10 September 2016
DPRD ikut cari Lahan Pembuangan Limbah RSUD P.Sidimpuan
P.Sidimpuan STT________
Ketua DPRD Kota P.Sidimpuan Hj. Taty Ariyani Tambunan SH bertekad akan memperjuangkan pembangunan pembuangan limbah RSUD Kota P.Sidimpuan secara terpadu "Sudah seharusnya bangunan untuk pengelolaan pembuangan limbah, baik limbah cair, limbah padat dan limbah lainnya di RSUD agar tidak menimbulkan polusi supaya nyaman," ungkap politisi yang juga ketua DPC PDI-P Kota P.Sidimpuan kepada wartawan di gedung dewan Kota P.Sidimpuan, Sabtu (3/9).
Dikatakan Taty, bangunan pembuangan limbah yang ada di RSUD selama ini kerap menimbulkan polemik bagi pasien dan keluarga serta pengunjung akibat gangguan terciumnya aroma tidak sedap, apalagi keberadaannya dekat pemukiman warga sekitar. "Dengan dibangunnya pembuangan limbah yang baru, diharapkan kedepan bisa memberikan dampak baik ke semua RSUD yang ada di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), bukan hanya di Kota P.Sidimpuan," terangnya.saja.
Ditambahkan Taty, DPRD dan Pemko P.Sidimpuan akan bersinergi untuk memperjuangkan dan mendukung dimana lahan pembuangan limbah dipersiapkan agar program yang diinginkan sesuai visi misi walikota menuju masyarakat yang sehat, maju dan sejahtera dapat tercapai, tegas politisi perempuan yang berhasil meraih suara terbanyak pada Pileg yang lalu.(Anas)
Keberhasilkan Kampung KB P.Sidimpuan Harus Melibatkan Seluruh SKPD
P.Sidimpuan STT________
WAKIL Walikota H. Muhammad Isnandar Nasution, S.Sos baru saja mencanangkan Kampung KB di di Pemko Padangsidimpuan, Rabu (31/8). Kampung KB yang dihunjuk Pemko Padangsidimpuan Tahun ini adalah lingkungan I Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.
Selanjutnya tugas berat menanti SKPD (Satuan Kerja Perangkat Perangkat Daerah) khususnya yang bersinggungan dan berkaitan langsung dengan keberhasilan Kampung KB yaitu Dinas PUD, Kebersihan Pertamanan dan Pencegahan Kebakaran, Kesehatan, Sosial, Ketahana Pangan Perindag,UKM, Koperasi dan Pasar, Pemberdayaan Msyarakat Perkotaan dan Pertanian.
Betapa tidak, program tersebut merupakan program Nasional yang termasuk dalam Nawa Cita dan RPJM Presiden RI 2015-2019.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemko Padangsidimpuan Drs Khairul Alamsyah Lubis, saat berbincang dengan STT__ di kantornya, Jalan Jenderal Abdul Haris Nasution, KM 7, Palopat, Pijorkoling Kamis (8/9).
"Harapan kita semua stakholder (SKPD) terkait diatas pro aktif memberikan dukungannya sesuai dengan tupoksi dan program kerja yang ada di SKPD masing-masing yang diwujudkan dengan pengajuan anggarannya pada RAPBD 2017. Sehingga program pembinaan Kampung KB bukan slogan saja,"beber Alamsyah.
Program pembinaan Kampung KB tersebut kata Alamsyah dimulai tahun 2016 hingga 2019. "Selama tiga tahun ini kita harus benar-benar serius dan all out guna memberhasilkannya sesuai dengan sektor-sektor kehidupan yang telah digariskan oleh BKKBN Provinsi Sumut saat menghadiri pencanangan Kampung KB beberapa hari lalu,"katanya.
Kemudian lanjut Alamsyah pada Tahun 2017 nanti Pemko Padangsidimpuan berencana akan menambah jumlah Kampung KB minimal satu Kampung KB di setiap kecamatan se-Pemko padangsidimpuan yang berjumlah 6 Kecamatan.
Dijelaskan Alamsyah sektor kehidupan yang digarap pemerintah kota supaya lebih cepat akselerasinya sehingga program Kampung KB berhasil diantarnya KB, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perekonomian, pertanian, kebersihan lingkungan atau sanitasi, peberdayaan masyarakat, ketahanan pangan dan penekanan angka kemiskinan. (Anas)
Sosialisasi Otoriatas Jasa Keuangan (OJK) kepada Pejabat Tapanuli Selatan
Tapsel STT_____ (8 September 2016)______
Pemerintah Kabupaten Tapsel melalui Bagian Ekonomi Setdakab Tapsel bekerja sama dengan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional V Sumbagut mengadakan Kegiatan Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Otoritas Jasa Keuangan, KUR dan BPJS Kesehatan di Aula Kantor Bupati Tapsel Kamis (8/9). Tujuannya adalah untuk memberikan literasi industri jasa keuangan, pentingnya kecermatan dan kenyamanan bagi sipengguna jasa keuangan dalam berinvestasi dan pentingnya Lembaga Keuangan untuk penggerak perekonomian daerah yang stabil dan berkelanjutan.
Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tapsel Ir. Aswin Efendi Srg, MM yang turut dihadiri oleh, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OJK Regional V Sumbagut Mangihut Aritonang yg diwakili oleh Deputi Direktur Management Strategi EPK dan Kemitraan Daerah Bapak Kusnadi beserta jajaran, Kepala BUMD, Kepala SKPD lingkup Pemkab Tapsel, Para Pimpinan Perbankan, Camat se Kabupaten Tapsel, Kepala Bagian dan undangan lainnya.
Narasumber pada acar ini antara lain Parlindungan Aritonang Staf Kantor OJK Regional V Sumbagut, dalam paparannya mengatakan Otoritas Jasa Keuangan dibentuk sesuai Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 memiliki fungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan terhadap seluruh kegiatan di dalam sektor jasa keuangan yaitu Perbankan, Perasuransian dan lembaga jasa keuangan lainnya. Agus Prensi Bangun dari Bank BRI dan Prahmudi dari BPJS Kesehatan.
Bupati Tapsel melalui Wakil Bupati Tapsel Ir.Aswin E. Siregar dalam sambutannya diantaranya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak Otoritas Jasa Keuangan Regional V Sumbagut serta seluruh panitia yang telah melaksanakan sosialisasi tersebut, karena pemahaman yang baik ttg otoritas jasa keuangan penting dalam merencanakan hingga pengelolaan serta amannya berinvestasi bagi pelaku jasa keuangan dan konsumen disegala bidang. Wakil Bupati Tapsel juga meminta semua peserta sosialisasi untuk sungguh sungguh dan seksama mengikuti serta memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya sehingga dihasilkan pemahaman yang baik tentang Otoritas Jasa Keuangan tersebut.(Anas)
BUMD Tapsel Dan BP2KP Motivasi PPL Tingkatkan Produktifitas Pertanian
Tapsel STT _________ (8 September 2016)______
BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) memberi motivasi kepada puluhan tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di daerah KabupatenTapanuli Selatan.
Direktur BUMD Tapsel Hamdan Nasution mengatakan motivasi diberikan sebagai upaya peningkatan produktifitas pertanian khususnya di daerah Kecamatan Angkola Timur,Kab.Tapsel.
"PPL sebagai ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan petani dilapangan dirasa penting diberikan pendalaman ilmu," beber Hamdan yang didampingi Kepala BP2KP Tapsel, Baduaman Siregar.
