusan mereka yang memilih tidak lagi jadi pengurus partai ” ujarnya.

Pada sesi dialog yang di pandu Siwan Siswanto SH selaku Sekretaris Partai Golkar Psp,  H.Amru Daulay yang di dampingi Ir.Doly Sinomba dan Mulkan Ritonga menjelaskan bahwa kader Golkar jangan salah dalam mengartikan revitalisasi. Tak ada kader yang dipecat, namun hanya reposisi kepengurusan saja, kebijakan melakukan revitalisasi itu bukan karena dilakukan faktor suka dan tak suka. Kemudian mengenai siapa yang di usung PG dalam pilkada Psp, sampai saat ini belum ada ketetapan dari DPP Partai Golkar hal ini akan di di tentukan setelah melihat hasil survey partai. Acara ini di hadiri pengurus DPD Partai Golkar Psp, seluruh Pimpinan Kecamatan dan Pengurus Ormas serta sayap Parrtai Golkar Psp.(Anas)

P.Sidimpuan. Walikota bantah copot Sekda


Walikota bantah akan Copot Sarmadan dari jabatan Sekda P.Sidimpuan

  P.Sidimpuan SST Blog
Walikota Padangsidimpuan Drs.H.Zulkarnain Nasution MM membantah issu yang beredar di kalangan masyarakat bahwa ia akan mengganti atau mencopot jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) H.Sarmadan Hasibuan MM dari jabatannnya. Hal ini di sampaikan H.Ridwan Rangkuti, SH,MH selaku Penasehat Hukum / Kuasa Hukum tetap Pemerintah Kota Padangsidimpuan (Psp) kepada sejumlah media pada Sabtu (16/6) di Kantor Peradi Psp. Karena sampai saat ini tidak ada alasan yuridis maupun politik untuk mengganti atau mencopot Sekda dari jabatannya.
Pada kesempatan tersebut  H.Ridwan Rangkuti, SH,MH selaku Kuasa Hukum Pemko Psp menanggapi / mengklarifikasi berbagai tudingan yang di sampaikan berbagai LSM terhadap dugaan korupsi yang dilakukan aparatur pemerintahan pemko Psp serta pernyataan bahwa Psp terancan bangkrut. Lebih jauh H.Ridwan Rangkuti, SH,MH memaparkan, masalah Pertanggung jawaban Ketua Umum PS.Sidimpuan Zulkarnain Nasution dalam hal penggunaan dana PS.Sidimpuan di tahun anggaran 2009 dapat di jelaskan Ketua Umum maupun Manager PS.Sidimpuan H.Sarmadan Hasibuan tidak pernah menerima uang dari Hadi Ashari Nasution maupun M.Solih Pulungan seperti yang di tuding berbagai LSM. Hal ini tidak pernah terucap selama proses persidangan dugaan kasus korupsi PS.Sidimpuan yang melibatkan Hadi Ashari Nasution selaku wakil manager PS.Sidimpuan maupun M.Solih Pulungan selaku Kadispora pada saat itu. Seperti di ketahui bahwa PS.Sidimpuan bukan lembaga atau dinas daerah Psp sehingga pertanggung jawaban penggunaan anggarannya bersifat personal bukan hierarkis. Penyidik Jaksa telah bekerja secara profesional sesuai dengan hukum sehingga penetapan Hadi Ashari Nasution maupun M.Solih Pulungan bukanlah rekayasa atau tumbal untuk melindungi Zulkarnain Nasution dan Sarmadan Hasibuan.
Tudingan bahwa Pemko Psp terancam bangkrut adalah tudingan yang sifatnya pribadi dan tendensius. Pernyataan bahwa Kota Psp akan di Likuwidasi adalah pernyataan yang kurang cerdas karena pemerintah pusat terlebih dahulu harus melakukan pembinaan. Disamping itu pada tahun 2010 Kota Psp mendapat reward atau penghargaan sekitar 24 M atas keberhasilan kota Psp menata dan mengelola keuangan daerah. Selain itu Kota Psp termasuk daerah otonom yang memiliki potensi dan peluang untuk maju dan berkembang di masa yang akan datang.
Adanya beberapa proyek yang terbengkalai khususnya sarana olah raga, itu harus di pahami bahwa anggarannya adalah dari APBN. Untuk itu tanggung jawab kelanjutannya harus saling bersinergi dan ada kepedulian dari berbagai pihak khususnya anggota DPRD Sumut dan DPR RI yang dapilnya Tabagsel.
Pada akhir klarifikasi tersebut pemko Psp meminta kepada semua pihak dalam menyikapi semua permasalahan yang ada di kota Psp harus secara jernih dan berlandaskan hukum serta mengedepankan azas praduga tak persalah atau Presumption of Innocente” papar H.Ridwan Rangkuti, SH,MH (Anas)

Diknas P.Sidimpuan, 51 Siswa SMA Neg 6 Lulus Jalur Undangan dan PMP



51 orang siswa SMA Negeri 6 P.Sidimpuan masuk PTN tanpa Test

 
 Kepala SMA Negeri 6 P.Sidimpuan Drs.Hamzah Pulungan (Kiri) pada acara pelepasan siswa yang di terima masuk PTN melalui jalur Undangan dan PMP di Aula SMK I P.Sidimpuan Jumat (29/6). Poto : Anas