Dijelaskannya,mengingat luasan lahan pertanian Tapsel cukup berpotensi terus dikembangkan dalam mendorong Upaya Khusus (Upsus) peningkatan komoditi unggulan Pajale (padi, jagung, dan kedelai).
"Upaya itu sejalan program pemerintahan Jokowi dalam rangka mendukung ketahanan pangan secara Nasional," sebut Hamdan.
Menurut Hamdan, pertanian itu maju apabila ada tekhnologi yang terus berubah, termasuk inovasi dan motivasi PPL disamping instansi terkait. "PPL diharap mampu memberi terobosan (tekhnologi) dalam rangka peningkatan kesejahteraan petani Tapsel secara umum," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Buduaman Siregar, Kepala BP2KP Tapsel cukup mengapresiasi motivasi yang diberikan BUMD Tapsel kepada lebih 20-an PPL yang berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Angkola Timur, Rabu (7/9).
"Dari hasil pertemuan itu, BP2KP dengan PPL bersama BUMD sepakat dan konsisten memajukan demi peningkatan kesejahteraan dunia pertanian khususnya di Kecamatan Angkola Timur, Tapsel," ungkap Baduman. Tekad tersebut lanjut Baduaman, sesuai visi dan misi bupati Tapsel H.Syahrul M.Pasaribu SH, menjadikan Tapsel yang maju berbasis sumber daya manusia pembangun yang unggul "sehat-cerdas-sejahtera" serta sumber daya alam yang produktif dan lestari.(Anas)
7 September 2016
Dewan Pendidikan Belum Menunjukkan Peran Dalam Manajemen Pendidikan di Tabagsel
Penulis : Nasruddin Nasution (Anas)___
Pemerhati Pendidikan Kota Padangsidimpuan________________
Keberadaan Dewan Pendidikan di Wilayah Tapanuli Bagian Selatan atau eks Tapanuli Selatan dalam percepatan peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini belum terlihat peran dan pungsinya. Lembaga Dewan Pendidikan di beri peran yang luas oleh UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang pemerintahan daerah, UU Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional, Kepmendiknas Nomor 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Melihat aneka ragam program kegiatan serta pola penerapan program pendidikan tersebut yang di laksanakan Dinas Pendidikan, begitu juga saat menyusun program tersebut, keberadaan Dewan Pendidikan di Tapanuli Bagian Selatan nyaris tidak dilibatkan.
Dewan Pendidikan selaku representasi peran serta masyarakat telah diposisikan menjadi wadah ambil peran kesertaan masyarakat untuk meningkatkan mutu dan layanan pendidikan. Namun pada saat Dinas Pendidikan menyusun, mengajukan dan membahas program kegiatan ke Legislatif, di yakini bahwa Dewan Pendidikan secara lembaga tidak di libatkan. Hal ini di buktikan saat beberapa program kegiatan di instansi Dinas Pendidikan di pertanyakan kepada anggota Dewan Pendidikan di daerah ini, banyak yang tidak mereka ketahui jenis kegiatan dan sasarannya. Dalam PP Nomor 17 Tahun 2010 merupakan penjabaran dari Pasal 56 (3) UU Nomor 20 Tahun 2003 tampak jelas bahwa “Dewan Pendidikan berfungsi dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan, memberikan rekomendasi serta pengawasan pendidikan”. Apakah peranan ini sengaja tidak di ambil atau karena sistim manajemen pendidikan di Tapanuli Bagian Selatan ini menganggap Dewan Pedidikan itu tidak penting ?. Dalam PP Nomor 17 Tahun 2010 dijelaskan dengan lebih gamblang bahwa Dewan Pendidikan harus mengetahui arah kebijakan program kegiatan di daerahnya serta mempunyai fungsi memberikan pertimbangan kepada birokrasi pendidikan. Dewan Pendidikan menjalankan fungsinya secara mandiri dan profesional, dalam arti tidak dapat dipengaruhi dan diitervensi oleh pihak lain, termasuk oleh unsur birokrasi pendidikan. Sisi lain mungkin saja pelaksanaan fungsi ini tidak akan dapat dilakukan jika “Dewan Pendidikan tidak memiliki data dan informasi atau bahan analisis yang digunakan untuk memberikan pertimbangan itu”.
Dijelaskan juga bahwa Dewan Pendidikan dalam Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan di posisikan atau memiliki pungsi pengawasan. Pengawasan itu meliputi dua aspek penting, yakni pengawasan administratif dan pengawasan dari segi teknis edukatif yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Sudah barang tentu, pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Pendidikan bukanlah sebagai pengawasan fungsional, sebagaimana yang harus dilakukan oleh BPK, Inspektorat Jenderal, maupun pengawas fungsional yang lain di tingkat daerah. Pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Penididikan adalah jenis pangawasan sosial atau masyarakat. Namun demikian, Dewan Pendidikan bisa saja meminta kepada lembaga independent auditor untuk membantu tugas Dewan Pendidikan, atas nama wadah peran serta masyarakat.
Melihat kualitas output pelajar khususnya di Tingkat Sekolah Menengah Atas di wilayah Tapanuli Bagian Selatan ini yang belum mampu mensejajarkan diri dengan daerah lain, baik di dalam Provinsi Sumatera Utara maupun Provinsi lain, semestinya orang orang yang namanya tercatat di Dewan Pendidikan segera bangkit, segera melakukan konsolidasi dan menempatkan posisinya seperti yang telah di amanatkan undang undang atau payung hukum yang ada. Dalam melaksanakan tufoksinya Dewan Pendidikan tidak akan terkendala oleh dana. Peraturan telah menetapkan bahwa Dewan Pendidikan memiliki anggaran dari pemerintah serta memberi peluang bekerja sama dengan DUDI (dunia usaha dan dunia industri), khususnya dari sumber dana yang dikenal dengan CSR (corporate social responsibility). Dalam hal ini, perusahaan memiliki kewajiban untuk menyisihkan sedikit keuntungannya untuk kepentingan masyarakat, termasuk kepentingan pendidikan.
Demikianlah sekelumit telaahan terhadap pentingnya Dewan Pendidikan mengambil dan menempatkan peranannya dalam Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Jangan sampai masyarakat meminta pertanggung jawaban khususnya pertanggung jawaban moral kepada Dewan Pendidikan. Mudah-mudahan, tulisan singkat ini dapat digunakan sebagai edukasi bagi masyarakat bahwa masyarakat memiliki lembaga perwakilan bidang pendidikan dalam memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Bumi Dalihan Na Tolu Tapanuli Bagian Selatan.
6 September 2016
Open Tournament Percasi Cup 2016 P.Sidimpuan di ikuti alet PON 2016.
P.Sidimpuan STT _____________(3 September 2016)____Staf Ahli Pemerintahan Bidang Kemasyarakatan H.Rahuddin Harahap SH, Kota P.Sidimpuan mewakili Walikota P.Sidimpuan Andar Amin Harahap SSTP,MSi, secara resmi membuka Open Tournament Percasi Cup 2016 yang diikuti sebanyak 104 atlet Catur putra dan putri, Jumat (2/9) di Aula MAN 2 Kota P.Sidimpuan.
Open Tournament ini di ikuti atlet dari 7 daerahyakni P.Sidimpuan, Kota Medan,Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara dan Kota Sibolga plus . Pertandingan dengan sistim point ini di bagi dalam dua kategoti pelajar dan umum yang akan berlangsung selama 3 hari hingga Senin (4/9). Diantara peserta tersebut terdapat 5 atlet Catur Putri dari Kota Medan yang merupakan atlet catur Provsu terpilih mengikuti PON 2016 di Jawa Barat nanti.
Ketua Percasi Kota P.Sidimpuan AKP.Drs H.Tuongku Besar Pane mengatakan, Open Tournament ini merupakan agenda rutin dari Percasi Kota P.Sidimpuan yang juga merupakan ajang untuk mencari bibit atlet catur khususnya di Kota P.Sidimpuan.
" Selain Open Tournament ini, kita juga terus menggiatkan even - even turnamen catur, baik itu ditingkat kelurahan, kecamatan sebagai ajang dalam mengasah kemampuan kita bermain catur dan juga sebagai bentuk untuk mencari bibit atlet catur di Kota P.Sidimpuan ini” ujarnya.
Lebih jauh Tuongku Besar mengatakan bahwa Catur sebagai cabang olah raga harus di perkenalkan sejak dini, terutama di kalangan pelajar mengingat catur salah satu olah raga yang di pertandingkan pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Semestinya kalangan pendidik di Sekolah Dasar sudah bisa menerapkannya sebagai bahagian dari pendidikan olah raga yang cukup murah. Pada bahagian lain Wakapolres Kota P.Sidimpuan ini mengatakan bahwa setiap Tournament Catur yang dilaksanakan Percasi Kota P.Sidimpuan selalu mengusung tema Anti Narkoba.
Sementara itu Ketua KONI Kota P.Sidimpuan Daulat Siregar mengingatkan supaya para atlet catur bermain dengan menjungjung tinggi sportivitas dalam bertanding di Open Tournament Percasi Cup 2016 ini. Jangan hanya mengejar hadiah saja, tetapi lebih untuk prestasi. Para pemain Senior harus jadi panutan bagi pemain junior khususnya peserta dari luar Kota P.Sidimpuan.
Laporan tertulis Walikota P.Sidimpuan, yang dibacakan Staf Ahli H.Sahruddin Harahap SH yang mengatakan, Pemerintah kota P.Sidimpuan, Walikotas elalu mendukung even-even pertandingan olah raga dari cabang olahraga (cabor) manapun yang ada di Kota ini. Pemerintah Kota P.Sidimpuan siap mendukung dan memfasilitasi setiap even-even Cabor yang di pertandingkan, mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat nasional, jelasnya. Untuk itu kepada para pengurus Cabor di bawah KONI diminta untuk mampu berkreasi dalam merangsang tumbuh kembangnya atlit atlit profesioanal, memperbaiki menejemennya, mampu menjalin kemitraan dengan pihak sponsor.
" Setiap cabang olah raga semsestinya sudah memiliki agenda jangka pendek hingga jangka panjang. Untuk itu KONI dan Pengurus Cabor harus turun kebawah memantau dan memberi spirit kepada pengurus dan atlet di Club. Karena harus kita sadari, keberadaan KONI dan Pengurus Cabor tidak akan jadi apa apa bila tidak memiliki Club binaannya.”
KONI dan Dispora harus mampu menciptakan atlet berprestasi di setiap cabor, dan memberi prioritas kepada Cabor yang bisa berprestasi atau bersaing di tingkat Provinsi maupun Nasional. Kita harus kembalikan nama besar Kota P.Sidimpuan yang pernah menorehkan nama di kancah Nasional maupun internasional, ujarnya.(Anas)
2 September 2016
Berdalih Study Banding, DPRD Manfaatkan Dinas Pendidikan P.Sidimpuan untuk Piknik
P.Sidimpuan STT_________(2 September 2016)____
Alokasi Anggaran sebanyak 300 juta pada APBD Kota P.Sidimpuan tahun 2016 yang di poskan pada Dinas Pendidikan dengan nomenklatur Study Banding Technopark dianggap penghamburan uang semata. Selain itu penempatan anggaran Study Banding Technopark pada Dinas Pendidikan tidak lazim, jika di bandingkan daerah lain yang menempatkan posisi Technopark di Badan Perencanaan Daerah (BAPEDA). Suatu ketika hal ini di pertanyakan kepada Rasman Hasibuan, bagian program di Dinas Pendidikan P.Sidimpuan mengatakan bahwa Study Banding Technopark bukanlah usul dari mereka akan tetapi titipan dari oknum DPRD Kota P.Sidimpuan tanpa menyebut nama. Saat di tanya Argumentasi tentang kelayakan Study Banding Technopark di poskan pada Dinas Pendidikan, Rasman Hasibuan tidak bersedia menjawab.
Anggota DPRD Kota P.Sidimpuan dari PPP Hasanuddin Sipahutar menanggapi alokasi dana 300 juta buat Study Banding Technopark mengatakan saat ini belum tepat. “ Lembaga penelitian sejenis Technopark memang di butuhkan, namun untuk Kota P.Sidimpuan saat ini belum begitu penting. Alasannya anatara lain butuh lahan minimal 10 Ha dan pengelola mesti tenaga profesional dengan keahlian khusus” ucapnya. Hasanuddin menyampaikan sebaiknya kita dahulukan penyelesaian lahan TPA Sampah dari pada berangan angan memiliki lahan untuk Technopark, kalau lahan TPA tidak di sediakan maka kedepan ini akan jadi masalah bagi kota P.Sidimpuan.
Pemerhati Pendidikan Kota P.Sidimpuan Nasruddin Nasution menanggapi hal ini mengatakan bahwa oknum anggota DPRD banyak yang tidak memiliki ide ide kreatif dalam mengajukan usul untuk kemajuan kota P.Sidimpuan. "Seharusnya dewan bersama pemerintah merumuskan upaya meningkatkan ekonomi yang bersifat peningkatan kesejahteraan. Bukan studi banding yang tidak ada bekasnya untuk kepentingan rakyat," ucapnya.
Nasruddin Nasution yag sudah pernah mengunjungi Technopark yang di kembangkan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengatakan melakukan studi banding memang ada aturannya. Namun menurutnya, studi banding akan menjadi hal sia-sia jika uang rakyat yang dipakai tidak menghasilkan apa-apa. Study Banding Technopark ini adalah bentuk akal akalan dan tidak menghasilkan apa apa seperti yang dilakukan DPRD Kota P.Sidimpuan tahun 2013 dimana menghamburkan uang rakyat sebesar 513 juta dengan dalih study banding pendidikan Vocasional.
“Pertanggung jawaban seorang anggota dewan terhormat dalam tugas anggaran, legislasi termasuk pengawasan merupakan hal biasa, tetapi jangan lupa pertangung jawaban secara moral kepada publik juga penting. Ketika rakyat sebagian dalam suasana keterpurukan, justru wakilnya menghambur hamburkan dana dengan dalih study banding akan di catat masyarakat. Boleh melakukan kunjungan kerja, tapi kajian dan urgensinya harus jelas. Semestinya kualitas atau mutu pendidikan di Kota ini terlebih dahulu di perbaiki." ujarnya.(Anas)
1 September 2016
Akibat Berseteru Ban Mobil Dinas DPRD P.Sidimpuan di Rantai dan di Gembos
P.Sidimpuan STT_______ (29 Agustus 2016)____
ANGGOTA DPRD Padangsidimpuuan Imam Gozali Harahap terpaksa melakukan aksi penggembosan ban mobil dinas DPRD. Hal itu ia lakukan karena kesabarannya sudah habis, karena tunggu punya tunggu mobil dinas tersebut tak kunjung diserahkan kepadanya. Padahal mobil dinas Kijang Innova bernomor polisi BB 1534 F tersebut merupakan bagiannya yang diberikan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Irfan Bakhri dengan cara pinjam pakai yang dibuktikan dengan surat penyerahan. Gozali pun kesal karena mobil itu sendiri hingga kini masih dipakai oleh anggota DPRD lainnya Irfan Harahap yang sudah memiliki mobil dinas.