P.Sidimpuan STT Blog
 SMA Negeri 6 P.Sidimpuan kembali membuktikan daya saing alumninya dalam menembus jurusan-jurusan favorit di perguruan tinggi negeri (PTN). Sebanyak 51 siswa lulusan tahun 2012 berhasil diterima di sejumlah PTN favorit tanpa tes. Mereka diterima melalui jalur undangan, di mana PTN yang secara aktif menjaring calon mahasiswanya ke sekolah.
Kepala SMA Negeri 6 P.Sidimpuan Drs.Hamzah Pulungan saat di temui pada acara pelepasan siswa yang di terima masuk PTN melalui jalur Undangan dan PMP di Aula SMK I P.Sidimpuan Jumat (29/6). Dikatakannya dari 51 siswa tersebut masuk di USU, 5 orang, Selanjutnya UNIMED 5 orang, di IPB 3 orang, UGM 1 orag, STTA Yogyakarta 3, UNRI 4 orang  serta tersebar di berbagai PTN lainnya
"Jumlah siswa yang tembus PTN tanpa tes tahun ini terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, kita berbangga bahwa tahun ini pelajar SMA Negeri 6 P.Sidimpuan yang paling banyak masuk PTN melalui jalur ini. Prestasi siswa SMA Negeri 6 P.Sidimpuan dimaknai sebagai bentuk kepercayaan PTN yang ada di Indonesia akan daya saing serta proses pembelajaran di SMA Negeri 6 P.Sidimpuan. "Kepercayaan ini sekaligus menjadi tantangan bagi kami untuk terus mengukir prestasi dan mendidik siswa untuk memiliki daya saing tinggi. Tidak saja dalam skala lokal, tapi juga regional, nasional, bahkan diharapkan tingkat internasional," katanya.
Drs.Hamzah Pulungan  menambahkan, bagi siswa lain yang mungkin belum memastikan diri diterima di perguruan tinggi, masih ada jalur lainnya yang sekarang ini masih terus berproses teruslah bersemangat karena kesempatan itu masih terbuka lebar. Masih ada seleksi masuk perguruan tinggi negeri dan juga ujian mandiri beberapa perguruan tinggi yang mudah-mudahan akan menjadi jalan bagi anak-anak kita untuk masuk perguruan tinggi,  Jadi kita harapkan anak anak kita lulusan SMA Negeri 6 P.Sidimpuan lebih banyak lagi yang masuk ke PTN.
Pada kesempatan tersebut Drs Hamzah pulungan mengatakan ucapan terima kasih kepada seluruh oran tua siswa yang telah memberi kepercayaan kepada Guru dan Stap pengajar di SMA Negeri 6 P.Sidimpuan dalam mendidik anak anaknya. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran semua pihak,  murid dan wali murid serta tenaga pendidik tentunya. Oleh karena itu, kerja sama ini harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan. (Anas)

Diknas P.Sidimpuan Lepas Pelajar Jalur Undangan dan PMP


Walikota P. Sidimpuan Lepas 308 Pelajar Masuk PTN tahn 2012

P.Sidimpuan  STT Blog

 
Walikota P.Sidimpuan Drs.H.Zulkarnain Nasution MM melepas 308 orang pelajar yang lulus masuk di beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia, dengan program study yang berbeda-beda. Acara Pelepasan ini dilaksanakan pasa Jumat (29/6) di aula SMK 1 P.Sidimpuan yang turut di hadiri kepala SMA,SMK dan MAN se kota P.Sidimpuan serta orang tua siswa yang lulus.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) P.Sidimpuan H.Abd.Rosyad Lubis MM dalam laporannya mengatakan ” diterimanya para siswa melalui jalur undangan program seleksi nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 2012 ini, merupakan prestasi membanggakan karena secara kualitas lulusan SLTA sederajat dari P.Sidimpuan membuktikan daya saingnya dalam menembus jurusan-jurusan favorit di (PTN). Prestasi ini sekaligus menjadi tantangan bagi Diknas P.Sidimpuan khususnya sekolah untuk terus mengukir prestasi dan mendidik siswa yang memiliki daya saing tinggi. Tidak saja dalam skala lokal, tapi juga regional, nasional, bahkan diharapkan tingkat internasional," katanya. Lehih jauh di katakannya hingga saat ini panitia telah menerima laporan sebanyak 308 orang dan tidak tertutup kemungkinan untuk bertambah lagi.
Walikota P.Sidimpuan Drs.H.Zulkarnain Nasution MM dalam arahannnya mengatakan agar  menjaga nama baik kota P.Sidimpuan, sesuai dengan visi misi kota ini sebagai kota pendidikan di harapkan seluruhya berhasil serta menyelesaikan kuliahnya tepat waktu yang artinya seluruh calon mahasiswa harus fokus pada kuliah.
Pada bahagian lain ia mengatakan ” Keberhasilan para siswa menembus perguruan tinggi terbaik bukan saja merupakan sebuah kesuksesan pribadi, Keberhasilan ini tidak lepas dari peran semua pihak,  antara lain wali murid dan murid serta tenaga pendidik tentunya. Oleh karena itu, sinergi ini harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan ” ujar Walikota. Ditambahkannya, bantuan atau tali asih yang di berikan kepada seluruh siswa adalah dana yang di ambil dari APBD. Memang di sadari bantuan tersebut sangat minim, namun kemampuan Pemko P.Sidimpuan baru sebatas itu.
Pada acara tersebut turut memberikan kata sambutan Toharudin Hrp Siswa SMA Neg 6 mewakili siswa , A.Rambe mewakili Orang tua siswa dan Saudin Nababan mewakili kepala sekolah. Sementara itu Kabid Dikmen Diknas P.Sidimpuan Drs Pailin Nasution mengatakan sampai saat ini data yang masuk ke PTN antaralain ke IPB Bogor, 21 orang, USU 63 orang, Kedokteran UI 1 orang, UGM 2 orang, ITB 1 orang, UNRI 16 orang, UNPADJ 1 orang, UNIMED 18 orang, ANDALAS 4 orang dan beberapa PTN lainnya. (Anas)