Kepada awak media, Senin (29/8), Gozali mengaku terpaksa menggembosi tiga ban mobil dinas serta merantai ban belakang sebelah kanan agar mobil itu tidak bisa dibawa Irfan lagi dari halaman belakang kantor DPRD dan selanjutnya diberikan kepadanya. "Ban depan kanan dan kedua ban belakang saya kempeskan, kemudian sebelah kanan saya rantai dan gembok agar tidak bisa lagi jalan dan dibawa dia (Irfan)," terangnya dengan nada tinggi."Mungkin dengan cara demikian mobil dinas tersebut diserahkan kepada saya," tambahnya.
Gozali memiliki alasan kuat berbuat demikian karena mengantongi surat berisikan berita acara pinjam pakai kenderaan dinas roda empat pool operasional Komisi I DPRD P.Sidimpuan dari Sekwan dengan Nomor:068/1818/2016 tertanggal 27 Juni 2016.
Tak hanya itu dalam surat Sekwan tersebut juga diperintahkan agar Gozali sebagai pihak kedua selaku penerima mobil dinas diwajibkan membayar retribusi izin pemakaian kekayaan daerah sesuai Perda Nomor 05 Tahun 2010 sebesar Rp.300.000,-. "Retribusinya sudah saya setor Rp.300 ribu bulan Agustus 2016 . Itu salah satu bukti bahwa saya yang berhak atas mobil itu dan bukan orang lain,"jelasnya sembari menujukkan poto copy penyerahan mobil dinas dari Sekwan dan tanda bukti setor retribusi izin pemakaian kekayaan daerah.
Sebenarnya kata politisi PKPI ini, dirinya sudah dua kali meminta agar Irfan menyerahkan kunci mobil padanya, namun selalu tidak ada tannggapan. "Saya juga sudah sampaikan kepada pimpinan DPRD, jawabnya tunggulah dan bersabar. Sampai sekarang tidak ada realisasinya," ungkapnya.
Aksi Gozali tersebut sontak mengundang perhatian anggota DPRD lainnya, pegawai Setwan, wartawan dan warga masyarakat yang kebetulan mengikuti jalannya pembahasan perhitungan APBD TA 2015 di tingkat Komisi.
Ditemui terpisah Irfan Harahap mengakui dirinya masih memakai mobil dinas BB 1534 F tersebut. Namun dia menyayangkan aksi koleganya yang menggembosi dan merantai ban mobilnya.
"Kan ada mekanisme dan prosedur,tidak mesti dengan cara seperti itu," ucap politisi partai Demokrat tersebut singkat sambil mengatakan dia akan membawa persoalan tersebut ke badan kehormatan (BK) DPRD
Sementara itu sejak pesoalan ini mencuat sekira dua bula silam, Sekwan Irfan Bakhir sudah melakukan mediasi agar keduanya bertemu dan mencari solusi terbaik, namun belum berhasil. "Benar, saya sudah mengeluarkan surat penyerahan mobil dinas tersebut kepada Imam Gozali. namun hingga kini belum terealisasi," ujarnya.(Anas).
Pemko P.Sidimpuan Canangkan Desa Pudun Jae Sebagai Kampung KB
P.Sidimpuan STT________ (1 Sept 2016)________
Guna melakukan pengendalian pertumbuhan penduduk di Pemko P.Sidimpuan dan berdampak pada peningkatan kualitas hidup,sertapemerataan pelayanan publik, Pemerintah setempat bersama BKKBN, KODIM 0212/KS melakukan pencanangan Kampung KB dan Bhakti Sosial TNI Kesehatan KB di Desa Pudun Jae Kecamatan P.Sidimpuan Batu Nadua P.Sidimpuan.
Kampung Keluarga Berencana (KB) diperlukan di seluruh desa di Indonesia. Sebab, keberhasilan program KB akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia Khususnya Pemko P.Sidimpuan dan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera untuk menuju yang lebih baik.
"Kampung KB akan membangun masyarakat yang sejahtera dari tingkat keluarga. Kita harus memperkuat dan merevitalisasi program KB dan keluarga sejahtera. Jangan hanya berhenti pada pencanangan, tapi harus ada aksi dan gerakan," ujar Dandim 0212/KS Letkol Inf Septa Viandi , Rabu (21/8).
Pencanangan Kampung KB dihadiri pula oleh Wakil Walikota P.Sidimpuan M.Isnandar Nasution, Kepala BKKBN Perwakilan Sumatera Utara Drs Temazaro Zega. Mkes, Wakapolres Kota P.Sidimpuan, AKP Tuongku B Pane, Kaban KB.PP dan PA, Khairul Alamsyah,Pengurus TP PKK P.Sidimpuan, Jajaran Pengurus dan Anggota Persit Chandra Kirana, Pengurus dan Anggota IBI, SKPD lingkup Pemerintah Pemko P.Sidimpuan, para camat se-Pemko P.Sidimpuan, para tokoh agama dan masyarakat setempat.
Menurut Wakil Walikota M.Isnandar Nasution, hal terpenting dari pencanangan Kampung KB adalah gerakan dari program-program KB yang mampu bersinergi dengan program pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan lainnya. Antara lain dengan sosialisasi, komunikasi, edukasi tentang program KB kepada masyarakat, serta pelayanan KB di tingkat desa.
Secara Umum tujuan dibentuknya kampung KB adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa melalui program kependudukan , keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) serta dibantu oleh sektor-sektor terkait dalam rangka untuk mewujudkan keluarga kecil berkualitas.
Kepala BKKBN Perwakilan Sumatera Utara Drs Temazaro Zega. Mkes mengatakan bahwa Program Kampung KB merupakan Instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo, yang merupakan perwujudan sinergitas keluarga Kementrian terkait, Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, Mitra Kerja dan Pemangku Kepentingan serta partisipasi langsung dari masyarakat. Komitmen TNI yang sangat kuat dalam mendukung Program KKBPK sampai dengan saat ini masih di rasakan. Hal tersebut berarti bahwa TNI sepakat untuk menjaga keberlangsungan kerjasama kemitraan yang selama ini telah kuat terjalin.
Pencanangan Kampung KB dan Bhakti Sosial TNI Kesehatan KB di buka secara resmi dengan pemukulan gong dua kali oleh Wakil Walikota P.Sidimpuan. Selain itu acara juga di isi dengan Senam Lansia dan Kesenian tradisional.(Anas)
Aspan Sofian dan Irsan Efendi Pasangan untuk Pilkada Kota P.Sidimpuan
P.Sidimpuan STT _______ (1 September 2016)____
Keberadaan Andar Amin dan Isnandar Nasution selaku walikota dan wakil yang sudah berjalan selama 3 tahun dianggap sangat jauh dari harapan masyarakat. Berbagai kebijakan yang di terapkan dalam mengelola pembangunan serta dalam menempatkan aparaturnya sangat tidak mendukung visi misi yang mereka usung yakni Sehat,Maju dan Sejahtera. Begitu pula dunia pendidikan yang kualitasnya manajemennya makin rendah, sehingga mimpi walikota terdahulu Drs.Zulkarnain Nasution menjadikan Kota Pendidikan dirasa jadi mimpi yang nyaris sirna.
Masyarakat Kota P.Sidimpuan sudah mulai memperbincangkan masalah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)berikutnya, meski baru sebatas obrolan di warung kopi. Namun kita jangan lupa, di Kota P.Sidimpuan keberadaan warung kopi justru menjadi Forum Nonformal yang sering menghasilkan ide atau gagasan cemerlang.
Belakangan ini muncul nama yang dianggap akan mampu memimpin Kota P.Sidimpuan bila Pilkada di laksanakan yakni pasangan Ir. Aspan Sofian Batubara,MM dengan Irsan Efendi Nasution,SH sebagai Walikota dan wakil. Aspan Sofian yang besar di jalan Kenanga Kelurahan Ujung Padang Sidimpuan Selatan bukanlah nama baru di kota ini. Aspan Sofian adalah birokrat yang sudah matang di dunia pemerintahan dengan berbagai jabatan yang pernah di laksanakannya seperti Plt. Bupati Mandailing Natal, Plt.Walikota Sibolga, Kadis Perkebunan dan Plt Kadis Pertanian Provsu, Staf ahli bidang pendidikan dan kesehatan Provsu, Kadis Kehutanan Tapanuli Selatan, Ketua Pemuda Panca Marga, Ketua Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Sumut dan berbagai jabatan lainnya.
Sementara itu Irsan Efendi Nasution,SH saat ini anggota DPRD dan Ketua DPD Partai Golkar Kota P.Sidimpuan. Pengusaha muda yang sukses ini memiliki latar belakang berbagai organisasi, bahkan tercatat memimpin DPD KNPI Tapsel selama 3 periode. Manajemen mengelola organisasi dan perusahaan membuktikan Irsan Efendi sangat layak bila masyarakat Kota P.Sidimpuan menyandingkannya dengan Aspan Sofian untuk memimpin Kota P.Sidimpuan kelak.
Mengenai munculnya nama pasangan Ir. Aspan Sofian Batubara,MM dengan Irsan Efendi Nasution,SH sebagai calon Walikota dan wakil, pengurus DPD Partai Golkar P.Sidimpuan mengatakan bahwa secara lembaga hal belum ada di tetapkan. Sekretaris DPD Partai Golkar Kota P.Sidimpuan Siwansiswanto membenarkan bahwa di tengah masyarakat dan pada kalangan internal partai nama Aspan dan Irsan sudah menjadi pembicaraan non formal. “ Partai Golkar berterima kasih karena kadernya dianggap masyarakat mampu memimpin kota P.Sidimpuan dalam percepatan pembangunan nantinya. Kita akan memperjuangkan aspirasi masyarakat bila pilihan untuk itu telah di berikan kepada Partai Golkar” ujarnya. Siwansiswanto yang juga pengurus Pujakesuma ini menambahkan bahwa mekanisme untuk mengajukan calon dalam Pilkada sudah di atur dalam AD/ART Partai Golkar. “ Seluruh pengurus Partai Golkar, di tiap tingkatan dan sayap Partai serta simpatisan siap mendukung dan memenangkan Aspan dan Irsan bila nantinya secara resmi Partai Golkar mengsung ke dua nama ini di Pilkada yang akan datang. Karena sesuai motto Partai bahwa suara rakyat adalah suara Golkar, tegas Siwansiswanto.(Anas)
Kembali Syahrul Pasaribu Rotasi Pejabat Tapsel, Zulham Efendi Ritonga, ST Sekretaris Tarukim
Tapsel STT ______ (29 Agustus 2016)________
Bupati Tapsel H. Syahrul M Pasaribu SH berselang 10 hari kembali melantik pejabat eselon IIIa IIIb dan IVa dijajaran PemKab. Tapsel. Sebanyak 7 orang di lantik menduduki posisi baru pada Senin (29/8) di lobi kantor Bupati Tapsel Sipirok.
Adapun yang dilantik dan melakukan pengambilan sumpah jabatan yakni,
Kabag perlengkapan dan perawatan pada sekretariat Kab. Tapsel dijabat oleh Akhmad Dani Harchan, S.STP, Sektetaris Dinas Kependudukan dan catatan sipil Kab. Tapsel dijabat oleh Ambia, SP, Sekretaris Penataan Ruang dan Permukiman Kab. Tapsel dijabat Zulham Efendi Ritonga, ST , Kabid pengembangan perumahan dan permukiman pada dinas penataan ruang dan permukiman Kab. Tapsel dijabat oleh Abdul rahim siregar, ST, kabid administrasi kependudukan Kab. Tapsel oleh Farwis rizki daulay, S.IP, MM, Kasubbag umum pada Dinas penataan ruang dan permukiman Kab. Tapsel dijabat oleh Misran piliang, SE, Lurah Batangtura Sirumambe Kec Angkola Timur dijabat oleh Ishak, SP
Sementara dalam sambutannya Bupati tapsel diantaranya mengatakan bahwa pergantian dalam mengisi jabatan adalah hal yg biasa atau tour of duty yg bertujuan utk pengembangan karir PNS/ASN itu sendiri serta mengisi kekosongan jabatan karena pensiun. Bupati Tapsel juga mengucapkan selamat bertugas ditempat yg baru dengan harapan dapat menunjukkan kinerja yang terbaik nantinya. Pelantikan ini sdh melalui analisa oleh tim baperjakat dan bukan sebagai pendistribusian jabatan tetapi merupakan kebutuhan organisasi dalam percepatan pembangunan. Serta bagi yang baru dilantik untuk sesegera mungkin dapat melakukan adaptasi dilingkungan kerja masing2.
Pelantikan dihadiri oleh Wakil bupati Tapsel, plt. Sekda, para asisten dan staf ahli, pimpinan SKPD, kabag dan undangan lainnya.(Anas)
Pemkab Tapsel targetkan swasembada pangan dan surplus beras 2016
Tapsel STT________ (27 Agustus 2016)______
Desa Batuhula, Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan. di hunjuk sebagai desa perdana (pertama) Kab Tapanuli selatan dalam Program Nasional pencanangan gerakan tanam padi serentak di seluruh Indonesia. Hal ini dilaksanakan pada Jumat (26/8) melibatkan berbagai unsur termasuk TNI.
Kadis Pertanian Tapanuli Selatan,Bismark Maratua Siregar dilokasi penanaman perdana ini, mengatakan bahwa penghunjukan tempat ini mengingat Kelompok Tani Marsada 1 Kecamatan Batangtoru mengelola lahan seluas 100 hektar.
“Kita optimistis target panen padi nasional sebesar 78 juta ton pada 2016 akan tercapai, bahkan bisa terlampaui,”ujar Bismark.
Dalam rangka penambahan luas tambah tanam ( LTT) di wilayah Tapsel yang bertujuan swasembada pangan dan peningkatan produktivitas pertanian, maka diwilayah Kecamatan Batangtoru ini jadi target panen Padi Nasional 2016 yang nantinya akan di dukung dengan pengadaan bibit yang unggul dan terapan tehnologi di topang sarana pendukung lainnya.
Bismark juga berharap kepada seluruh elemen dan komponen masyarakat Se-Kab. tapsel untuk meningkatkan swasembada pangan di bumi dalihan natolu ini serta mendukung program pemerintah pusat dan Pemkab. Tapsel dalam mensejahterakan kehidupan masyarakat petani.
Dalam penanaman perdana padi ini turut hadir Komandan Kodim 0212/TS Letkol Inf Septa Viandi,didampingi oleh Koramil Batangtoru Kapten Inf David ,Kapolsek Batangtoru AKP Rahmat, Kaban BP2KP, Ir Baduaman Siregar MM serta perwakilan PT AR, KTNA, dan masyarakat Desa Batu Hula, Kecamatan Batangtoru.(Anas)
28 Agustus 2016
Sayur Matinggi Tapsel masuk penilaian Kecamatan Terbaik Tingkat Provinsi
Tapsel STT_______ (23 Agustus 2016)_______
Penilaian Kecamatan terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Provsu) tahun 2016 salah satunya di laksanakan dilaksanakan di Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Kecamatan Sayur Matinggi terpilih dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten ini. Tim penilai dari Provsu disambut dengan prosesi adat oleh Plt Sekda Drs. H.Marasaud Harahap beserta para Muspika, Lurah dan Kepala Desa,tokoh adat, tokoh agama, TP PKK dan masyarakat serta undangan lainnya di lapangan kantor camat sayurmatinggi Senin (22/8).
Camat Kecamatan Sayur Matinggi Fadhil Harahap.S.Sos saat expos menjelaskan profile Kecamatan Sayur Matinggi secara spesifik tentang luas wilayah, Topografi wilayah struktur dan unsur pemerintahan dan tugas tugasnya serta jumlah penduduk. Dijelaskannya juga bahwa Kecamatan Sayur Matinggi telah melaksanakan program Paten yaitu utk perizinan. Expose juga di lakukan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Sayur Matinggi yang menjelaskan tentang program kesejahteraan keluarga di wilayah ini.
Tim penilai Kecamatan dari Provsu (data) mengatakan bahwa penilaian dalam kegiatan ini adalah untuk memotivasi serta monitoring peningkatan sistim pelayanan di kecamatan. Tim dari Provsu juga mengingatkan apa yang telah disampaikan camat tersebut untuk dapat lebih ditingkatkan lagi. Tim penilai jg memberikan masukan untuk pelayanan masyarakat yg lebih baik lagi di setiap lini.
Sementara dalam sambutannya Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, yang diwakili oleh Plt Sekda Drs H. Marasaud Harahap diantaranya mengatakan bahwa kegiatan penilaian ini menjadi salah satu semangat meningkatkan pembangunan di daerah ini yang muaranya pada kesejahteraan rakyat. Masyarakat Kecamatan Sayur Matinggi mesti bergangga dimana setelah melalui berbagai analisa yang objektif dari 14 Kecamatan yang ada di Tapanuli Selatan, daerah ini menjadi kecamatan yang paling layak di nilai untuk bersaing menjadi yang terbaik dari seluruh Kecamatan di Sumatera Utara. Ia juga mengucapkan terima kasih atas peran serta seluruh lapisan masyarakat atas kebersamaannya dalam membangun daerah ini. Khusus kepada jajaran PNS dan aparat desa agar dapat lebih meningkatkan pelayanan langsung ke masyarakat.
Pada acara tersebut di lakukan juga dialog atau tanya jawab dari berbagai unsur yang hadir. Di akhir acara pihak Kecamatan memberikan cindera mata berupa hasil karya pandai besi Kecamatan Sayur Matinggi berupa berbagai jenis parang, kerajinan lampu tidur dari batok kelapa dan serta ikan sale.(Anas)
Bupati Tapsel Lantik Pejabat Eselon III, Frananda jabat Sekretaris Dispenda
Tapsel STT________(22 Agustus 2016)__
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M Pasaribu SH mulai melakukan mutasi dan rotasi pada jajaran PNS yang ada di Tapsel. Sebanyak 6 orang Pejabat Eselon III menempati pos baru pada satuan kerja perangkat daerah. Pelantikan di laksanakan pada Jumat (19/8) di lobi kantor Bupati Tapsel Sipirok.
Pengambilan sumpah jabatan langsung dibacakan bupati tapsel yang diikuti pejabat yg dilantik sebanyak 6 orang antara lain Kakan perpustakaan , arsip dan dokumentasi dijabat oleh Abdul Saftar, S.Sos, MM, Kabag Humas dan Protokol dijabat oleh Porang Pane, S.Pd, Sekretaris Bappeda dijabat Ongku Muda Atas, SE , Sekretaris Dispora dan pariwisata dijabat oleh Haris Ritonga, SH, Sekretaris Dinas Pendapatan dijabat oleh M. Frananda, SE, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan dijabat oleh Hj.Mawarni Harahap.
Bupati tapsel H Syahrul M Paaribu dalam sambutanya mengatakan bahwa pergantian dalam mengisi jabatan adalah hal yg biasa atau tour of duty yang bertujuan untuk pengembangan karir PNS/ASN itu sendiri. Syahrul juga mengucapkan selamat bertugas ditempat yang baru degan harapan dapat menunjukkan kinerja yang terbaik nantinya. Pelantikan ini sudah melalui analisa oleh Tim Baperjakat dan BKN sebagai pendistribusian jabatan bukan karena like or dislike tetapi merupakan kebutuhan organisasi dalam percepatan pembangunan jelas Syahrul.
Pelantikan dihadiri oleh wakil Bupati tapsel, Plt. Sekda, Asisten dan Staf ahli, pimpinan SKPD, kabag dan undangan lainnya. Melihat ke 6 nama di atas, Syahrul M Pasaribu menempatkan orang orang muda di posisi ini dan secara umum di nilai layak mengingat kinerja mereka selama ini dianggap sangat berhasil.(Anas)
25 Agustus 2016
Wakil Walikota Kunjungi Kontingen Pramuka P.Sidimpuan di Jamnas 2016 Cibubur
P.Sidimpuan STT___________ (21 Agustus 2016)___
Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) Pramuka Kota P.Sidimpuan M.Isnandar Nasution,S.Sos yang juga Wakil Walikota P.Sidimpuan mengunjungi Kontingen Pramuka Tingat Penggalang yang mengikuti Jambore Nasional ke X di Buperta Cibubur Jakarta Timur pada Jumat dan Sabtu Tanggal 19-20 Agustus 2016 yang lalu. Selama di Area Buperta Pramuka Cibubur, Isnandar Nasution juga menyaksikan berbagai kegiatan pramuka dari Indonesia, pramuka dari Asia dan beberapa pramuka dari negara Eropa yang yang hadir di acara Jamnas ke X tersebut. Selain mengunjungi kontingen pramuka Kota P.Sidimpuan, Kakwarcab juga berjalan kaki mengunjungi beberapa kontingen, sarana dan prasarana di lokasi arena kegiatan. Demikian di sampaikan Andalan Bidang Humas Kwarcab Pramuka Kota P.Sidimpuan Nasruddin Nasution yang mendampingi Kakwarcab saat itu. “ Kakwarcab kita jemput di Lapangan Utama, kemudian berjalan kaki menuju perkemahan putra yang jaraknya sekitar 2 Km. Setelah bertemu dengan kontingen putra kita lanjutkan berjalan kaki ke perkemahan Putri yang jaraknya lebih 1 Km. Usai dari Perkemahan Putri di lanjutkan mengunjungi beberapa perkemahan dari kontingen lain di antaranya Sulawesi, Jawa Timur dan kalimantan. Setidaknya pada saat itu kita berjalan kaki sejauh 8 km dan kelihatan Kakwarcab enjoy menikmati suasana tersebut” ujar pria yag akrab di panggil Anas.
Anas mengatakan bahwa Kakwarcab menyampaikan bahwa ia merasa senang karena Kontingen P.Sidimpuan mampu mensejajarkan diri dengan kontingen lainnya. Selain itu Isnandar Nasution juga mengharapkan agar sarana dan prasarana penunjang kegiatan milik kwarcab P.Sidimpuan harus lebih baik lagi, mengingat tahun depan di tempat yang sama akan dilangsungkan Raimuna Nasional Pramuka tingkat SMA.
Pada bahagian lain Anas mengatakan bahwa Kontingen Kota P.Sidimpuan bersama kontingen lain juga mengunjungi BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) di Jakarta selatan. Kepada adek adek Pramuka di beri penjelasan tentang Nuklir dan manfaatnya serta mengunjungi Agro Techno Park (ATP). Pihak BATAN menjelaskan bahwa Nuklir bukan hanya untuk Listrik tetapi juga untuk pertanian seperti Agro Techno Park (ATP) yang di kembangkan berupa pertanian terpadu berbasis padi, kedelai,dan ternak. Karena sejauh ini BATAN sudah menghasilkan 21 varietas padi unggul dan 10 varietas kedelai yang sudah di diseminasikan dan dikembangkan di berbagai daerah. Panitia Jamnas juga membawa peserta ke Taman Mini Indonesia Indah, Instana Bogor dan Museum Nasional.(Anas)
2 Agustus 2016
40 Anggota Pramuka Penggalang Kota P.Sidimpuan Rampungkan persiapan menuju Jamnas 2016 Cibubur
P.Sidimpuan STT_______(31 Juni 2015)________
Sebanyak lima regu yang terdiri 40 orang anggota Paramuka Tingkat Penggalang (SMP) akan menjadi duta pramuka dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka P.Sidimpuan dalam acara Jambore Nasional (Jamnas) tahun 2016. Ke 40 orang tersebut adalah hasil seleksi dari sekolah SMP/MTsN yang ada di P.Sidimpuan dan telah di persiapkan usai mengikuti Jambore Daerah Sumatera Utara (Jamdasu) di Sibolangit tahun lalu. Demikian di sampaikan Pembina pendamping kontingen Kwarcab Pramuka P.Sidimpuan Marjun Sudirman.Spd di dampingi Andalan bidang Humas Nasruddin Nasution (Anas), Minggu (31/8) di lapangan SMP Negeri 1 P.Sidimpuan di sela sela latihan tekhnis dan ketrampilan pramuka. “ adek adek penggalang yang kita utus ini adalah hasil seleksi dari tim seleksi yang di tetapkan Kwarcab. Mereka adalah pelajar tingkat SMP dari beberapa Sekolah SMP/MTsN yang menjadi utusan kita. Kota P.Sidimpuan mengirim peserta sesuai kuota yang di tetapkan oleh Kwartir Daerah (kwarda) Sumatera Utara yakni 40 orang pramuka penggalang ” ucap Marjun Sudirman.Spd yang akrab di sapa Asep.
Ia mengatakan bahwa sesuai hasil rapat pengurus kwarcab telah di tetapkan pendamping diantaranya Marjun Sudirman,Sp.d. Sarman, S.Pd. Irianto, Arief Nugraha, Nasruddin Nasution, Rosanna.A.Nasution,S.Pd, Netty Meidarwati, S.Pd, Siswanti dan beberapa dari pengurus harian , seluruh peserta ini akan berkumpul dan rencana di berangkatkan Walikota P.Sidimpuan dari halaman kantor Walikota P.Sidimpuan pada Selasa 9 Agustus 2016 pagi menuju Cibubur Jakarta via jalan darat. Beberapa orang pembina dan pengurus harian akan berangkat menyusul tanggal 18 Agustus 2016/
“ sebahagian pembina atau andalan akan berangkat menyusul, hal ini di karenakan para Andalan dari Kwarcab Pramuka mendapat kepercayaan menjadi bahagian dari Panitia HUT RI ke 71 di Kota P.Sidimpuan. Mengenai persiapan untuk Jamnas ini kita telah rampungkan segala keperluan peserta ” papar Asep.
Andalan Bidang Humas Nasruddin Nasution (Anas) mengatakan, sesuai jadwal yang di Keluarkan Kwartir Nasional bahwa tanggal 12 Agustus 2016 seluruh peserta sudah harus registrasi ke panitia. Tanggal 14 Agustus bersamaan dengan Hari Pramuka akan di langsungkan upacara yang langsung di pimpin Presiden Republik Indonesia dan Upacara penutupan Jamnas pada hari Minggu (21/8). Direncanakan pada Tanggal 22 Agustus kontingen kembali ke P.Sidimpuan. Anas juga mohon doa restu masyarakat kota P.Sidimpuan kiranya semua kegiatan yang akan di laksanakan adek adek pramuka Penggalang dari P.Sidimpuan berjalan lancar. (Anas)
Kwarcab Pramuka Tapanuli Selatan Kirim 32 Anggota Penggalang Ke Jamnas 2016 Cibubur
Tapsel STT________(30 Juni 2016)________
Sebanyak 32 orang anggota Paramuka Tingkat Penggalang (SMP) akan menjadi duta pramuka dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tapanuli Selatan dalam acara Jambore Nasional (Jamnas) tahun 2016. Ke 32 orang tersebut adalah hasil seleksi dari sekolah SMP yang ada di Tapsel dan telah di persiapkan usai mengikuti Jambore Daerah tahu yang lalu. Demikian di sampaikan Ketua Kwarcab Pramuka Tapsel Moh.Ikhsan Lubis,MM di dampingi pimpinan kontingen Asrul Juniadi yang akrab di panggil Kak Jojon, Jumat (29/7) di Kantor Kwarcab Tapsel. “ adek adek penggalang yang kita utus ini adalah hasil seleksi dari tim seleksi yang di tetapkan Kwrcab. Mereka adalah pelajar SMP dari beberapa kecamatan yang menjadi utusan kita sesuai kuota yang di tetapkan oleh Kwartir Daerah (kwarda) Sumatera Utara yakni 32 orang pramuka penggalang ” ucap Ikhsan.
Ia menjelaskan bahwa sesuai hasil rapat pengurus dan orang tua peserta Jamnas, seluruh peserta ini akan berkumpul dan di berangkatkan dari halaman kantor Kwarcab Tapsel pada Rabu 10 Agustus 2016 sore menuju Bandara Kuala Namu Deli Serdang kemudian pada tanggal Kamis (11/8) sekitar jam 09.00 Wib berangkat menuju Bandara Sukarno Hatta. Kontingen Pramuka Tapsel yang berangkat pertama di dampingi 4 orang pembina dan di rencanakan menyusul 4 orang dari jajaran pengurus harian dan andalan. Jumlah ini kita sesuaikan dengan surat dari Kwarnas No.0890-00-C Tanggal 29 Sep 2015 tentang Peserta Jamnas 2016 .
“ kita telah booking tiket pesawat dan bus jemputan di untuk pemberangkatan dan kepulangan nantinya di Jakarta. Begitu juga masalah konsumsi adek adek ini nantinya selama pelaksanaan Jambore telah kita buat yang seefisien mungkin sehingga rangkaia kegiatan di sana nantinya dapat kita ikuti secara maksimal. Kita juga menyediakan pakaian kontingen, Tas besar, tas ransel dan atribut peserta lainnya” papar Ikhsan.
Lebih jauh di katakannya, sesuai jadwal yang di Keluarkan Kwartir Nasional bahwa tanggal 12 Agustus 2016 seluruh peserta sudah melapor ke panitia. Tanggal 14 Agustus bersamaan dengan Hari Pramuka akan di langsungkan upacara yang langsung di pimpin Presiden Republik Indonesia dan Upacara penutupan Jamnas pada hari Minggu (21/8).(Anas)
29 Juli 2016
Warga Tapsel manfaatkan Dana Desa Bangun Irigasi
Tap.Selatan STT ________ (27 Juli 2016) _________
DESA Pargarutan Julu Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan telah mencairkan dana desa termin pertama sekira Rp365 juta yang digunakan sebagian membangun jaringan irigasi sepanjang 350 meter.
Menariknya, dalam pembangunan jaringan irigasi tersebut didahuli dengan acara peletakan batu pertama oleh Kepala Desa setempat, Yusran Harahap. Disaksikan dengan ramai oleh tokoh masyarakat, BPD dan pihak kecamatan, baru-baru ini, Rabu (27/7). Sebelum peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan, pendamping desa Angkola Timur Borkat Siregar terlebih dahulu melakukan pengukuran volume pekerjaan. "Volume pekerjaan mulai dari kedalam pondasi, lebar, mutu bahan dan lainnya harus kita teliti terlebih dahulu dan disesuaikan dengan rencana anggaran biaya (RAB) yang ada," terang Borkat. Penggunaan dana desa harus betul betul diawasi secara akuntabel agar hasilnya juga maksimal dan cukup bermamfaat bagi masyarakat. "Kita tidak mau anggaran dana desa dimain mainkan, makanya kita chek secara detail perjalanan uang negara sesuai RAB," ungkapnya. Dalam pengerjaan jaringan irigasi tersebut melibatkan belasan pekerja berasal dari warga setempat. "Selain mengurangi pengangguran keterlibatan warga menambah inkam keluarga mereka," jelasnya. Jaringan irigasi yang dibangun tersebut nantinya berguna untuk memperlancar sumber air untuk mengairi lahan persawahan warga Pargarutan Julu disamping berfungsi sebagai mandi cuci kakus (MCK). Menurut Borkat, pembangunan jaringan irigasi sepanjang 350 meter ini direncanakan akan dapat selesai dalam waktu lebih kurang 2 minggu sejak peletakan batu pertama dimulai. Salah satu warga Sofian Harahap mengatakan bahwa kehadiran dana desa sudah sangat bagus dalam rangka percepatan pembangunan di tingkat pedesaan. "Kedepan diharap pemerintah dapat lebih meningkatkan lagi dana desa ini karena langsung pada kepentingan masyarakat,"usulnya.(Anas)
BUMD Tapsel kembangkan Tanaman Ubi di Lahan Tidur
Tap.Selatan STT_______ (25 Juli 2016)________
DPRD mengapresiasi gebrakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tapanuli Selatan yang memamfaatkan lahan 'tidur' supaya bernilai ekonomis. "Kita salut terobosan BUMD kali ini yang akan mengembangan tanaman ubi kayu varietas Adira di Tapanuli Selatan," kata Wakil Ketua DPRD Tapanuli Selatan, H.Naswardi Sihaloho saat dimintai wartawan tanggapannya, Senin (25/7).
Menurut data yang ada 85 persen penduduk Tap.Selatan hidup dari lahan pertanian dengan komoditi pertanian tertentu. Seperti komoditi karet (yang harga semakin anjlok), kopi, padi, dan sejumlah kecil holtikultura, sawit (yang harga tidak menentu).
"Padahal ubi kayu dengan pola tanam dan modal serta perawatan yang tidak begitu mahal belum pernah terpikirkan untuk dikembangkan,"ujarnya. BUMD dibawah kepemimpinan Hamdan Nasution menangkap peluang potensi pengembangan ubi tersebut dengan menjalin kerjasama dengan PT.Huta Haean, Kabupaten Tapanuli Utara. "Memanfaatkan belasan hektare di lahan pemerintah daerah BUMD lewat modal swadaya sudah memulai memberdayakan 'lahan tidur' untuk dijadikan lahan bernilai ekonomis,"terangnya.
Langkah BUMD tersebut sambung Sihaloho patut di dukung dengan harapan berhasil baik dan langkah ini kiranya dapat diikuti masyarakat luas. Dia juga sepakat adanya diversifikasi tanaman di Tap.Selatan, artinya, petani atau pekebun jangan hanya fokus pada satu komoditi. "Diversifikasi tanaman berkeuntungan dalam rangka menjaga monopoli harga satu komoditi tanaman," katanya.
Pada saat harga karet atau komoditi yang lain turun kata dia, komoditi lainnya seperti ubi kayu dapat dijadikan alternatif menopang kehidupan petani atau pekebun. Dirut BUMD Tap.Selatan, Hamdan Nasution kepada wartawan sebelumnya menyampaikan pihaknya sudah membangun komunikasi intensif dengan PT Huta Haean, Tapanuli Utara dalam hal pengembangan ubi kayu.
"Alhamdulillah, Taput menyambut positif niat BUMD, dan bahkan PT Huta Haean menyatakan bersedia akan menampung seberapa banyak produksi ubi kayu Tap.Selatan nantinya," tuturnya. Atas respon PT Huta Haean, BUMD Tap.Selatan langsung memulai proses pengolahan tanah untuk menanam ubi kayu dengan mengambil lokasi di sekitaran lahan kosong pemerintah, pinggir Jalinsum di desa Tolang, Sipirok. Lebih jauh wakil ketua DPRD Tap.Selatan Naswardi Sihalolo (Fraksi Nasdem) mengatakan terobosan BUMD cukup visioner dan harus kita dukung." katanya.(Anas).
Penyesuaian Regulasi Pemkab Tapsel Ajukan 4 Ranperda ke DPRD
Tap.Selatan STT____ (22 Juli 2017)_______
Bupati Kab. Tapsel Syahrul M Pasaribu mengajukan 4 (empat) Rancangan Peraturan Daerah tentang keuangan tata ruang dan pembangunan untuk di bahas dan di sahkan DPRD,Rabu 20/07/2016. Ranperda pertanggung jawaban APBD 2015, Ranperda pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah, Ranperda rencana pembangunan jangka menengah daerah (RTRW) Tapsel 2016-2021.Draf Ranperda diterima langsung oleh Ketua DPRD Tapsel H Rahmat Nasution bersama Wakil Ketua DPRD Sogot Simatupang dan Naswardi Sialoho. Pada rapat Paripurna yang di hadiri 24 Anggota DPRD lainnya, Serta Wakil Bupati Tapsel Aswin Ependi Siregar dan Plt Sekda Marasaud.Syahrul M Pasaribu mengatakan Ranperda pertanggung jawaban APBD memuat pencapaian target pendapatan dan belanja daerah di tahun 2015 pendapatan di target Rp 1.136.200.685.279. dan terealisasi Rp 1.088.604.698.048. atau berkisar 95.81 % (peren), Ranperda tentang pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah yang di ajukan kali ini hanya berbentuk " Revisi terhadap perda Tapsel No.4 Tahun 2008 karna harus di sesuaikan dengan perkembangan atau Regulasi perundang-undangan terbaru".Ranperda RPJMD 2016-2021 adalah merupakan kewajiban bagi setiap pasangan Kepala daerah yang baru saja di lantik sebagai pemenang dalam Pemilukada dan merupakan tuntutan dari UU No.23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah sebagai mana di ubah dalam undang-undang UU No.9 Tahun 2015, Yakni paling lambat 6 (enam ) Bulan setelah pelantikan Kepala Daerah dan DPRD harus menetapkan. perda tentang RPJMD yng merupakan penjabaran "visi dan misi" pasangan kepala Daerah terpilih jelas Syahrul.(Anas)
Langganan:
Postingan (Atom)

















